Anda di halaman 1dari 29

KINCIR AIR & TURBIN AIR

ADI SYURIADI, M.T.


isyur_me@yahoo.com
Kincir Air
Kincir air memanfaatkan tinggi jatuh air (H), dan kapasitas aliran air
(Q), namun air yang masuk ke dalam kincir dan keluar kincir tidak
mempunyai tekanan lebih (over pressure), hanya tekanan atmosfir saja.

Kondisi kerja yang digunakan oleh kincir air.


Tinggi jatuh air : (0,1 12) m
Kapasitas air : (0,05 5) m3/detik
Kecepatan poros : (2 12) rpm
Efisiensi : (20 80)%
Bahan kincir : - kayu : untuk putaran rendah
- besi/baja : untuk putaran tinggi dan dan debit besar
Kincir Air

Lokasi, Mega Mendung, Bogor


TURBIN AIR
Turbin Air bekerja memanfaatkan air yang mempunyai tingkat
energi potensial tinggi, diubah menjadi energi kinetik air yang
menghempaskan sudu-sudu turbin air (turbine blades).
Akibatnya, sudu-sudu yang terpasang pada rotor turbin ini
memutar poros turbin dan menghasilkan kerja turbin.

Pada saat poros turbin dikopel


langsung dengan poros generator,
menyebabkan poros generator
berputar dan rotor generator juga
berputar, sehingga akan tercipta
aliran listrik di generator
SKEMA PLTA
Berdasarkan Prinsip Kerja
Turbin Impuls, adalah turbin tekanan konstan,
dimana kecepatan relatif masuk sama dengan
kecepatan relatif keluar sudu jalan.
Turbin crossflow, turbin pelton, Kincir

Turbin reaksi, adalah turbin dengan beda tekanan


antara sisi masuk dan sisi keluar sudu jalan. Perbedaan
tekanan ini menyebabkan sudu jalan berputar.
Sudu pada turbin reaksi mempunyai profil yang menyebabkan
terjadinya penurunan tekanan air selama melalui sudu, tapi
mengalami peningkatan percepatan pada sudu jalan (runner).
Turbin Francis, turbin Kaplan, Turbin Propeler
Turbin Kaplan
Turbin Kaplan merupakan turbin tekanan lebih yang spesial.
Sudu jalan dapat diatur saat bekerja. Sudu roda jalan turbin
kaplan mirip roda propeler yang letak sudunya terpisah jauh satu
dengan yang lain.
TURBIN KAPLAN
Turbin Pelton
Turbin Pelton disebut juga turbin impuls atau turbin tekanan rata
atau turbin pancaran bebas karena tekanan air keluar nosel sama
dengan tekanan atmosfir.

Dalam instalasi turbin ini semua energi diubah menjadi kecepatan


keluar nosel. Air yang keluar nosel, lalu menghantam sudu-sudu
turbin, tapi tidak semua sudu menerima hempasan air, tetapi
secara bergantian tergantung posisi sudu tersebut.
Turbin Pelton
Jumlah nosel tergantung
besarnya kapasitas air,
dapat bervariasi satu
sampai enam
Turbin Pelton
Buckets and Nozzles

Nozzle

Bucket
Turbin Francis
digunakan jika aliran air yang tersedia besar dengan head yang
tinggi sampai menengah.
Turbin Francis
Turbin Francis merupakan jenis turbin tekanan lebih. Sudunya
terdiri atas sudu pengarah dan sudu jalan yang keduanya terendam
dalam air.

Sudu Pengarah
Sudu Jalan (runner)
Turbin Francis-Vertikal
Perubahan energi terjadi seluruhnya dalam sudu pengarah dan
sudu gerak, dengan mengalirkan air ke dalam sebuah terusan atau
dilewatkan ke dalam sebuah cincin yang berbentuk spiral atau
rumah keong.

Rumah Keong
Turbin Francis-Horizontal
Pemilihan Turbin
Turbin Propeler
Turbin Propeler
Turbin Propeler
Pemasangan Turbin Propeler di
Lab Energi-PNJ
Pemasangan Turbin Propeler di
Desa Wangun Dua-Bogor
Turbin Michell-Banki (CrossFlow)
dengan kontrol manual
Turbin Michell-Banki (CrossFlow)
dengan kontrol hidrolik

Q = 8 liter/detik
H = 20 meter
N = 1500 rpm
P = 1 kW
Hubungan antara Head, Flow rate dan
output : Efisiensi

Bila sejumlah air seberat 1 kg jatuh H meter ke tempat yang lebih


rendah pada kecepatan nol, kerja yang dilakukan oleh air tersebut
adalah 1 kg. 1H m = 1H kg.m.

Ketika selama setiap detik jumlah air Q mengalir


sepanjang perbedaan ketinggian H ke arah gravitasi,
maka air tersebut melakukan kerja tiap detik, atau
membawa keluaran (work per second), Wth

atau Wth Q H
Hubungan antara Head, Flow rate dan
output : Efisiensi

Wth Q H

Keterangan :

Wth energi yang dibangkit oleh air tiap detik kgf.m s


berat jenis air/liquid kgf/m 3
Q jumlah air yang lewat tiap detik(flow rate) m 3 /s ; liter/s
H perbedaan ketinggian (head) meter
Hubungan antara Head, Flow rate dan
output : Efisiensi
Motor hidrolik tidak dapat mengkonversi semua energi hidrolik
ke energi mekanis tanpa kerugian (losses) sehingga daya efektif,
Wef lebih kecil daripada Wth, atau Wef < Wth

Wef Wth

Keterangan :
Wef daya efektif kgf.m/s ; J s
efisiensi turbin 0,75 0,9
Hubungan antara Head, Flow rate dan
output : Efisiensi

Sehingga daya efektif

Wef Q H kgf .m s
Q H
Wef HP
75
Q H
Wef kW
102
Wef disebut juga daya kuda turbin (turbin horse power )
Soal :
1. Suatu turbin air jenis Pelton bekerja pada ketinggian 750 meter.
Hitunglah :
a. Energi yang dibangkitkan pada setiap 1,25 ton air yang jatuh.
b. Daya hidrolik untuk massa alir 1,25 ton/detik.
c. Daya efektif bila efisiensi turbin 85 persen

2. Suatu pompa sentrifugal mempunyai spesifikasi sebagai berikut :


Head hisap = 4 m ; Head tekan = 35 m ;
Kerugian head karena gesekan sisi hisap = 0,6 m
Kerugian head karena gesekan sisi tekan = 3,4 m
Diameter pipa hisap dan pipa tekan masing-masing = 8 cm
Head total = 44 m
Efisiensi hidrolik = 80% dan efisiensi mekanis 70%
Hitunglah :
a. Daya hidrolik (daya air)
b. Daya poros (daya pompa)