Anda di halaman 1dari 3

SOP PERMINTAAN PEMERIKSAAN

LABORATORIUM, PENERIMAAN,
PENGAMBILAN DAN PENYIMPANAN
SPESIMEN
No. Dokumen : SOP-UKP-
SOP No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 01/03/ 2017
Halaman : 1/3

PUSKESMAS dr. Waode Aziza Amalia


NIP. 19810402 200904 2 001
WOLIO

A. Pengertian Rangkaian kegiatan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium mulai


permintaan pemeriksaan, penerimaan spesimen, pengambilan spesimen
dan penyimpanan spesimen.
B. Tujuan Sebagai acuan untuk memberikan tatalaksana yang tepat pada permintaan
pemeriksaan, penerimaan, pengambilan dan penyimpanan spesimen.
C. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas

D. Referensi Permenkes No.43 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Laboratorium


Klinik
E. Langkah- 1. Permintaan Pemeriksaan Laboratorium
langkah a. Pasien datang ke Puskesmas, keluarga pasien mendaftar di bagian
pendaftaran (loket) sesuai dengan kebutuhan/unit pelayanan yang
dituju.
b. Dokter/paramedis melakukan pemeriksaan kepada pasien. Apabila
pasien memerlukan pemeriksaan laboratorium, dokter/paramedis
menjelaskan kepada pasien bahwa diperlukan pemeriksaan
laboratorium.
c. Bila pasien setuju dilakukan pemeriksaan laboratorium, dokter
membuat surat pengantar untuk pasien yang memerlukan
pemeriksaan laboratorium.
d. Pasien pergi ke ruang laboratorium untuk kemudian menyerahkan
surat pengantar pemeriksaan laboratorium dan diserahkan ke
petugas laboratorium.
e. Petugas laboratorium memeriksa formulir permintaan
laboratorium yg di bawa oleh pasien kemudian menjelaskan
kepada pasien pemeriksaan apa saja yg akan dilakukan.
f. Petugas laboratorium mencatat identitas pasien di buku register
laboratorium, kemudian mempersiapkan peralatan untuk
pengambilan specimen selanjutnya dilakukan pengambilan
specimen.
g. Petugas laboratorium membawa spesimen yang sudah diambil
untuk dilakukan pemeriksaan.
h. Apabila hasil pemeriksaan laboratorium sudah selesai, petugas
laboratorium mengantarkan hasil pemeriksaan ke unit pelayanan.
2. Penerimaan Spesimen
Setelah dilakukan pengambilan spesimen oleh petugas laboratorium,
spesimen di beri label identitas pasien tersebut kemudian dibawa ke
laboratorium.
Spesimen diterima oleh analis yang bertugas
Analis melakukan pemeriksaan terhadap spesimen tersebut.
3. Pengambilan Spesimen
a. Pengambilan darah kapiler
1) Petugas laboratorium menyiapkan autoclik yang telah diisi
blood lancet yang baru, bersihkan ujung jari atau anak daun
telinga pasien dengan kapas alkohol 70%, biarkan kering.
2) Pegang bagian jari yang akan ditusuk supaya tidak bergerak
tekan sedikit agar rasa nyeri berkurang.
3) Petugas laboratorium menusuk dengan cepat memakai autoclik
pada jari tengah dengan arah tegak lurus, apabila memakai
anak daun telinga tusukan dilakukan dipinggir bukan disisinya
tusukan harus cukup dalam.
4) Buang tetesan darah pertama keluar dengan memakai kapas
kering, tetesan darah berikutnya dipakai untuk pemeriksaan.
5) Tekan bekas tusukan dengan kapas kering
6) Lepaskan blood lancet dari autoclik dan buang ke dalam safety
box.
b. Pengambilan Sampel Urine
1) Beri label pada pot urin kemudian berikan pada pasien.
2) Berikan penjelasan pada pasien untuk mengambil urin yang
pancar tengah (urin keluar pertama dibuang yang tengah
tengah ditampung dan yang terakhir dibuang).
3) Sampel diterima kemudian di simpan di tempat khusus sampel
urin.
c. Pengambilan Sampel Sputum
1) Beri label identitas pasien padat pot sputum kemudian
berikan kepada pasien.
2) Berikan penjelasan pada pasien bagaimana cara
mengeluarkan sputum yang baik, yaitu dengan cara kumur-
kumur lebih dahulu, tarik nafas 2 - 3 kali, tahan beberapa
detik, kemudian batukan kuat-kuat,
3) Segera tutup wadah sputum dengan rapat.
4) Sampel diterima oleh petugas kemudian di simpan di tempat
khusus sampel sputum.
4. Penyimpanan Spesimen
a. Petugas lab melabeli spesimen nama & tanggal penyimpanan
b. Petugas lab menyimpan formulir permintaan lab ditempat
tersendiri
F. Bagan Alir
Permintaan pemeriksaan
laboratorium

Penerimaan spesimen

Pengambilan spesimen

Penyimpanan spesimen

G. Unit Terkait 1. Loket Pendaftaran,


2. Rekam medis,
3. Poli Umum,
4. UGD,
5. Ruang KIA/KB.