Anda di halaman 1dari 2

Nama : Novita Arumsari

NIM : 14304244007
Kelas : Pendidikan Biologi Internasional 2014

RESUME BIOLOGI TROPIKA


TOPIK 14: DAMPAK KEHIDUPAN MASYARAKAT TERHADAP EKOSISTEM
DI KAWASAN TROPIKA

A. Tujuan
Menganalisis dan mengevaluasi dampak kehidupan masyarakat terhadap ekosistem di
kawasan tropika.

B. Dampak Kehidupan Masyarakat terhadap Ekosistem di Kawasan Tropika


Masyarakat Hutan Hujan Tropis
Penyebab kebakaran hutan sampai saat ini masih menjadi topik perdebatan,
apakah karena alami atau karena kegiatan manusia. Namun berdasarkan beberapa hasil
penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama kebakaran hutan adalah faktor manusia
yang berawal dari kegiatan atau permasalahan sebagai berikut:
a. Sistem perladangan tradisional dari penduduk setempat yang berpindah-pindah.
b. Pembukaan hutan oleh para pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) untuk
insdustri kayu maupun perkebunan kelapa sawit.
c. Penyebab struktural, yaitu kombinasi antara kemiskinan, kebijakan pembangunan
dan tata pemerintahan, sehingga menimbulkan konflik antar hukum adat dan hukum
positif negara.
Masyarakat di Daerah Perkotaan
Kota dipahami oleh masyarakat modern sebagai tempat berkumpulnya berbagai
komunitas yang saling berinteraksi demi tujuan atau kepentingan tertentu. Persoalan yang
ditimbulkan oleh iklim ini dalam kaitannya dengan kota sebagai tempat manusia
bermukim dan melangsungkan aktifitas kerja sehari-hari adalah sebagai berikut.
a. Pemanasan yang ditimbulkan oleh radiasi matahari.
b. Terjadinya heat urband island.
c. Berkurangnya kecepatan angin pada kawasan urban.
d. Berkurangnya vegetasi per satuan luas tertentu.
Masyarakat di Daerah Rawa Gambut
Menyusutnya luasan gambut secara keseluruhan serta
menyusutnya luasan gambut yang lebih dalam, yang kemudian
berimbas kepada menyusutnya kandungan karbon di
dalamnya,dipercayai merupakan akibat dari berbagai kegiatan yang
terkait dengan berbagai aktifitas manusia. Beberapa kegiatan
terkait, diantaranya:
a. Alih fungsi lahan gambut menjadi lahan budi daya yang
dilaksanakan secara intensif, seperti sawah dan areal pertanian
lainnya.
b. Pembukaan lahan gambut untuk dijadikan areal
perkebunan,diantaranya yang paling umum adalah perkebunan
sawit dan HTI.
c. Sistem drainase yang mengakibatkan pemadatan dan
mempercepat terjadinya oksidasi atau dekomposisi bahan
organik.
d. Penurunan ketebalan gambut akibat pembakaran atau
pengeringan.
e. Hilangnya air di lahan gambut akibat pembuatan saluran/parit,
sehingga gambut menjadi mudah terbakar atau mengalami
subsiden.
Masyarakat di Daerah Danau
Ancaman di danau di antaranya:
a. Pendangkalan di sekitar lahan danau.
b. Aktivitas galian pasir yang terbawa air ketika hujan.
c. Penebangan hutan sekitar danau: lahan terbuka erosi pendangkalan danau.
d. Aktivitas ikan/keramba: air tidak bergerak pengendapan sisa makanan, material
keramba menumpuk dasar danau pendangkalan.