Anda di halaman 1dari 1

Adaptasi Fisiologis Masa Postpartum Postpartum adalah periode postnatal / Adaptasi Psikologis Masa Postpartum

4. Proses Involusi postpartum atau masa nifas adalah interval 6 1. Fase Taking In
Ukuran uterus mengecil kembali (setelah 2 hari minggu antara kelahiran bayi dan kembalinya Waktu refleksi bagi ibu. Ibu masih fokus
pasca persalinan, setinggi sekitar umbilikus, organ reproduksi ke keadaan normal sebelum terhadap persalinan dan merasa kagum dengan
setelah 2 minggu masuk panggul, setelah 4 minggu bayinya. Dalam fase ini yang diperlukan ibu
hamil. Nifas / puerperium adalah masa sesudah
kembali pada ukuran sebelum hamil). adalah informasi tentang bayinya, bukan cara
persalinan yang diperlukan untuk pulihnya kembali
5. Kontraksi
alat-alat reproduksi yang lamanya kurang lebih merawat bayinya. Ibu mengenang pengalaman
Kontraksi berguna untuk mengembalikan uterus ke
sekitar 6 minggu. melahirkan yang baru dialaminya. Untuk
keadaan semula sebelum hamil. Hormon oksitosin
yang dilepaskan oleh hipofisis menguatkan dan pemulihan diperlukan tidur dan istirahat cukup.
mengkoordinasikan kontraksi uterus. Periode postpartum (masa nifas) terdiri dari Fase ini terjadi 1-2 hari.
6. Afterpains tiga periode (Coad & Dunstall, 2006) : 2. Fase Taking Hold
Afterpains disebabkan oleh kontraksi rahim yang 1. Immediate postpartum (24 jam pertama Ibu memulai fase aktifnya, dimulai dengan
berlangsung 2-4 hari postpartum. Afterpains lebih setelah plasenta lahir) memenuhi kebutuhan sehari dan dapat
dirasakan pada ibu-ibu yang melahirkan bayi yang 2. Early postpartum (24 jam 1 minggu) mengambil keputusan. Ibu berusaha mandiri
besar, gemeli atau hidramnion. Menyusui dan 3. Late postpartum yaitu setelah satu minggu dan berinisiatif, perhatian lebih pada
injeksi oksitosin dapat memperberat afterpains kemampuan mengatasi fungsi tubuhnya,
karena menyebabkan kontraksi uterus lebih kuat. melakukan berbagai aktivitas, perawatan diri
7. Tempat Pelekatan Plasenta dan bayinya. Ada rasa kurang percaya diri. Fase
Tempat plasenta akan pulih pada minggu ke-6 ini terjadi 10 hari.
postpartum. Setelah plasenta dan selaput amnion 3. Fase Letting Go
keluar, terjadi vasokontriksi dan trombosis untuk POST Ibu mulai mendefinisikan kembali perannya. Ibu
mencegah tempat perlekatan plasenta melebar. PARTUM mulai melepaskan perannya yang dahulu dan
Pertumbuhan endometrium menyebabkan
mempersiapkan kelahiran menjadi ibu yang
terlepasnya jaringan nekrotik dan mencegah
memiliki anak. Ibu merasa mendapatkan peran
timbulnya jaringan scar. Hal ini akan
mempengaruhi tempat perlekatan plasenta pada
dan tanggung jawab baru. Ketika ibu berhasil
1. Lokhea (pengeluaran uterus melewati fase ini akan mudah melakukan peran
kehamilan yang akan datang.
setelah melahirkan) barunya.
8. Perubahan Tanda-tanda Vital
- Lokhea Rubra
Selama 24 jam pertama, suhu mungkin meningkat
Mengandung darah, sel desidua Adaptasi Psikologis lainnya :
menjadi 38C, sebagai akibat meningkatnya kerja
dan bekuan darah, berwarna 1. Abandonment
otot, dehidrasi dan perubahan hormonal. bila
merah menyala dan berbau Ibu merasakan tidak berarti dan
terjadi selama 2 hari berturut-turut pada kesepuluh
amis.
hari pertama harus dicurigai adanya sepsis dikesampingkan ketika semua orang
- Lokhea Serosa/ serosanguinous
puerperalis, infeksi saluran kemih, endometritis, memperhatikan bayi.
Mengandung sisa darah, serum
mastitis atau infeksi lainnya. 2. Dissappointment
dan leukosit. Berlangsung
9. Perubahan Pembulh Darah Ibu merasa kecewa dengan kondisi bayi
sampai hari ke-10 postpartum.
Setelah persalinan tidak diperlukan lagi peredaran yang tidak sesuai dengan harapan saat
- Lokhea Alba
darah yang banyak, sehingga arteri mengecil hamil.
Mengandung leukosit, desidua,
selama masa nifas.
sel epitel, mucus, serum dan
10. Serviks
bakteri. Berlangsung sampai Perawatan Postpartum 4. Defeka
Cerviks atas atau segmen bawah uterus tampak
minggu ke-2-6 postpartum. 1. si, bila 3-4 hari postpartum klien
edema, tipis dan fragil selama beberapa hari
- Lokhea purulenta Early Ambulation (Mobilisasi sulit buang air besar dan terjadi
setelah postpartum. Porsio mungkin menonjol ke
Lokhea yang terinfeksi dan Dini) obstipasi, maka dapat dilakukan
arah vagina, tampak memar dengan sedikit
mengandung bakteri. Mobilisasi postnatal klisma air sabun atau gliserin.
laserasi.
Berlangsung setelah 4 hari
11. Vagina dan Perineum memiliki variasi tergantung 5. Perawa
postpartum.
Kondisi vagina kembali seperti sebelum kehamilan pada komplikasi persalinan, tan Payudara, dimulai sejak wanita
2. Sistem Gastrointestinal
terjadi pada minggu ke-6-8 postpartum. Rugae nifas, sembuhnya luka. hamil supaya puting susu lemas,
Ibu akan merasa kelaparan
muncul kembali setelah minggu ke-4 postpartum 2. tidak keras dan kering sebagai
setelah melahirkan, BAB
tetapi tidak mungkin kembali ke kondisi saat Diet / Nutrisi, Selama nifas ibu persiapan untuk menyusui bayinya.
spontan pada hari 2-3
sebelum menikah. Pada ibu dengan luka episiotomi dianjurkan untuk Anjurkan ibu untuk selalu
postpartum.
maka harus menjaga kebersihan daerah perineum mengkonsumsi makanan membersihkan puting susu dengan
3. Payudara
minimal selama 2 minggu postpartum. yang bermutu dan bergizi, air hangat setaip kali sebelum dan
Payudara tegang dapat terjadi
12. Abdomen pada ibu postpartum akan kembali
setelah 48 jam menyusui dan cukup kalori dan protein. sesudah menyusui.
normal hampir seperti kondisi sebelum hamil
gangguan puting dapat terjadi, 3. Miksi, hendaknya BAK 6. Discha
setelah minggu ke-6 postpartum.