Anda di halaman 1dari 4

- Perbedaan statistik & statistika

Statistik adalah bilangan /ukuran-ukuran tertentu yang diperoleh melalui


proses perhitungan terhadap sekumpulan data yang berasal dari sampel

Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, analisis,


penyajian, interpretasi dan pengambilan kesimpulan dari data yang didapat.

- Penerapan Statistika

Di bidang pertanian, penerapan ilmu statistika digunakan untuk mempelajari


data pengamatan atau pengukuran yang diperoleh dari penyiapan lahan,
penanaman, pemeliharaan sampai pada pemasaran hasil pertanaian.

- Konsep Statistika STATISTIKA DESKRIPTIF :

melalui
STATISTIKA : Berkenaan dengan pengumpulan, pengolahan,
proses dan penyajian sebagian
Kegiatan untuk :
dan

mengumpulkan data
STATISTIKA INFERENSI :

Setelah data dikumpulkan, maka dilakukan berbagai


metode statistik untuk

menganalisis data, dan kemudian dilakukan

- Peran Statistika dalam Metode Ilmiah


4.Mengumpulkan dan mengolah data, menguji hipotesis, atau
menjawab pertanyaan

INSTRUMEN

SAMPEL
PERAN STATISTIKA
JENIS DATA

VARIABEL

METODE ANALISIS

- Data
Data adalah hasil pengamatan atau pengukuran yang dilakukan
pada unit contoh terkecil. Data merupakan objek dari statistika.
Hasil tersebut dapat berupa angka, besaran, fakta, gambar
maupun pernyataan.
Unit contoh terkecil biasanya merupakan individu.
Data yang telah diolah menggunakan statistika akan menghasilkan
informasi. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan dalam
membuat kebijakan atau sebagai rekomendasi dalam membuat
keputusan.
Jenis data:
a) Data Kualitatif: diperoleh melalui pengamatan. Hasil
pengamatan tidak dapat diukur atau dihitung dan hanya
berdasarkan kategori. Misalnya : Kesuburan tanah (subur,
agak subur, tidak subur), ketahanan tanaman terhadap
penyakit (tahan, agak tahan, rentan), warna bunga (merah,
merah muda, putih), rasa buah jeruk (manis sekali, manis,
masam) dll.

b) Data Kuantitatif: diperoleh melalui pengukuran. Hasil


pengamatan yang dapat diukur atau dihitung dengan pasti.
Misalnya: jumlah bunga, kandungan N tanah, pendapatan petani
jeruk setiap panen, jumlah tanaman yang mati terserang hama, dll.
Data kuantitatif dibagi menjadi 2 jenis :
1) Data diskrit: data yang dapat dikategorikan secara tegas
menurut bilangan cacah, (0,1,2,3,4,.). Data deskrit tidak dapat
disajikan dalam bentuk garis. Penyajian data deskrit lebih
tepat dengan diagram batang.
Contoh: jumlah buah tomat per tanaman, jumlah petani apel di
Punten, jumlah tanaman jeruk yang dimiliki petani.
2) Data kontinyu: yaitu data yang susunannya berkelanjutan dan
tidak dapat dikategorikan secara tegas. Data kontinyu dapat
disajikan dalam bentuk garis. Setiap titik yang membentuk
sebuah garis adalah data. nilai-nilainya berada dalam suatu
interval atau jangkauan tertentu. Nilai-nilai data kuantitatif
kontinyu dapat berupa bilangan pecahan yang tidak terhingga
banyaknya.
Contoh: tinggi tanaman (cm) = 10,2; 10,21; 10,3;..,

Jenis kelamin
Warna kesayangan
Asal suku, dll
Data Kualitatif
Jumlah mobil
Jumlah staf
Jumlah TV, dll
DATA Data Diskret

Data Kuantitatif Berat badan


Jarak kota
Luas rumah, dll
Data Kontinu
- Populasi dan Sampel
Populsi: keseluruhan dari objek yang kita selidiki. Populasi dapat
berupa sekelompok orang, binatang, tumbuhan, bagian dari tumbuhan
atau benda apa saja
Sampel (contoh) : himpunan bagian dari populasi. Contoh yang
benar, adalahcontoh yang dapat mewakili keseluruhan populasi.
o Pengambilan contoh dari populasi sering berbias, sehingga perlu pengambilan
contoh secara acak yang disebut contoh acak.
o Walaupun kita bekerja hanya dengan contoh namun kesimpulan
yang diambil harus berlaku untuk keseluruhan populasi.

Contoh: Apabila p adalah populasi rakyat Indonesia, maka n adalah


para anggota DPR. Contoh n yang terbaik adalah anggota DPR yang
dapat mewakili rakyat Indonesia.

- Parameter & statistik


Parameter: sesuatu (karakteristik) yang mencirikan populasi (rerata
populasi, ragam populasi, simpangan baku populasi)
Statistik : karakteristik yang mencirikan sampel (rerata contoh, ragam
contoh, simpangan baku contoh)
Dengan demikian statistika juga dapat dikatakan sebagai cara
menggeneralisasi statistik menjadi parameter.
- Variabel / peubah
Variabel atau peubah adalah karakteristik dari obyek yang diamati
atau sedang dievaluasi.
Apabila variabel tersebut telah diinterpretasikan dan disimpulkan,
maka dapat disebut sebagai parameter
Contoh: karakteristik tanaman seperti jumlah bunga, jumlah hama, bobot
buah, harga buah, jumlah bunga dan diameter batang. Karakteristik tanah
seperti kandungan N, kandungan P, pH, dan warna tanah.

- Penyajian Data
Untuk keperluan laporan dan atau analisis selanjutnya, data yang telah
dikumpulkan perlu diatur, disusun, disajikan dalam bentuk yang jelas dan
baik.
Penyajian data dapat berupa tabel frekuensi, grafik.
Distrbusi Frekuensi
Distribusi Frekuensi adalah penyusunan data dalam kelas-kelas
interval.
Pedoman umum menyusun distribusi frekuensi:
Jumlah kelas interval 5-15 atau menggunakan rumus Sturge
C = 9, untuk n< 250
C= 1+3,3 log n, dimana C : jumlah kelas interval, n : jumlah data
Menentukan range data terbesar dan terkecil
Lebar interval range/C
Menentukan kelas-kelas interval dan frekuensinya sehingga setiap
data masuk dalam TEPAT satu kelas interval.

Distribusi Frekuensi relatif


> Frekuensi relatif dapat dihitung dengan membagi masing-masing nilai
frekuensi dengan jumlah frekuensi (mahasiswa). Jumlah frekuensi relatif
selalu = 1.
> Frekuensi relatif, nantinya bermanfaat untuk penghitungan nilai
peluang.