Anda di halaman 1dari 6

ANALISIS JURNAL / EVIDENCE BASED PRACTICE

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PRILAKU IBU DALAM PEMBERIAN


MP-ASI DENGAN KEJADIAN GASTROENTERITIS PADA ANAK USIA 0-6
BULAN DI RS DR. SOEPRATO CEPU

Diajukan untuk Memenuhi Tugas pada Stase Anak

Program profesi ners XXXIII

Disusun Oleh

Annisa Belladiena Rosma D


220112160503

FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
PROGRAM PROFESI NERS XXXIII
BANDUNG
2017

1. Judul
Jurnal ini berjudul Hubungan pengetahuan dan perilaku ibu dalam
pemberian MP-ASI dengan kejadian gastroenteritis pada anak usia 0 6
bulan di Rumah Sakit Dr. Soeprapto Cepu. Oleh Sri Lestari , Krisdiana
Wijayanti dan Anik Suwarni dalam Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia
Vol.1, No.2, Juli 2012.

2. Pendahuluan
Penyakit diare masih menjadi penyebab kematian balita (bayi dibawah
5th) terbesar di Indonesia. Menurut catatan UNICEF tiap detik 1 balita
meninggal karena diare. Di Indonesia sekitar 162.000 balita meninggal
setiap tahun atau sekitar 460 balita setiap harinya. (Aminudin R,2007).

Gastroenteritis akut adalah penyakit utama kedua yang paling sering


menyerang anak anak (Flu adalah yang pertama) (Cecily L Betz, Linda
A. Sowden, 2002). Salah satu faktor yang menjadi pencetus Gastroenteritis
pada anak usia 0 6 bulan adalah pemberian makanan pendamping Air
Susu Ibu (MP-ASI). (Wiryo, 2003).
Beberapa faktor yang menjadi penyebab Ibu untuk memutuskan
memberikan makanan pendamping ASI secara dini (MPASI Dini),
diantaranya adalah faktor pengetahuan, pendidikan, tradisi, pelayanan
kesehatan, sosial ekonomi, demografi dan paparan media masa.

Pada tahun 2008, dari keseluruhan pasien anak yang ada di


RS.Dr.R.Soeprapto Cepu, jumlah pasien dengan gastroenteritis menduduki
urutan pertama yaitu 16% dari 1317 pasien atau sebanyak 210 pasien. Pada
tahun 2009 jumlah pasien anak yang terkena gastroenteritis yaitu 283
pasien, Dimana 60% nya adalah anak usia
0 6 bulan (169 pasien). Dari data sekunder yang didapat dalam catatan
medis diperoleh keterangan bahwa 60% pasien balita usia 0 6 bulan yang
terkena Gastroenteritis itu telah diberi MP-ASI.

3. Metode Penelitian
Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik , dengan menggunakan
pendekatan Cross sectional yaitu suatu variabel sebab atau resiko dan
akibat atau kasus yang terjadi pada obyek penelitian diukur atau
dikumpulkan secara simultan atau dalam
waktu yang bersamaan (Notoatmojo,2003).

4. Populasi dan Sampel


Dalam penelitian ini sebagai populasi dan subjek penelitian adalah orang
tua pasien yang mempunyai anak dengan gastroenteritis pada anak usia 0
6 bulan di RS.Dr.R.Soeprapto Cepu yang mencapai 15-20 pasien setiap
bulannya. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling, dan
didapatkan data sebanyak 30 orang dijadikan responden.

5. Instrument Penelitian
a. Pengetahuan pemberian MP ASI dini Instrumen penelitian
menggunakan
Kuesioner, dengan Penilaian dikategorikan menjadi 3 kelompok :
a) Skor >6 artinya tahu
b) Skor < 6 artinya kurang tahu
c) Skor < 3 artinya tidak tahu

b. Perilaku pemberian MP-ASI dini


Menggunakan kuesioner yang berjumlah 6 untuk mengungkapkan
apakah seorang ibu sudah berperilaku baik atau jelek. Dikatakan ibu
mempunyai perilaku baik jika ibu memberikan MP-ASI diberikan pada
usia > 6 bulan. Dan dikatakan ibu mempunyai perilaku jelek bila ibu
memberikan MP-ASI pada usia < 6 bulan.
Kategori hasilnya adalah :
a). Skor > 3 berperilaku baik
b). Skor < 3 berperilaku jelek

c. Kejadian Gastroenteritis / diare


Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang berjumlah 2
pertanyaan untuk mengetahui kejadian gastroenterintis / diare.

6. Hasil Penelitian
a. Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang MP-ASI di RS.
Dr.R.Soeprapto Cepu
Berdasarkan tabel dapat di ketahui bahwa distribusi pengetahuan ibu
dalam pemberian MP-ASI di RS.Dr.R.Soeprapto Cepu separuh
responden memiliki kategori kurang tahu yaitu sebanyak 15 responden
(50 %) yang merupakan kategori paling tinggi sedangkan kategori
yang paling rendah adalah 6 responden (20%) dengan kategori tahu
tentang pemberian MP-ASI.

b. Gambaran Perilaku Ibu Dalam Pemberian MP-ASI Dini Di RS.


Dr. R.Soeprapto Cepu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi perilaku ibu dalam
pemberian MPASI dini di RS.Dr.R.Soeprapto Cepu lebih dari separuh
memiliki perilaku yang jelek yaitu 77% atau sebanyak 27 orang.

a. Gambaran Kejadian Gastroenteritis Pada Anak Usia 0-6 Bulan Yang


Diberikan MPASI Dini Di Rs Dr.R.Soeprapto Cepu
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh kejadian
gastroenteritis (30 responden), lebih dari separuh disebabkan karena
adanya pemberian MPASI secara dini yaitu sebanyak 77 %
(27 responden) dan 3 responden (23%) lainnya tidak diberikan
MP-ASI dini.

c. Hubungan Pengetahuan Ibu Dalam Pemberian MP-ASI Dengan


Kejadian Gastroenteritis Pada Anak Usia 0-6 Bulan Di RS. Dr. R.
Soeprapto Cepu
Berdasarkan hasil uji statistic korelasi non parametrik menunjukkan
bahwa besarnya korelasi antara pengetahuan dengan kejadian
gastroenteritis pada anak usia 0-6 bulan adalah p-value = 0,005 dengan
signifikansi 0,05. Maka Ho ditolak dan Hi diterima, sehingga dari
hasil tersebut dapat diambil kesimpulan adanya hubungan yang antara
variabel pengetahuan dengan kejadian gastroenteritis.

d. Hubungan Perilaku Ibu Dalam Pemberian MP-ASI Dengan Kejadian


Gastroenteritis Pada Anak Usia 0-6Bulan Di RS. Dr. R. Soeprapto
Cepu
Menunjukkan bahwa dari 30 responden yang mengalami kejadian
gastroenteritis terdapat 27 responden (77 %) mempunyai perilaku yang
jelek dalam pemberian makanan pendamping asi dini. Sedangkan 3
responden (23%) lainnya yang gastroenteritis mempunyai perilaku
yang baik dalam pemberian makanan pendamping ASI

7. kesimpulan
a. Sebagian besar pengetahuan ibu dalam pemberian makanan
pendamping air susu ibu dini dari 30 responden memiliki kategori
kurang tahu (50%).
b. Dari 30 responden sebagian besar perilaku ibu dalam pemberian
makanan pendamping air susu ibu dini memiliki kategori jelek (77%)
c. Berdasarkan koefisien korelasi yang berharga positif dan harga p yang
kurang dari atau sama dengan 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa
terdapat hubungan pengetahuan dan perilaku ibu tentang pemberian
MP-ASI dengan kejadian gastroenteritis pada anak usia 0-6 bulan di
RS Dr.R.Soeprapto Cepu.

ANALISA JURNAL

Judul dengan isi jurnal sudah sesuai tetap sebaiknya pada judul
menggunakan tahun penyusunan atau pembuatan skripsi.
Pada jurnal ini tidak membuat tujuan umum maupun khusus apa yang
ingin diketahui atau penelitian yang ingin peneliti teliti.
Untuk metode penelitian dalam populasi dan sampel telah
menjelaskan cara pengambilan sampel yang jelas dengan sesuai pada
yang diharapkan oleh peneliti sedangkan instrument penelitian pun
telah dijelaskan jumlah soal dan kategori skor.
Hasil penelitian dan pembahasan sesuai dengan hasil y ang ditabel
dengan yang dideskripsikan dan pada penjelasan hasil dari penelitian
ada teori-teori yang mendukung dari hasil penelitian yang diteliti.
Jurnal ini tidak membuat saran apa yang di harapkan dengan adanya
penelitian yang diteliti.