Anda di halaman 1dari 11

Analisis Risiko PT Holcim Tbk

1. Tidak tersedianya bahan baku yang mengakibatkan keterlambatan proses produksi

Risiko ini dapat terjadi ketika terlambatnya proses pengiriman bahan baku dari
pelabuhan ke pabrik pabrik perusahaan, dikarenakan lokasi pabrik pabrik perusahaan
yang jauh dari pelabuhan. Hal ini dapat mengakibatkan proses produksi perusahaan terhenti
untuk sementara waktu karena kehabisan bahan baku.

2. Kecelakaan kerja pada pegawai dalam proses produksi

Risiko ini dapat terjadi karena kelalaian pegawai dalam melaksanakan tugasnya dan
juga bisa terjadi karena kurangnya fasilitas keamanan dan keselamatan pekerja yang
diterapkan oleh perusahaan.

3. Kehilangan Bahan Baku

Risiko ini dapat terjadi karena perusahaan kurang melakukan pengamanan terhadap
penyimpanan bahan baku dan jarang melakukan pengecekan fisik bahan baku secara berkala.

4. Fluktuasi Harga Bahan Baku

Risiko ini dapat terjadi karena adanya fluktuasi perekonomian dunia yang ikut
mempengaruhi dalam menentukan harga bahan baku perusahaan. Dengan adanya fluktuasi ini
akan berdampak pada biaya produksi perusahaan

5. Penurunan pangsa pasar

Risiko dapat terjadi karena sektor kontruksi dan proyek proyek pembangunan
sedang melemah, sehingga berimbas pada permintaan produk perusahaan. Selain itu juga,
adanya pesaing perusahaan yang dapat menjual produk sejenis dengan harga yang lebih
murah dan kualitas yang hampir sama. Hal ini tentunya akan mengurangi pangsa pasar
perusahaan.

6. Keterlambatan pengiriman produk untuk konsumen diluar pulau jawa

Risiko ini dapat terjadi karena distribusi produk harus melewati laut menggunakan
kapal sehingga memakan waktu yang cukup lama. Selain itu ditambah dengan lokasi pabrik
perusahaan yang jaraknya jauh dari pelabuhan umum, dikarenakan perusahaan belum
memiliki pelabuhan pribadi.
7. Tidak terpenuhinya permintaan produk

Risiko ini dapat terjadi karena kapasitas produksi pabrik PT. Holcim masih terbilang
rendah. Hal ini disebabkan karena jumlah pabrik yang masih sedikit yaitu hanya empat
pabrik.
WORKSHEET INSTRUKSI 1:
Risk Register PT Holcim Tbk!
Risk Source Likely Hood Impact
Ref (How can the risk occur)

1. Tidak tersedianya bahan baku yang Terlambatnya proses High Target produksi tidak terpenuhi
mengakibatkan keterlambatan proses pengiriman bahan baku dari
produksi pelabuhan ke pabrik pabrik
perusahaan, dikarenakan
lokasi pabrik pabrik
perusahaan yang jauh dari
pelabuhan.
2. Kecelakaan kerja pada pegawai dalam Kelalaian pegawai dalam Moderate Dapat megakibatkan tuntutan
proses produksi melaksanakan tugasnya dan karyawan dan terhentinya proses
juga bisa terjadi karena produksi untuk sementara
kurangnya fasilitas keamanan
dan keselamatan pekerja
3. Kehilangan Bahan Baku Perusahaan kurang High Kerugian finansial dan
melakukan pengamanan menghambat proses produksi
terhadap penyimpanan bahan
baku dan jarang melakukan
pengecekan fisik bahan baku
secara berkala
4. Fluktuasi Harga Bahan Baku Fluktuasi perekonomian Moderate Dapat meningkatkan biaya
dunia dan mekanisme pasar produksi

5. Penurunan pangsa pasar Melemahnya sektor High Berkurangnya pangsa pasar dan
kontruksi dan proyek menurunkan keuntungan
proyek pembangunan perusahaan
6. Keterlambatan pengiriman prodok distribusi produk harus Moderate Ketidakpuasan dan
untuk konsumen diluar pulau jawa melewati laut menggunakan ketidakpercayaan pelanggan
kapal sehingga memakan
waktu yang cukup lama dan
lokasi pabrik yang jauh dari
pelabuhan
7. Tidak terpenuhinya permintaan produk Kapasitas produksi pabrik High Beralihnya konsumen ke pesaing
PT. Holcim masih terbilang
rendah karena masih
sedikitnya pabrik.
WORKSHEET INSTRUKSI 2:
Rekomendasi mengenai respon risiko berdasarkan risiko yang sudah dinilai!
Risk Description Risk Owner Impact Likelihood Score Response

1. Tidak tersedianya bahan Departemen Target produksi tidak High 10 Pendirian pabrik yang berdekatan
baku yang mengakibatkan produksi terpenuhi dengan pelabuhan
keterlambatan proses produksi

2. Kecelakaan kerja pada Departemen Dapat megakibatkan Moderate 6 Pengawasan pelaksanaan tugas
pegawai dalam proses produksi tuntutan karyawan dan pengawai, membentuk komite K3
produksi terhentinya proses (keselamatan dan kesehatan kerja),
produksi untuk pelatihan pegawai secara berkala.
sementara
3. Kehilangan Bahan Baku Gudang Kerugian finansial dan High 10 Double Safety pada tempat
menghambat proses penyimpanan bahan baku
produksi
4. Fluktuasi Harga Bahan Departemen Dapat meningkatkan Moderate 6 Meminimalisasi ongkos produksi
Baku pembelian biaya produksi melalui efisiensi
produksi

5. Penurunan pangsa pasar Departemen Berkurangnya pangsa High 10 Analisa industri


pemasaran pasar dan menurunkan
dan keuangan keuntungan perusahaan
6. Keterlambatan pengiriman Departemen Ketidakpuasan dan Moderate 6 Pendirian pabrik yang berdekatan
produk untuk konsumen pemasaran ketidakpercayaan dengan pelabuhan, dan pendirian
diluar pulau jawa pelanggan pabrik yang berdekatan dengan
pasar, serta pembangunan terminal
pengiriman
7. Tidak terpenuhinya Departemen Beralihnya konsumen ke High 10 Pendirian pabrik baru untuk
permintaan produk produksi pesaing meningkatkan kapasitas produksi
WORKSHEET INSTRUKSI 3:
Tanggapan mengenai aktivitas pengendalian risiko jika management memutuskan untuk menerima risiko tersebut!

Risk Control Activities

1. Tidak tersedianya bahan baku yang mengakibatkan keterlambatan Membuat stok persediaan cadangan yang memadai,
proses produksi meningkatkan kerjasama dengan supplier dan pihak pelabuhan
yang terpercaya dan melakukan perjanjian kepada supplier
untuk membayar penalty jika mereka telat mengirim bahan
baku

2. Kecelakaan kerja pada pegawai dalam proses produksi Menerapkan prinsip safety work place dalam perusahaan serta
memberikan asuransi tenaga kerja

3. Kehilangan Bahan Baku Membatasi akses ke gudang (hanya anggota di divisi gudang
saja yang dapat memasuki gudang), dan menciptakan sistem
finger print untuk memasuki gudang

4. Fluktuasi Harga Bahan Baku Analisa trend harga bahan baku dan membeli bahan baku secara
optimal di waktu yang tepat

5. Penurunan pangsa pasar Menjangkau pasar yang belum terjamah atau masih relatif
sedikitnya pesaing dan menggiatkan advertising produk

6. Keterlambatan pengiriman produk untuk konsumen diluar pulau jawa Evaluasi armada pengiriman perusahaan dan menentukan
batas maksimum pengiriman produk dan pembentukan
terminal terminal pengiriman baru

7. Tidak terpenuhinya permintaan produk Analisa trend permintaan tahunan, penambahan kapasitas
produksi dengan menambah mesin atau pabrik baru.

Instruksi 4
Rencana audit tahunan berdasarkan risiko yang sudah saudara tetapkan!
RENCANA AUDIT TAHUNAN
TAHUN 2016

Satuan Layak Nama Biaya


No Risiko Mulai Selesai Jabatan Jam LHP
Audit Auditor (Rp000)

Tidak
tersedianya
bahan baku
Departemen yang 1 28 Senior 144 Rp
1 Julio
Produksi mengakibatkan Februari Februari Auditor jam 15.000.000
keterlambatan
proses
produksi
Kecelakaan
kerja pada
Departemen 1 14 Rp
2 pegawai dalam Siti Junior 72 jam
Produksi Februari Februari 5.000.000
proses
produksi
Kehilangan 15 28 Junior Rp
3 Gudang Rikky 72 jam
Bahan Baku Februari Februari Auditor 5.000.000
Departemen Fluktuasi
Junior Rp
4 Pembelian dan Harga Bahan 1 Maret 14 Maret Vioni 72 jam
Auditor 5.000.000
produksi Baku
Departemen
Penurunan Junior Rp
5 Keuangan dan 1 Maret 14 Maret Sekar 72 jam
pangsa pasar Auditor 5.000.000
Pemasaran
Keterlambatan
pengiriman
Departemen produk untuk 15 Junior Rp
6 28 Maret Aji 72 jam
Pemasaran konsumen Maret Auditor 5.000.000
diluar pulau
jawa
Tidak
Departemen terpenuhinya 15 Junior Rp
7 28 Maret Rikky 72 jam
Produksi permintaan Maret Auditor 5.000.000
produk

Instruksi 5
Model penganggaran bagi divisi internal audit!
Program kerja Sasaran Target Prognosa
2015

Audit perencanaan dan Tersedianya bahan baku dan


pengadaan bahan baku proses pengiriman yang tidak Pengiriman bahan baku
terlambat menjadi tepat waktu -
Mendapatkan gambaran
mengenai pertumbuhan
industri, pertumbuhan sektor
Audit kondisi pasar kontruksi dan pangsa pasar
pesaing Tepatnya kebijakan terkait
penjualan dan pemasaran

Audit aktivitas pengiriman


Pengiriman barang yang tidak Terkirimnya barang secara
terlambat tepat waktu