Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENGAJARAN

GIZI IBU MENYUSUI

DISUSUN OLEH:
Oktavian Oka Pradipta
151163

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
TAHUN AKADEMIK 2015/2016
SATUAN ACARA PENGAJARAN

PokokBahasan : Gizi Ibu Menyusui


Sub PokokBahasan : Pemberian Nutrisi Ibu Menyusui
Waktu : 15 Menit
Sasaran : Ibu Menyusui

I. Tujuan Instruksional Umum


Setelah melakukan pendidikan kesehatan selama30 menit diharapkan ibu
post natal mampu memahami nutrisi pada ibu menyusui.
II. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mendapatkan penjelasan tentang gizi ibu menyusui diharapkan ibu
post natal :
1. Ibu dapat menjelaskan pentingnya gizi sewaktu menyusui.
2. Ibu dapat menjelaskan kebutuhan zat gizi ibu saat menyusui.
3. Ibu dapat menyebutkan jenis bahan makanan yang menjadi sumber gizi.
4. Ibu dapat mengetahui susunan makanan saat menyusui.
5. Ibu dapat menyebutkan bahan-bahan makanan yang dapat merangsang
ASI
III. Metode
Ceramah
Diskusi/ tanya jawab
IV. Media
Lembar balik
V. KegiatanPengajaran
NO TAHAP KEGIATAN METODE
1. Pembukaan Memberikan salam ceramah
( 2 menit ) Perkenalan diri
Menjelaskan tujuan
Apersepsi gizi ibu menyusui
2. Pelaksanaan Menjelaskan materi tentang gizi ibu Ceramah
( 10 menit ) menyusui dan Tanya
jawab

3. Penutup Memberikan kesempatan bertanya Ceramah


(3 menit) Mengevalusi ibu hamil tentang materi yang dan Tanya
telah diberikan jawab
Menyimpulkan materi
Mengakhiri pertemuan
Menutup salam

VI. Evaluasi
Pertanyaan
1. Jelaskan pentingnya gizi ibu pada masa menyusui
2. Jelaskan kebutuhan zat gizi ibu saat menyusui
3. Sebutkan jenis bahan makanan yang menjadi sumber gizi.
4. Sebutkan bahan-bahan makanan yang dapat merangsang ASI

VII. Lampiran
1. Materi
2. Leaflet
Lampiran materi
GIZI IBU MENYUSUI
A. Pentingnya gizi sewaktu menyusui
Untuk menjaga agar ibu tetap sehat dan produksi ASI cukup, maka ibu
harus memperhatikan makanan ibu setiap hari. Sebagai mana ibu ketahui ASI
merupakan makanan bayi terbaik sampai umur 2 tahun. Kecuali itu menyusui
berarti
1.Lebih praktis.
2. Lebih murah.
3. Lebih bersih dan sehat.
4. Melindungi bayi dari penyakit infeksi.
5. Membina kasih saying antara ibu dan bayi.
B. Kebutuhan zat gizi ibu menyusui
Seorang ibu yang menyusui memerlukan zat gizi lebih banyak disbanding
sewaktu tidak menyusui. Tambahan zat gizi yang dianjurkan untuk ibu
menyusui adalah sebagai berikut :
825 kilokalori
25 gram protein
500 miligramzatbesi
2500 satuaninternasional vitamin A
0,4 miligram vitamin B1
30 miligram vitamin C
C. Bahan makanan yang menjadi sumber zat gizi
Banyak ragam bahan makanan di sekitar kita yang dapat menjadi sumber
zat gizi. Contoh sumber kalori yang dianjurkan :
1. Bahan makanan yang mengandung banyak hidrat arang/karbohidrat :

Beras Jagung
Mie Minyak
Ketela Gandum
Kentang


2. Bahan makanan yang mengandung banyak protein :
Protein hewani : susu, daging, telur, ikan
Protein nabati : kacang-kacangan, tempe, tahu
3. Bahan makanan yang mengandung banyak zatkapur :
Susu
Sayuran hijau
Teri kering
Kacang-kacangan
4. Bahan makanan yang mengandung banyak zatbesi :
Hati
Kuning telur
Kacang-kacangan
Daging
Sayuran hijau (bayam,daunketela,dll)
5. Bahan makanan yang mengandung banyak vitamin A :
Kuning telur
Minyak ikan
Hati
Susu
Sayuran hijau dan buah-buahan kuning
Kecuali itu sayuran dan buah-buahan pada umumnya mengandung
vitamin dan mineral terutama dalam bentuk segar.
D. Susunan makanan yang dianjurkan selama menyusui.
Susunan makanan yang dianjurkan adalah yang memenuhi
persyaratan gizi baik. Adapun jumlah makanan yang dianjurkan sebagai
berikut (untuk sehari):
Beras 500 gram (3 gelas nasi)
Daging 75 gram (1 potong sedang)
Tempe 125 gram (2-3 potong sedang)
Sayuran 300 gram (3 gelas sayur)
Pepaya 200 gram (2 potong sedang)
Susu 200 cc (1 gelas)
Jenis makanan ini dapat diganti dengan jenis makanan lain yang sama nilai
gizinya sesuai dengan selera ibu, misalnya :
1. Beras dapat diganti dengan roti, mie, kentang, atau tepung-tepungan
lain.
2. Daging dapat diganti dengan ikan, ayam, telur, dsb.
E. Bahan makanan yang dapat merangsang ASI
Contoh beberapa jenis makanan yang dapat merangsang ASI:
Bayam
Kedelai
Daun singkong
Pepaya
Daun katuk
Mangga
Daun papaya
Jeruk
Kacang tanah
Pisang
Kacang merah
Jambu air
Kacang hijau