Anda di halaman 1dari 6

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE)

UNIT ORGANISASI : Badan Layanan Umum Daerah Rumah


Sakit Umum Daerah Tanjungpinang

: Program Peningkatan Pelayanan


Kesehatan BLUD Rumah Sakit Umum
Daerah
: Peningkatan Pelayanan Kesehatan Publik
Tersedianya dokumen satuan
anggaran sebagai dasar : Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit
penyusunan Keppres Lampiran UU
APBN. : Perlombaan Menyambut Hari Kesehatan
Nasional (HKN) ke-52

SUB KEGIATAN
DETIL KEGIATAN
1. Latar Belakang
a. Dasar Hukum
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2013 tentang Pedoman
Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang menyatakan
bahwa belanja langsung dituangkan dalam bentuk program dan kegiatan yang
mempedomani analisis standar belanja dan standar satuan harga.

b. Gambaran Umum Singkat


Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di rumah sakit akan dapat
dilakukan secara optimal apabila petugas kesehatan dan pengambil kebijakan
di rumah sakit mengetahui seberapa besar resiko dan bersumber darimana
suatu infeksi yang akan dihadapinya. Untuk itu perlu dilakukan pencegahan
terjadinya HAIs. Salah satu upaya yang paling efektif adalah dengan cara
mencuci tangan (Hand Hygiene). Penyebaran infeksi melalui tangan bisa
menjadi penyebab munculnya penyakit pada pasien. Hal tersebut disebabkan
rendahnya kesadaran akan kebersihan tangan. Banyak yang menyepelekan
hand hygiene dalam melakukan aktivitas di lingkungan rumah sakit padahal
hand hygiene telah terbukti dapat mengurangi jumlah bakteri penyebab
penyakit melalui tangan.
Angka infeksi nosokomial terus meningkat mencapai sekitar 9% (variasi
3-21%) atau lebih dari 1,4 juta pasien yang di rawat di seluruh dunia (Al-
Varado, 2000), sedangkan hasil survey mutu RSUD Kota Tanjungpinang tahun
1
2015, angka HAIs untuk ILO (Infeksi Luka Operasi) 0,54%, ISK (Infeksi
Saluran Kencing) 0,03% , angka infeksi karena jarum infus 1,05% dan infeksi
karena transfusi darah 0,37% serta angka decubitus 0,21%.
Berdasarkan paparan diatas maka RSUD Kota Tanjungpinang
berkomitmen untuk melakukan five moments for hand hygiene bagi seluruh
pegawai RSUD Kota Tanjungpinang dan harus membiasakan hand hygiene
pada saat sebelum kontak dengan pasien, sebelum melakukan tindakan
terhadap pasien, sesudah melakukan kontak dengan pasien, sesudah
melakukan kontak dengan cairan tubuh dan sesudah kontak dengan
lingkungan pasien. Hand hygiene juga harus dilakukan oleh semua orang
yang ada di lingkungan rumah sakit.
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke
52 tahun 2016, Untuk itu Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi RSUD
Kota Tanjungpinang bermaksud akan mengadakan kegiatan
Penandatanganan Komitmen bersama dalam Hand Hygiene dan Lomba
Hand Hygiene Dance
Sebagai tanda komitmen bersama ini dilakukan berbagai aksi berupa
pelepasan balon udara, lomba hand hygiene dance, serta aksi tandatangan
komitmen bersama dalam hand hygiene. Diharapkan dengan diadakannya
kampanye hand hygiene ini, budaya hand hygiene dapat digalakkan di RSUD
Kota Tanjungpinang dan dilakukan dengan tepat oleh segenap keluarga besar
RSUD Kota Tanjungpinang. Begitupun halnya bagi masyarakat Indonesia agar
lebih meningkatkan kepeduliannya akan kesehatan, yang dapat dimulai
dengan membiasakan budaya hand hygiene ini
c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan
Kegiatan Perlombaan Menyambut Hari Kesehatan ke-52 ini
diantaranya adalah penandatanganan komitmen bersama dan lomba
merupakan kegiatan rutin yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Kota
Tanjungpinang. Kegiatan pengadaan ini dilaksanakaan untuk menunjang
peningkatan kualitas pelayanan keperawatan dan kebidanan.
Untuk dapat tercapai mutu atau pelayanan kesehatan secara efektif
dan efisien, sehingga pelayanan kesehatan memberikan kontribusi yang
maksimal dalam mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan secara
keseluruhan yang dilaksanakan di sarana kesehatan, khususnya Rumah
Sakit.
Untuk saat ini perlengkapan peralatan keperawatan masih belum
memenuhi standar yang ada, untuk itu memang harus dilakukan penambahan
kebutuhan perlengkapan keperawatan.
Adapun standar ratio perbandingan perlengkapan keperawatan sebagai
berikut :

2
No NAMA BARANG RATIO
1. Sprei Besar/Laken Berkaret 1:5
2. Selimut Biasa 1:5
3. Sarung Bantal 1:6
4. Sarung Kasur Perlak 1:1
5. Sarung Oksigen 1:3
6. Taplak Meja Pasien 1:3
7. Steek Laken 1:6
8. Handuk 1:3
9. Waslap 1:5
10 Kain Scherem 1:3
11 Perlak 1:3
12 Topi Operasi 1:3
13 Baju Operasi 1:3

1. Kegiatan Yang Dilaksanakan


a. Uraian Kegiatan
Uraian kegiatan belanja pengadaan perlengkapan keperawatan di RSUD Kota
Tanjungpinang meliputi :
- Laken Karet
- Sarung Bantal
- Stik Laken
- Selimut Polar
- Perlak 65x110 cm
- Keset Handuk
- Handul Mandi
- Baju Operasi Standar
- Topi Operasi
- Kain Scherem
- Bantal Lapis Perlak
- Kasur Lapis Perlak

b. Batasan Kegiatan
Kegiatan belanja pengadaan perlengkapan keperawatan ini terbatas hanya
untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan keperawatan di RSUD Kota
Tanjungpinang yang terlampir diatas.

2. Maksud dan Tujuan


a. Maksud Kegiatan

3
Pelaksanaan kegiatan belanja pengadaan perlengkapan Keperawatan ini
dimaksudkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana di bagian
keperawatan di RSUD Kota Tanjungpinang guna menunjang pelayanan rumah
sakit yang memadai.

b. Tujuan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa perlengkapan
keperawatan ini bertujuan agar terpenuhinya alat keperawatan yang memadai
untuk mendukung pelayanan keperawatan yang efektif dan efisien di RSUD
Kota Tanjungpinang guna menunjang pelayanan rumah sakit yang memadai.

3. Indikator Keluaran dan Keluaran


a. Indikator Keluaran
Terlaksananya kegiatan belanja pengadaan perlengkapan keperawatan agar
tersedianya perlengkapan keperawatan yang memadai untuk mencapai
tujuan pelayanan keperawatan di RSUD Kota Tanjungpinang.

b. Keluaran
Keluaran (output) dari kegiatan pengadaan perlengkapan keperawatan agar
tersedianya perlengkapan keperawatan yang memadai untuk mencapai
tujuan pelayanan keperawatan guna mendukung pelayanan keperawatan
yang efektif dan efisien di RSUD Kota Tanjungpinang guna mendukung
pelayanan keperawatan yang efektif dan efisien.

4. Cara Pelaksanaan Kegiatan


Kegiatan belanja perlengkapan keperawatan ini merupakan kegiatan sistem
Penunjukkan Langsung.

5. Tempat Pelaksanaan Kegiatan


Kegiatan ini belanja perlengkapan keperawatan ini direncanakan akan
dilaksanakan pada RSUD Kota Tanjungpinang

6. Pelaksana dan Penanggungjawab Kegiatan


a. Pelaksana kegiatan

4
Panitia pelaksana kegiatan Belanja Perlengkapan Keperawatan dengan
rincian sebagai berikut :
- PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ditunjuk sesuai dengan Surat
Keputusan Pengguna Anggaran (PA)
- PPTK (Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan) yang telah ditentukan sesuai
dengan Surat Keputusan Pengguna Anggaran (PA)

b. Penanggungjawab kegiatan
Penanggung jawab Kegiatan belanja perlengkapan keperawatan ini adalah
Pengguna Anggaran RSUD Kota Tanjungpinang.

7. Jadwal Kegiatan
a. Waktu pelaksanaan kegiatan
Kegiatan belanja perlengkapan keperawatan ini direncanakan dan
dilaksanakan sesuai dengan anggaran kas BLUD yang ditetapkan.

b. Matrik pelaksanaan kegiatan


No Kegiatan Tahun 2016
Juni 2016 Juli-Oktober November
2016 2016
Program Peningkatan
Pelayanan Kesehatan BLUD
Rumah Sakit Umum Daerah
a. Kegi Persiapan Pelaksanaan Evaluasi
atan belanja perlengkapan
keperawatan

8. Biaya
Perkiraan total biaya untuk pelaksanaan Kegiatan belanja perlengkapan
keperawatan Rp 303.720.000,00- (Tiga Ratus Tiga Juta Tujuh Ratus Dua Puluh
Ribu Rupiah). Rincian lebih lanjut atas biaya tersebut disajikan tersendiri dalam
Rencana Anggaran Biaya (RAB).

5
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
RUMAH SAKIT UMUM KOTA TANJUNGPINANG

Dr. H. YUNISAF, MARS


NIP 19670624 200003 1 003