Anda di halaman 1dari 4

BAB I vi.

Penentuan organisasi survey


Organisasi lapangan
PENGANTAR METODE SURVEY Penentuan persyaratan petugas
1. Pengertian Penentuan petugas
Survey merupakan suatu kegiatan penelitian Organisasi pengolahan dan rancangan
yang dilakukan untuk mendapatkan suatu pengolahan
kepastian informasi dengan cara mengambil vii. Penentuan jadwal kegiatan
viii. Penentuan biaya
sampel dari suatu populasidan menggunakan
ix. Pilot survey
kuesioner sebagai alat pengumpul data. Untuk penelitian berskala besar
2. Langkah langkah survey
Terdiri dari : uji coba kuesioner,
a. Penentuan objek dan tujuan
b. Perencanaan organisasi lapangan, pengolahan data
i. Penjabaran rinci objek dan tujuan survey c. Persiapan lapangan
Informasi yang diinginkan : informasi d. Pelaksanaan lapangan
Sesuai prosedur
jenis-jenis variabel
Domain penelitian : daerah penelitian Mematuhi jadwal waktu
Meneliti akurasi
yang datanya akan disajikan
Tabulasi : menentukan level penyajian Meneliti non-respon
Kelengkapan dokumen dan isian
data
e. Pengolahan
Tingkat ketelitian : total error, diambil
Menetapkan mekanisme dan prosedur
dari sampling error (kesalahan dalam
lapangan
pengambilan sampel) atau non-
Pengecekan ketelitian data (validasi) dan
sampling error (kesalahan peneliti,
koding
data entry, responden)
Entry data dan pengecekan
ii. Survey mengarah ke longitudinal/
Tabulasi dan pengecekan
crossectional
f. Penyajian, analisis, penyebaran informasi
Longitudinal : survey bertujuan untuk
Penyajian untuk publikasi dan media
melihat trend
elektronik
Crossectional : survey bertujuan untuk
Penyajian untuk analisis
membandingkan antar veriabel
Penyajian akurasi hasil survey
iii. Desain sampel
Reference, tenaga ahli dsb.
Teknik sampling
Pengambilan sampel BAB II
Prosedur estimasi SAMPLING
iv. Metode pengumpulan data 1. Pengertian
Observasi Populasi : sebuah kumpulan dari semua
Wawancara objek penelitian
Pos, telepon Sampel : bagian dari populasi yang menjadi
Pencacahan sendiri perhatian
Catatan administrasi Parameter : besaran yang menggambarkan
v. Penentuan variabel dan daftar isian kaakteristik yang ada pada populasi
Menentukan variabel bebas dan tak Statistik : besaran yang menggambarkan
bebas karakteristik yang ada pada sampel
Menyusun pertanyaan Sensus : pengamatan terhadap seluruh unit di
Menentuka periode referensi dalam populasi
Menentukan periode surveymendesain Survey : pengamatan terhadap sebagian unit
daftar isian dan pedoman populasi
2. Teknik sampling Unit sebagai dasar mengumpulkan
A. Probability sampling informasi
Random sampling ii. Unit analisis
Pengambilan sampel secara acak dengan Unit yang dijadikan dasar analisis,
terlebih dahulu meyusun kerangka sesuai dengan tujuan survey
sampel, bisa dengan cara undian iii. Unit listing
Stratified random sampling Seluruh unit harus didaftar sebagai
Teknik sampling yang pengambilannya dasar penarikan sampel
berdasarkan strata, dimana anggota dari iv. Unit sampling
setiap strata menjadi sampel Unit yang dijadikan sebagai dasar
Cluster sampling pengambilan sampel
Teknik sampling yang pengambilannya B. Ukuran sampel
Relative standart error
berdasarkan gugus, dimana seluruh
Confidence interval
anggota dari gugus yang terpilih menjadi
Teknik penarikan contoh
sampel.
Biaya tersedia
Systematic sampling
Teknik pengambilan sampel berdasar
urutan yang sudah ditentukan.
B. Non-probability sampling BAB IV
Accidental
Teknik secara kebetulan, siapa saja yang MENENTUKAN VARIABEL PENELITIAN
bertemu peneliti saat ini bisa menjadi
1. Pengertian
sampel. Teknik ini di bagi 2, yaitu :
Variabel : suatu ciri yang melekat pada beberapa
berdasar pada waktu dan jumlah
subjek yang dapat berbeda beda kategorinya
Purposive 2. Macam-macam variabel
Teknik pengambilan sampel dengan Kuantitatif : yang dapat disebut dengan
kriteria tertentu
angka
Quota sampling
Kualitatif : dalam bentuk kategori misal;
Teknik pengambilan sampel dari populasi
agama, jenis kelamin, dsb.
yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai
3. Jenis variabel
jumlah kuota yang diinginkan Independen : variabel yang mempengaruhi
Snowball sampling
Dependen : variabel yang dipengaruhi
Teknik pengambilan sampel dari mula-
Luar : variabel yang bisa mempengaruhi
mula jumlah kecil hingga membesar.
variabel dependen maupun independen
4. Unsur dalam kuesioner
Jenis pertanyaan
Bentuk pertanyaan
Isi pertanyaan
Urutan pertanyaan
5. Tujuan kuesioner
Memperoleh data yang relevan dengan tujuan
BAB III penelitian
APLIKASI METODE SAMPLING Memperoleh data dengan reliabilitas dan
A. Penentuan desain sampel validitas setinggi mungkin
Cara penarikan sampel 6. Fungsi kuesioner
Ukuran sampel, estimasi, varian Untuk mengumpulkan informasi sebagai
Hubungan unit sampling, unit listing, unit bahan dasar dalam penyusunan catatan
observasi, dan analisis permanen
i. Unit observasi
Untuk menjamin validitas data yang 3. Mengurangi non-sampling error
diperoleh Meningkatkan kualitas manusia yang
Untuk mengambil sampling sikap/ pendapat berkecimpung di dalamnya seperti dengan
dari responden cara : pelatihan, standarisasi kualitas
7. Penyelenggaraan kuesioner interviewer, pembuatan frame work entry
Kuesioner diujicobakan dulu dengan lebih hati-hati, dsb.
Melakukan perbaikan jika belum memenuhi
kriteria
Membagi kuesioner BAB VII

PERSIAPAN UJI LAPANGAN DAN UJI COBA


BAB VI 1. Persiapan lapangan
Langkah-langkah :
OBYEK DAN TUJUAN SURVEY
Penetapan daftar lokasi
1. Dua unsur kesalahan Penyiapan materi
Sampling error Penetapan jumlah petugas dan beban
Kesalahan yang disebabkan karena petugas
penggunaan teknik sampling Penetapan organisasi lapangan
Non-sampling error Pelatihan petugas
Ketidaktepatan yang tidak dapat diukur dan Penetapan metode pengawasan dan
sulit dihindari , cenderung terjadi akibat pemeriksaan
human error Penetapan tata cara penerimaan dokumen
2. Sumber non-sampling error Penetapan jadwal pelaksanaan
a. Peneliti Penetapan biaya
Kesalahan dalam pengumpulan 2. Uji coba
informasi Uji coba kuesioner
Alat ukur tidak valid Uji coba metodologi
Pendefinisian populasi target tidak Uji coba pengolahan data
tepat
Ada anggota populasi yang tidak
terdaftar
Kesalahan dalam proses menganalisis
data BAB VIII

b. Data entry SAMPLING BIASES AND NON SAMPLING


Kurang teliti saat mengentry data ERROR
c. Interviewer
Interviewer salah dalam bertanya 1. Bias : penyimpangan
Kesalahan peneliti dalam pencatatan 2. Non sampling error dipengaruhi oleh :
respon yang diberikan oleh responden Kesalahan konsep
Interviewer mengisi sendiri kuesioner Daftar isian kurang baik
d. Responden Kualifikasi petugas
Responden tidak memberikan jawaban Pelatihan petugas lemah
yang tepat Responden tidak cooperative
Responden takut untuk memberi Pengawasan atau monitoring tidak
jawaban dilakukan
Responden menolak untuk kegiatan Editing dan coding tidak dilakukan dengan
riset baik
Kesalahan perekaman data, dll. Non sampling error
3. Sumber bias/ penyimpangan i. Tidak mendapatkan observasi
Sampling bias ii. Observasi ; kesalahan dalam
i. Kesalahan dalam penggunaan kerangka pengukuran/ pencatatan pada saat
sampling mencacah
ii. Estimator yang mempunyai efek
hampir sama