Anda di halaman 1dari 3

Peringatan.

Bila anda menerapkan Teorema 8, maka hal yang mudah


bagi anda untuk mengingat apakah P adalah matriks transisi dari B ke B
(takbetul) atau dari B ke B (betul). Mungkin akan menolong bila kita
namakan B sebagai basis lama, B basis baru, A matriks lama, dan A
matriks baru. Karena P adalah matriks transisi dari B ke B, maka P-1
adalah matriks transisi dar B ke B. Jadi(5.20) dapat dinyatakan sebagai:
matriks baru = P-1(matriks lama)P
dimana P adalah matriks transisi dari basis baru ke basis lama.
Untuk lebih menotasikan cara tersebut agar mengingat rumus ini,
kita dapat menggambarkan notasi [T]B dan [T]B yang diperkenalkan
pada bagian akhir. Dengan notasi ini (5.20) dapat dinyatakan sebagai:
[T]B = P-1[T]BP

B ke B B ke B

Contoh 37
Misalkan T : R2 R2 didefinisikan oleh
T

Carilah matriks baku untuk T, yakni matriks T relative terhadap basis B


= {e1 , e2}, dimana
e = .
dan kemudian gunakanlah Teorema 8 untuk mentransformasikan matriks
ini ke dalam matriks T relative terhadap basis B = {u1 , u2} , dimana
u1 = .
Pemecahan. Dalam bagian (a) dari Contoh 33, kita cari matriks T
relative terhadap basisi baku B menjadi

[T]B = [ 1 1
2 4 ]
Selanjutnya kita memerlukan matriks transisi dari B ke B. Untuk
matriks transisi ini kita memerlukan matriks koordinat untuk vector-
vektor basis B yang relative terhadap basis B. Dengan pemeriksaan,
u1 = e 1 + e 2
u2 = e1 + 2e2
sehingga
[u1]B =

Jadi, matriks transisi dari B ke B adalah

P= [ ]
1 1
1 2

Anda dapat memeriksa bahwa

P-1 = [ 2 1
1 1 ]
sehingga menurut Teorema 8 matriks T relative terhadap basis B adalah
P-1[T]BP = [ ][ ][ ]
2 1 1 1 1 1
1 1 2 4 1 2 = [ ]
2 0
0 3

Hal ini sesuai dengan hasil yang diperoleh dalam bagian (b) dari Contoh
33.