Anda di halaman 1dari 2

NOTULEN RAPAT

Acara : Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera


Barat
Tanggal : 11 April 2017
Tempat : Pangeran Beach Hotel
Pimpinan Rapat : Gubernur Sumatera Barat

Kesimpulan Rapat :
1. Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat selaku Ketua Dewan Ketahanan
Pangan Prov. Sumatera Barat yang di dampingi oleh Kepala Dinas Pangan Prov.
Sumatera Barat Selaku Sekretaris Dewan Ketahanan Pangan Prov. Sumatera Barat serta
Bupati/Walikota se Sumatera Barat selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan di Kab/Kota,
Kepala Dinas/Instansi terkait sebagai anggota Dewan Ketahanan Pangan se Sumatera
Barat, Rapat ini juga dihadiri oleh BKP Pusat yng diwakili oleh Bpk. Maino Dwi
Hartono, Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Prov. Sumatera Barat yakni : Ir. Djoni
Sebagai Ketua Pokja Ahli, Dr.Ir.Erigas Eka Putra sebagai Sekretaris dan Ir. Rusydi Ra
serta Ir. Edwin, Sp sebagai anggota.
2. Program Nagari Mandiri Pangan merupakan program strategis Badan Ketahanan Pangan
Kementan dalam rangka pengentasan kemiskinan dan peningkatan Ketahanan Pangan
masyarakat desa terutama desa-desa yang dikategorikan miskin.
3. Permasalahan yang terjadi di Sumatera Barat : (1) Terdapat indikasi 176
Nagari/Kelurahan di Sumatera Barat rentan rawan pangan dan gizi, (2) Belum
tersedianya anggaran memadai untuk pengembangan Nagari Mandiri Pangan di
Sumatera Barat, (3) Belum adanya Kebijakan terkoordinasi lintas sektoral untuk
pengembangan Nagari Mandiri Pangan, (4) SDM yang belum terlatih, (5) Belum adanya
konsep yang jelas Sinergisitas Pengembangan Nagari Mandiri Pangan.
4. Rapat Koordinasi DKP ini bertujuan untuk :(1) Menyamakan persepsi tentang
pengembangan Pembangunan Ketahanan Pangan ke depan di Sumbar, (2) Menyamakan
Persepsi tentang Penumbuhan dan Pengembangan Nagari Mandiri Pangan di
Kabupaten/Kota Sumatera Barat, (3) Menghimpun pola pengembangan dan rencana aksi
Nagari Mandiri Pangan di masing-masing daerah dan mencarikan model yang terbaik
untuk masing-masing Kab/kota, (4) Merumuskan langkah-langkah sinergis kebijakan
dalam pengembangan Ketahanan Pangan untuk Nagari Mandiri Pangan.
5. Arah dan Kebijakan Pengembangan Nagari Mandiri Pangan : (1) Harus bertumpu pada
kekuatan dan potensi lokal serta berorientasi pemberdayaan masyarakat, (2)
Pemberdayaan masyarakat pelaku Nagari Mandiri Pangan, (3) Pengembangan pusat-
pusat kegiatan ekonomi masyarakat sebagai titik pertumbuhan, (4) Pengembangan sarana
dan prasarana yang menunjang, (5) Adanya keterpaduan antara lintas sektoral baik di
provinsi dan kab/kota dalam mendukung upaya peningkatan ekonomi masyarakat di
Nagari Mandiri Pangan, (6) Adanya Koordinasi yang jelas dan tegas antar lintas sektoral,
(7) Dengan gerakan pengembangan Nagari Mandiri Pangan menyelamatkan generasi
masa depan dari kekurangan pangan dan gizi (lost generation), (8) Setiap Kabupaten/kota
dalam 5 tahun mendatang, mampu mengentaskan kemiskinan dan kerawanan pangan dan
gizi.
6. Disepakati untuk membentuk STAF AHLI NAGARI, sebagai pendamping pelaksanaan
nagari mandiri pangan dengan anggotanya sbb : (1.) Dr.Ir. Eri Gas Ekaputra.MS (2.) Dr.
Ir. Feri Arlius.MSc (3.) Dr. Ernita Arif, Msi (4.) Dr.Ratni Prima Lita,SE,MM (5.) Dr.
Asniati, SE, MBA, Ak, CA, CSRA (6.) Najmuddin M. Rasul, Ph.D. (7.) Dodon Yendri,
M.Kom (8.) Dr. Montesqrit, SPt, Msi (9.) Ratna Aisuwarya, M.Eng (10.) Dr. Evitayani
S.Pt. M.Agr (11.) Dr. Masrizal,SKM.M.Biomed (12.) Dr. Ir. Tertia Delia Nova MSi. (13.)
Dr. Ir. Arfa'i, MS (14.) Dr.Silvia Rosa.M.Hum (15.) Dr.Ir.Hj.Tinda Afriani.MP (16.) Drs.
Rinaldi Ekaputra. MS.i (17.) Dr. Drs. Khairil Anwar, M.Si (18.) Dr. Pramono (19.) Eka
Meigalia,M.Hum. (20.) Dr. Khairani, SH. MH. (21.) Drs. Masrizal, MSoc.Sc. (22.) Dr
Denas Symond, MCN (23.) Drg. Susi, MKM (24.) Monika Rianti Helmi, M.Si (25.)
Ediset, S.Pt M.Si (26.) Ir. Ismet Iskandar, MS (27.) Dr. Ir. Arief, MS (28.)
Prof.Dr.Ir.Novirman Jamarun, MSc (29.) Prof. drh. Hj. Endang Purwati, MS., Ph.D.

Notulis

(Adira Muliawan, SP)