Anda di halaman 1dari 19

1.

Seorang peneliti akan menguji suatu hipotesis bahwa rata-rata perstasi belajar statistic adalah
2,8. Setelah diadakan penelitian pada sampel sebanyak 20 mahasiswa pendidikan ekonomi.
Diminta : 1 uji hipotesis bahwa IPK tersebut adalah sama dengan IPK yang sesungguhnya.
Gunakan = 0,05

Jawab:

No IPK
1 2.71
2 3.12
3 2.52
4 3.00
5 3.22
6 2.23
7 2.56
8 3.42
9 3.72
10 2.90
11 2.46
12 3.37
13 3.54
14 2.75
15 2.47
16 3.44
17 3.81
18 2.17
19 3.36
20 2.87

One-Sample Statistics

N Mean Std. Deviation Std. Error Mean

IPK 20 2.9820 .49261 .11015

Kesimpulan:
Dari data tersebut dapat diketahui bahwa nilai rata-rata (mean) = 2,9820 dengan SD = 0,49261
One-Sample Test

Test Value = 2.8

95% Confidence Interval of the


Difference

t df Sig. (2-tailed) Mean Difference Lower Upper

IPK 1.652 19 .115 .18200 -.0486 .4126

Kesimpulan:

Dari tabel tersebut terdapat P > 0,05, dimana 0,115 > 0,05 yang berarti data tersebut
tidak signifikan tetapi homogen, dan data tersebut layak untuk diuji.

2. Seorang peneliti akan menguji pengaruh model belajar kolaboratif terhadap prestasi
belajar statistic pendidikan ekonomi. Setelah dilakukan perlakuan terhadap 30 orang
mahasiswa terdapat data seperti di bawah ini.
Tes Awal Tes Akhir
No (Y1) (Y2)
1 62 70
2 70 73
3 60 63
4 68 71
5 73 70
6 66 69
7 60 63
8 59 66
9 63 65
10 72 74
11 62 65
12 69 73
13 57 68
14 63 67
15 70 70
16 58 61
17 61 63
18 63 60
19 69 67
20 73 75
21 60 65
22 69 72
23 63 70
24 62 63
25 70 72
26 58 66
27 64 61
28 63 60
29 75 80
30 60 62

Hipotesis yang akan diuji adalah terdapat pengaruh model pembelajaran kolaboratif
terhadap prestasi belajar pendidikan ekonomi. Uji hipotesis tersebut dengan
menggunakan 0,05.
Jawab:
Paired Samples Statistics

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

Pair 1 Sebelum dilakukan


64.7333 30 5.15239 .94069
perlakuan (Y1)

Setelah dilakukan perlakuan


67.4667 30 5.00850 .91442
(Y2)

Kesimpulan:
Pada bagian pertama terlihat ringkasan statistik dari kedua sampel.
Untuk prestasi belajar sebelum diberikan pelakuan (Y1), mahasiswa mempunyai nilai rata-rata
64,7333 dengan SD = 5.15239, sedangkan setelah diberikan pelakuan (Y2), mahasiswa
mempunyai nilai rata-rata 67.4667 dengan SD = 5.00850

Paired Samples Correlations

N Correlation Sig.

Pair 1 Sebelum dilakukan


perlakuan & Setelah 30 .772 .000
dilakukan perlakuan

Kesimpulan:
Output Bagian Kedua adalah hasil Correlation antara kedua variabel, yang menghasilkan angka
0,772 dengan nilai Sig. = 0,000 (< 0,05).
Hal ini menunjukkan bahwa korelasi antara prestasi belajar sebelum dan sesudah diberikan
perlakuan adalah sangat erat dan benar-benar berhubungan secara nyata.
Paired Samples Test

Paired Differences

95% Confidence
Interval of the Sig. (2-
Difference t df tailed)
Std. Std. Error
Mean Deviation Mean Lower Upper

Pair 1 Sebelum dilakukan


perlakuan -
-2.73333 3.43344 .62686 -4.01540 -1.45127 -4.360 29 .000
Setelah dilakukan
perlakuan

Kesimpulan:
Oleh karena t hitung = -4,360 dengan Sig. = 0,000 (< 0,05), maka Ho ditolak, atau prestasi
belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berbeda. Dengan kata lain, model belajar
kolaboratif itu sangat efektif dalam meningkatkan prestasi belajar secara nyata.
3. Seorang peneliti akan menguji perbandingan hasil belajar mahasiswa pendidikan
ekonomi yang diajar dengan metode diskusi (A1) dan metode ceramah (A2). Setelah
diadakan eksperimen ditemukan data sebagai berikut:

N0 Diskusi (A1) Ceramah (A2)


1 76 60
2 76 61
3 82 71
4 70 69
5 65 58
6 74 65
7 69 69
8 83 60
9 76 72
10 73 61
11 78 64
12 65 58
13 67 72
14 72 64
15 62 59
16 81 68
17 84 65
18 69 64
19 76 69
20 79 71
21 73 73
22 79 66
23 85 68
24 75 62
25 79 68
26 68 71
27 82 69
28 69 72
29 68 64
30 78 69

Hipotesis yang akan diuji adalah bahwa hasil belajar statistic mahasiswa yang diajar
dengan metode diskusi lebih tinggi dari pada metode ceramah.

Jawab:
Group Statistics

Metode
Belajar N Mean Std. Deviation Std. Error Mean

Hasil Belajar A1 30 74.4333 6.21835 1.13531

A2 30 66.0667 4.63073 .84545

Kesimpulan:
Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai rata-rata (mean) hasil belajar dengan metode
belajar diskusi (A1) adalah 74,4333 dengan SD = 6,21835. Sedangkan nilai rata-rata
(mean) hasil belajar dengan metode belajar ceramah (A2) adalah 66,0667 dengan SD =
4,63073.
Berdasarkan data tersebut, maka hipotesis yang akan diuji telah teruji kebenarannya.
Yaitu mean A1 > A2 (74,4333 > 66,0667) dan Std. deviation A1 > A2 (6,21835>
4,63073).

Independent Samples Test

Levene's Test for


Equality of
Variances t-test for Equality of Means

95% Confidence Interval of


the Difference
Sig. (2- Mean Std. Error
F Sig. t df tailed) Difference Difference Lower Upper

Hasil Belajar Equal


variances 2.801 .100 5.911 58 .000 8.36667 1.41553 5.53318 11.20015
assumed

Equal
variances not 5.911 53.599 .000 8.36667 1.41553 5.52822 11.20511
assumed

Untuk memperoleh t table yaitu :


Db = n1 + n2-2 = 30 + 30 2 = 58
Sehingga diperoleh t table pada table distribusi t pada dk = 60 yaitu 2,000

Tabel Distribusi t
Kesimpulan:

Karena t hit > t tabel . Maka H0 ditolak, H1 diterima, yaitu (5,911 > 2,000). Jadi:
Terdapat perbedaan hasil belajar statistik mahasiswa yang diajar dengan metode diskusi lebih
tinggi dari pada metode ceramah
Atau dengan kata lain, adanya perbedaan hasil belajar statistik antara mahasiswa yang diajar dengan
metode diskusi dengan mahasiswa yang diajar dengan metode ceramah yang sedang di teliti, memberikan
perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar statistik.

4. Seorang peneliti ingin menguji perbandingan IPK mahasiswa pendidikan ekonomi ditinjau
dari jenis pekerjaan orangtua. Pegawai (A1), Petani (A2), Nelayan (A3) dan Pedagang (A4).
Setelah diadakan penelitian masing-masing jenis pekerjaan sebanyak 30 responden
ditemukan data sbb:
NO PEGAWAI PETANI NELAYAN PEDAGANG
. (A1) (A2) (A3) (A4)
1 3.55 2.31 2.17 4.00
2 2.50 3.61 2.34 3.56
3 4.00 2.73 2.67 2.50
4 3.32 2.60 3.00 3.30
5 3.30 2.91 2.50 3.78
6 2.82 4.00 3.15 3.60
7 3.20 3.32 3.30 2.90
8 2.92 3.00 2.90 3.24
9 3.10 3.60 2.30 3.20
10 2.56 2.92 2.26 3.98
11 4.00 2.38 2.70 4.00
12 3.90 2.70 2.67 3.40
13 3.70 2.20 3.00 3.68
14 3.43 3.80 3.40 3.80
15 3.20 3.30 2.81 2.60
16 3.00 2.00 2.50 3.56
17 3.90 3.10 2.11 2.82
18 3.60 3.40 2.70 2.20
19 2.80 4.00 2.34 2.97
20 4.00 2.00 2.20 3.30
21 2.50 2.10 3.78 3.79
22 3.90 2.90 2.73 4.00
23 3.20 3.10 2.90 3.59
24 3.00 2.66 3.56 3.89
25 2.79 3.90 3.19 3.54
26 3.45 3.30 2.87 2.90
27 3.70 3.45 2.80 2.50
28 3.30 3.70 3.30 3.78
29 3.40 2.20 3.00 3.60
30 3.67 2.70 2.70 3.80
Diminta :

Gunakan analisis variansi satu jalur untuk menguji hipotesis terdapat perbedaan prestasi
mahasiswa yang orangtuanya Pegawai (A1), Petani (A2), Nelayan (A3) dan Pedagang
(A4). Lanjutkan dengan uji Tukey dan Scheffe. Gunakan = 0,05.
Jawaban:
Descriptives

Nilai IPK Mahasiswa

95% Confidence Interval for Mean

N Mean Std. Deviation Std. Error Lower Bound Upper Bound Minimum Maximum

A1 30 3.3237 .46069 .08411 3.1516 3.4957 2.50 4.00

A2 30 2.9963 .61139 .11162 2.7680 3.2246 2.00 4.00

A3 30 2.7950 .42602 .07778 2.6359 2.9541 2.11 3.78

A4 30 3.3927 .50814 .09277 3.2029 3.5824 2.20 4.00

Total 120 3.1269 .55642 .05079 3.0263 3.2275 2.00 4.00

Kesimpulan:
Rata-rata nilai IPK mahasiswa dengan pekerjaan orangtua sebagai pegawai (A1) adalah
3,3237 dengan SD = 0,46069, rata-rata nilai IPK mahasiswa dengan pekerjaan orangtua
sebagai petani (A2) adalah 2,9963 dengan SD = 0,61139, rata-rata nilai IPK mahasiswa
dengan pekerjaan orangtua sebagai nelayan (A3) adalah 2,7950 dengan SD = 0,42602, rata-
rata nilai IPK mahasiswa dengan pekerjaan orangtua sebagai pedagang (A4) adalah 3,3927
dengan SD = 0,50814

Test of Homogeneity of Variances

Nilai IPK Mahasiswa

Levene Statistic df1 df2 Sig.

2.107 3 116 .103

Kesimpulan:
Hasil uji homogenitas variansi dengan Levene Statistics = 2,107 dengan (Sig. = 0,103 > 0,05),
yang berarti bahwa Ho diterima atau variansi dari nilai IPK dari keempat jenis pekerjaan orangtua
itu sama sehingga uji ANOVA dengan menggunakan uji F bisa dilakukan.
ANOVA

Nilai IPK Mahasiswa

Sum of Squares df Mean Square F Sig.

Between Groups 7.097 3 2.366 9.225 .000

Within Groups 29.746 116 .256

Total 36.843 119

Kesimpulan:
Hasil perhitungan ANOVA menunjukkan bahwa nilai F hitung = 9,225 dengan
(Sig. = 0,000 < 0,05), yang berarti Ho ditolak atau rata-rata nilai IPK untuk keempat jenis
pekerjaan orangtua itu adalah berbeda.
Multiple Comparisons

Dependent Variable:Nilai IPK Mahasiswa

(I) Jenis (J) Jenis 95% Confidence Interval


Pekerjaan Pekerjaan Mean
Orangtua Orangtua Difference (I-J) Std. Error Sig. Lower Bound Upper Bound

Tukey HSD A1 A2 .32733 .13075 .065 -.0135 .6682

A3 .52867* .13075 .001 .1878 .8695

A4 -.06900 .13075 .952 -.4098 .2718

A2 A1 -.32733 .13075 .065 -.6682 .0135

A3 .20133 .13075 .417 -.1395 .5422

A4 -.39633* .13075 .016 -.7372 -.0555

A3 A1 -.52867* .13075 .001 -.8695 -.1878

A2 -.20133 .13075 .417 -.5422 .1395

A4 -.59767* .13075 .000 -.9385 -.2568

A4 A1 .06900 .13075 .952 -.2718 .4098

A2 .39633* .13075 .016 .0555 .7372

A3 .59767* .13075 .000 .2568 .9385

Scheffe A1 A2 .32733 .13075 .105 -.0436 .6983

A3 .52867* .13075 .002 .1577 .8996

A4 -.06900 .13075 .964 -.4399 .3019

A2 A1 -.32733 .13075 .105 -.6983 .0436

A3 .20133 .13075 .502 -.1696 .5723

A4 -.39633* .13075 .031 -.7673 -.0254

A3 A1 -.52867* .13075 .002 -.8996 -.1577

A2 -.20133 .13075 .502 -.5723 .1696

A4 -.59767* .13075 .000 -.9686 -.2267

A4 A1 .06900 .13075 .964 -.3019 .4399

A2 .39633* .13075 .031 .0254 .7673

A3 .59767* .13075 .000 .2267 .9686

*. The mean difference is significant at the 0.05 level.

UJI TUKEY
1. A1 X A2 =?
2. A1 X A3 =?
3. A1 X A4 =?
4. A2 X A3 =?
5. A2 X A4 =?
6. A3 X A4 =?

Kesimpulan:

1. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari
keluarga pegawai dan yang berasal dari keluarga petani (sig = 0,065 > 0,05).
2. Terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari keluarga
pegawai dan yang berasal dari keluarga nelayan (sig = 0,001 < 0,05).
3. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari
keluarga pegawai dan yang berasal dari keluarga pedagang (sig = 0,952 > 0,05).
4. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari
keluarga petani dan yang berasal dari keluarga nelayan (sig = 0,417 > 0,05).
5. Terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari keluarga
petani dan yang berasal dari keluarga pedagang (sig = 0,016 < 0,05).
6. Terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari keluarga
nelayan dan yang berasal dari keluarga pedagang (sig = 0,000 < 0,05).

UJI SCHEFFE
1. A1 X A2 = ?
2. A1 X A3 = ?
3. A1 X A4 = ?
4. A2 X A3 = ?
5. A2 X A4 = ?
6. A3 X A4 = ?

Kesimpulan:

1. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari
keluarga pegawai dan yang berasal dari keluarga petani (sig = 0,105 > 0,05).
2. Terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari keluarga
pegawai dan yang berasal dari keluarga nelayan (sig = 0,002 < 0,05).
3. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari
keluarga pegawai dan yang berasal dari keluarga pedagang (sig = 0,964 > 0,05).
4. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari
keluarga petani dan yang berasal dari keluarga nelayan (sig = 0,502 > 0,05).
5. Terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari keluarga
petani dan yang berasal dari keluarga pedagang (sig = 0,031 < 0,05).
6. Terdapat perbedaan yang signifikan antara IPK mahasiswa yang berasal dari keluarga
nelayan dan yang berasal dari keluarga pedagang (sig = 0,000 < 0,05).
Nilai IPK Mahasiswa

Subset for alpha = 0.05

Jenis Pekerjaan
Orangtua N 1 2 3

Tukey HSDa A3 30 2.7950

A2 30 2.9963 2.9963

A1 30 3.3237 3.3237

A4 30 3.3927

Sig. .417 .065 .952

Scheffea A3 30 2.7950

A2 30 2.9963 2.9963

A1 30 3.3237 3.3237

A4 30 3.3927

Sig. .502 .105 .964

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 30.000.

Kesimpulan:
Pada bagian ini, yang akan kita cari adalah grup/subset mana saja yang mempunyai
perbedaan mean yang tidak signifikan. Berdasarkan uji TUKEY dan uji SCHEFFE terlihat
bahwa sampel terbagi ke dalam 3 subset, yang menunjukkan bahwa pada subset 1 ada 2 jenis
pekerjaan orangtua yang memiliki rata-rata (mean) nilai IPK Mahasiswa yang tidak terlalu
berbeda secara nyata, pada subset 2 ada 2 jenis pekerjaan orangtua yang juga memiliki rata-rata
(mean) nilai IPK Mahasiswa yang tidak terlalu berbeda secara nyata serta pada pada subset 3 ada
2 jenis pekerjaan orangtua yang juga memiliki rata-rata (mean) nilai IPK Mahasiswa yang tidak
terlalu berbeda secara nyata.
Pada subset 1, terdapat 2 jenis pekerjaan orangtua yang tidak terlalu berbeda nilai IPK
Mahasiswanya yaitu Nelayan (2,7950) dan Petani (2,9963).
Pada subset 2, terdapat ada 2 jenis pekerjaan orang tua yang tidak terlalu berbeda nilai IPK
Mahasiswanya yaitu Petani (2,9963), Pegawai (3,3237).
Pada subset 3, terdapat ada 2 jenis pekerjaan orang tua yang tidak terlalu berbeda nilai IPK
Mahasiswanya yaitu Pegawai (3,3237) dan Pedagang (3,3927).
Terdapat 2 jenis pekerjaan orangtua yaitu Pegawai dan Pedagang yang rata-rata (mean) dari nilai
IPK Mahasiswa berbeda secara signifikan dengan nilai IPK Mahasiswa yang berasal dari
pekerjaan orangtua yaitu Nelayan.
Berdasarkan informasi diatas, terlihat jelas bahwa rata-rata (mean) nilai IPK Mahasiswa dari
jenis pekerjaan orangtua Nelayan tergolong lebih rendah, jauh dibawah Pegawai dan Pedagang.

Tugas 3 AKUNTANSI

STATISTIK LANJUT
OLEH:

FIFTY AYU LESTARI KOSAM TAHIR

A1A1 14 171

JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI AKUNTANSI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

2017