Anda di halaman 1dari 19

SOAL-SOAL TENTANG DARAH DAN SISTEM SIRKULASI

Pilihan Ganda
1. Komponen darah yang berfungsi mengangkut oksigen dan karbondioksida
adalah.....
a. Limfosit d. leukosit
b. Trombosit e. Limfa
c. Eritrosit
(D.A. Pratiwi, dkk. 2006)
2. Peranan trombin dalam mekanisme pembekuan darah adalah.....
a. Mengaktifkan trombosit
b. Mengaktifkan trombokinase
c. Mengubah fibrinogen menjadi fibrin
d. Memacu perubahan vitamin K dan Ca menjadi fibrin
e. Mengubah protombin menjadi tromboplastin
(D.A. Pratiwi, dkk. 2006)
3. Alat-alat peredaran darah berikut yang berisi darah banyak mengandung O2
adalah.....
a. Pembuluh balik paru-paru
b. Pembuluh darah dari usus ke hati
c. Balik kanan
d. Serambi kanan
e. Pembuluh nadi paru-paru
(D.A. Pratiwi, dkk. 2006)
4. Sel-sel darah merah berbeda dengan sel-sel darh putih dalam hal.....
a. Sel darah merah tidak berdinding sel
b. Sel darah merah tidak berbentuk bikonveks
c. Sel darah merah tidak mempunyai nukleus
d. Sel darah merah tidak mempunyai sitoplasma
e. Sel darah merah jumlahnya relatis sedikit
(D.A. Pratiwi, dkk. 2006)

1
5. Selaput luar pembungkus jantung adalah.....
a. Perikondria d. Endokardia
b. Pleura e. Miokardia
c. Perikardia
(D.A. Pratiwi, dkk. 2006)
6. Sifat atau ciri yang dimiliki oleh pembuluh darah arteri adalah......
a. Dindingnya tipis d. Cenderung terletak di bagian tepi
b. Aliran lambat e. Cenderung membawa banyak O2
c. Banyak katup
(D.A. Pratiwi, dkk. 2006)
7. Warna merah cerah pada darah manusia disebabkan oleh .
reaksi antara O2 dengan hemoglobin
a. Leukosit yang mengandung hemoglobin
b. Plasma yang mengandung hemoglobin
c. Eritrosit yang mengandung hemoglobin
d. Reaksi antara CO2 dan hemoglobin
e. a, b, dan c benar
(Leslie Colvin, 2004)
8. Komponen yang tidak termasuk plasma adalah .
a. Air
b. Fibrinogen
c. Trombosit
d. Globulin
e. Albumin
(Leslie Colvin, 2004)
9. Pernyataan yang benar tentang macam sel darah putih dengan peranannya
adalah .
a. Eosinofil memakan antigen dan mengontrol respon kebal
b. Neutrofil mengenali antigen dan menghasilkan antibodi
c. Basofil menembus pembuluh darah dan mengontrol respon kebal
d. Monosit memproduksi antibodi dan menembus pembuluh darah

2
e. Limfosit mengontrol respon kebal dan menghasilkan antibodi
(Leslie Colvin, 2004)
10. Penyebab aliran darah mengalir adalah .
a. Kontraksi atrium kanan
b. Kontraksi ventrikel kanan
c. Kontraksi atrium kiri
d. Kontraksi ventrikel kiri
e. Kontraksi ventrikel kiri dan kanan secara bersamaan
(Leslie Colvin, 2004)
Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 11 dan 12 :

(Leslie Colvin, 2004)


11. Katup trikuspidalis dan katup bikuspidalis ditunjukkan pada gambar oleh
nomor .
a. 1 dan 4
b. 8 dan 9
c. 4 dan 7
d. 5 dan 6
e. 2 dan 3
(Leslie Colvin, 2004)
12. Perjalanan darah pada jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung melalui
ruang-ruangnya adalah .

3
a. 4, 3, 1, dan 2
b. 4, 3, 2, dan 1
c. 1, 2, 3, dan 4
d. 2, 1, 4, dan 3
e. 2, 1, 3, dan 4
(Leslie Colvin, 2004)
13. Leukosit mampu keluar dari pembuluh darah jika diluar pembuluh terdapat
benda asing. Peristiwa tersebut dinamakan...
a. Diapedesis
b. Amoebosis
c. Fagositosis
d. Leukositosis
e. Leukopenia
(Irwan, dkk. 2004)
14. Jantung terdiri atas otot serat lurik yang sifat-sifatnya sebagai berikut,
kecuali...
a. Berinti banyak
b. Letak inti di tengah
c. Sel otot bercabang
d. Tidak cepat lelah
e. Lambat bereaksi terhadap rangsang
(Irwan, dkk. 2004)
15. Pada sirkulasi bayi, fase yang dimulai segera setelah lahir dan tangisan
pertama adalah fase...
a. Fase intrauterin
b. Fase transisi
c. Fase dewasa
d. Fase kelahiran
e. Fase pertumbuhan
(Irwan, dkk. 2004)
16. Plasma protein yang terdapat dalam darah adalah...

4
a. Sodium
b. Imunoglobulin
c. Klorida
d. Kalium
e. HCl
(Irwan, dkk. 2004)
17. Tekanan darah sistol adalah tekanan darah ketika atrium jantung...
a. Terisi darah
b. Relaksasi
c. Kontraksi
d. Melemas
e. Istirahat
(Irwan, dkk. 2004)
18. Penggumpalan darah terjadi karena adanya reaksi antara...
a. Antibodi dengan aglutinin
b. Antigen dengan aglutinogen
c. Antigen dengan antibodi
d. Sel tubuh dengan antibodi
e. Serum dengan antiserum
(Irwan, dkk. 2004)
19. Cairan limfe berasal dari kepala, leher,dada, paru-paru,jsntung,dan lengan
sebelah kanan, kemudian bermuara pada vena dibawah tulang selangka kanan
merupakan sistem peredaran limfe....
a. Duktus limfatikus sinister
b. Duktus limfatikus dekster
c. Duktus torakikus sinister
d. Duktus torakikusdekster
e. Duktus torakikus
(Hartono, dkk. 2007)
20. Bagian darah yang terlibat pada proses pembekuan darah.....
a. Leukosit

5
b. Trombosit
c. Eritrosit
d. Neutrofil
e. Eosinofil
(Hartono, dkk. 2007)
21. Berikut merupakan fungsi dari system limfatik, kecuali ......
a. Mengembalikan cairan dan protein dari jaringan ke sirkulasi darah
b. Mengangkut limfosit
c. Membawa lemak emulsi dari usus
d. Menghasilkan zat 6ntibody
e. Memberikan darah ke bilik kanan
(Hartono, dkk. 2007)
22. Kemampuan eritrosit mengangkut oksigen karena adanya protein.....
a. Protrombin
b. Globulin
c. Hemoglobin
d. Fibrinogen
e. Albumin
(Hartono, dkk. 2007)
23. Apabila sel darah putih manusia mempunyai jumlah lebih dari normal dikenal
dengan kelainan......
a. Polistema
b. Leukositosis
c. Leukopenia
d. Anemia
e. Leukimia
(Hartono, dkk. 2007)
24. Seseorang yang bergolongan darah O disebut juga resipien universal karena
tidak adanya......
a. Aglutinogen
b. Aglutinin

6
c. Aglutinogen dan aglutinin
d. Trombosit
e. Protrombin
(Hartono, dkk. 2007)
25. Valvula trikuspidalis dan arteri pulmonalis pada gambar jantung berikut ini
ditunjukkan oleh nomor .

1
2
6

5
4
a. 3 dan 6 c. 5 dan 1 e. 4 dan 2
b. 5 dan 2 d. 3 dan 1
(Kusnadi, 2006)
26. Jika proses pembekuan darah seseorang tidak normal, maka ada beberapa
kemungkinan, kecuali.
a. Kerusakan organ hati
b. Tidak terbentuknya protrombin
c. Kekurangan vitamin K
d. Kekurangan Kalium
e. Defisiensi Kalsium
(Kusnadi, 2006)
27. Jika darah seseorang diteteskan pada antibodi anti-A atau aglutinin A terjadi
pembekuan maka golongan darah orang tersebut adalah.

7
a. A c. AB e. Rh negative
b. B d. 0
(Kusnadi, 2006)
28. Seseorang siswa tangannya terluka, akan tetapi beberapa menit kemudian
pendarahannya terhenti. Proses pembekuan darah ini melibatkan.
a. Hb mengikat O2
b. Albumin sebagai protein darah
c. Sel darah putioh menghasilkan Antibodi
d. Trombosit menghasilkan Tromboplastin
e. Sel darah merah mengandung aglutinogen
(Kusnadi, 2006)
29. Perbedaan antara pembuluh darah arteri dan vena adalah.
Pilihan Arteri Vena
A Tipis dan kurang elastis Tebal dan elastis
B Aliran darah menuju jantung Aliran darah meninggalkan jantung
C Mengandung banyak O2 Banyak CO2
D Banyak terdapat klep Sedikit mengandung klep
E Dekat ke permukaan tubuh Lebih ke dalam tubuh
(Kusnadi, 2006)
30. Manakah di antara pernyataan di bawah ini yang tidak benar
a. struktur anatomi arteri dan vena sama
b dinding arteri lebih tipis dari vena
c. arteri mengalirkan darah dari jantung, vena mengalirkan darah menuju
jantung
d. arteri dan kapiler memiliki struktur yang sama
e. umumnya, darah arteri kaya O2 dan darah vena kaya CO2
(Kusnadi, 2006)

8
Evaluasi

1. Organ apa saja yang termasuk dalam sistem peredaran darah ?


2. Sebutkan dan jelaskan struktur sel darah pada manusia !
3. Bagaimana urutan proses pembekuan darah ?
4. Jelaskan struktur jantung dan cara kerjanya dalam melaksanakan fungsinya
sebagai organ pemompa darah !
5. Jelaskan peredaran getah bening (limfa) dalam tubuh manusia !
6. Tindakan preventif apa yang perlu dilakukan seseorang yang menderita
penyakit hipertensi ?
7. Apakah yang dimaksud dengan transfuse darah ?
8. Jika seseorang mengalami kecelakaan dan menderita luka terbuka,
pertolongan pertama apakah yang seharusnya dilakukan ? jelaskan jawaban
Anda disertai alasan yang tepat !
9. Menurut Anda, benarkah slogan Setetes darah Anda akan menyelamatkan
nyawa orang lain. Jelaskan pendapat tersebut sesuai dengan teori yang telah
Anda pelajari !
10. Sekarang ini banyak dijumpai orang yang menderita hipertensi. Penyakit ini
dapat menyebabkan seseorang menderita stroke. Mengapa hipertensi dapat
memicu timbulnya stroke ?

9
KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda

1. C. Eritrosit
2. C. Mengubah fibrinogen menjadi fibrin
3. A. Pembuluh balik paru-paru
4. C. Sel darah merah tidak mempunyai nukleus
5. C. Perikardia
6. E. Cenderung membawa banyak O2
7. A. Leukosit yang mengandung hemoglobin
8. C. Trombosit
9. E. Limfosit mengontrol respon kebal dan menghasilkan antibodi
10. E. Kontraksi ventrikel kiri dan kanan secara bersamaan
11. D. 5 dan 6
12. A. 4, 3, 1, dan 2
13. A. Diapedesis
14. E. Lambat bereaksi terhadap rangsang
15. B. Fase transisi
16. B. Imunoglobulin
17. A. Terisi darah
18. C. Antigen dengan antibody
19. B. Duktus limfatikus dekster
20. B. Trombosit
21. E. Memberikan darah ke bilik kanan
22. C. Hemoglobin
23. E. Leukimia
24. A. Aglutinogen
25. B. 5 dan 2
26. D. Kekurangan Kalium
27. B. B

10
28. D. Trombosit menghasilkan Tromboplastin
29. C.
Mengandung banyak O2 Banyak CO2

30. B. Dinding arteri lebih tipis dari vena

11
Evaluasi

1. Organ-organ yang termasuk dalam sistem peredaran darah adalah :


Jantung (Heart/cor)
Pembuluh darah (pembuluh darah vena atau Pembuluh darah balik. Dan
pembuluh darah arteri atau pembuluh darah nadi.
Kapiler-kapiler / pembuluh darah halus (arteriole dan venule)

2. Struktur sel darah pada manusia terbagi atas dua bagian,yaitu :


Sel-Sel Darah (Darah Padat)
Sel darah merah (Eritrosit)
Sel darah merah (eritrosit) bentuknya seperti cakram/bikonkaf dan tidak
mempunyai inti. Ukuran diameter kira-kira 7.7 unit (0,007 mm). Tidak
dapat bergerak. Banyaknya kira-kira 5 juta dalam 1 mm3 (41 /4 ).
Warnanya kuning kemerahan, karena didalamnya mengandung suatu
zatyang di sebut hemoglobin, warna ini akan bertambah merah jika di
dalamnya banyak mengandung oksigen.
Sel darah putih (Leukosit)
Bentuk dan sifat leukosit berlainan dengan sifat eritrosit,bentuknya dapat
berubah-ubah dan dapat bergerak dengan perantaraan kaki palsu
(pseudopodia), mempunyai bermacam-macam inti sel sehingga ia dapat
dibedakan menurut inti selnya, warnanya bening (tidak berwarna),
banyaknya dalam 1 mm3 darah kira-kira 6000 9000.
Keping-keping darah (trombosit)
Ciri keping darah berbentuk tidak teratur dan tidak berinti, berukuran lebih
kecil dari seldarah merah. Berfungsi dalam pembekuan darah. Trombosit
merupakan benda-benda kecil yang mati yang bentuk dan ukurannya
bermacam-macam, ada yang bulat dan lonjong, warnanya putih, normal
pada orang dewasa 200.000 300.000 / mm3 .

12
Pasma Darah (Darah Cair)
Komponen darah berbentuk cairan berwarna kuning yang menjadi medium
sel-sel darah, dimana sel darah ditutup, yang berbentuk butiran-butiran darah. Di
dalamnya terkandung benang-benang fibrin/fibrinogen yang berguna untuk
menutup luka yang terbuka. Unsur ini merupakan komponen terbesar dalam
darah, karena lebih dari separuh darah mengandung plasma darah.

3. Proses Mekanisme Pembekuan Darah (trombosit) adalah sebagai berikut


:

Ketika kita mengalami luka pada permukaan tubuh, maka tubuh akan
mengeluarkan darah. Terjadinya pendarahan itu disebabkan oleh sobeknya
pembuluh darah. Pada keadaan luka yang ringan, setelah beberapa saat darah akan
berhenti mengalir. Penghentian pendarahan adalah proses yang kompleks.
Pembekuan dimulai ketika keping-keping darah dan faktor-faktor lain dalam
plasma darah kontak dengan permukaan yang tidak biasa, seperti pembuluh darah
yang rusak atau terluka. Pada saat terjadi luka pada permukaan tubuh, komponen
darah, yaitu trombosit akan segera berkumpul mengerumuni bagian yang terluka
dan akan menggumpal sehingga dapat menyumbat dan menutupi luka. Di dalam
plasma darah terdapat trombosit yang akan pecah apabila menyentuh permukaan

13
yang kasar. Jika trombosit pecah, enzim tromboplastin yang dikandungnya akan
keluar bercampur dengan plasma darah. Selain trombosit, di plasma darah
terdapat protombin. Protombin akan diubah menjadi trombin oleh enzim
tromboplastin. Perubahan protombin menjadi trombin dipicu oleh ion kalsium
(Ca2+). Protombin adalah suatu protein plasma yang pembentukannya
memerlukan vitamin K.
Trombin akan berfungsi sebagai enzim yang dapat mengubah fibrinogen
menjadi fibrin. Fibrinogen adalah suatu protein yang terdapat dalam plasma.
Adapun fibrin adalah protein berupa benang-benang yang tidak larut dalam
plasma. Benang-benang fibrin yang terbentuk akan saling bertautan sehingga sel-
sel darah merah beserta plasma akan terjaring dan membentuk gumpalan. Jaringan
baru akan terbentuk menggantikan gumpalan tersebut dan luka akan menutup.

4. Struktur jantung manusia adalah sebagai berikut :

Jantung manusia tersusun atas tiga lapisan yaitu endokardium yang


berbentuk selaput, miokardium yaitu lapisan yang tersusun dari otot-otot jantung,

14
dan perikardium yaitu lapisan yang berbentuk selaput yang terbuat dari jaringan
ikat longgar. Jika jantung dibelah maka akan tampak bagian dalamnya, bagian
dalam jantung terbagi atas rongga-rongga. Rongga yang dimiliki jantung terdiri
atas empat rongga. empat rongga ini dibagi atas dua kelompok yaitu
atrium/serambi dan ventrikel/bilik, yang masing-masing terbagi menjadi kiri dan
kanan.

Jantung memiliki struktur yang menyebabkan darah tidak bisa kembali ke


tempat sebelumnya sehingga akan menyebabkan darah hanya mampu beredar
dalam satu arah saja/tidak bolak-balik. Struktur yang memegang peranan ini
adalah klep jantung yang berada di antara atrium dan ventrikel. Di antara atrium
kiri dan serambi kiri terdapat dua buah klep, sedangkan di antara atrium kanan
dan serambi kanan memiliki tiga klep. Pemberian nama klep jantung didasarkan
pada jumlah klep tersebut. Jika jumlahnya dua maka digunakan bi, jika digunakan
tiga maka digunakan kata tri. Klep/katup dalam bahasa latin disebut valvula,
tinggal ditambahkan dengan akhiran pidalis. Jadi untuk klep yang berjumlah dua
disebut valvula bikuspidalis, sedangkan yang tiga klep disebut dengan valvula
trikuspidalis. Selain dua klep tersebut masih ada lagi klep yang disebut valvula
semilunaris yang berbentuk bulang sabit yang berfungsi agar darah tidak kembali
ke jantung.

Cara Kerja Jantung :

Jantung bekerja melalui mekanisme secara berulang dan berlangsung terus


menerus yang juga disebut sebagai sebuah siklus jantung sehingga secara visual
terlihat atau disebut sebagai denyut jantung. Melalui mekanisme berselang-seling,
jantung berkonstraksi untuk mengosongkan isi jantung dan melakukan relaksasi
guna pengisian darah. Secara siklus, jantung melakukan sebuah periode sistol
yaitu periode saat berkontraksi dan mengosongkan isinya (darah), dan periode
diastol yaitu periode yang melakukan relaksasi dan pengisian darah pada jantung.
Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik

15
juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan pula untuk melakukan
mekanisme tersebut.

Sel otot jantung melakukan kontraksi dengan tujuan untuk memompa


darah yang dicetuskan oleh sebuah potensi aksi dan menyebar melalui membrane
sel otot. Ketika melakukan kontraksi, jantung menjadi berdenyut secara
berirama, hal ini akibat dari adanya ptensi aksi yang ditimbulkan oleh kegiatan
diri jantung itu sendiri. Kejadian tersebut diakibatkan karena jantung memiliki
sebuah mekanisme untuk mengalirkan listrik yang ditimbulkannya sendiri untuk
melakukan kontraksi atau memompa dan melakukan relaksasi. Mekanisme aliran
listrik yang menimbulkan aksi tersebut dipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit
seperti K+, Na+, dan Ca++. Sehingga apabila didalam tubuh terjadi gangguan
pada kadar elektrolit tersebut maka akan menimbulkan gangguan pula pada
mekanisme aliran listrik pada jantung manusia.

Otot jantung menghasilkan arus listrik dan disebarkan ke jaringan sekitar


jantung dan dihantarkan melalui cairan-cairan yang dikandung oleh tubuh.
Sehingga sebagian kecil aktifitas listrik ini mencapai hingga ke permukaan tubuh
misalnya pada permukaan dada, punggung atau pada pergelangan atas tangan, dan
hal ini dapat dideteksi atau direkam dengan menggunakan alat khusus yang
disebut dengan ElectroKardioGram (EKG).

5. Peredaran getah bening (Sirkulasi limfatik)


Sistem limfatik (lymphatic system) atau sistem getah bening membawa
cairan dan protein yang hilang kembali ke darah. Cairan memasuki sistem ini
dengan cara berdifusi ke dalam kapiler limfa kecil yang terjalin di antara kapiler-
kapiler sistem kardiovaskuler. Sistem limfatik mengalirkan isinya ke dalam sistem
sirkulasi di dekat persambungan vena cava dengan atrium kanan. Pembuluh limfa,
seperti vena, mempunyai katup yang mencegah aliran balik cairan menuju kapiler.
Seperti vena, pembuluh limfa juga sangat bergantung pada pergerakan otot rangka
untuk memeras cairan ke arah jantung. Di sepanjang pembuluh limfa terdapat
organ yang disebut nodus (simpul) limfa (lymph node) atau nodus getah bening

16
yang menyaring limfa. Limfa mengalir melalui sistem pembuluh yang akhirnya
kembali ke sistem sirkulasi. Ini dimulai pada ekstremitas dari sistem kapiler
limfatik yang dirancang untuk menyerap cairan dalam jaringan yang kemudian
dibawa melalui sistem limfatik yang bergerak dari kapiler ke limfatik (pembuluh
getah bening) dan kemudian ke kelenjar getah bening. Sistem limfatik tidak
memiliki pompa untuk membantu dalam alirannya, sistem ini dirancang
sedemikian rupa sehingga hanya getah bening mengalir keatas melalui tubuh
perjalanan dari ekstremitas (kaki dan tangan) dan keatas melalui tubuh menuju
leher. kemudian berjalan melalui tubuh, melewati getah bening kelenjar getah
bening di mana ia disaring. Pada pangkal leher, getah bening memasuki vena
subklavia dan sekali lagi menjadi plasma dalam aliran darah. Setelah
meninggalkan jaringan, getah bening harus memasukkan sistem limfatik melalui
kapiler limfatik khusus.

6. Tindakan preventif yang di lakukan oleh penderita hipertensi


Hipertensi merupakan keadaan saat tubuh kehilangan atau tidak mampu
mengendalikan tekanan darah sehingga mengalami tekanan berlebihan.
Akibatnya, volume darah meningkat dan saluran darah menyempit sehingga
jantung memompa lebih keras untuk menyuplai oksigen dan nutrisi kepada setiap
sel di dalam tubuh. Seseorang dikatakan menderita hipertensi apabila nilai
tekanan darah sistoliknya di atas 140 mm Hg dan diastoliknya di atas 90 mm Hg.
Sedangkan tekanan darah diukur berdasarkan tekanan terhadap dinding pembuluh
darah (dalam mmHg). Angka 120/ 80 mmHg adalah tekanan darah yang normal
yang terjadi pada waktu jantung memompa (sistole) dan istirahat (diastole).
Tindakan pencegahan yang perlu dilakukan oleh penderita hipertensi agar
tidak kambuh dan bertambah berat yaitu melalui pengontrolan pola atau gaya
hidup, seperti :

- Diet rendah lemak, diet rendah garam

- Berhenti merokok dan minuman alkohol

- Kurangi atau berhenti minum kopi

17
- Hindari mengkonsumsi daging kambing, dan buah durian

- Hidup dengan tenang dan santai, hindari stress

- Olahraga secara teratur yang disesuaikan dengan kondisi tubuh

- Menurunkan berat badan bagai penderita obesitas,

Konsumsi makanan yang mengandung mineral kalium, kalsium, dan


magnesium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah seperti buah pisang,
belimbing, jamur kuping hitam, bawang bombay, bawang putih, ketimun, dan
lain-lain.

7. Yang dimaksud dengan transfuse darah adalah sebagai berikut :

Transfusi darah adalah proses menyalurkan darah atau produk berbasis


darah dari satu orang ke sistem peredaran orang lainnya. Transfusi darah
berhubungan dengan kondisi medis seperti kehilangan darah dalam jumlah besar
disebabkan trauma, operasi, syok dan tidak berfungsinya organ pembentuk sel
darah merah.
Transfusi darah juga dapat digunakan untuk mengobati anemia berat atau
trombositopenia yang disebabkan oleh penyakit darah. Orang yang menderita
hemofilia atau penyakit sel sabit mungkin memerlukan transfusi darah sering.
Awal transfusi darah secara keseluruhan digunakan, tapi praktek medis modern
umumnya hanya menggunakan komponen darah.

8. Pertolongan pertama yang seharusnya dilakukan adalah sebagai berikut :

Jika seseorang mengalami luka, hal yang pertama dilakukan adalah


menghentikan pendarahannya. Hal ini dapat dilakukan dengan membalut luka
atau bila daerah luka lebar, maka bagian yang mengelilingi luka tersebut di tekan,
hingga pendarahannya berhenti. Pendarahan berhenti ditandai dengan darah yang
membeku di sekitar luka. Apabila pendarahan sudah berhenti, maka luka
dibersihkan dengan menggunakan cairan steril untuk membunuh kuman dan
mencegah infeksi, seperti cairan antiseptik, alkohol berkadar rendah, dll.

18
Kemudian luka dibalut dan diberi obat, sehingga luka cepat kering dan akhirnya
sembuh.

9. Menurut saya, slogan itu benar, jika darah itu dibutuhkan oleh orang lain yang
membutuhkan tranfusi darah, di mana darah memiliki fungsi yang vital bagi
keberlangsungan hidup seseorang seperti, mengangkut oksigen, mengangkut sari-
sari makanan, sebagai kekebalan tubuh terhadap serangan bakteri atau virus, dan
berperan penting dalam proses pembekuan darah apabila terjadi luka.

10. Hipertensi atau tekanan darah tinggi, adalah naiknya tekanan darah di atas
normal, yaitu di atas 140/90 mmHg. Jika tekanan sedemikian tingginya, misalnya
di atas 200/140 mmHg, maka pembuluh darah dapat pecah, terutama pembuluh
darah kecil yang berdinding lebih tipis. Stroke adalah kondisi dimana pasokan
darah ke jaringan otak terhenti yang dapat disebabkan oleh pecahnya pembuluh
darah pada otak akibat hipertensi.

19