Anda di halaman 1dari 3

SOP KALIBRASI DAN

VALIDASI INSTRUMEN
No. Dokumen: SOP-MNJ & ADM
SOP -01
No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 01/03/ 2017
Halaman : 1/2

PUSKESMAS dr. Waode Aziza


Amalia
WOLIO NIP. 19810402
200904 2 001
A. Pengertian Kalibrasi dan validasi instrument adalah kegiatan untuk
menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukan
alat ukur dan bahan ukur dengan membandingkan
terhadap standar pengukuran yang dapat dilacak
(treceable) ke Standar Nasional atau Internasional
untuk satuan ukuran
B. Tujuan Sebagai acuan kalibrasi dan validasi instrumen di
laboratorium
C. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No . . . Tentang Kalibrasi dan Validasi
Instrumen
D. Referensi Depkes RI Tahun 2001 tentang Pedoman pengujian dan
validasi alat kesehatan
E. Langkah- 1. Manajer Teknis melakukan identifikasi instrumen
langkah yang berpengaruh langsung pada hasil pengujian
dan membuat jadwal kalibrasi dan validasi untuk
peralatan tersebut.
2. Instrumen yang sudah dikalibrasi dan divalidasi
diberi label. Label mencakup tanggal kalibrasi, nilai
kalibrasi dan ketidak pastian pengukurannya.
3. Hasil kalibrasi dan validasi dicatat dalam buku
inventaris.
4. Bila memungkinkan, setelah dilabel sekurang-
kurangnya enam bulan sekali dilakukan
pengecekan
5. Apabila pengecekan antara masih sesuai dengan
hasil kalibrasi sebelumnya, maka tidak dilakukan
kalibrasi sampai pengecekan antara selanjutnya.
Apabila pengecekan antara menghasilkan nilai
penyimpangan yang lebih besar dari kalibrasi
sebelumnya, maka dilakukan
Kalibrasi dan validasi ulang oleh institusi yang
berkompeten.
6. Data hasil pengecekan antara dicatat dalam buku
inventaris.
7. Bila memungkinkan, juga dilakukan kalibrasi antara
untuk standar acuan dan bahan acuan.
8. Rekaman bahan standar acuan dan bahan acuan
disimpan dalam buku inventaris.
9. Petugas inventaris melaksanakan pencatatan dan
pelaporan.
F. Bagan Alir
Manajer Teknis
melakukan identifikasi
instrumen

Instrumen
yang sudah
dikalibrasi dan
divalidasi
diberi label.

Hasil kalibrasi dan


validasi dicatat dalam
buku inventaris

Bila memungkinkan,
setelah dilabel

Apabila pengecekan
antara menghasilkan

masih sesuai tidak dilakukan


kalibrasi

nilai penyimpangan dilakukan


Kalibrasi dan validasi ulang oleh
institusi yang berkompeten

Data hasil pengecekan


antara dicatat dalam
buku inventaris

Bila memungkinkan, juga


dilakukan kalibrasi antara
untuk standar acuan dan
bahan acuan
Rekaman bahan
standar acuan
dan bahan acuan
disimpan dalam
buku inventaris

Petugas inventaris
melaksanakan
pencatatan dan
pelaporan

G. Unit terkait Laboratorium

H. Dokumen terkait 1. Form Hasil Pemeriksaan Laboratorium


2. Catatan registrasi