Anda di halaman 1dari 5

Konsep Basis Data

INSERT Query dan Fungsi AGGREGAT

Oleh :
I Putu Iduar Perdana (1605551010)

Jurusan Teknologi Informasi


Fakultas Teknik
Universitas Udayana
2016
SELECT digunakan untuk menampilkan data dari satu atau lebih tabel, biasanya dalam
sebuah basis data yang sama.

Sintax :
SELECT Nama_Kolom
FROM Nama_table;

Contoh:
SELECT Nama
FROM Tabel_Mahasiswa;

SELECT WHERE pada perintah SELECT digunakan untuk menyeleksi data atau record
sesuai dengan kondisi yang diinginkan.

Sintax :
SELECT Nama_Kolom
FROM Nama_table
WHERE Nama_Kolom operator value;

Contoh :
SELECT Nama
FROM Tabel_Mahasiswa
WHERE Nim =123456789

SELECT MULTIPLE TABLE Digunkan untuk Menampilkan data dari dua tabel atau
lebih dengan menambah WHERE untuk menggabungkan tabel-tabel yang ingin ditampilkan
dengan memberikan relasinya.

Sintax :
SELECT Nama_Field1, Nama_field2
FROM Nama_tabel1, Nama_tabel2
WHERE Nama_tabel.Nama Field2(relasi);

Contoh :
SELECT nama, nilai
FROM Tabel_Mahasiswa, Tabel_nilai
WHERE Tabel_Mahasiswa.nim=Tabel_nilai.nim;

SELECT JOIN digunakan untuk menggabungkan baris dari dua atau lebih tabel,
berdasarkan bidang umum di antara mereka.

Inner Join

Digunakan untuk menghasilkan baris data dengan cara menggabungkan 2 buah tabel atau
lebih menggunakan pasangan data yang match pada masing-masing tabel. Perintah ini
sama dengan perintah join yang sering digunakan.

Sintax :
SELECT Nama_Kolom(s)
FROM Nama_tabel1
INNER JOIN Nama_tabel2
ON Nama_tabel1 .Nama_Kolom=Nama_tabel2
Nama_Kolom;

Contoh :
SELECT nim(s)
FROM tabel_mahasiswa
INNER JOIN tabel_nilai
ON tabel mahasiswa .nim=tabel_nilai
nim;

Left Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kiri (nama tabel pertama) yang
tidak ada pasangan datanya pada tabel kanan (nama tabel kedua).

Sintax :
SELECT Nama_Kolom(s)
FROM Nama_tabel1
LEFT JOIN Nama_tabel2
ON Nama_tabel1.Nama_Kolom=Nama_tabel2
Nama_Kolom;

Contoh :
SELECT nim(s)
FROM tabel_mahasiswa
LEFT JOIN tabel_nilai
ON tabel mahasiswa .nim=tabel_nilai
nim;

Right Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kanan (nama tabel kedua) yang tidak
ada pasangan datanya pada tabel kiri (nama tabel pertama).

Sintax :
SELECT Nama_Kolom(s)
FROM Nama_tabel1
RIGHT JOIN Nama_tabel2
ON Nama_tabel1.Nama_Kolom=Nama_tabel2
Nama_Kolom;

Contoh :
SELECT nim(s)
FROM tabel_mahasiswa
RIGHT JOIN tabel_nilai
ON tabel mahasiswa .nim=tabel_nilai
nim;

Full Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data jika ada data yang sama pada salah satu
tabel.
Sintax :
SELECT Nama_Kolom(s)
FROM Nama_tabel1
FULL JOIN Nama_tabel2
ON Nama_tabel1.Nama_Kolom=Nama_tabel2
Nama_Kolom;

Contoh :
SELECT nim(s)
FROM tabel_mahasiswa
FULL JOIN tabel_nilai
ON tabel mahasiswa .nim=tabel_nilai
nim;

FUNGSI AGGREGAT yaitu fungsi-fungsi khusus yang melibatkan sekelompok data


(aggregat).

Secara umum fungsi aggregat adalah:


SUM untuk menghitung total nominal data

Sintax :
SELECT SUM( Nilai ) AS

Contoh :
SELECT SUM( Nilai ) AS total_harga FROM tabel_harga ;

COUNT untuk menghitung jumlah kemunculan data


Sintax :
SELECT COUNT( * ) AS Nama_Field FROM Nama_tabel;

Contoh :
SELECT COUNT( * ) AS Jumlah_harga FROM tabel_barang;

AVG untuk menghitung rata-rata sekelompok data

Sintax :
SELECT AVG ( Nilai ) AS Nama_Field FROM Nama_tabel;

Contoh :
SELECT AVG( Nilai ) AS Rata_rata_harga FROM tabel_harga;

MAX dan MIN untuk mendapatkan nilai maksimum/minimum dari sekelompok data.

Sintax :
SELECT MAX( Nilai ) AS Nama_Field FROM Nama_tabel;

Contoh :
SELECT COUNT( Nilai ) AS harga_tertinggi FROM tabel_harga;

Sintax :
SELECT MIN( Nilai ) AS Nama_Field FROM Nama_tabel;
Contoh :
SELECT COUNT( Nilai ) AS harga_terendah FROM tabel_harga;

Fungsi aggregat digunakan pada bagian SELECT. Syarat untuk fungsi aggregat diletakkan
pada bagian HAVING, bukan WHERE.