Anda di halaman 1dari 3

2.5.

Mekanika Pergerakan Gigi

Force

Force didefinisikan sebagai aksi yang sedang berlangsung yang dapat merubah atau
memelihara perubahan bagian dari keadaan istirahat atau gerakan seluruh bodi. Force
memiliki jarak yang pasti, memiliki suatu yang spesifik dan titik pengaplikasian dalam
praktek klinis antara pull-tarikan atau push-tekanan dalam sistem metrik satuan dari
kekuatan dijelaskan dalam gram.

Types of Force

1. Countinous Force

Menunjukkan pada tekanan berangsur-angsur dari membran pericdontal pada sisi


tegangan gigi (pressure side). Jika suatu tekanan terdapat dalam batas-batas dimana dapat
terjadi reaksi jaringan, dapat terjadi perubahan rekonstrkutional elemen fibrosa seperti
juga resorpsi langsung dinding tulang alveolar. Jika tidak dibutuhkan tekanan pengaktifan
kembali, maka suplai pembuluh darah dapat diperoleh dengan mudah dan dapat
menghasilkan suatu efek Damage-repair. Eliminasi zona hyalinized terjadi antara 1 dan
4 minggu, dan jika dilakukan pengaktifan kembali sebelum waktu ini, maka masalah-
masalah terhadap jaringan dapat terjadi dengan mudah.Countinous force merupakan suatu
tekanan aktif ortodonfik yang dapat sedikit mengurangi jarak antara periode yang
penetapan suatu komponen alat ini harus bersifat fleksibel dan aktifasi harus dilakukan
secara relative dengan level tekanan yang ringan, karena continous force ditujukan untuk
membawa imenggiring resorpsi langsung soket gigi.Selain itu continous force tidak
meliputi periode istirahat dan gangguan kecil dengan fungsi biologi normal dalam
jaringan lunak dapat ditoleransi.

2. Interupted continous force

Berarti bahwa continous force yang diaplikasikan pada gigi lebih efektif hanya pada
sejumlah kecil pergerakan / pergeseran gigi, setelah tekanan dihentikan dan
membutuhkan untuk diaktifkan kembali. Walaupun telah terbentuk zona hyalinized,
irgamen periodontal dapat direkonstruksi kembali sehingga terjadi suatu peningkatan
dalam proliferasi sel yang cocok / sesuai untuk perubahan jaringan berikutnya mengikuti
tekanan reaktifasi.

3. Intermittent Force

Suatu tekanan ortodontik aktif yang mempengaruhi gigi secara berkala atau setiap
saat ketika terjadi banyak gangguan dari tekanan. Tipe tekanan ini terjadi ketika
digunakan suatu alat removable.Komponen alat ini harus memiliki tingkat kekakuan yang
tinggi (high stiffness) dan aktifasi awal harus dua kali, diharapkan deformasi jaringan
lunak cocok.

Stress And Strain

Stress adalah aplikasi kekuatan perunit daerah yang mendapat tegangan dan dapat
didefinisikan sebagai perubahan internal perunit area. Stress dan strain adalah hubungan antar
massa stress yang merupakan kekuatan eksternal yang berlangsung pada bodi tersebut. Strain
dapat dibentuk dari perubahan dalam dimensi eksternal atau energi eksternal bodi.

Couple

Couple adalah pasangan kekuatan inti yang memiliki besar yang sama dan berlawanan
dengan paralel tetapi garis aksinya collinear. Couple saat bergerak di bodi membawa rotasi
murni.

Centre of Resistance

Setiap bodi atau objek bebas, berjalan jika massa inti pada single pointnya bisa seimbang
dengan sempurna. Untuk pemeriksaan perhitungannya, point ini bisa diambil dimana
sebagian berat bodinya berkonsentrasi dan dan dapat dinamakan pusat gravitasi.
Bagaimanapun, gigi tidak dapat bergeser dengan bebas didalam rahang, karena dibatasi oleh
jaringan sekitar gigi. Pada keadaan ini analog point pada pusat gaya gravitasi yang terbuat
disebut centre of resistance.

Secara umum, pusat resisten pada gigi adalah konstan pada gigi berakar tunggal terletak
diantara 1/3 dan 1/2 bagian akar, dari apikal ke alveolar crest, sedangkan pada gigi berakar
banyak pusat resistennya terletak diantara 1-2 mm apikal ke furkasi. Pusat resisten berada
pada gigi berakar tunggal setiap satuan gigi dan pada seluruh lengkung rahang. Mengetahui
pusat resisten ini sangat penting dalam merencanakan ketepatan Mechanoterapi.

Ada 2 faktor yang dapat merubah posisi pusat resisten yaitu, panjang akar dan tinggi tulang
alveolar. Makin panjang akar pusat resisten bisa lebih ke apikal, seperti alveolar crest yang
tinggi, pusat resisten bisa terletak lebih ke korona. Sama dengan morfologi dan jumlah akar
juga bisa mempengaruhi pusat resistensi.

Moment

Momen dapat didefinisikan sebagai ukuran potensial rotasi pada kekuatan dengan respek
terhadap sumbu porosnya. Kekuatan ortodontik yang paling sering diaplikasikan pada
mahkota gigi. Oleh karena itu, kekuatan jarang diaplikasikan melalui pusay resistensi pada
mahkota. Jadi, kekuatan ini tidak hanya menghasilkan gerakan linear tapi juga bisa berotasi.
Momen bagaimanapun cenderung menghasilkan rotasi.

Momen = besarnya kekuatan x jarak (jarak yang tegak lurus dari pusat resistensi pada bodi
hingga aksi kekuatan), satuan ukuran momen adalah gram milimeter, dua variable yang
ditetapkan oleh kekuatan momen, besarnya jarak dari pusat resisten, salah satu dari dua
variable ini bisa dimanipulasi untuk menghasilkan sistem kekuatan.

Centre of Rotation

Centre of rotation merupakan titik, dimana bodi terlihat rotasi, dari posisi awal dan posisi
final. Centre of rotation adalah variabel titik dan perubahan menurut tipe pergerakan gigi