Anda di halaman 1dari 1

Mengenal Arti Curah Hujan dan Cara Membacanya

Posted on March 18, 2013

Oleh : Chandra Tama

Mungkin bagi teman teman yang suka membaca sebuah artikel yang berisi pedoman
budidaya tanaman, sering membaca adanya data curah hujan dengan besaran tertentu sebagai
syarat agar tanaman dapat tumbuh optimal. Oleh karena pentingnya mengetahui curah hujan
dalam kaitannya dengan budidaya pertanian. Maka saya akan sedikit membahas tentang
curah hujan untuk kali ini.

Curah hujan adalah jumlah air yang jatuh di permukaan tanah datar , tidak menguap dan tidak
mengalir selama periode tertentu yang diukur dengan satuan (mm) pada luasan 1 m 2. Secara
gampang penjelasannya seperti ini, apabila di suatu daerah data curah hujannya 2000 mm /
tahun berarti daerah tersebut selama setahun dalam 1 m2 jumlah air yang turun sebesar 2000
mm x 1 m2 yaitu sebesar 2 m3 atau 2000 liter (1 dm3 = 1 liter).

Sementara untuk beberapa pengertian lainnya seperti dijelaskan berikut :

1. Rata-rata curah hujan bulanan : Nilai rata-rata curah hujan masing-masing bulan
dengan periode minimal 10 tahun.

2. Normal curah hujan bulanan : Nilai rata-rata curah hujan masing-masing bulan selama
periode 30 tahun.

3. Standar normal curah hujan bulanan : Nilai rata-rata curah hujan masing-masing
bulan selama periode 30 tahun dimulai dari :
1 Januari 1901 s.d. 31 Desember 1930
1 Januari 1931 s.d. 31 Desember 1960
1 Januari 1961 s.d. 31 Desember 1990
1 Januari 1971 s.d. 31 Desember 2000

Kriteria intensitas curah hujan :


Hujan sangat ringan : Intensitas < 5 mm dalam 24 jam
Hujan ringan : Intensitas 5 20 mm dalam 24 jam
Hujan sedang : Intensitas 20 50 mm dalam 24 jam
Hujan lebat : Intensitas 50 100 mm dalam 24 jam
Hujan sangat lebat : Intensitas > 100 mm dalam 24 jam

Kriteria distribusi curah hujan bulanan :


Rendah : 0 100 mm
Menengah : 101 300 mm
Tinggi : 301 400 mm
Sangat Tinggi : > 400 mm