Anda di halaman 1dari 2

LO 1

Pengertian Manajemen Kesehatan Masyarakat


1. H. Koontz & O,Donnel (1964) dalam bukunya Principles of Management
5 mengemukan sebagai berikut : manajemen berhubungan dengan pencapaian sesuatu
tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain (Management involves
getting things done thought and with people).
2. Mary Parker Folllett (1999) mendefinisikan manajemen sebagai seni dalam
menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
10 3. George R. Terry dalam bukunya Principles of Management menyampaikan
pendapatnya : manajemen adalah suatu proses yang membeda-bedakan atas ;
perencanaan, pengorganisasian, penggerakan pelaksanaan dan pengawasan, dengan
memanfaatkan baik ilmu maupun seni, agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnya (Management is a distinct process consisting of planning,
15 organizing, actuating, and controlling, utilizing in each both science and art, and
followed in order to accomplish predetermined objectives)
4. James A.F. Stoner dalam bukunya Management (1982) mengemukakan manajemen
adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-
usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi
20 lainnya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan

Berdasarkan beberapa pengertian manajemen di atas, dapat disimpulkan bahwa


manajemen kesehatan adalah suatu kegiatan atau suatu seni untuk mengatur para petugas
kesehatan dan non petugas kesehatan guna meningkatkan kesehatan masyarakat melalui
25 program kesehatan. Dengan kata lain manajemen kesehatan masyarakat adalah penerapan
manajemen umum dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat sehingga yang menjadi
objek dan sasaran manajemen adalah sistem pelayanan kesehatan masyarakat.
(Notoatmodjo, 2003).
Pada hakikatnya manajemen berfungsi untuk melaksanakan
30 kegiatan-kegiatan yang perlu dilaksanakan dalam rangka pencapaian
tujuan dalam batas kebijakan umum yang telah dirumuskan. Terdapat
dua klasifikasi utama dalam fungsi manajemen yaitu fungsi organik
dan fungsi pelengkap. Fungsi organik adalah semua fungsi yang
mutlak harus dijalankan dalam sebuah manajemen. Ketidakmampuan
dalam menjalankan fungsi ini akan mengakibatkan matinya organisasi.
5 Sedangkan fungsi pelengkap adalah semua fungsi yang walaupun
tidak mutlak dilaksanakan dalam organisasi namun pelaksanaannya
akan meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan, serta
memperlancar usaha pencapaian tujuan dengan efisien, ekonomis, dan
efektif. (Siagian, 2003)
10

Subsistem Manajemen Kesehatan


Subsistem adalah bagian dari sistem yang membentuk sistem pula. Dalam sistem
kesehatan nasional, subsistem manajemen kesehatan adalah tatanan yang menghimpun
berbagai upaya administrasi kesehatan yang didukung oleh pengelolaan data dan
15 informasi, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta
pengaturan hukum kesehatan secara terpadu dan saling mendukung, guna menjamin
tercapainya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya (Herlambang & Murwani, 2012).
Subsistem manajemen kesehatan terdiri dari empat unsur utama (Herlambang &
Murwani, 2012) :
20 1. Administrasi kesehatan, adalah kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian
serta pengawasan dan pertanggungjawaban penyelenggara pembangunan kesehatan.
2. Informasi kesehatan, adalah hasil pengumpulan dan pengolahan data yang merupakan
masukan bagi pengambilan keputusan di bidang kesehatan.
3. Ilmu pengetahuan dan teknologi, adalah hasil penelitian dan pengembangan yang
25 merupakan masukan bagi pengambilan keputusan di bidang kesehatan.
4. Hukum kesehatan, adalah peraturan perundang-undangan kesehatan yang dipakai
sebagai acuan bagi penyelenggara pembangunan kesehatan.