Anda di halaman 1dari 10

1

normalnya plasenta akan lepas setelah kehamilan sudah di atas 34 minggu dan
bayi dilahirkan. Solusio plasenta adalah solusio plasenta membahayakan ibu dan
lepasnya plasenta dari dinding rahim bayi yang dikandung, maka dokter akan
bagian dalam sebelum proses persalinan, menyarankan untuk segera melakukan
baik seluruhnya maupun sebagian, dan proses persalinan, biasanya dengan operasi
merupakan komplikasi kehamilan yang caesar. Jika ibu hamil mengalami
serius namun jarang terjadi. Plasenta pendarahan yang parah, makan transfusi
berfungsi memberikan nutrisi serta oksigen darah akan dilakukan.
pada janin yang dikandung, dan
merupakan organ yang tumbuh di dalam DIAGNOSIS
rahim selama masa kehamilan.
Solusio plasenta, terutama solusio plasenta
Solusio plasenta bisa membahayakan yang ringan seringkali sulit untuk
nyawa ibu dan bayi yang dikandung jika didiagnosis. Biasanya dokter akan curiga
tidak segera ditangani. Hal ini dikarenakan terjadi solusio plasenta jika wanita hamil
solusio plasenta bisa menyebabkan di atas 20 minggu terutama trimester
pendarahan hebat bagi sang ibu, dan bayi ketiga mengalami perdarahan lewat jalan
yang dikandung bisa kekurangan asupan lahir disertai kram seperti menstruasi.
nutrisi serta oksigen. Terjadi pada usia Darah yang keluar biasanya lebih
kehamilan lebih dari 20 minggu kecoklatan dan kram yang terjadi hampir
tidak ada jeda. Apalagi jika jumlah darah
Solusio Plasenta, yaitu lepasnya yang keluar tidak sesuai dengan kondisi
plasenta (ari-ari) dari dinding rahim. pasien (pasien dalam kondisi seperti
kehilangan darah banyak tapi darah yang
Plasenta Previa, yaitu plasenta (ari-ari) keluar dari jalan lahir hanya sedikit).
yang terletak menutupi jalan rahim baik
sebagian maupun seluruhnya. Untuk membantu diagnosis dokter
mungkin akan melakukan pemeriksaan
Jika plasenta berimplantasi di tempat yang laboratorium dan pemeriksaan
salah, misal pada jalan lahir, maka kondisi ultrasonografi. Dengan pemeriksaan
tersebut dinamakan Placenta Previa, bukan ultrasonografi dapat dilihat adanya bekuan
Ruptured Placenta (RP) atau Plasenta darah di antara plasenta dan dinding rahim,
Lepas. Disebut Ruptured Placenta (RP) tetapi jika jumlah bekuan darah hanya
jika plasenta berimplantasi di tempat yang sedikit maka akan sulit untuk terlihat
normal dan lepas saat usia kehamilan dengan pemeriksaan ultrasonografi.
minimal 22 minggu atau berat bayi
minimal 500 gram.

Perawatan Solusio Plasenta Komplikasi Solusio Plasenta

Perawatan solusio plasenta yang dilakukan Solusio plasenta dapat menimbulkan


tergantung pada keadaan bayi yang komplikasi dan membahayakan jiwa ibu
dikandung dan usia kehamilan. Plasenta dan bayi yang dikandung. Ibu hamil yang
yang sudah terlepas dari dinding rahim menderita solusio plasenta kemungkinan
tidak bisa ditempelkan kembali. bisa mengalami gangguan pembekuan
darah dan syok akibat kehilangan darah.
Anda mungkin akan dirawat di rumah sakit Selain itu, komplikasi akibat solusio
jika usia kehamilan di bawah 34 minggu, plasenta juga bisa menyebabkan kondisi
detak jantung bayi normal dan kondisi gagal ginjal atau gagal organ tubuh
tergolong ringan. Namun jika usia lainnya. Pendarahan juga kemungkinan
2

terjadi setelah proses persalinan. Operasi Lantas, bagaimana membedakan


histerektomi atau pengangkatan rahim kontraksi palsu dengan kontraksi yang
mungkin akan dilakukan jika pendarahan terjadi pada solusio plasenta?
yang terjadi tidak bisa dikendalikan.

Sedangkan komplikasi akibat solusio "Kontraksi palsu, itu kan merupakan


plasenta pada bayi yang dikandung dapat respons terhadap aktifnya gerakan bayi.
menyebabkan kelahiran prematur serta Kontraksi palsu di trimester ketiga
kekurangan asupan nutrisi dan oksigen. kehamilan terjadi secara sporadis dan
Bahkan komplikasi yang serius dapat punya ritme, sesekali berhenti lalu
menyebabkan bayi terlahir dalam keadaan kontraksi lagi. Sedangkan, pada solusio
meninggal.
plasenta tegangnya terus-menerus dan
PENANGANAN tidak ada istirahatnya," tutur dr Irfan dalam
perbincangan dengan detikHealth dan
Tidak mungkin plasenta yang terlepas dari ditulis pada Kamis (26/11/2015).
dinding rahim akan melekat lagi.
Penanganan yang akan dilakukan Nyeri hebat di bagian perut juga bisa
tergantung dari beberapa faktor, antara dirasakan karena adanya darah yang
lain:
tersumbat akibat lepasnya plasenta di
Jika usia kehamilan sebelum 34 bagian tengah, sehingga darah tidak bisa
minggu, solusio plasenta yang keluar karena masih ada plasenta di bagian
terjadi ringan dan detak jantung pinggir. Lebih lanjut, dr Irfan menjelaskan
janin normal maka masih mungkin perdarahan vagina bisa saja terjadi jika
untuk dilakukan tindakan yang terlepas adalah bagian pinggir
konservatif dengan observasi ketat plasenta.
di rumah sakit. Jika perdarahan
berhenti dan kondisi janin stabil
maka bunda bisa melanjutkan Tapi, jika yang terlepas bagian tengah,
istirahat di rumah. Pada kasus dikatakan dr Irfan, darah justru tidak bisa
dengan kemungkinan besar terjadi keluar. Nah, bisa dilihat tanda klinis di
persalinan prematur maka dokter mana ibu pucat, shock, tapi tidak
mungkin akan merekomendasikan mengalami perdarahan. Dikatakan dr Irfan,
pemberian obat pematangan paru
seringkali jika bagian tengah plasenta yang
janin.
Jika usia kehamilan lebih dari 34 terlepas lebih dulu, tidak disertai
minggu, jika solusio plasenta yang perdarahan. Toh ada pun hanya sedikit.
terjadi ringan maka dapat dicoba
untuk melahirkan secara normal "Umumnya, jika 50 persen plasenta sudah
dengan observasi ketat. Tetapi jika lepas bisa berpengaruh ke bayi di mana
solusio plasenta berat dimana bayi bisa stres sampai meninggal karena
terjadi gangguan kesehatan pada
plasenta memang sumber pasokan nutrisi
ibu dan/atau janin maka janin harus
segera dilahirkan, biasanya dengan dan oksigen pada bayi," tutur dr Irfan.
seksio sesarea. Jika bunda
mengalami perdarahan yang cukup Dihubungi terpisah, dr Hari Nugroho
banyak maka kemungkinan SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya
membutuhkan transfusi darah. mengatakan selain perdarahan, nyeri perut
atau punggung yang makin lama makin
3

hebat, dan rahim terasa keras, semakin kehamilan itu tidak mampu untuk lebih
lama pasien juga terlihat semakin pucat berkontraksi menghentikan perdarahannya.
karena perdarahan mengakibatkan anemia.
Akibatnya, hematoma retroplasenter
"Pada keadaan yang semakin parah, karena (perdarahan tersembunyi pada plasenta)
perdarahan yang makin banyak, pasien akan bertambah besar, sehingga sebagian
bisa menurun kesadarannya hingga
dan akhirnya seluruh plasenta terlepas dari
pingsan," katanya.
dinding uterus. Sebagian darah akan
intra uterine fetal deadth (IUFD) atau
menyelundup di bawah selaput ketuban
kematian janin dalam rahim adalah
kematian janin dalam kehamilan sebelum keluar dari vagina; atau menembus selaput
terjadi proses persalinan pada usia ketuban masuk ke dalam kantong ketuban;
kehamilan 28 minggu ke atas atau berat
atau mengadakan ekstravasasi (merembes)
janin 1000 gram.
di antara serabut-serabut otot uterus.
Patofisiologi Apabila ekstravasasinya berlangsung

Perdarahan dapat terjadi dari hebat, seluruh permukaaan uterus akan

pembuluh darah plasenta atau uterus yang berbercak biru atau ungu. Hal ini disebut

membentuk hematoma pada desidua uterus Couvelaire, menurut orang yang

sebuah membran mukosa yang melapisi pertama kali menemukannya. Uterus

rahim (endometrium),, sehingga plasenta seperti itu akan terasa sangat tegang dan

terdesak dan akhirnya terlepas. nyeri. Akibat kerusakan jaringan

Apabila perdarahan sedikit, miometrium dan pembekuan

hematoma yang kecil itu hanya akan retroplasenter, banyak tromboplastin akan

mendesak jaringan plasenta, peredaran masuk ke dalam peredaran darah ibu,

darah antara uterus dan plasenta belum sehingga terjadi pembekuan intravaskuler

terganggu, dan tanda serta gejalanya pun dimana-mana, yang akan menghabiskan

tidak jelas. Kejadiannya baru diketahui sebagian besar persediaan fibrinogen

setelah plasenta lahir, yang pada (protein yang ditemukan dalam plasma

pemeriksaan didapatkan cekungan pada darah yang memainkan peran penting

permukaan maternalnya dengan bekuan dalam pembekuan dara). Akibatnya, terjadi

darah lama yang berwarna kehitam- hipofibrinogenemi yang menyebabkan

hitaman. gangguan pembekuan darah tidak hanya di


uterus,akan tetapi juga pada alat-alat tubuh
Biasanya perdarahan akan lainnya.Perfusi ginjal akan terganggu
berlangsung terus-menerus karena otot karena syok dan pembekuan intravaskuler.
uterus yang telah meregang oleh Oliguria dan proteinuria akan terjadi akibat
4

nekrosis tubuli ginjal mendadak yang pertama dan kedua (Murray dalam Wylie).
Peningkatan curah jantung memungkinkan
masih dapat sembuh kembali, atau akibat
darah mengalir malalui sirkulasi tambahan
nekrosis korteks ginjal mendadak yang yang terbentuk di uterus yang membesar
dan dinding plasenta dan memenuhi
biasanya berakibat fatal.
kebutuhan tambahan pada organ lainnya di
Nasib janin tergantung dari luasnya tubuh ibu.
plasenta yang terlepas dari dinding uterus.
Jumlah dan panjang pembuluh darah yang
Apabila sebagian besar atau seluruhnya dialirkan ke plasenta meningkat sehingga
terjadi vasodilatasi sebagai akibat aktivitas
terlepas, anoksia akan mengakibatkan
hormon progesteron pada otot polos
kematian janin. Apabila sebagian kecil dinding pembuluh darah
yang terlepas, mungkin tidak berpengaruh
ALI PUSAT
sama sekali, atau mengakibatkan gawat
Di Luar Ukuran Normal
janin.
Umumnya, panjang tali pusat
Waktu, sangat menentukan hebatnya
berkisar antara 55 hingga 60 cm.
gangguan pembekuan darah, kelainan
Kelainan ukuran biasanya ditandai
ginjal, dan nasib janin. Makin lama sejak
jika panjangnya kurang dari 50 cm
terjadinya solusio plasenta sampai
dan lebih dari 70 cm. Tali pusat
persalinan selesai, makin hebat umumnya
terpendek yang pernah dilaporkan
komplikasinya.
adalah sepanjang 2,5 cm. Sedangkan
(Wiknjosastro, 2007:380)
yang terpanjang pernah ditemui
Hipertensi pada ibu hamil
sekitar 300 cm.
Tekanan darah normal rata rata ibu hamil Tali pusat terlalu pendek atau
120/80 meskipun tetap ada variasi pada
terlalu panjang tidak berpengaruh
beberapa orang. Pada awal kehamilan yang
normal biasanya akan terjadi penurunan terhadap pemberian makanan dan
tekanan darah hingga trimester dua oksigen pada janin. Akan tetapi, tali
dibandingkan sebelum hamil, hal ini pusat yang terlalu pendek atau terlalu
dikarenakan adanya vasodilatasi dan
penurunan tekanan darah perifer yang panjang dan melilit dapat mempersulit
merupakan suatu kejadian proses persalinan. "Pada saat
fisiologis/normal pada ibu hamil. Tekanan persalinan, janin yang sudah turun ke
darah yang turun inipun akan meningkat
jalan lahir biasanya naik lagi karena
kembali pada trimester ketiga.
tertahan tali pusat ini. Tiap kali janin
Sistem kardiovaskuler selama kehamilan akan turun, tali pusat semakin kuat
harus memenuhi kebutuhan yang
meningkat antara ibu dan janin. menahan. Ini biasanya terlihat selama
Peningkatan curah jantung selama proses persalinan, dengan tidak
kehamilan berkisar 40% pada trimester
5

terjadinya kemajuan pada penurunan ini bisa terjadi di leher, di bahu atau di
janin. Pada keadaan yang ekstrem lengan dan tidak selalu berakibat buruk.
dapat terjadi terlepasnya plasenta Adanya lilitan tali pusat di leher
sebelum janin lahir dalam kehamilan pada umumnya tidak
Tali Pusat Pendek menimbulkan masalah. Namun dalam
Kasus ini sekalipun tidak terlalu berat, proses persalinan dimana mulai timbul
belum bisa terdeteksi oleh alat kontraksi rahim dan kepala janin mulai
canggih manan pun. Penyebabnya, turun dan memasuki rongga panggul, maka
kata Judi, tali pusat di dalam rahim lilitan tali pusat menjadi semakin erat dan
melilit-lilit, sehingga sangat tidak menyebabkan penekanan atau kompresi
mungkin untuk diukur dari luar. pada pembuluh-pembuluh darah tali pusat.
Panjang tali pusat, normalnya 50-60 Akibatnya, suplai darah yang mengandung
cm. Bila di bawah 40 cm berarti oksigen dan zat makanan ke janin akan
pendek. Nah, jika kasusnya seperti ini, berkurang, yang mengakibatkan janin
mau tidak mau proses persalinan harus menjadi sesak atau hipoksia.
dilakukan dengan cara sesar karena Namun jika lilitan tali pusat terjadi
bayi tidak akan bisa mencapai jalan berkali-kali, sementara tali pusatnya tidak
lahir. Kecuali kalau tali pusatnya panjang, ini yang bisa berdampak buruk
berada di bawah, si bayi bisa pada bayi. Sebab saat bayi turun ke bawah,
dilahirkan normal. "Bila plasenta tali pusat bisa menahannya untuk turun.
berada di atas dan bayi dipaksa keluar "Umumnya dokter langsung memutuskan
lewat jalan lahir, maka rahim bisa ikut untuk sesar."
tertarik atau inversio uteri." Di Lilitan tali pusat pada leher sangat
Indonesia kasus ini cukup banyak riskan, apalagi bila terjadi lilitan beberapa
ditemukan. kali. "Dapat diperkirakan bahwa makin
Terlilit Tali Pusat masuk kepala janin ke dasar panggul,
Lilitan tali pusat umumnya terjadi makin erat lilitan tali pusat dan makin
sebelum kehamilan cukup besar. Paling terganggu aliran darah menuju dan dari
sering pada trimester kedua dimana bayi janin."
masih bisa bergerak dengan aktif dan Meski lilitan tali pusat dapat
leluasa. Bahkan terkadang melakukan diketahui lewat pemeriksaan USG, dokter
gerakan ekstrem seperti bersalto. Bila tali dapat saja membiarkan sampai proses
pusatnya panjang, kemungkinan dapat persalinan tiba. "Karena lilitan tali pusat
terjadi lilitan tali pusat. Lilitan tali pusat tidak bisa dilepas. Yang dilakukan dokter
6

adalah memantau dan memberitahu si mempunyai panjang tali pusat berbeda-


ibu." beda. Panjang pendeknya tali pusat
Lilitan tali pusat di leher sekalipun tidak berpengaruh terhadap kesehatan
tak harus berujung pada sesar. "Tapi bayi, selama sirkulasi darah dari ibu ke
proses persalinan dipantau ketat. Dalam janin melalui tali pusat tidak terhambat.
persalinan kala satu, observasi denyut
jantung dengan alat kardiotokografi sangat Tanda-Tanda Bayi Terlilit Tali Pusat :
penting dilakukan untuk mengetahui Beberapa hal yang menandai bayi
apakah terjadi gangguan pola denyut terlilit tali pusat, yaitu:
jantung janin." Bila pola denyut jantung Pada bayi dengan usia kehamilan
terganggu, persalinan diakhiri dengan lebih dari 34 minggu, namun bagian
bedah sesar. Karena jika dipaksa lahir terendah janin (kepala atau bokong)
dengan normal, bisa berdampak buruk belum memasuki pintu atas panggul
pada janin. perlu dicurigai adanya lilitan tali pusat.
Kemungkinan sebab lilitan tali pusat pada Pada janin letak sungsang atau
janin : lintang yang menetap meskipun telah
Usia kehamilan dilakukan usaha untuk memutar janin
Kematian bayi pada trimester pertama (Versi luar/knee chest position) perlu
atau kedua sering disebabkan karena dicurigai pula adanya lilitan tali pusat.
puntiran tali pusat secara berulang- Dalam kehamilan dengan
ulang ke satu arah. Ini mengakibatkan pemeriksaan USG khususnya color
arus darah dari ibu ke janin melalui tali doppler dan USG 3 dimensi dapat
pusat tersumbat total. Karena dalam dipastikan adanya lilitan tali pusat.
usia kehamilan tersebut umumnya bayi Dalam proses persalinan pada bayi
masih bergerak dengan bebas. Hal dengan lilitan tali pusat yang erat,
tersebut menyebabkan kompresi tali umumnya dapat dijumpai dengan tanda
pusat sehingga janin mengalami penurunan detak jantung janin di bawah
kekurangan oksigen. normal, terutama pada saat kontraksi
Polihidramnion kemungkinan bayi rahim.
terlilit tali pusat semakin meningkat.
Panjangnya tali pusat Sindroma vena kava inferior (SVKI)
Dapat menyebabkan bayi terlilit. merupakan dampak dari obstruksi vena
kava inferior yang disebabkan oleh uterus
Panjang tali pusat bayi rata-rata 50
yang membesar. Pada kehamilan penyebab
sampai 60 cm. Namun, tiap bayi
7

dari SVKI adalah tekanan dari luar Sumber: Cunningham (2009) 7


pembuluh darah vena kava inferior oleh
uterus yang membesar sehingga Pada kondisi normal, terjadi remodeling
anteriol spiralis uterin pada saat diinvasi
menyebabkan terjadinya turbulensi yang
oleh trofoblast endovaskuler. Sel-sel
mengganggu aliran darah. SVKI sering tersebut menggantikan endotel pembeluh
terjadi pada umur kehamilan trimester darah dan garis otot sehingga diameter
ketiga dimana uterus menekan vena kava pembuluh darah membesar.
inferior dibagian kanan. SVKI
menimbulkan tanda-tanda dan gejala- gangguan pada fungsi endotel pembuluh
gejala yang sangat bervariasi sehingga darah (sel pelapis bagian dalam pembuluh
darah) yang menimbulkan vasospasme
dapat menyulitkan diagnosis klinis. Tanda
pembuluh darah (kontraksi otot pembuluh
dan gejala tersebut antara lain : darah yang menyebabkan diameter lumen
Edema pada ekstrimitas bawah pembuluh darah mengecil/ menciut).
Takikardia Perubahan respons imun ibu terhadap
Hipoksia dan distres pada janin janin/ jaringan plasenta (ari-ari) diduga
juga berperan pada terjadinya preeklamsia.
Patofisiologi Preeklampsia Kerusakan endotel tidak hanya
menimbulkan mikrotrombosis difus
Preeklampsia seringkali bersifat plasenta (sumbatan pembuluh darah
asimtomatik, sehingga sekalipun sudah plasenta) yang menyebabkan plasenta
muncul sejak trimester pertama, tanda dan berkembang abnormal atau rusak, tapi juga
gejala belum ditemukan. Namun demikian menimbulkan gangguan fungsi berbagai
plasentasi yang buruk telah terjadi yang organ tubuh dan kebocoran pembuluh
dapat menyebabkan kekurangan oksigen darah kapiler yang bermanifestasi pada ibu
dan nutrisi pada janin, yang menyebabkan dengan bertambahnya berat badan ibu
gangguan pertumbuhan janin intra uterin secara cepat, bengkak (perburukan
atau yang lebih dikenal dengan mendadak bengkak pada kedua tungkai,
pertumbuhan janin terhambat (PJT).7 bengkak pada tangan dan wajah), edema
paru, dan/ atau hemokonsentrasi (kadar
Awal mula terjadi preeklampsi sebenarnya hemoglobin/ Hb lebih dari 13 g/dL).
sejak masa awal terbentuknya plasenta Plasenta yang tidak normal akibat
dimana terjadi invasi trofoblastik yang mikrotrombosis difus, akan menurunkan
abnormal seperti dapat dilihat pada gambar aliran darah dari rahim ke plasenta. Hal
1 berikut ini. tersebut akan memengaruhi kehidupan
janin dan bermanifestasi secara klinis
dalam bentuk pertumbuhan janin
terhambat di dalam kandungan/ rahim dan
oligohidramnion (cairan ketuban sedikit).
Berdasarkan hal-hal yang telah dijelaskan
di dalam tulisan di atas, pemeriksaan
kehamilan secara berkala sangat penting
pada semua ibu hamil untuk mendeteksi
adanya hipertensi pada kehamilan
sehingga dapat diberikan tatalaksana yang
Gambar 1. Invasi Trofoblas pada tepat. Lebih lanjut, perempuan yang
Preeklampsia menderita hipertensi pada kehamilan
memerlukan tindak lanjut medis atau
8

dimonitor kondisi medisnya setelah 1. Kehamilan harus tunggal.


melahirkan. 2. Diagnosis posisi janin yang tepat
sangat penting.
Versi dan Ekstraksi 3. Kemungkinan disproporsi
Definisi fetopelvik harus disingkirkan.
Versi adalah tindakan untuk memutar janin 4. Bagian terendah janin tidak boleh
dalam uterus dengan tujuan mengubah terlampau masuk panggul.
presentasi. 5. Janin harus dapat digerakkan
dengan bebas.
Versi cephalic: Versi cephalic
6. Selaput ketuban harus utuh dengan
menghasilkan presentasi kepala. jumlah cairan ketuban yang baik.
Versi podalic: Versi podalic menghasilkan 7. Uterus harus lemas.
presentasi bokong. 8. Dinding abdomen ibu tidak boleh
Versi luar: Semua upaya manipulasi tegang dan harus cukup tipis untuk
dilakukan lewat dinding abdomen. memungkinkan tindakan
manipulasi.
9. Kalau dapat ditentukan lokasi
Versi dalam adalah :
placenta.
Tindakan dilakukan dengan tangan atau 10. Waktu yang terbaik untuk
jari berada di dalam uterus. melakukan versi luar adalah
Padakebanyakan kasus, manipulasi minggu ke-32 sampai minggu ke
dilanjutkan oleh tangan lainnya yang 36.
bekerja lewat dindingabdomen.
Kontraindikasi
Ekstraksi
1. Bokong yang sudah masuk
Ekstraksi adalah tindakan untuk
panggul.
melahirkan bayi dengan segera dan 2. Kelainan kongenital berat pada
memakai kekuatan. janin
3. Kematian janin intrauterin
Versi Luar 4. Kehamilan majemuk (multiple
Indikasi pregnancy)
5. Ketuban pecah dini.
Versi cephalic digunakan untuk
6. Perdarahan antepartum.
7. Adanya cicatrix pada uterus,
1. mengubah presentasi bokong misalnya bekas sectio caesarea.
menjadi presentasi kepala, atau 8. Kasus-kasus dengan kelahiran per
2. mengubah letak lintang menjadi vaginam yang tidak dikehendaki.
presentasi kepala. 9. Preeklampsia dan hipertensi
Versi podalic digunakan untuk memutar
letak lintang menjadi presentasi bokong. Bahaya
Versi ini dikerjakan bilamana versi
cephalic tidak berhasil. 1. Kematian janin yang tidak jelas
sebabnya setelah dilakukan versi.
Prasyarat 2. Pada hanyak kasus ditemukan
Sebelum versi luar dicoba, persyaratan bradycardia janin segera setelah
tertentu harus dipenuhi dahulu: versi, kendati hampir semua
penurunan frekuensi denyut
9

jantung ini akan kembali normal mampu berkontraksi maupun berretraksi.


dalam waktu 3 menit. Keadaan atonia uteri ini menjadi penyebab
3. Kedudukan yang dicapai oleh paling utama pendarahan setelah
tindakan versi bisa lebih jelek melahirkan.
daripada kedudukan
semula.Sebagai contoh. presentasi Mengapa bisa terjadi atonia uteri? Banyak
bokong yang diubah menjadi hal yang menjadi penyebabnya.
presentasi muka tidak banyak Diantaranya, kerja rahim yang tidak efektif
artinya. dalam persalinan, termasuk di sini
4. Ada bahaya cedera pada funiculus manajemen persalinan yang salah dari si
umbilicalis dan gangguan sirkulasi penolong, kelelahan karena terlalu lama
darah uteroplacental. dalam proses melahirkan, hamil kembar,
5. Bisa terjadi prolapsus funiculi. janin yang besar, tumor dalam rahim
6. Bisa terjadi induksi persalinan (misalnya mioma uteri), fungsi rahim yang
yang prematur. kurang baik, dan lain-lain.
7. Placenta dapat terlepas sebelum
waktunya dari dinding uterus.
8. Dapat terjadiketuban pecah Tergantung kasus
dinisetelah versi.
Penanganan solusio plasenta amat
Leiomioma Uteri. Mioma Uteri adalah tergantung dari berat ringannya kasus.
tumor jinak yang berasal dari otot rahim
dan jaringan ikat yang menumpangnya. * Solusio plasenta ringan. Apabila terjadi
si usia kehamilan kurang dari 36 minggu
Tumor ini disebabkan oleh produksi
dan perdarahannya berhenti, si ibu tidak
hormon estrogen yang berkepanjangan. merasakan sakit perut, ia akan dirawat di
Mioma paling banyak ditemukan pada rumah sakit dengan pengawasan yang
umur 35-45 tahun (kurang lebih 25%). ketat. Tetapi, bila perdarahan terjadi terus-
menerus dan lewat USG terlihat makin
BEBERAPA PENYEBAB banyak bagian plasenta yang lepas, maka
PERDARAHAN PASCA PERSALINAN dokter akan melakukan tindakan
Secara medis, sebab-sebab pendarahan mengakhiri kehamilan. Namun, bila
postpartum ada empat macam keadaan, diketahui janin masih hidup, dokter akan
yaitu: melakukan operasi caesar untuk
menyelamatkannya. Bila janin meninggal,
1. Rahim Tak Berkontraksi (Atonia ketuban akan dipecahkan dan ibu diinfus
Uteri). agar janin bisa segera dilahirkan.
Apabila bayi sudah selamat keluar dari
perut ibu, secara normal otot-otot rahim * Solusio plasenta sedang dan berat.
segera berkontraksi (mengerut) dan Dokter biasanya akan melakukan:
berretraksi (memendek) dalam rangka Transfusi darah untuk si ibu.
proses pengeluaran ari-ari. Hal ini akan Segera memecahkan ketuban dan diberi
menyebabkan pembuluh-pembuluh darah infus oksitosin untuk mempercepat
yang berada diantara anyaman otot-otot persalinan.
rahim akan terjepit. Proses ini akan Apabila lewat cara tadi persalinan tidak
menghentikan pendarahan. kunjung terjadi, dokter akan melakukan
operasi caesar agar plasenta yang lepas
Kegagalan mekanisme di atas akibat tadi dapat segera diatasi dan nyawa ibu
gangguan fungsi otot-otot rahim inilah terselamatkan!
yang disebut atonia uteri atau rahim tidak
10

Persalinan prematur adalah persalinan


yang terjadi pada kehamilan kurang dari
37 mingu (antara 20-37 minggu) atau
dengan berat janin kurang dari 2500 gram
(Nugroho, 2010).