Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Kualitas sumber daya manusia sangatlah berperan penting dalam memajukan suatu

Negara. Karena, manusia ikut andil dalam mengolah, merperdayakan, serta menghasilkan

tatanan baru dalam bidang sumber daya alam serta kecanggihan teknologi apalagi dengan adanya

perbedaan antara negara maju dengan negara berkembang. Indonesia sendiri termasuk ke dalam

Negara berkembang padahal tanah air kita ini di limpahi oleh keindahan serta hasil alam yang

kaya. Berbicara mengenai hal ini, tentunya kita malu. Bandingkan saja dengan Negara tetangga,

2
yaitu Singapura yang hanya memiliki luas Negara sekitar 710,2 km serta lautan yang jauh

lebih sedikit dari Indonesia saja sudah termasuk ke dalam Negara maju. Mengapa bisa seperti

itu? Kembali lagi ke kualitas manusia di Indonesia.

Modal awal untuk menghasilkan sumber daya manusia yang baik adalah dari pendidikan

maupun kesehatan individu tersebut. Pendidikan yang tinggi dengan diiringi oleh wawasan yang

luas merupakan tahap yang harus di tempuh untuk menjadi individu berkualitas. Serta

pengalaman dan rasa ingin tahu yang tinggi juga tidak boleh terlewatkan. Dengan begitu,

individu tersebut dapat di katakana sudah siap untuk memajukan Negara ini setidaknya setelah

mengantongi pengalaman pendidikan.

Selain pendidikan, hal lainnya yang berpengaruh dalam menciptakan bibit tersebut

adalah segi kesehatan fisiknya. Ada sebuah motto yang menyebutkan di dalam tubuh yang sehat

terdapat jiwa yang kuat. Kesimpulan yang dapat kita ambil dari motto tersebut adalah dengan
memiliki tubuh yang sehat, otomatis terbentuk jiwa yang kuat. Kuat disini berdefinisi kuat untuk

membangun suatu tatanan baru dalam memajukan dan meningkatkan kualitas Negara.

Kesehatan menjadi hal yang mahal ketika kita sedang sakit. Sakit tersebut bisa dikarenakan oleh

perbuatan kita sendiri atau bahkan akibat perbuatan merugikan yang dilakukan oleh orang lain.

Misalnya saja rokok. Siapa yang tidak tahu dengan rokok? Dari anak-anak, remaja,

dewasa, tua, pria maupun wanita tahu apa itu rokok. Rokok sangat membahayakan bagi tubuh

kita baik itu yang disebabkan oleh kita (aktif) maupun orang lain yang berasal dari asap (pasif).

Suatu sumber mengatakan di abad 20 ada sekitar 100 juta orang telah meninggal akibat benda

berukuran panjang dan berasap itu. Apabila kebiasaan buruk merokok itu tidak dapat di tahan,

dapat di perkiraan umat manusia di bumi akan terus-menerus menjadi korban secara sia-sia.

Di dalam satu batang rokok terdapat kurang lebih 4000 elemen-elemen beracun. Racun

yang sangat berbahaya itu misalnya tar, nikotin, karbon monoksida, methanol, pyridine, methyil

chlorine. Maka hanya dengan sekali saja kita menghirup asap rokok, akan sama dengan

menghisap 4000 elemen beracun dan berbahaya. Racun tersebut menyebabkan timbulnya

penyakit- penyakitnya yang mengancam kesehatan tubuh bahkan nyawa. Penyakit- penyakit

tersebut misalnya kanker payudara, paru-paru, serviks, kerongkongan, pencernaan, ginjal,mulut,

jantung koroner, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin, serta dapat

menimbulkan kemandulan.

Semua kalangan menengah ke atas maupun menengah ke bawah telah mengetahui

bahaya merokok. Bahkan sudah jelas- jelas di setiap bungkus rokok tertera peringatan dampak

negatif dari rokok. Tetapi, mereka para penikmat rokok bersikap acuh tak acuh dan menganggap

remeh bahaya dari rokok. Tidak sedikit pelajar di bawah umur misalnya sekitaran SMP dan SMA
sudah dengan mudahnya mendapatkan barang tersebut padahal apabila di lihat dari norma-norma

budaya yang berlaku di Indonesia hal tersebut sangat di larang karna belum sesuai dengan

umurnya yang seharusnyadi beri asupan gizi dan vitamin yang sehat agar tumbuh kembangnya

optimal serta memiliki ketahanan tubuh yang baik sehingga proses belajar mengajar pun

terlaksanakan secara maksimal.

Maka dari itu, sudah seharusnya kita mencari solusi untuk memecahkan masalah ini atau

setidaknya mengurangi dampak negatif dan korban yang berjatuhan akibat rokok. Solusi tersebut

dapat dilakukan dengan beberapa cara. Contohnya dari segi pendekatan sosial dari lingkungan

keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar. Pendekatan tersebut bisa berupa ancaman, memberi

pengertian bahaya merokok secara mendalam, perhatian lebih dan hukuman yang tegas apabila

tidak cukup dengan upaya peringatan dan ancaman tidak cukup. Upaya lainnya bisa dengan

memperketat penjualan rokok oleh para pedagang terhadap para pembeli yang masih di bawah

umur. Upaya ini jelas sangat merugikan bagi pedagang , maka dari itu perlu bantuan dari

pemerintah setempat agar pelaksanaan upaya tersebut terlaksana dengan lancar. Bisa juga dengan

di perbanyaknya kawasan dilarang merokok di tempat-tempat umum yang sudah pasti banyak

merugikan individu lain terutama bagi mereka para perokok pasif dan juga di barengi oleh

sanksi yang tegas pada individu yang melanggar peraturan. Dan masih banyak lagi solusi-solusi

untuk meredam dampak negatif dari rokok tersebut.

Sebenarnya, kesadaran dan keinginan untuk sehat yang berasal dari diri sendiri lah yang

sangat berperan sangat penting untuk menahan keinginan merokok dan terjerat dalam lingkaran

berbahaya tersebut. Maka dari itu, semakin besar usaha yang telah kita lakukan, semakin banyak

pula nikmat yang akan kita panen di kemudian hari meskipun tidak bersifat spontan atau

langsung.
Berkenaan dengan adanya bahaya rokok yang dapat merusak kesehatan, perlu disusun

sebuah makalah yang mampu menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat. Oleh sebab itu,

penulis menulis sebuah makalah yang berjudul Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Tubuh.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan rumusan masalah

sebagai berikut.

1. Apa saja zat berbahaya dalam rokok?


2. Apa saja dampak negatif dari rokok bagi kesehatan tubuh?
3. Bagaimana upaya untuk mencegah dampak negatif dari rokok?

C. Tujuan Makalah

Sejalan dengan rumusan masalah di atas, makalah ini disusun dengan tujuan sebagai

berikut.

1. Untuk mengetahui zat berbahaya apa saja yang ada dalam rokok.
2. Untuk mengetahui dampak negatif dari rokok bagi kesehatan tubuh.
3. Untuk mengetahui upaya pencegahan dampak negative dari rokok.

D. Tujuan Makalah

Makalah ini disusun dengan harapan memberikan kegunaan baik secara teoretis maupun

secara praktis. Secara teoretis makalah ini berguna sebagai penambah ilmu pengetahuan. Secara

praktis makalah ini diharapkan bermanfaat bagi:

1. Penulis, sebagai wahana penambah pengetahuan dan konsep kesehatan khususnya

tentang konsep bahaya rokok pada kesehatan tubuh.


2. Pembaca, sebagai media informasi tentang bahaya rokok pada kesehatan tubuh baik

secara teoretis maupun secara praktis.


E. Prosedur Makalah
Makalah ini disusun dengan metode pengambilan informasi dari berbagai sumber yang

banyak bersangkutan dengan tema makalah yang diambil oleh penulis. Informasi tersebut

dibaca dan dianalisis oleh penulis lalu dieksposisikan dalam tema konteks makalah.