Anda di halaman 1dari 3

Pemberian Na Bicarbonat

Hari/tanggal : kamis, 01 juni 2017

Ruangan : ICU RSUD Ulin Banjarmasin

Tindakan Keperawatan / prosedur : Pemberian Na Bicarbonat

A. Latar Belakang

Nn. D umur 13 tahun BB 40 kg dendan diagnose Ca. Ovarium on kemoterapi dan Gagal napas. Saat
pengkajian Pasien terpasang ventilator dengan mode VC-AC dengan Fi02 80% Tidal Volome 240 PEEP
8.0 Flow Rate 30. Pasien mengalami penurunan kesadaran dengan Ramsay Score 5 saat auskultasi
terdapat suara ronchi di paru kanan. Perut pasien asites dan melenting saat dipalpasi, terdapat stretch
mark di sekitar bawah perut, kaki edeme dengan pitting edeme > 3 detik. Pasien mendapatkan terapi
yaitu infuse pump NaCL 0,9 % 52 meq dan D10% 52 meq, Midazolame 3 meq via syring pump.
Terpasang OPA, DC, dan Bedside monitor dengan TTV TD : 93/44 mmHg N : 129x/Menit RR :
30x/menit T : 37.10C dan SpO2 : 97%. Pasien mendapatkan koreksi Bicnat lambat peroral yaitu 4 x 2
tablet dengan hasil AGD :

Pemeriksaan hasil Nilai rujukan


PH 7.3 7.35 - 7.45
PCO2 52.0 35.0 - 45.0
PO2 102.0 80.0 100.0
HCO3 22.8 22.0 26.0
O2 Saturasi 97.0 75.0 99.0
BE -4.8 -3.00 3.00
Natrium Gas darah 119.0 135.0 148.0
Kalium Gas Darah 3.4 3.50 4.50
Ion Calsium Gas Darah 0.7 1.120 1.320
Hasil mengarah asidosis respiratorik tetapi tidak terlalu mencolok karena nilah PH masih dalam
rentang normal tetapi hasil PCO2 meningkat yang mengarah keasidosis respiratorik sedangkan HCO3
normal berarti tidak ada kompensasi dari ginjal. Sedangkan dalam kasus diatas pemberian bicnat untuk
mencapi kestabilan kadar elektrolit salah satu natrium gas darah.

1. Keluhan Utama
Pasien penurunan kesadaran
2. Riwayat Penyakit Dahulu
Sesuai pengkajian di Ruang sebelumnya yaitu ruangan Anak dan VK pasien sudah lama dirawat
dengan diagnose Ca. Ovarium
B. Definisi
Koreksi Natrium Bikarbonat adalah menambah sejumlah Na Bikarbonat ke dalam tubuh untuk
mencapai nilai normal Na Bikarbonat dalam darah.
C. Tujuan
Untuk memperbaiki keseimbangan asam basa dalam darah
D. Deskripsi tindakan
1. Identitas klien : Nn. D
2. Diagnosa Medis : Ca. Ovarium on Kemoterapi + Gagal napas
3. Tindakan keperawatan dan rasional : Pemberian Bicnat
Pemberian Na Bicarbonat

4. Diagnosa Keperawatan : kelebihan Volome cairan


5. Data :
Nn. D umur 13 tahun BB 40 kg dendan diagnose Ca. Ovarium on kemoterapi dan Gagal napas.
Saat pengkajian Pasien terpasang ventilator dengan mode VC-AC dengan Fi02 80% Tidal Volome
240 PEEP 8.0 Flow Rate 30. Pasien mengalami penurunan kesadaran dengan Ramsay Score 5 saat
auskultasi terdapat suara ronchi di paru kanan. Perut pasien asites dan melenting saat dipalpasi,
terdapat stretch mark di sekitar bawah perut, kaki edeme dengan pitting edeme > 3 detik. Pasien
mendapatkan terapi yaitu infuse pump NaCL 0,9 % 52 meq dan D10% 52 meq, Midazolame 3 meq
via syring pump. Terpasang OPA, DC, dan Bedside monitor dengan TTV TD : 93/44 mmHg N :
129x/Menit RR : 30x/menit T : 37.1 0C dan SpO2 : 97%. Pasien mendapatkan koreksi Bicnat
lambat peroral yaitu 4 x 2 tablet

6. Analisa sintesa (pathway)

Asidosis
metabolic/respiratorik

ph turun
asidosisis

kordis
Perubahan nutrisi kurang Mual muntah CO2 meningkat
dari kebutuhan tubuh

kehilangan elektrolit
dalam darah PaO2 meningkat

Gangguan elektrolit
(natrium, kalium, Ketidakefektipan
kalsium) pola napas

E. Pelaksanaan

Prosedur tindakan :

1. Hitung kekurangan buffer tubuh dengan rumus = 1/3 x BB x BE (base deficit)

2. Berikan setengah dosis atau sesuai instruksi dokter (dokter maksimal dewasa 100 meq/hari)

3. Jika Na Bikarbonat dalam kemasan 25 cc = 25 meq , sedot obat tersebut dengan spuit sesuai dengan
jumlah yang dikehendaki kemudian campurkan dengan cairan pengencer dalam plabot atau
masukan dalam botol / plabot steril tanpa pengencer.
Pemberian Na Bicarbonat

4. Jika obat dalam kemasan botol siap pakai (produk 100 cc = 100 meq) cek dan tentukan jumlah yang
akan diberikan

5. Sambungkan kemasan obat dengan CVC atau vena besar

6. Atur tetesan pemberian, berikan minimal dalam waktu 30 menit dan tidak dibolus

7. Monitor tensi, nadi, pernapasan serta keadaan pasien secara keseluruhan

8. Dokumentasi pemberian obat dan rapikan peralatan

F. Evaluasi
a. Evaluasi pasien
Tanda tanda vital TD : 118/68 mmHg N : 84x/menit RR : 30x/menit T : 37,4 0C SpO2 : 98%.
b. Evaluasi tindakan
1) Bicnat diberikan 2 tab.
2) Pemberian Bicnat dilihat dari SOP diatas belum sesuai
3) Pemberian bicnat pasien diatas tidak hanya dari asidosis tetapi juga untuk menambah jumlah
natrium dalam darah agar mencapai normal

Mengetahui

Banjarmasin, juni 2017

Pembimbing Klinik Mahasiswa

_______________________ Muhammad Suryani

Daftar Pustaka

Himpunan Perawat Critical Care Indonesia. 2016. Keperawatan Intensif Dasar. jakarta