Anda di halaman 1dari 21

MODUL-1

INTERNAL

AUDITING

MODUL-1 INTERNAL AUDITING Oleh : Muh. Arief Effendi,SE, MSi, Ak, QIA STIE TRISAKTI JAKARTA 2007

Oleh : Muh. Arief Effendi,SE, MSi, Ak, QIA

STIE TRISAKTI JAKARTA

2007

Ch.1

THE NATURE OF INTERNAL

AUDITING

Ch.1 THE NATURE OF INTERNAL AUDITING Evolusi Audit Internal ( The evolution of Internal Auditing). External

Evolusi Audit Internal (The evolution of Internal Auditing). External Auditor & Internal Auditor. Menuju sebuah Definisi Audit Internal (Toward Definition of Internal Auditing). Profesi Audit Internal (The profession Of Internal Auditing). The Common Body Of Knowledge (CBOK).

EVOLUSI AUDIT INTERNAL

EVOLUSI AUDIT INTERNAL • Audit Internal di Abad Permulaan. • Audit Internal di Abad Pertengahan .

Audit Internal di Abad Permulaan.

Audit Internal di Abad Pertengahan.

Audit Internal di Masa Revolusi industri.

Audit Internal di Tahun-Tahun Belakangan Ini.

Audit di Amerika Serikat.

Pencapaian Identitas Diri Auditor Internal.

EVOLUSI AUDIT INTERNAL

EVOLUSI AUDIT INTERNAL Pada awalnya sebagai “adik” Profesi Eksternal Auditor & fokus pada keakuratan

Pada awalnya sebagai “adik” Profesi Eksternal Auditor & fokus pada keakuratan angka-angka keuangan serta masalah teknis akuntansi. Saat ini menjadi disiplin ilmu tersendiri yang berorientasi memberikan jasa bernilai tambah bagi manajemen. Jasa Audit Internal Modern memiliki aspek kerja yang lebih luas mencakup : pemeriksaan & penilaian atas pengendalian, kinerja, risiko dan tata kelola (governance) perusahaan (publik maupun privat). Aspek keuangan merupakan salah satu aspek saja dalam lingkup kerja Audit Internal.

AUDIT

INTERNAL

DI ABAD PERMULAAN

AUDIT INTERNAL DI ABAD PERMULAAN Tahun 3.500 Sebelum Masehi, telah dimulai ilmu dan profesi Audit Internal.

Tahun 3.500 Sebelum Masehi, telah dimulai ilmu dan profesi Audit Internal.

Peradaban Mesopotamia, terdapat tanda- tanda kecil yang dibuat disamping transaksi keuangan sebagai sistem verifikasi (. X V ). Masyarakat Mesir, Cina, Persia & Yahudi, menerapkan sistem yang sama. Masyarakat Yunani mementingkan prosedur otorisasi & verifikasi. Kerajaan Romawi Kuno menerapkan “sistem dengar laporan” merupakan verifikasi secara lisan. Muncul istilah “Audit” berasal dari bahasa Latin “Auditus” berarti “mendengarkan”.

secara lisan. Muncul istilah “Audit” berasal dari bahasa Latin “Auditus” berarti “menden g arkan”.
secara lisan. Muncul istilah “Audit” berasal dari bahasa Latin “Auditus” berarti “menden g arkan”.
secara lisan. Muncul istilah “Audit” berasal dari bahasa Latin “Auditus” berarti “menden g arkan”.

AUDIT

INTERNAL

DI ABAD PERTENGAHAN

AUDIT INTERNAL DI ABAD PERTENGAHAN Pada abad ke-13, di Italia lahir sistem pembukuan berpasangan (double entry),

Pada abad ke-13, di Italia lahir sistem pembukuan berpasangan (double entry), yaitu setiap transaksi dicatat baik sisi Debet maupun Credit.

Sistem tsb membantu para pengusaha mengontrol transaksi dengan para pelanggan dan pemasok serta membantu mereka mengawasi pekerjaan para karyawan.

Pada saat itu Auditor yang mewakili Ratu Isabella ikut menemani Columbus menjelajah dunia.

AUDIT

INTERNAL

DI MASA REVOLUSI INDUSTRI

AUDIT INTERNAL DI MASA REVOLUSI INDUSTRI Di mulai saat Revolusi Industri di Inggris. Perusahaan mempekerjakan Akuntan

Di mulai saat Revolusi Industri di Inggris.

Perusahaan mempekerjakan Akuntan untuk memeriksa catatan keuangannya.

Saat itu Auditor bukan hanya sekedar “mendengarkan’, namun melakukan verifikasi audit, kemudian berkembang menjadi verifikasi tertulis dan perbandingan angka-angka yang tertera pada jurnal dengan bahan bukti dokumennya.

AUDIT

INTERNAL

DI TAHUN-TAHUN BELAKANGAN INI
DI TAHUN-TAHUN BELAKANGAN INI

Pada abad 19, orang Inggris menginvestasikan dana yang cukup besar di negara Amerika Serikat.

Mereka memnginginkan verifikasi independen atas investasinya.

Para Auditor Inggris membawa metode dan prosedur audit yang kemudian diadaptasi untuk kepentingan mereka sendiri. Munculnya Undang-Undang Perusahaan Inggris menyebabkan pentingnya pertanggungjawaban kepada investor.

AUDIT

DI AMERIKA SERIKAT (AS)

AUDIT DI AMERIKA SERIKAT (AS) Setelah Perang Dunia II, perekonomian di AS mengalami peningkatan. Umumnya audit

Setelah Perang Dunia II, perekonomian di AS mengalami peningkatan.

Umumnya audit lebih ditujukan kepada para Bankir yang mencurigai pelaporan di Neraca yang terlihat terlalu optimis, sehingga memerlukan verifikasi yang independen dan dapat dipercaya.

Perkembangan audit internal, disebabkan meningkatnya kompleksitas operasi perusahaan dan pemerintahan.

Pertumbuhan perusahaan menjadikan fungsi audit internal semakin penting karena kemampuan manajer yang terbatas dalam mengawasi masalah operasional perusahaan.

PENCAPAIAN IDENTITAS

DIRI AUDITOR INTERNAL

PENCAPAIAN IDENTITAS DIRI AUDITOR INTERNAL Selama beberapa tahun Auditor Eksternal terus memberikan pengaruh terhadap

Selama beberapa tahun Auditor Eksternal terus memberikan pengaruh terhadap perkembangan Audit Internal. Audit Internal

Selama beberapa tahun Auditor Eksternal terus memberikan pengaruh terhadap perkembangan Audit Internal. Audit Internal Modern mulai muncul pada tahun 1941 ketika Institute of Internal Auditors (IIA) terbentuk. Ruang lingkup audit diperluas, yaitu menilai semua aspek yang berkaitan dengan operasional perusahaan. Sejak saat itu profesi Auditor Internal setara dengan Auditor eksternal. Harapan para pendiri IIA, yang memimpikan audit internal sebagai profesi yang menyediakan penelaahan

Auditor eksternal. Harapan para pendiri IIA, yang memimpikan audit internal sebagai profesi yang menyediakan penelaahan
Auditor eksternal. Harapan para pendiri IIA, yang memimpikan audit internal sebagai profesi yang menyediakan penelaahan
Auditor eksternal. Harapan para pendiri IIA, yang memimpikan audit internal sebagai profesi yang menyediakan penelaahan
Auditor eksternal. Harapan para pendiri IIA, yang memimpikan audit internal sebagai profesi yang menyediakan penelaahan

AUDITOR INTERNAL VS

AUDITOR EKSTERNAL

AUDITOR INTERNAL VS AUDITOR EKSTERNAL Auditor Internal : Memberikan informasi y an g diperlukan man dalam

Auditor Internal :

Memberikan informasi yang diperlukan man dalam emyakinkan tanggung jawab. Bertindak sebagai penilai independen untuk menelaah operasional perusahaan dengan mengukur dan mengevaluasi kecukupan pengendalian serta efisiensi & efektivitas kinerja perusahaan. Pengukuran perusahaan dan risiko terkait da menjalankan usaha.

AUDITOR INTERNAL VS

AUDITOR EKSTERNAL

AUDITOR INTERNAL VS AUDITOR EKSTERNAL Auditor Eksternal. Memberikan opini atas laporan keuangan perusahaan. Menentukan

Auditor Eksternal.

Memberikan opini atas laporan keuangan perusahaan. Menentukan kewajaran penyajian posisi keuangan perusahaan dan hasil-hasil usaha untuk perusahaan tsb. Meyakinkan bahwa laporan keuagan disusun sesuai dengan General Accepted Accounting principle (GAAP) dan diterapkan secara konsisten dengan tahun sebelumnya dan aktiva telah diamankan dengan semestinya.

AUDITOR INTERNAL VS AUDITOR EKSTERNAL

AUDITOR INTERNAL VS AUDITOR EKSTERNAL NO. URAIAN AUDITOR INTERNAL AUDITOR EKSTERNAL 1 Kecurangan (Fraud)

NO.

URAIAN

AUDITOR INTERNAL

AUDITOR EKSTERNAL

1

Kecurangan (Fraud)

Sangat memperhatikan pemborosan & kecurangan darimanapun sumbernya dan sekecil apapun jumlahnya.

Tidak terlalu memperhatikan kecurangan / pemborosan yang tidak memiliki dampak signifikan / tidak material terhadap laporan keuangan.

2

Staf (tenaga auditor)

Merupakan karyawan perusahaan / entitas independen.

Merupakan orang independen diluar perusahaan.

3

Tugas

Melayani kebutuhan organisasi meskipun fungsinya harus dikelola oleh perusahaan.

Melayani pihak ketiga yang memerlukan informasi keuangan yang dapat diandalkan.

4

Fokus

Kejadian-kejadian di masa depan dengan mengevaluasi pengendalian yang dirancang untuk meyakinkan pencapaian tujuan organisasi.

Ketepatan dan kemudahan pemahaman dari kejadian- kejadian masa lalu yang dinyatakan dalam laporan keuangan.

5

Pencegahan kecurangan (fraud)

Langsung berkaitan dengan pencegahan fraud dalam segala bentuknya / perluasan dalam aktivitas yang ditelaah.

Sekali-sekali memperhatikan pencegahan dan pendeteksian fraud secara umum, namun akan memberika perhatian lebih bila fraud tsb akan mempengaruhi laporan keuangan secara material.

6

Independensi

Independen terhadap aktivitas ynag diaudit, tetapi siap sedia untuk menggapai kebutuhan dan keinginan dari semua tingkatan manajemen.

Independen terhadap manager dan dewan Direksi, baik dalam kenyataan maupun mental.

7

Frekuensi

Menelaah aktivitas secara terus menerus.

Menelaah catatan-catatan yang mendukung laporan keuangan secara periodik ( biasanya satu tahun sekali).

MENUJU

DEFINISI

AUDITOR INTERNAL

MENUJU DEFINISI AUDITOR INTERNAL American Accounting association (AAA) : Proses sistimatis untuk secara obyektif

American Accounting association (AAA) :

Proses sistimatis untuk secara obyektif memperoleh dan mengevaluasi asersi mengenai tindakan dan kejadian ekonomis untuk meyakinkan derajat kesesuaian antara asersi dan kriteria yang ditetapkan dan mengkomunikasikan ke pengguna yang berkepentingan.

Institute of Internal Auditors (IIA) dalam Standar for The Proffessional Practice of Internal Auditing (SPPIA) :

Fungsi Auditor Internal melakukan penilaian independent yang dibentuk dalam perusahaan untuk memeriksa dan mengevaluasi aktivitas-aktivitasnya sebagai jasa yang diberikan kepada manajemen.

MENUJU

DEFINISI

AUDITOR INTERNAL

MENUJU DEFINISI AUDITOR INTERNAL Auditor Internal Modern : sebuah penilaian yang sistimatis dan obyektif yang dilakukan

Auditor Internal Modern :

sebuah penilaian yang sistimatis dan obyektif yang dilakukan Auditor Internal terhadap operasi dan kontrak yang berbeda- beda dalam organisasi untuk menentukan apakah :

1. Informasi keuangan dan operasional telah akurat dan dapat diandalkan.

2. Risiko yang dihadapi perusahaan telah diidentifikasi dan diminimalisasi.

3. Peraturan eksternal serta kebijakan dan prosedur internal yang bisa diterima telah diikuti.

4. Kriteria operasi yang memuaskan telah dipenuhi.

5. Sumber daya telah digunakan secara efektif dan ekonomis.

PROFESI AUDITOR INTERNAL

PROFESI AUDITOR INTERNAL Untuk menilai kualitas profesional suatu jabatan, terdapat beberapa kriteria sebagai berikut :

Untuk menilai kualitas profesional suatu jabatan, terdapat beberapa kriteria sebagai berikut :

1. Pelayanan kepada publik.

2. Pelatihan khusus berjangka panjang.

3. Menaati kode etik.

4. Menjadi anggota asosiasi dan menghadiri pertemuan- pertemuan.

5. Publikasi jurnal yang bertujuan untuk meningkatkan keahlian praktik.

6. Menguji pengetahuan para kandidat auditor bersertifikat.

PROFESI AUDITOR INTERNAL

PROFESI AUDITOR INTERNAL Kriteria profesi yang melekat pada Auditor Internal : 1. Memiliki dasar ilmu yang

Kriteria profesi yang melekat pada Auditor Internal :

1. Memiliki dasar ilmu yang jelas.

2. Program sertifikasi.

3. Program Pengetahuan Profesional berkelanjutan.

4. Adanya kode etik.

5. Pernyataan tanggung jawab.

6. Seperangkat standar.

7. Jurnal profesi.

CBOK & SPPIA

CBOK & SPPIA CBOK CBOK IIA diadopsi tahun 1972. Pada tahun 1992 telah direvisi Terdapat 334

CBOK

CBOK IIA diadopsi tahun 1972. Pada tahun 1992 telah direvisi Terdapat 334 jenis kompetensi yang dialokasikan ke disiplin ilmu yang berbeda.

20

SPPIA

Pada tahun 1978 dalam konferensi internasional di San Fransisco Amerika Serikat. Terdapat 5 standar minimum & 25 stnadar khusus. Pada 1 januari 2002, SPPIA masuk dalam bab 31.

PROGRAM

SERTIFIKASI

PROGRAM SERTIFIKASI Pada Maret 1975 : terdapat 122 lulusan bergelar CIA dari 654 peserta ujian tahap

Pada Maret 1975 : terdapat 122 lulusan bergelar CIA dari 654 peserta ujian tahap I tahun 1974.

Pada Juni 2002: terdapat 35.000 peserta ujian dari seluruh dunia (bergelar CIA).

Pada oktober 1973 : terdapat 7.900 bergelar CIA dari 8.500 pendaftar.

PROGRAM

SERTIFIKASI

PROGRAM SERTIFIKASI SERTIFIKASI KHUSUS : 1. CCSA : Certification in Control Self Assesment. 2. CGAP :

SERTIFIKASI KHUSUS :

1. CCSA : Certification in Control Self

Assesment.

2. CGAP : Certified government Auditing Proffessional.

3. CFSA : Certified Financial Services Auditor.

4. CISA : Certified Information System Auditor.

POSISI

AUDIT INTERNAL

SEBAGAI TITIK TEMU (INTERSECTION)
SEBAGAI TITIK TEMU (INTERSECTION)

Dewan komisaris

Komite Audit Internal Eksternal Auditor Auditor Manajemen
Komite Audit
Internal
Eksternal
Auditor
Auditor
Manajemen