Anda di halaman 1dari 14

MEDAN MAGNET

Pembahasan kali ini adalah penjelaskan lengkap tentang magnet yang meliputi,
pengertian magnet, pengertian medan magnet, kutub-kutub magnet, pengertian
kemagnetan, gaya magnet, cara membuat magnet permanen, sifat-sifat magnet
dan sifat-sifat garis gaya magnet.Seorang pemulung besi menggunakan suatu
alat yang mengandung magnet untuk memisahkan paku dan bendabenda
lainnya yang mengandung besi. Dengan alat tersebut, pemulung besi dapat
dengan mudah memisahkan benda-benda yang mengandung besi dan kemudian
mengumpulkannya.Hal di atas merupakan contoh penerapan magnet dalam
kehidupan sehari-hari. Untuk lebih memahami tentang konsep kemagnetan dan
penerapannya dalam kehidupan, mari cermati uraian berikut ini.

Pengertian Magnet

Magnet pertama kali ditemukan di suatu daerah bernama Magnesia. Magnet


adalah batu bermuatan yang memiliki sifat dapat menarik benda yang
mengandung partikel besi (Fe2O4).

1. Kutub-Kutub Magnet

Kutub-kutub magnet adalah bagian ujung magnet yang memiliki kekuatan paling
besar untuk menarik partikel besi dibandingkan bagian magnet yang lain. Setiap
magnet memiliki dua buah kutub, yaitu kutub selatan dan kutub utara.Garis lurus
yang menghubungkan kedua kutub ini disebut sumbu magnet. Jika kita
menggantungkan sebuah magnet dan mendiamkannya, arah memanjang
magnet selalu mengarah ke arah utara-selatan. Sementara itu, jika sebuah
magnet dipotong, maka setiap potongan tersebut akan tetapmemiliki dua kutub
dan menjadi sebuah magnet yang baru.Jika kamu mendekatkan kutub-kutub
magnet yang sejenis langsung dengan tanganmu, maka kamu dapat melihat
bahwa kedua kutub tersebut akan sangat sulit disatukan. Makin kuat usaha yang
kamu berikan, makin kuat magnet tersebut melawan usahamu.Jika kamu
mencoba mendekatkan dua kutub magnet yang sejenis di atas meja dengan
sedikit menyentuhnya, maka makin dekat kamu mengarahkan kedua kutub
magnet itu, sehingga salah satu magnet akan berputar dan memberikan kutub
yang berlawanan jenis untuk menyatu dengan kutub yang lain.

Sifat-sifat Magnet

Dapatkah kamu menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi? Ya, hal itu dapat
terjadi karena kutub-kutub magnet memiliki sifat tertentu, yaitu:

a) Dua kutub magnet yang sejenis bila didekatkan akan saling tolak menolak.

b) Dua kutub magnet yang berlawanan jenis bila didekatkan akan saling tarik-
menarik.

2. Bahan Magnetik dan Nonmagnetik

Bahan magnetik adalah benda-benda yang dapat ditarik oleh magnet.


Berdasarkan pengertian magnet, bahan magnetik mengandung partikel besi.
Benda yang tergolong benda magnetik di antaranya adalah besi, nikel, dan
kobalt.Bahan magnetik pada umumnya merupakan bahan yang dapat ditarik
dengan kuat oleh magnet sehingga disebut juga bahan feromagnetik.Bahan
nonmagnetik adalah bahan yang tidak ditarik secara kuat oleh magnet.
Berdasarkan daya tarik magnetnya, bahan nonmagnetik terbagi dua, yaitu
bahan paramagnetik dan diamagnetik. Bahan paramagnetik adalah bahan yang
dapat ditarik oleh magnet, tetapi tarikannya sangat lemah.Bahan yang tergolong
paramagnetik adalah aluminium, tembaga, kaca, dan kayu. Sementara itu,
bahan diamagnetik adalah bahan yang apabila didekatkan dengan magnet,
maka magnet akan menolaknya (menjauhinya). Logam mineral yang tergolong
bahan diamagnetik di antaranya emas dan timah hitam.

3. Cara Membuat Magnet

Pada dasarnya, sebuah bahan magnet tersusun dari sejumlah besar magnet-
magnet kecil yang disebut magnet elementer. Pada bahan magnet, magnet-
magnet elementer membentuk pola susunan yang tidak teratur. Bahan magnet
dapat dibuat magnet dengan cara membuat susunan magnet elementer ini
membentuk pola yang beraturan.

Berdasarkan cepat lambatnya bahan magnet ini menjadi magnet, maka bahan
ini dapat digolongkan menjadi:

a) Bahan magnet lunak, yaitu bahan magnet yang magnet elementernya mudah
diatur sehingga bahan itu mudah dan relatif cepat dijadikan magnet.

b) Bahan magnet keras, yaitu bahan magnet yang magnet elementernya sukar
diatur sehingga relatif sulit dan akan membutuhkan waktu yang lama untuk
menjadi magnet.

Berdasarkan kekuatan mempertahankan sifat magnetnya, suatu magnet dapat


dikelompokkan menjadi:

a) Magnet sementara, yaitu magnet yang susunan magnet elementernya mudah


kembali tidak teratur setelah bahan magnetnya dijadikan magnet.

b) Magnet permanen, yaitu magnet yang susunan magnet elementernya sukar


untuk tidak teratur lagi sehingga memiliki daya tahan yang relatif lama untuk
menjadi magnet.

Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa bahan yang termasuk


magnet lunak juga merupakan magnet sementara, contohnya besi. Sementara
itu, bahan yang merupakan magnet keras juga magnet permanen, contohnya
baja.

Terdapat tiga cara untuk membuat bahan magnet menjadi magnet, yaitu
menggosok, induksi, dan arus listrik.
Sifat kemagnetan dapat dihilangkan dengan cara pemanasan atau pemukulan.
Dengan melakukan hal ini, berarti kamu telah mengganggu susunan magnet
elementer sehingga susunannya kembali tidak teratur dan sifat magnetnya
hilang.

4. Medan Magnet

Medan magnet adalah daerah sekitar magnet yang pada daerah itu magnet lain
masih dipengaruhi oleh gaya magnetik jika diletakkan di atasnya. Jika di daerah
tersebut ditaburkan serbuk besi, maka serbuk besi akan ditarik oleh kutub
magnet dan membentuk pola garis, disebut garis gaya magnet.

Sifat-sifat dari garis gaya magnet adalah:

a) garis gaya magnet keluar dari kutub utara dan masuk ke kutub selatan,

b) garis gaya magnet tidak pernah berpotongan,

c) tempat yang mempunyai garis gaya magnet rapat menunjukkan medan


magnet yang kuat. Sebaliknya, tempat yang mempunyai garis gaya magnet
renggang menunjukkan medan magnet yang lemah.

KEMAGNETAN ( MAGNETOSTATIKA )

Benda yang dapat menarik besi disebut MAGNET.


Macam-macam bentuk magnet, antara lain :
magnet batang, magnet ladam dan magnet jarum

Magnet dapat diperoleh dengan cara buatan.


Jika baja di gosok dengan sebuah magnet, dan cara menggosoknya dalam arah yang tetap, maka baja
itu akan menjadi magnet.
Baja atau besi dapat pula dimagneti oleh arus listrik.
Baja atau besi itu dimasukkan ke dalam kumpara n kawat, kemudian ke dalam kumparan kawat dialiri
arus listrik yang searah. Ujung-ujung sebuah magnet disebutKutub Magnet. Garis yang
menghubungkan kutub-kutub magnet disebut sumbu magnet dan garis tegak lurus sumbu magnet
serta membagi dua sebuah magnet disebut garis sumbu.

Sebuah magnet batang digantung pada titik beratnya. Sesudah keadaan setimbang tercapai, ternyata
kutub-kutub batang magnet itu menghadap ke Utara dan Selatan.Kutub magnet yang menghadap ke
utara di sebut kutub Utara.Kutub magnet yang menghadap ke Selatan disebut kutub Selatan.Hal
serupa dapat kita jumpai pada magnet jarum yang dapat berputar pada sumbu tegak (jarum
deklinasi).Kutub Utara jarum magnet deklinasi yang seimbang didekati kutub Utara magnet batang,
ternyata kutub Utara magnet jarum bertolak. Bila yang didekatkan adalah kutub selatan magnet
batang, kutub utara magnet jarum tertarik.

Kesimpulan : Kutub-kutub yang sejenis tolak-menolak dan kutub-kutub yang tidak sejenis tarik-
menarik
Jika kita gantungkan beberapa paku pada ujung-ujung sebuah magnet batang ternyata jumlah paku
yang dapat melekat di kedua kutub magnet sama banyak. Makin ke tengah, makin berkurang jumlah
paku yang dapat melekat.
Kesimpulan : Kekuatan kutub sebuah magnet sama besarnya semakin ke tengah kekuatannya makin
berkurang.

HUKUM COULOMB.

Definisi : Besarnya gaya tolak-menolak atau gaya tarik menarik antara kutub-kutub magnet,
sebanding dengan kuat kutubnya masing-masing dan berbanding terbalik dengan kwadrat jaraknya.
F = gaya tarik menarik/gaya tolak menolak dalam newton.
r = jarak dalam meter.
q= muatan listrik(c)
k= konstanta 9x109 Nm2/C2

PENGERTIAN MEDAN MAGNET.


Medan magnet adalah ruangan di sekitar kutub magnet, yang gaya tarik/tolaknya masih dirasakan
oleh magnet lain.

Kuat Medan ( H ) = ITENSITY.


Kuat medan magnet di suatu titik di dalam medan magnet ialah besar gaya pada suatu satuan kuat
kutub di titik itu di dalam medan magnet m adalah kuat kutub yang menimbulkan medan magnet
dalam Ampere-meter. R jarak dari kutub magnet sampai titik yang bersangkutan dalam meter.

Garis Gaya.
Garis gaya adalah : Lintasan kutub Utara dalam medan magnet atau garis yang bentuknya demikian
hingga kuat medan di tiap titik dinyatakan oleh garis singgungnya.nSejalan dengan faham ini, garis-
garis gaya keluar dari kutub-kutub dan masuk ke dalam kutub Selatan. Untuk membuat pola garis-
garis gaya dapat dengan jalan menaburkan serbuk besi disekitar sebuah magnet.

Rapat Garis-Garis Gaya ( FLUX DENSITY ) = B


Definisi : Jumlah garis gaya tiap satuan luas yang tegak lurus kuat medan.
Kuat medan magnet di suatu titik sebanding dengan rapat garis-garis gaya dan berbanding terbalik
dengan permeabilitasnya. catatan : rapat garis-garis gaya menyatakan kebesaran induksi magnetik.
Medan magnet yang rapat garis-garis gayanya sama disebut : medan magnet serba sama ( homogen )

Diamagnetik Dan Para Magnetik.


Sehubungan dengan sifat-sifat kemagnetan benda dibedakan atas Diamagnetik dan Para magnetik.
Benda magnetik : bila ditempatkan dalam med an magnet yang tidak homogen, ujung-ujung benda itu
mengalami gaya tolak sehingga benda akan mengambil posisi yang tegak lurus pada kuat medan.
Benda-benda yang demikian mempunyai nilai permeabilitas relatif lebih kecil dari satu. Contoh :
Bismuth, tembaga, emas, antimon, kaca flinta. Benda paramagnetik : bila ditempatkan dalam medan
magnet yang tidak homogen, akan mengambil posisi sejajar dengan arah kuat medan. Benda-benda
yang demikian mempunyai permeabilitas relatif lebih besar dari pada satu. Contoh : Aluminium,
platina, oksigen, sulfat tembaga dan banyak lagi garam-garam logam adalah zat paramagnetik.
Benda feromagnetik : Benda-benda yang mempunyai effek magnet yang sangat besar, sangat kuat
ditarik oleh magnet dan mempunyai permeabilitas relatif sampai beberapa ribu. Contoh : Besi, baja,
nikel, cobalt dan campuran logam tertentu ( almico )

MEDAN MAGNET DI SEKITAR ARUS LISTRIK.


Percobaan OERSTED
Di atas jarum kompas yang seimbang dibentangkan seutas kawat, sehingga kawat itu sejajar dengan
jarum kompas. jika kedalam kaewat dialiri arus listrik, ternyata jarum kompas berkisar dari
keseimbangannya.
Kesimpulan : Disekitar arus listrik ada medan magnet

Cara menentukan arah perkisaran jarum.


a. Bila arus listrik yang berada anatara telapak tangan kanan dan jarum magnet mengalir dengan arah
dari pergelangan tangan menuju ujung-ujung jari, kutub utara jarum berkisar ke arah ibu jari.
b. Bila arus listrik arahnya dari pergelangan tangan kanan menuju ibu jari, arah melingkarnya jari
tangan menyatakan perkisaran kutub Utara.
Pola garis-garis gaya di sekitar arus lurus.
Pada sebidang karton datar ditembuskan sepotong kawat tegak lurus, di atas karbon ditaburkan serbuk
besi menempatkan diri berupa lingkaran-lingkaran yang titik pusatnya pada titik tembus kawat.

Kesimpulan : Garis-garis gaya di sekitar arus lurus berupa lingkaran-lingkaran yang berpusatkan pada
arus tersebut.
Cara menentukan arah medan magnet
Bila arah dari pergelangan tangan menuju ibu jari, arah melingkar jari tangan menyatakan arah medan
magnet.

HUKUM BIOT SAVART

Definisi : Besar induksi magnetik di satu titik di sekitar elemen arus, sebanding dengan panjang
elemen arus, besar kuat arus, sinus sudut yang diapit arah arus dengan jaraknya sampai titik tersebut
dan berbanding terbalik dengan kwadrat jaraknya
Kuat induksi magnetik di sekitar kawat yang berarus listrik dinyatakan oleh hukum Biot-Savart
dengan rumus

dengan:
B : induksi magnetik di suatu titik di sekitar kawat
0 : permeabilitas udara vakum
i : kuat arus listrik yang mengalir pada kawat
a : jarak titik ke kawat
Berdasarkan rumus di atas dan sesuai dengan opsi yang ada, kuat medan magnet di sekitar kawat
dipengaruhi oleh arus yang mengalir pada kawat dan permeabilitas ruang hampa.

GAYA LORENTZ
Gaya Lorentz adalah gaya (dalam bidang fisika) yang ditimbulkan oleh muatan listrikyang bergerak
atau oleh arus listrik yang berada dalam suatu medan magnet, B. Arah gaya ini akan mengikuti arah
maju skrup yang diputar dari vektor arah gerak muatan listrik (v) ke arah medan magnet, B, seperti
yang terlihat dalam rumus berikut:

di mana
F adalah gaya (N)
B adalah medan magnet (tesla)
q adalah muatan listrik (c)
v adalah arah kecepatan muatan (m/s)
Untuk gaya Lorentz yang ditimbulkan oleh arus listrik, I, dalam suatu medan magnet (B), rumusnya
akan terlihat sebagai berikut (lihat arah gaya dalam kaidah tangan kanan):
F= B x I x L
di mana
F = gaya (N)
I = arus listrik (ampere)
B = medan magnet (tesla)
L = panjang kawat listrik (m)

Bila penghantar berarus di letakkan di dalam medan magnet , maka pada penghantar akan timbul
gaya. Gaya ini disebut dengan gaya lorentz. Jadi gaya lorentz adalah gaya yang dialami kawat berarus
listrik di dalam medan magnet. Sehingga dapat disimpulkan bahwa gaya Lorentz dapat timbul dengan
syarat sebagai berikut :
(a) ada kawat pengahantar yang dialiri arus
(b) penghantar berada di dalam medan magnet

perhatikan gambar di bawah ini

Bagaimana gaya lorentz berfungsi, maka lakukan


percobaan dengan mengamati bentuk medan magnet atau
garis gaya magnet selama percobaan. Bila pengamatan dilakukan dengan benar maka akan diperoleh :
(a) Makin besar arus listrik yang mengalir, makin besar pula gaya yang bekerja dan makin cepat
batang penghantar bergulir.
(b) Bila polaritas sumbu dirubah, maka penghantar akan bergerak dalam arah yang berlawanan
dengan gerak sebelumnya
MENENTUKAN ARAH GAYA LORENTZ
Arah gaya lorentz dapat ditentukan dengan aturan tangan kanan. Jari-jari tangan kanan diatur
sedemikian rupa, sehingga Ibu jari tegak lurus terjadap telunjuk dan tegak lurus juga terhadap jari
tengah. Bila arah medan magnet (B) diwakili oleh telunjuk dan arah arus listrik (I) diwakili oleh ibu
jari, maka arah gaya lorentz (F) di tunjukkan oleh jari tengah. perhatikan gambar berikut :

Gaya lorentz pada penghantar bergantung pada faktor sebagai berikut :


(1) kuat medan magnet (B)
(2) besar arus listrik (I)
(3) panjang penghantar

sehingga dapat dirumuskan


F = B.I.L
keterangan :
F = gaya (N)
I = arus listrik (ampere)
B = medan magnet (tesla)
L = panjang kawat listrik (m)

GELOMBANG
gelombang adalah getaran yang ia bergerak dari satu tempat ke tempat yang
lain dengan melalui media tertentu atau bahkan bisa tanpa melalui media (ruang
hampa). Jadi gelombang adalah getaran yang berulang, ia merambat melalui
media tertentu atau tanpa media, berpindah dari suatu tempat ke tempat yang
lain. Medium sendiri adalah media atau zat yang membawa gelombang.

Macam-macam Gelombang

Macam gelombang sangat banyak ada gelombang bunyi, radio, elektromagnet,


dan masih banyak lagi. Akan tetapi yang sering kita dengar ada namanya
gelombang transversal dan longitudinal. Penggolongan gelombang menjadi dua
kelompok tersebut didasarkan pada arah getaran dan arah rambatnya.

a. Gelombang Transversal

Yang dinamakan gelombang transversal adalah gelombang yang punya arah


getaran yang tegak lurus terhadap arah perambatannya. Contoh gelombang
transversal bisa sobat jumpai pada gelombang tali dan gelombang air. Karena
arah rambatannya tegak lurus dengan arah getaran, bentuk gelombang ini
adalah seperti gunung dan lembah yang berurutan. Berikut ini ilustrasi dan
istilah-istilah pada gelombang transversal :

gelombang tarnsversal

Puncak Gelombang (Gunung) : titik-titik tertinggi pada gelombang

Dasar Gelombang (Lembah) : titik-titik dasar terendah dari suatu gelombang

Bukit Gelombang : bagian gelombang yang menyerupai gunung dengan titik


tertingi > puncak gelombang

Lembah Gelombang : bagian gelombang yang menyerupai lembah dengan titik


terendah > dasar gelombang.

Panjang Gelombang : jarak antara dua puncak atau dua lembah gelombang

Amplitudo (A) : simpangan terjauh dari garis keseimbangan

Periode (T) : waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak dua puncak atau dua
lembah yang berurutan. Atau gampangnya sobat bisa bilang waktu yang
diperlukan untuk membuat satu gelombang.

b. Gelombang Longitudinal

Gelombang longitudinal adalah gelombang yang getarannya punya arah yang


sama dengan arah perambatannya. Pada gelombang ini gerakan dari medium
gelombang searah dengan propagasi gelombang. Bunyi adalah salah satu contoh
dari gelombang ini. Pada gelombang bunyi yang menjadi medium perantara
adalah udara. Medium tersebut secara bergantian merapat dan merengang
karena adanya pergeseran getaran (berpindah tempat). Istilah istilah dalam
gelombang longitudinal.

gelombang longitudinal
Rapatan : daerah sepanjang gelombang yang mempunyai rapatan atau tekanan
molekul lebih tinggi

Renggangan : daerah sepangjang gelombang yang memiliki rapatan molekul


yang lebih rendah

Panjang 1 gelombang : jaraka atara dua rapatan atau antara dua renggangan
yang saling berdekatan.

Rumus Gelombang : Cepat Rambat, Frekuensi, Periode dan Panjang Gelombang

Ada beberapa variabel yang dijumpai ketika belajar gelombang seperti cepat
rambat, frekuensi, dan juga periode. Soal-soal fisika SMA tentang gelombang
tidak akan jauh-jauh dati 3 variabel tersebut. Cepat rambat gelombang
dilambangkan dengan (v) adalah jarak yang ditempuh gelombang dalam waktu 1
detik. Hubungan antara keempat besaran tersebut adalah

cepat rambat gelombang sama dengan perkalian panjang gelombang (baca


lambda) dengan frekuensi

v=.f

dari rumus di atas sobat bisa menurunkan beberapa rums

=v/f

karena frekuensi berbanding terbalik langsung dengan periode f = 1 / t maka

v=/t

=v.t

contoh soal magnet:

1. Jika dua benda masing-masing bermuatan +5C dan +12C terpisah pada jarak 50 cm satu sama lain,
maka besar gaya yang terjadi antara kedua benda itu adalah....(k= 9x109 Nm2/C2)

Pembahasan

Diketahui:
q1 = 5C
q2 = 12C
r = 50cm = 0,5m

Ditanya: F.....?

q1 .q 2
F=k
r2

9 5 x 12
F=(9 x 10 )
(0,5)2
9
540 x 10
F=
0,25

F=2160 x 109 N

2. Dua buah muatan titik terpisah pada jarak 2meter saling tolak menolak dengan gaya 16 N. Jika
jarak kedua muatan itu diubah menjadi dua kali semula, maka besar gaya tolak menolaknya
menjadi?

Pembahasan

Diketahui:
r1 = 2m
r2 = 2r1 = 4m
F1 = 16 N

Ditanya: F2.....?
2
F2 r 1
=
F 1 r 22

F 2 22
=
16 42

F2 4
=
16 16

F2 = 4 N

3. Pada peristiwa elektro magnetik digunakan kawat penghantar yang didalam nya mengalir
muatan 18000 coulomb selama 3 menit, jika panjang kawat 100 meter dan kuat medan
magnet 5 Tesla berapa besar gaya lorentz?
Pembahasan

Diketahui:
Q= 18000 C
t = 3 menit = 180 s
L = 100 m
B=5T

Ditanya: F.....?

Q
I= t
18000 C
= 180 s

I = 100 A
F = L.I.B
=100 . 100 . 5
= 50000 Newton
4. Tentukan gaya Lorentz yang berada di medan magnet 2 testla dan memiliki muatan listrik sebesar
10000 coloumb dengan arah kecepatan10 m/s.

Pembahasan

Diketahui:
Q= 10000 C
v = 10 m/s
B=2T

Ditanya: F.....?

F=q(vxB)
= 10000 ( 10 x 2 )
= 10000 x 20
= 200000 Newton

5. Sebuah penghantar lurus panjang berarus 2 A berada di udara . Jika o = 4 x 10-7Wb/Am, maka
besar induksi magnetik pada jarak 10 cm dari penghantar tersebut adalah?

Pembahasan

Diketahui:
I =2A
a = 10 cm = 0,1 m

Ditanya: B.....?
0 I
B=
2 a

4 x 107 x 2
B=
2 x 101

B=4 x 106 tesla


contoh soal gelombang:

1. Jika ada sumber getaran bergetar dengan frekuensi 200 Hz, panjang gelombang yang terpancar
adalah 4 m, coba tentukan cepat rambat gelombang tersebut!

Pembahasan

Diketahui:
= 4m
f = 200 Hz

Ditanya:v.....?

v = . f = 4 . 200 = 800 m/s

2. Diketahui sebuah gelombang longitudinal dari sebuah lonceng adalah 20 Hz. Jika cepat rambat
gelombang di udara adalah 360 m/s, maka jarak antar dua rapatan yang saling berdekatan adalah?

Pembahasan

Diketahui:
v = 360m/s
f = 20 Hz

Ditanya: .....?

v 360
= f = 20 = 18 m

3. Ujung sebuah tali yang panjangnya 1 meter di getarkan sehingga dalam waktu 2 sekon terdapat
2 gelombang. tentukanlah persamaan gelombang tersebut apabila amplitudo getaran ujung tali 20
cm.
Penyelesaian
Diketahui :
l = 4 = = 0,25 m
t = 4 T = 2/4 = 0,5 s
ditanyakan :
y = .?
Jawab:
Y = A sin (t-kx)
= 0,2 sin [(2/0,5)t-(2/0,25)x]
= 0,2 sin (4t-8x)
=0,2 sin 4 (t-x)
4.Sebuah gelombang pada permukaan air dihasilkan dari suatu getaran yang frekuensinya 30 Hz.
Jika jarak antara puncak dan lembah gelombang yang berturutan adalah 50 cm, hitunglah cepat
rambat gelombang tersebut!
Penyelesaian :
Diketahui : f = 30 Hz , = 50 cm = 100 cm = 1 m
Ditanya : v = ..?

Jawab :
v = .f = 1.30 = 30 m/s
5. Dalam dua menit terjadi 960 getaran pada suatu partikel. Tentukan:a) periode getaranb)
frekuensi getaran
Penyelesaian
Diket :
Jumlah getaran n = 960waktu getar t = dua menit = 120 sekon
a) periode getaranT = t /n = 120 / 960 sekonT = 0,125 sekon
b) frekuensi getaranf = n/t = 960 / 120f = 8 Hz