Anda di halaman 1dari 9

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PERENCANAAN PEMBANGUNAN PEDESTRIAN JALAN


KOTA WILAYAH KEC. CIPUTAT TA. 2017

TAHUN ANGGARAN 2017

DINAS PEKERJAAN UMUM


KOTA TANGERANG SELATAN
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

1. LATAR : Pedestrian merupakan fasilitas kota yang di peruntukan bagi pejalan kaki
BELAKANG
yang memisahkan lintasan kendaraan dengan pejalan kaki. Walaupun
aktifitas pergerakan pergerakan dengan kendaraan bermotor meningkat dan
mendominasi, tetapi aktifitas berjalan tetap menjadi moda transportasi dalam
mengakomodasi pergerakan. Jaringan pejalan kaki merupakan alat yang
efektif dalam mengatur dan mengontrol lalulintas perkotaan dan merupakan
elemen penting dalam perancangan kota yang berguna untuk meningkatkan
estetika, kenyamanan dan vitalitas kota. Selain itu jalur pedestrian
merupakan ruang publik tempat terjadinya interaksi sosial antar masyarakat,
dalam konteks perkotaan jalur pedestrian merupakan runag khusus untuk
pejalan kaki yang berfungsi sebagai sarana pencapaian yang dapat
melindungi pejalan dari konflik dengan kendaraan bermotor sehingga dapat
meningkatkan kelancaran, keamanan dan kenyamanan bagi pejalan kaki.
Kondisi umum trotoar- trotoar di Kota Tangerang Selatan umumnya belum
memenuhi syarat standar yang layak untuk kenyamanan berlalulintas pejalan
kaki. Kondisi tersebut menimbulkan kesan fasilitas pejalan kaki dibuat
hanya sebagai prasyarat kelengkapan strukrtur jalan dan masih jauh dari
ideal. Dibalik permasalahan tersebut Pemerintah Kota Tangerang Selatan
Khususnya Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan mempunyai
wewenang dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan jaringan jalan
yaitu melaksanakan suatu kegiatan yang meliputi perencanaan,
pembangunan dan pemeliharaan terhadap prasarana jaringan jalan
pedestrian (trotoar) termasuk fasilitas pelengkap pedestrian dan
perlengkapannya yang diperuntukan bagi pejalan kaki sesuai dengan
kewenangannya yang ada di wilayah Kota Tangerang Selatan.

2. MAKSUD DAN : a. Maksud


TUJUAN
Maksud dari pekerjaan ini adalah menyusun dokumen Perencanaan
Pembangunan Pedestrian Jalan Kota Wilayah Kec. Ciputat TA. 2017 di
ruas jalan kota Wilayah Kecamatan Ciputat yang sesuai dengan SK
Walikota.

b. Tujuan
Tujuan pekerjaan Perencanaan Pembangunan Pedestrian Jalan Kota
Wilayah Kec. Ciputat TA. 2017 ini adalah :
1. Tersedianya gambar rencana DED ( Detail Engineering Design )
dan spesifikasi teknis Perencanaan Pembangunan Pedestrian
Jalan Kota Wilayah Kec. Ciputat TA. 2017.
2. Tersedianya Engineer Estimate (EE) sebagai rujukan perhitungan
Owner Estimate (OE) atau Harga Perkiraan Sendiri ( HPS ).

3. TARGET/ : Target/sasaran yang ingin dicapai dalam pengadaan jasa konsultansi adalah
SASARAN
meningkatnya sarana dan prasarana Pedestrian ruas jalan kota di Wilayah
Kecamatan Ciputat yang sesuai dengan SK Walikota.

4. NAMA : Nama organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan pengadaan


ORGANISASI
konsultansi:
PENGADAAN
KONSULTANSI a. SKPD : DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA
TANGERANG SELATAN
b. SEKRETARIAT/
: SEKSI PERENCANAAN DRAINASE DAN
BIDANG/BAGIAN
PEDESTRIAN
c. PPK : KEPALA BIDANG DRAINASE DAN
PEDESTRIAN

5. SUMBER DANA : a. Sumber Dana :


DAN
APBD 2017 Kota Tangerang Selatan
PERKIRAAN
BIAYA
b. Total perkiraan biaya pagu yang diperlukan :
Rp. 208.000.000 (Dua Ratus Delapan Juta Rupiah)
c. Total Biaya HPS yang di perlukan :
Rp. 195.217.000 (Seratus Sembilan Puluh Lima Juta Dua Ratus Tujuh
Belas Ribu Rupiah)

6. RUANG : a. Ruang lingkup pekerjaan jasa konsultan sebagai berikut;


LINGKUP,
LOKASI 1. Survey lapangan yang meliputi :
PEKERJAAN, Identifikasi kondisi eksisting bahu jalan
FASILITAS Identifikasi Drainase eksisting
PENUNJANG
Identifikasi Utilitas
Pengukuran Tofografi
Pengamatan lalulintas kendaraan dan orang

2. Perencanaan, meliputi:
Infrastruktur kelengkapan pedestrian jalan yang
mampu melayani kebutuhan pejalan kaki dan
meningkatkan daya tarik kawasan;
Perencanaan dan perancangan pedestrian jalan;
Perencanaan fasilitas pendukung lainnya;
b. Lokasi pekerjaan/pengadaan konsultansi yaitu di ruas jalan kota
Wilayah Kecamatan Ciputat yang sesuai dengan SK Walikota.

c. Fasilitas penunjang yang disediakan oleh PA/KPA/PPK


.. (apabila diperlukan);

7. PRODUK YANG Hasil/produk yang akan dihasilkan dari pengadaan jasa konsultansi ini
DIHASILKAN
adalah berupa Dokumen Perencanaan Pembangunan Pedestrian
Jalan Kota Wilayah Kec. Ciputat TA. 2017 dalam bentuk
deskripsi dan detail design 3D dalam bentuk Video (gambar,
spesifikasi, analisa dan perhitungan pembiayaan) serta data-data
penunjang pelaksanaan pembangunan.

8. WAKTU : Waktu yang diperlukan untuk pekerjaan/pengadaan jasa konsultansi 90


PELAKSANAAN
(Sembilan Puluh) Hari Kalender
YANG
DIPERLUKAN

9. TENAGA AHLI : Tenaga ahli yang dibutuhkan meliputi :


YANG
Posisi Pendidikan Pengalaman Jumlah
DIBUTUHKAN
Team Leader/ Ahli Teknik S1 Sipil 9 Tahun 1
Jalan
Ahli Geodesi S1 Geodesi 5 Tahun 1
Ahli Arsitektur Lansekap S1 Arsitek 5 Tahun 1
Catatan : Melampirkan SKA/SKT yang berlaku

- Setiap Tenaga Ahli tidak diperbolehkan memiliki lebih dari satu


pekerjaan dilingkup kegiatan Tangerang Selatan

Tenaga ahli konsultan harus bekerja secara penuh dan mempunyai


kualifikasi :

- Ahli Teknik Jalan/ Team Leader


a. Memiliki ijazah minimal S1 Teknik Sipil.
b. Mempunyai Sertifikat Keahlian (Ahli Madya) yang masih berlaku dan
telah terdaftar oleh LPJKN.
c. Berpengalaman minimal 9 tahun dalam bidang perencanaaan pedestrian/
jalan dan terutama pekerjaan sejenis yang dibuktikan dengan Curriculum
Vitae yang diketahui oleh perusahaan tempatnya bekerja dan dilampiri surat
keterangan pekerjaan terakhir (referensi) dari pengguna jasa sebelumnya.
d. Memiliki KTP, NPWP dan Laporan Bukti Penyelesaian Kewajiban Pajak
(Laporan PPh Tahun Terakhir).
e. Prosentase bobot untuk kualifikasi tenaga ahli adalah sebesar 50%.
Team Leader bertanggung jawab atas pengendalian seluruh pelaksanaan
perencanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan dan persyaratan yang telah
ditentukan dalam dokumen kontrak.
Dalam melaksanakan tugas-tugasnya Team Leader bertanggung jawab
sepenuhnya kepada Pejabat Pembuat Komitmen.

- Ahli Arsitektur Lansekap


a. Memiliki ijazah minimal S1 Arsitek.
b. Mempunyai Sertifikat Keahlian (Ahli Muda) yang masih berlaku dan
telah terdaftar oleh LPJKN.
c. Berpengalaman minimal 5 tahun dalam bidang perencanaan pedestrian
jalan serta berpengalaman dalam mengkoordinasi pekerjaan, membuat
laporan pekerjaan dan pernah menjadi pemimpin tim (team leader) dari
perencanaan jalan yang dibuktikan dengan Curriculum Vitae yang diketahui
oleh perusahaan tempatnya bekerja dan dilampiri surat keterangan pekerjaan
terakhir (referensi) dari pengguna jasa sebelumnya.
d. Memiliki KTP, NPWP dan Laporan Bukti Penyelesaian Kewajiban Pajak
(Laporan PPh Tahun Terakhir).
e. Prosentase bobot untuk kualifikasi tenaga ahli adalah sebesar 30%.
Dalam melaksanakan tugas-tugasnya Ahli Arsitektur Lansekap bertanggung
jawab sepenuhnya kepada Team Leader.

- Ahli Geodesi
a. Memiliki ijazah minimal S1 Teknik Geodesi.
b. Mempunyai Sertifikat Keahlian (Ahli Muda) yang masih berlaku dan
telah terdaftar oleh LPJKN.
c. Berpengalaman minimal 5 tahun dalam bidang Geodesi dalam
perencanaan pelaksanaan pekerjaan infrastruktur jalan terutama pekerjaan
sejenis yang dibuktikan dengan Curriculum Vitae yang diketahui oleh
perusahaan tempatnya bekerja dan dilampiri surat keterangan pekerjaan
terakhir (referensi) dari pengguna jasa sebelumnya.
d. Memiliki KTP, NPWP dan Laporan Bukti Penyelesaian Kewajiban Pajak
(Laporan PPh Tahun Terakhir).
e. Prosentase bobot untuk kualifikasi tenaga ahli adalah sebesar 20%.
Ahli Geodesi bertanggung jawab atas perencanaan pekerjaan geodesi sampai
dengan pekerjaan dinyatakan selesai berdasarkan ketentuan dan persyaratan
yang telah ditentukan dalam dokumen kontrak.

Dalam melaksanakan tugas-tugasnya Ahli Geodesi bertanggung jawab


sepenuhnya kepada Team Leader.

Tenaga Pendukung yang dibutuhkan meliputi :


Posisi Pendidikan Pengalaman Jumlah
Surveyor SMK/D1/D2 3 Tahun 2
Semua jurusan
Juru Gambar/ D3 3 Tahun 2
Operator CAD
Operator Komputer/ D3 3 Tahun 1
Administrasi

SURVEYOR
Klasifikasinya adalah lulusan SMK/D1/D2 Semua Jurusan berpengalaman
minimal 3 (tiga) tahun di bidangnya masing-masing.
Tugas dan tanggung jawab teknisi lapangan/surveyor adalah
mengumpulkan semua data yang dibutuhkan dari lapangan yang berkaitan
dengan topografi dan bertanggung jawab atas keakuratan data yang
didiperoleh. Jumlah surveyor yang dibutuhkan sebanyak 4 (empat) orang
dan bekerja selama 1 (satu) bulan.

JURU GAMBAR/ OPERATOR CAD


Tenaga juru gambar yang dipersyaratkan adalah seseorang yang benar-
benar memiliki keahlian dan ketrampilan dalam menggunakan komputer
sebagai media untuk menyusun gambar (dibuktikan dengan sertifikat) serta
memiliki pengalaman dibidangnya, untuk membantu Ketua Tim maupun
Tenaga Ahli, khususnya dalam membuat gambar desain yang di butuhkan di
dalam Perencanaan Pedestrian Jalan. Dapat bekerja dengan cepat dengan
tingkat ketelitian tinggi. Mempunyai latar belakang pendidikan
minimal D3. Juru gambar yang dibutuhkan adalah sebanyak 2 (dua) orang
untuk pekerjaan selama 3 (tiga) bulan.

OPERATOR KOMPUTER/ADMINISTRASI
Tenaga operator komputer yang dibutuhkan adalah seseorang yang
memiliki keahlian dan ketrampilan dibidangnya serta memiliki
pengalaman. (dibuktikan dengan sertifikat). Tenaga yang dibutuhkan
sebanyak 1 (satu)) orang untuk melaksanakan pekerjaan selama 3 (tiga)
bulan. Mempunyai latar belakang pendidikan minimal D3.
Tugas utamanya adalah menyusun hasil kegiatan ke dalam bentuk
tulisan dan menyusunnya menjadi laporan.

10 PENDEKATAN : Pendekatan/penghampiran masalah terkait dengan kebutuhan jasa


DAN
konsultansi dan metodologi untuk menyelesaikan masalah terkait dengan
METODOLOGI
pekerjaan Jasa Konsultansi adalah sebagai berikut:
1. Sebelum memulai kegiatan pekerjaan, konsultan harus mengadakan
konsultasi terlebih dahulu dengan instansi pemberi kerja yaitu untuk
mendapatkan konfirmasi mengenai ruas jalan yang harus ditangani.
2. Konsultan harus berusaha untuk mendapatkan informasi umum mengenai
kondisi ruas dan bahu jalan yang akan disurvey sehingga dapat
mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan survey.
3. Menjelaskan proses kegiatan dari mulai sampai selesai disertai
alur kerjanya;
4. Menjelaskan tahapan kerja per sub item pekerjaan;
5. Menjelaskan jenis peralatan yang digunakan untuk menunjang
perencanaan yang akan dilaksanakan.
6. Menjelaskan produk/hasil yang akan dihasilkan dari pekerjaan ini;
7. Menjelaskan standard, aturan, pedoman yang mungkin akan
dipakai pada perencanaan;
8. Tidak memuat penjelasan yang tidak ada hubungannya dengan
perencanaan ini yang memperlihatkan ketidaktahuan konsultan
terhadap lingkup pekerjaan yang diminta;
9. Diperkenankan, bahkan dinilai positif inovasi dan penambahan
lingkup pekerjaan yang betujuan untuk memperkuat hasil dari
perencanaan yang positif.

11 SPESIFIKASI : Spesifikasi yang diperlukan, meliputi:


TEKNIS DAN
a. Formulasi yang akan dipergunakan dalam menyusun analisa dan
RKS
perhitungan lainnya (apabila diperlukan);
b. Ketentuan tentang survey dan pengukuran serta investigasi;
c. (apabila diperlukan);

12 SUB : Calon penyedia jasa harus memiliki Sertifikat Sub. Kualifikasi jasa dengan
KUALIFIKASI
kode RE104 dengan subklasifikasi Jasa Desain Rekayasa untuk Pekerjaan
BIDANG USAHA
Teknik Sipil Transportasi.
13 KONTRAK : 1. Kontrak Kerja Tahun Tunggal ; (terhadap waktu)
KERJA
2. Kontrak Persentase ; (terhadap cara pembayaran)
pembayaran menyesuaikan kepada realisasi pekerjaan konstruksi yang
didampinginya
3. Kontrak Pengadaan Tunggal ; (terhadap sumber pendanaan)
4. Kontrak Pekerjaan Pengadaan Tunggal ; (terhadap jenis pekerjaan)

LAPORAN-
14 : Laporan yang harus dipenuhi dalam pengadaan jasa konsultansi, meliputi:
LAPORAN
PEKERJAAN
a. Laporan pendahuluan;
Laporan Pendahuluan berupa ringkasan yang berisi hasil survey
pendahuluan dan metodologi serta rencana kerja hasil implementasi atas
KAK. Laporan ini juga berfungsi sebagai umpan balik/ feed back untuk
perbaikan. Laporan pendahuluan yang sudah disetujui oleh pemberi
pekerjaan wajib disampaikan paling lambat 7 (tujuh) hari kalender setelah
SPMK sebanyak 5 (Lima) buah laporan.
Laporan Pendahuluan (Preliminary Report), berisi :
1) Rencana kerja penyedia jasa secara menyeluruh;
2) Mobilisasi tenaga ahli dan tenaga pendukung lainnya;
3) Jadwal kegiatan penyedia jasa;
4) Gambaran umum wilayah pekerjaan;
5) Keluaran yang akan dihasilkan;

b. Laporan Antara (Interim Report)


Hasil sementara pelaksanaan pekerjaan harus dilaporkan selambat-
lambatnya 2 (dua) bulan sejak SPMK diterbitkan. Secara umum berisi :
1) Gambaran umum wilayah pekerjaan;
2) Data-data primer, sekunder, hasil tinjauan lapangan
3) Gambar-gambar
4) Tabel-tabel
5) Hasil analisa dan interpretasi
6) Peta-peta

c. Laporan akhir;
Berupa rangkuman kegiatan yang telah dilakukan, berisi uraian
pelaksanaan survey, foto dokumentasi, analisa/ pengolahan data,
perhitungan perencanaan beserta rumus-rumus dan asumsi yang
digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan ini. Pada laporan ini juga tersaji
hasil akhir berupa gambar perencanaan detail, rencana volune pekerjaaan,
rencana anggaran biaya dan rencana kebutuhan lahan yang telah disetujui
oleh pemberi pekerjaan. Laporan akhir wajib disampaikan pada akhir
pekerjaan sebanyak 5 (Lima) buah laporan. Sebelum penyusunan Laporan
Akhir, diwajibkan menyusun Draft Laporan Akhir paling lambat 10
(sepuluh) hari kalender sebelum berakhirnya masa kontrak.

Laporan Final Engineering (Final Engineering Report)


Laporan ini berisikan :
Analisa Harga Satuan
Volume Pekerjaan Fisik
Rencana Anggaran Biaya fisik berbasis Engineer Estimate (EE)
Photo-photo lapangan
Rekomendasi

d. Laporan A3
Berupa rekapan kegiatan yang telah dilakukan, berisi gambar detail
perencanaan yang disesuaikan dengan RAB yang telah dibuat. Laporan
A3 wajib disampaikan bersamaan dengan Laporan Akhir.

e. CD LAPORAN
Seluruh hasil kajian dalam bentuk laporan pendahuluan, laporan akhir dan
peta wilayah kajian direkam dalam CD berbentuk Soft Copy sebanyak 5
(Lima) keping.

Tangerang Selatan, Mei 2017

Kepala Bidang Drainase dan Pedestrian


Dinas Pekerjaan Umum
Kota Tangerang Selatan
Selaku Pejabat Pembuat Komitmen

ROSI YULIANDI, ST. MT


NIP. 19770724 200112 1 002