Anda di halaman 1dari 6

Dewi Fitriyana Hadijah (1434030021)

1. Wajar tanpa syarat (Unqualified Opinion)

Kantor Akuntan Publik Andri, Sentau dan Rekan

Akuntan Publik Terdaftar

Gedung Luxe

Jalan Jendral Kamio

Jakarta

Laporan Auditor Independen

Kepada

Para Pemegang saham PT. Roda Lingkar

Kami telah mengaudit neraca PT. Roda Lingkar tanggal 31 Desember 200A dan 200B, dan laporan rugi laba,
perhitungan laba ditahan, dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. Laporan
keuangan adalah tanggung jawab manajemen perusahaan. Tanggung jawab kami adalah pada pernyataan
pendapat atas laporan keuangan tersebut berdasarkan auditing kami.

Kami melaksanakan auditing berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia.
Standar tersebut mengharuskan kami untuk merencanakan dan melaksanakan auditing agar kami memperoleh
keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji yang material. Suatu auditing meliputi
auditing, atas dasar pengujian, bahan bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan mengungkap dalam laporan
keuangan. Auditing juga meliputi penilaian standar akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan penting
yang di buat oleh manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. Kami
yakin bahwa auditing kami memberikan dasar yang memadai untuk menyatakan pendapat.

Menurut pendapat kami, laporan keuangan yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan PT. Roda Lingkar per 31 Desember 200A dan 200B, dan hasil usaha serta arus
kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum
di Indonesia.

Andri lrawan

Akuntan Register Negara No.D-1236

5 Maret 2000
Sumber: Auditing Pendekatan Sektor Publik dan Privat, Penulis: Sekar Mayangsari, Puspa Wandanarum,
Hal: 20-23.

2. Wajar tanpa syarat dengan paragraf penjelas atau dengan modifikasi kalimat (Modified
Unqualified Opinion)

LaporanAudit Independen

KepadaYth.
Direksi dan Dewan Komisaris

PT. BOLA DUNIA


Jl. MargondaRayaDepok

Kami telah mengaudit neraca PT. BOLADUNIA per 31 Desember2005 serta laporan rugilaba, laporan
perubahan laba ditahan, dan laporan arus kas untuk tahunyang berakhir pada tanggaltersebut. Laporan
keuangan adalah tanggungjawab manajemen perusahaan. Tanggung jawabkami adalah pada pernyataan
pendap atas laporan keuangan berdasarkan audit kami.

Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan AkuntanIndonesia. Standar
tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan
memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material.Suatu audit meliputi pemeriksaan, atas dasar
pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah- jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit
juga meliputi penilaian atas standar akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh
manajemen, serta penilaianterhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. Kami yakin bahwa
audit kamimemberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat.

Menurut pendapat kami, laporan keuangan yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar,dalam semua
hal yang material, posisi keuangan PT. BOLADUNIA per 31 Desember 2005, danhasil usaha, serta arus kas
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan prinsipakuntansi yang berlaku umum.

Kantor akuntan
Eliya

(Eliya )
Reg. Neg-D110369
Tanggal, 13 Maret 2006
3. Pendapat wajar dengan pengecualian (Qualified Opinion)

Laporan Audit Independen

Kepada Yth.
Direksi dan Dewan Komisaris
PT. Maju mundur
Jl. Jendral sudirman No 123
Jakarta selatan

Kami telah mengaudit neraca PT. MAJU MUNDUR per 31 Desember 2001 serta laporan rugi
laba, laporan perubahan laba ditahan, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut. Laporan keuangan adalah tanggung jawab manajemen perusahaan. Tanggung
jawab kami adalah pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan berdasarkan audit kami.
Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan
Indonesia. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar
kami memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material.
Suatu audit meliputi pemeriksaan, atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-
jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas standar
akkuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen, serta penilaian
terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan Kami yakin bahwa audit kami
memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat. Perusahaan menolak menyajikan
laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2001. Penyajian laporan yang
meringkas kegiatan operasi, investasi, dan pembelanjaan perusahaan tersebut diharuskan oleh
prinsip akuntansi yang berlaku umum (SAK). Menurut pendapat kami, kecuali tidak disajikannya
laporan arus kas yang mengakibatkan tidak lengkapnya penyajian seperti yang diuraikan dalam
paragraph di atas, laporan keuangan yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar, dalam
semua hal yang material, posisi keuangan PT. MAJU MUNDUR per 31 Desember 2001, dan
hasil usaha, untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan prinsip akuntansi
yang berlaku umum.

Kantor akuntan
Eliya Isfaatun, SE., MMSI

(Eliya Isfaatun, SE., MMSI)


Reg. Neg-D110369
Tanggal, 13 Maret 2002
4. Pendapat tidak wajar (Adverse Opinion)

Laporan audit dengan pendapat tidak wajar


Laporan Audit Independen
Kepada Yth.
Direksi dan Dewan Komisaris
PT. Maju mundur
Jl. Jendral sudirman No 123
Jakarta selatan
Kami telah mengaudit neraca PT. MAJU MUNDUR per 31 Desember 2001 serta laporan
rugi laba, laporan perubahan laba ditahan, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut. Laporan keuangan adalah tanggung jawab manajemen perusahaan.
Tanggung jawab kami adalah pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan berdasarkan
audit kami.Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan
Akuntan Indonesia. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan
audit agar kami memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah
saji material. Suatu audit meliputi pemeriksaan, a t as dasar pengujian, bukti-bukti yang
mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi
penilaian atas standar akkuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh
manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. Kami
yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat.
Sebagaimana telah dijelaskan dalam catatan X atas laporan keuangan, perusahaan
mencantumkan perkiraan pabrik dan ekuipmen pada nilai appraisal, dan menghitung
depresiasinya berdasarkan nilai tersebut.
Karena penyimpangan dari prinsip akuntansi yang berlaku umum seperti yang diuraikan
diatas, pada tanggal 31 Desember 2001, saldo persediaan lebih tinggi sebesar Rp.
525.000.000,-. Dengan diperhitungkannya biaya depresiasi ke dalam biaya overhead pabrik
berdasarkan nilai revaluasi yang lebih besar dari harga pokok aktiva tetap dan aktiva tetap
dikurangi akumulasi depresiasinya disajikan lebih tinggi sebesar Rp. 75.500.000
dibandingkan jika disajikan atas dasar harga pokoknya.
Menurut pendapat kami, karena dampak dari hal yang kami uraikan dalam paragraph diatas,
laporan keuangan yang kami sebut di atas tidak menyajikan secara wajar sesuai dengan
prinsip akuntansi yang berlaku umum, posisi keuangan PT. GUNADARMA per 31
Desember 2001, dan hasil usaha, serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal
sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.
Kantor akuntan
Eliya Isfaatun, SE., MMSI

(Eliya Isfaatun, SE., MMSI)


Reg. Neg-D110369
Tanggal, 13 Maret 2002
5. Pernyataan tidak memberikan pendapat (Disclaimer of Opinion)

Laporan Audit Independen

Kepada Yth.
Direksi dan Dewan Komisaris
PT. Maju mundur
Jl. Jendral sudirman No 123
Jakarta selatan
Kami telah ditugasi untuk mengaudit neraca PT. MAJU MUNDUR tanggal 31
Desember 2001 serta laporan rugi laba, laporan laba ditahan, dan laporan arus kas
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. Laporan keuangan adalah
tanggung jawab manajemen perusahaan. Perusahaan tidak melakukan penghitungan
fisik persediaan dalam tahun 2001 yang dicantumkan dalam laporan keuangan
sebesar Rp. 850.000.000 pada tanggal 31 Desember 2001. Lebih lanjut, bukti-bukti
yang mendukung harga perolehan aktiva tetap yang dibeli sebelum tanggal 31
Desember 2001 tidak lagi tersedia dalam arsip perusahaan. Catatan perusahaan
tidak memungkinkan dilaksanakannya penerapan prosedur audit lain terhadap
persediaan dan aktiva tetap.
Karena perusahaan tidak melaksanakan penghitungan fisik persediaan dan kami
tidak dapat menerapkan prosedur audit untuk meyakinkan kami atas kuantitas
persediaan dan harga pokok persediaan dan harga perolehan aktiva tetap, lingkup
audit kami tidak cukup untuk memungkinkan kami menyatakan pendapat, dan kami
tidak menyatakan pendapat atas laporan keuangan.

Kantor akuntan
Eliya Isfaatun, SE., MMSI

(Eliya Isfaatun, SE., MMSI)


Reg. Neg-D110369
Tanggal, 13 Maret 2002