Anda di halaman 1dari 1

1.

1 Hasil Pengamatan
1.1.1 Saccharomyces cerevisiae

Pengamatan Referensi
http://www.daviddarling.info/
encyclopedia/Y/yeast.html
Morfologi sel : Oval
Pembesaran : 40x
Zat warna : Lugol
Pembahasan
Saccharaomyces cerevisiae termasuk dalam khamir yang berbentuk oval. Dinding
sel khamir pada sel-sel yang muda sangat tipis, namun semakin lama semakin menebal.
Saccharomyces cereviciae secara morfologi hanya membentuk blastospora berbentuk
bulat lonjong, silindris, oval, atau bulat telur yang dipengaruhi oleh strainnya.
Berkembang biak dengan membelah diri melalui budding cell. Pada dinding sel
terdapat struktur yang disebut bekas lahir (bekas yang timbul dari pembentukan oleh sel
induk) dan bekas tunas (bekas yang timbul akibat pembentukan anak sel). Setiap sel
hanya dapat memiliki satu bekas lahir, namun bisa membentuk banyak bekas tunas.
Saccharomyces cerevisiae dapat membentuk 9 sampai 43 tunas dengan rata-rata 24 tunas
per sel, dan paling banyak lahir pada kedua ujung sel yang memanjang (Burrows 2004).
Hasil pengamatan menunjukan bentuk dari sel Saccharaomyces cerevisiae adalah
oval. Namun berkas lahir dan bekas tunas tidak terlihat. Pengamatan menggunakan
pembesaran 40x dan pewarna yang digunakan adalah lugol.