Anda di halaman 1dari 4

DISTRIBUSI BOSE-EINSTEIN

Dasar pembeda antara statistik Maxwell-Boltzmann dan statistik Bose-Einstein adalah


partikelnya. Statistik Maxwell Boltzmann mengatur partikel identik yang dapat dibedakan
dengan suatu cara tertentu, sedangkan statistik Bose-einstein mengatur partikel identik yang
tidak dapat dibedakan, walaupun partikel tersebut dapat dicacah. Dalam satu keadaan energi
dapat diisi oleh lebih dari satu pertikel. Statistik ini berlaku untuk boson yaitu partikel dengan

4
spin bulat seperti foton, fonon, 2 He.

Dalam Statistik Bose-Einstein, semua keadaan kuntum dianggap berpeluang sama untuk
diisi, sehingga gj menyatakan banyaknya keadaan yang memiliki energi sama j. Setiap keadaan
kuantum bersesuaian dengan satu sel dalam ruang fase, dan menentukan banyaknya cara N j
partikel tak terbedakan dapat didistribusikan dalam sel gj.

Tinjau suatu tingkat energi yang mempunyai tiga keadaan energi dan diisi oleh tiga
partikel tak terbedakan (g1=3, N1=3). Banyaknya susunan untuk distribusi partikel ke dalam
keadaan-keadaan energi di tingkat itu adalah:

Banyaknya pengaturan dari tiga buah partikel tak terbedakan di antara tiga sel dari energi yang
sama adalah sepuluh susunan, seperti pada gambar di atas.
Sekarang yang akan hitung adalah jumlah susunan yang berbeda dari sistem apabila
disebar dalam tingkatan energi. Oleh karena sistemnya tidak dapat dibedakan maka pertukaran
dua sistem tidak akan menghasilkan susunan yang baru.
gs s
Misalkan terdapat keadaan dari pita yang ditunjukkan dengan kotak dalam gambar.

ns gs
Sejumlah sistem dapat disusun atau disebar diatara keadaan. Jika pengisian dimulai dari
kiri. Jika pada sisi paling kiri ditempatkan sebuah sistem, maka pada sisi selanjutnya terdapat

g s 1 g s 1 ns
keadaan. Banyaknya cara memilih sistem adalah . Dan banyaknya cara

ns g s 1 g s 1 ns
menempatkan sistem diantara keadaan estela keadaan pertama adalah

ns gs
!. Jadi banyaknya cara menempatkan sistem diantara keadaan adalah
g s g s 1 ns
!

ws
Ingat bahwa sistemnya tak terbedakan, sehingga banyaknya susunan yang berbeda dari
sistem dengan jumlah pita s adalah :

g s g s 1 ns !
ws
g s ! ns !

Penyusunan sistem dalam suatu pita tak bergantung pada penyusunan sistem lain dalam pita yang
lain. Tetapi kita dapat menyatukan susunan-susunan tersebut untuk membentuk assembly, dengan
bobot W yang konfiguarasinya merupakan perkalian jumlah susunan berbeda dari masing-masing
sistem. Jadi
W ws
s


g s 1 ns !
s g s 1!ns !

Seperti halnya dalam statistik Maxwell-Bolzmann, konfigurasi dengan peluang terbesar dapat

ns
ditentukan dengan mencari nilai yang memberikan nilai maksimum untuk W. Hal ini dapat
dilakukan dengan menggunakan metode pengali tak tentu Lagrange

log W
s dns 0
s ns

dns
Oleh karena pada nilai maksimum persamaan di atas tetap berlaku untuk semua nilai
s
yang kecil, maka nilai yang ada dalam tanda kurung harus sama dengan nol untuk setiap harga
. Jadi

log W
s 0
ns

gs ! ns !
Kita asumsikan bahwa nilia dan cukup besar untuk memungkinkan kita menggunakan

log W
pendekatan Striling, sehingga dapat ditulis

log W log ws
s

g s 1 ns log g s 1 ns g s 1 log g s 1 ns log ns


s
Dari persamaan di atas diperoleh

log W
log g s 1 ns log ns
ns

gs ns
Oleh karena dan jauh lebih besar dari pada satu, maka :

log W g n
log s s
ns ns

Substitusi persamaan 4.7 ke dalam persamaan 4.5 diperoleh

g s ns
log s 0
ns

gs
e
s
1
ns

Jadi
gs
ns
exp s 1

yang secara umum dikenal dengan distribusi Bose-Einstein untuk assembly boson. Seperti hasil

1 / kT
yang diperoleh dalam Bab sebelumnya .