Anda di halaman 1dari 2

REFLEKSI KASUS KOMUDA BLOK KEDOKTERAN KELUARGA

Nama dan Nomor Mahasiswa : Muhammad Irham Fanani/20130310087


PUSKESMAS : WIROBRAJAN

1. Pengalaman
Ny. R usia 68 tahun datang untuk kontrol ke poli lansia Puskesmas
Wirobrajan. Ia memiliki riwayat penyakit gula (Diabetes Mellitus) dan tekanan darah
tinggi (Hipertensi) sejak 3 tahun yang lalu. Pada saat pemeriksaan, tekanan darahnya
170/100 mmHg. Ia telah mendapat pengobatan hipertensi berupa Amplodipine namun
penggunaannya digantikan dengan Captropil. Saat dilakukan anamnesis, pasien
mengaku sulit untuk tidur dan merasa kakinya kaku-kaku ketika bangun di pagi hari.
Dokter menganjurkan untuk pemeriksaan kadar asam urat. Pemeriksaan asam urat
menunjukkan kadar yang cukup tinggi yaitu sebesar 8,5. Dokter memberikan edukasi
kepada pasien untuk menghindari konsumsi makanan seperti jeroan, emping,
nangka/gori, dan sayuran berwarna hijau.

2. Masalah yang dikaji


Bagaimana tata laksana hipertensi pada orang lanjut usia ? Apakah dokter telah
menerapkan prinsip kedokteran keluarga dalam kasus ini ?

3. Analisis kritis
Joint National Committe 8 (JNC 8) mengungkapkan obat antihipertensi bagi
pasien berusia 60 tahun diberikan jika tekanan darah sistolik 150 mmHg atau
tekanan darah diastolik 60 mmHg. Pilihan obat yang direkomendasikan bagi orang
berkulit tidak hitam yang juga memiliki diabetes yakni diuretik golongan thiazide,
calcium channel blocker (CCB), angiotensin-converting enzym inhibitor (ACEI), atau
angiotensin receptor blocker (ARB). Pada kasus ini pasien diberikan obat captropil
yang merupakan obat golongan ACEI. Captropil memiliki beberapa efek samping
salah satunya yaitu batuk. Pada anamnesis juga pasien menyatakan kondisi akhir-
akhir ini sering mengalami batuk. Apabila dalam 1 bulan pengobatan tidak mengalami
perubahan tekanan darah, maka dosis dapat ditambahkan atau diberikan obat kedua.
Prinsip kedokteran keluarga dalam kasus ini :

a. Primary Care
Dokter sebagai kontak pertama di puskesmas sudah mampu menggali keluhan
biologis pasien, memiliki pengetahuan yang luas tentang penyakit pasien,
sehingga mampu untuk mendiagnosis dan memberikan pengobatan dengan baik.
b. Comprehensive Care
Dokter telah melakukan perawatan secara komprehensif. Selain memberikan obat,
dokter juga memberikan edukasi dan promosi kesehatan mengenai diet yang sehat
untuk mencegah kenaikan kadar asam urat.
4. Dokumentasi
a. Nama : Ny R.
b. Usia : 68 tahun
c. Terapi :
Captropil 25 mg
Gemfibrozil
Vitamin B
Allupurinol
Ambroxol

5. Referensi

Donald. (2013). Role of Family Doctors in the Healthcare System-Now and Future.

James, P. e. (2014). Evidence-Based Guideline for Management of High Blood Pressure in


Adults. American Heart Association.