Anda di halaman 1dari 20

SATUAN ACARA PENYULUHAN TERAFI SENAM ROM

A. LATAR BELAKANG
Proses menua dalam perjalanan hidup manusia merupakan suatu hal wajar
dan akan dialami oleh semua orang yang di karuniai umur panjang, hanya
lambat cepatnya proses tersebut bergantung pada masing-masing individu.
Berdasarkan UU No. 13 Tahun 1998 dikatakan bahwa batasan lanjut usia
adalah pada umur 60 tahun, terjadi proses penuaan secara ilmiah. Hal ini akan
menimbulkan masalah fisik, mental, ekonomi dan spikologis.
Berdasarkan hasil pengkajian pada lansia secara umum di Panti Sosial
Tresna Wreda Abiyoso, Pakem, Sleman, Yogyakarta, khususnya di Wisma
Sawo Jajar, didapatkan hasil bahwa sebagian besar penghuni wisma tersebut
mengalami masalah fisik, seperti penggunaan walker, kursi roda, maupun
tongkat. Selain itu, beberapa juga ada yang mengalami kelumpuhan parsial
pada tangan kiri karena post stroke. namun ada juga lansia yang masih
memiliki fisik yang baik, sehat dan kemampuan aktifitas pada tingkat mandiri.
Kondisi ini tentunya perlu dipertahankan dan dilakukan tindakan pencegahan
untuk mencegah adanya keluhan fisik dari klien. Oleh karena itu, dipandang
perlu untuk mengadakan terapi modalitas lansia yang bertujuan untuk menjaga
kesehatan dan meningkatkan derajat kesehatan termasuk kesehatan fisik.
Senam gerak sensi merupakan atau Latihan ROM merupakan salah satu
alternatif latihan yang dapat dilakukan oleh lansia dengan keterbatasan gerak
sendi. Latihan ROM dapat dilakukan dengan posisi duduk dan berdiri serta
pada posisi terlentang di tempat tidur (Wold, 1999). Oleh karena itu senam
gerak sendi atau latihan ROM merupakan topik yang menarik untuk dilakukan
pada acara terapi modalitas lansia bersama dengan penghuni wisma sawo jajar
di Panti Sosial Tresna Wreda Abiyoso, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah selesai mengikuti latihan ROM, para klien di Balai Sosial Lanjut
Usia Mandalika NTB. diharapkan dapat menerapkan Latihan ROM
sebagai latihan rutin.
2. Tujuan Khusus
Setelah selesai mengikuti senam otak selama 1 x 30 menit, para klien di
Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB mampu :
a. Mengikuti latihan ROM dengan lancar sampai selesai
b. Memahami konsep latihan ROM untuk lansia
c. Mendemonstrasikan latihan ROM
C. GARIS-GARIS BESAR KEGIATAN
1. Pendahuluan
2. Latihan ROM
3. Penutup
D. PERSIAPAN

1. Identifikasi peserta
Kelayan yang akan diikutkan terapi modalitas kelompok senam otak
memiliki karakteristik :
a. Klien sehat fisik atau minimal menggunakan alat bantu walker/ kursi
roda.
b. Klien kooperatif dan komunikasi baik
c. Klien usia 50 tahun sampai dengan 75 tahun
2. Perencanaan Interaksi
a. Hari/Tanggal : Rabu, 7 Juni 2013
b. Waktu : Pukul 09.00 11.00 WIB
c. Tempat : Wisma Farwa Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB
d. Lama Kegiatan : 1 x 1 Jam
3. Teknik/Strategi
a. Klien duduk melingkar 1 kelompok menggunakan kursi agar tidak
kelelahan
b. Pemandu/moderator latihan ROM 1 orang berdiri di depan menghadap
klien untuk mengajarkan gerakan latihan ROM
c. Fasilitator mendampingi klien dan mengajari klien di dalam kelompok.
4. Cara Bermain
a. Kegiatan dibuka oleh pemandu/moderator dengan menjelaskan
kegiatan yang akan dilakukan, waktu kegiatan dan tujuan kegiatan
yang dilanjutkan memimpin perkenalan.
b. Semua mahasiswa baik yang menjadi pemandu maupun fasilitator
memperkenalkan diri kemudian diikuti dengan seluruh peserta/klien.
c. Klien duduk melingkar dalam satu kelompok menggunakan kursi.
d. Setelah selesai perkenalan kegiatan dipimpin oleh pemimpin /
pemandu senam.
e. Pemandu senam berdiri di depan klien, fasilitator mendampingi dalam
kelompok.
f. Latihan ROM dilakukan sesuai dengan pemandu yang berada di
depan, fasilitator membantu klien yang mengalami kesulitan.
g. Satu orang klien dari masing-masing kelompok yang sudah pintar
mempraktekkan gerakan senam diminta maju ke depan untuk
memberi contoh kepada teman-temannya yang belum bisa.
h. Gerakan dan teknik senam terlampir.
i. Setelah senam selesai kegiatan dikembalikan kepada moderator,
kemudian dievaluasi dan disimpulkan bersama-sama.
j. Kegaitan ditutup oleh moderator.
5. Identifikasi kebutuhan Peserta
a. Suasana nyaman
b. Dukungan kelompok
c. Reinforcement positif
6. Identifikasi kebutuhan alat
a. Tempat yang nyaman dan tenang
b. Pencahayaan yang cukup
c. Sound system baik.
E. PELAKSANAAN KEGIATAN

NO PENYULUH RESPON WAKTU


KELUARGA
1. Pembukaan Menjawab salam 5 Menit
a.Salam pembukaan Berpartisipasi aktif
b. Apersepsi Memperhatikan
c. Perkenalan
d.Mengkomunikasikan
tujuan
2. Kegiatan inti : Memperhatikan 40 Menit
LATIHAN ROM penjelasan penyuluh
a. Menjelaskan dan dengan cermat
menguraikan tujuan Memperhatikan
Latihan ROM. simulasi
b. Menjelaskan Menanyakan hal-hal
prosedur Latihan yang belum jelas.
ROM. Memperhatikan
c. Demonstrasi dan jawaban
pelaksanaan Latihan
ROM
d. Memberikan
kesempatan kepada
audience untuk
bertanya
e. Menjawab
pertanyaan
3. Penutup Memperhatikan 15 enit
a. Menyimpulkan kesimpulan
kegiatan yang telah materi
disampaikan Menjawab
b. Melakukan evaluasi pertanyaan
dengan mengajukan Menjawab
pertanyaan salam
c. Mengakhiri kegiatan

F. METODE
Praktek Latihan ROM
G. MEDIA DAN ALAT
1. Kursi
2. Laptop (musik).
3. Sound system

H. TATA TERTIB KEGIATAN

Selama Kegiatan tata tertib yang harus ditaati adalah :


1. Selama kegiatan peserta dilarang meninggalkan tempat kegiatan kecuali
dengan ijin fasilitator terlebih dahulu.
2. Seluruh peserta menjaga ketertiban selama kegiatan.
3. Selama kegiatan peserta tidak diperkenankan sambil makan.

I. EVALUASI

a. Evaluasi struktur :

- Satuan Acara Kegiatan sudah dibuat sebelum kegiatan dimulai

- Media telah disipakan

- Tempat telah disiapkan

- Kontrak waktu telah disepakati

- Mahasiswa hadir tepat waktu

b. Evaluasi proses

- Mahasiswa mengkoordinir kegiatan latihan ROM kemudian dilakukan


evaluasi.

- Semua klien mengikuti proses dari awal sampai selesai.

c. Evaluasi hasil

- Klien yang ikut 100 %.


- Klien mampu melaksanakan latihan ROM dengan baik.

- Klien menyampaikan secara verbal kenyamanan setelah Latihan ROM.

J. PENGORGANISASIAN

NO JABATAN NAMA

1 Penanggung jawab/ Moh.sadri S.Kep


moderator Nurhasiah S.Kep
2 observer/ notulensi Reki handriyono S.Kep
Nurhayati S.Kep
4 Peserta Klien di wisma parwa
balai social lanjut usia
mandalika NTB
7 Fasilitator Rafiatuddarojah S.Kep
Rabiatul darojah S.Kep

1. Penanggung Jawab dan moderator : Moh.Sadri S.Kep/ Nurhasiah


S.Kep
Uraian Tugas : Bertanggung jawab secara keseluruhan terhadap
terlaksananya kegiatan terapi ROM.
2. Observer / Notulensi : Reki handriyono S.Kep/Nurhayati S.Kep

Uraian tugas : Mencatat dan memdokumentasikan seluruh kegiatan


terapi modalitas senam otak.

3. Moderator/ pemimpin : Nurita Aryakhiati


Uraian tugas : Membuka acara kegiatan senam otak dan perkenalan,
menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, tujuan kegiatan, mengatur
waktu kegiatan, memandu dan memimpin jalannya senam ROM. Dan
menanyakan respon kelayan, memberi reinforcement positif kepada
peserta senam, menutup kegiatan
4. Fasilitator dan : Rafiatuddarojah S.Kep / Rabiatul darojah S.Kep
Uraian tugas fasilitator : Menfasilitsi, menyiapkan dan mengajak klien
mengikuti kegiatan yang dilaksanakan. Mendampingi klien, membantu
klien saat kegiatan, memberi motivasi, dan memberi reinforcement
positif kepada klien.
Uraiaan tugas Observer : Mengamati jalannya kegiatan, mencatat
respon klien selama kegiat, membuat kesimpulan tentang jalannya
kegiatan dan membuat usulan terhadap klien yang memerlukan
tindakan lebih lanjut.
REFERENSI

Nugroho W, SKM, Keperawatan Gerontik, Jakarta: EGC, 2000


Hardywinoto, dr, SKM dan Setiabudi T, dr, Phd, Panduan gerontologi, Jakarta,
Gramedia, 2005.
Wardoyo Y, dr, SKM, Menua Yang sehat, Jakarta : Talenta Media, 2006
LAMPIRAN MATERI
APA ITU ROM???
ROM adalah sejumlah pergerakan yang mungkin dilakukan pada bagian-
bagian tubuh untuk menghindari adanya kekakuan sebagai dampak dari
perjalanan penyakit ataupun gejala sisa.
INDIKASI
Mengapa dilakukan ROM atau fisioterapi:

1. Anda mengalami problem gerak:

Kelumpuhan/kelemahan separuh tubuh akibat serangan stroke.

Kelumpuhan/kelemahan otot-otot wajah, lengan/tangan atau


tungkai/kaki.

Kekakuan sendi akibat patah tulang, rematik atau kelumpuhan.

2. Vertigo (sakit kepala berputar-putar).

3. Nyeri otot, persendian atau tulang, nyeri pinggang, tenggkuk, lutut, bahu, dll.

4. Kelemahan fisik akibat tirah baring yang lama.

Instruksi umum dilakukannya ROM:

Idealnya latihan ini dilakukan sekali sehari.


Lakukan masing-masing gerakan sebanyak 10 hitungan, latihan dilakukan
dalam waktu 30 menit.
Mulai latihan secara perlahan, dan lakukan latihan secara bertahap.
Usahakan sampai mencapai gerakan penuh , tetapi jangan memaksakan
gerakan.
Jangan memaksakan suatu gerakan pada Anda, gerakan hanya sampai pada
batas yang ditoleransi Anda.
Jaga supaya tungkai dan lengan, anggota badan menyokong seluruh gerakan.
Hentikan latihan apabila Anda merasa nyeri, dan segera konsultasikan ke
tenaga kesehatan.
Dilakukan dengan pelan-pelan dan hati-hati dengan melihat respon/keadaan
Anda.

Macam ROM:
ROM pasif : Latihan yang dilakukan dengan bantuan orang lain. ROM
pasif dilakukan karena Anda belum mampu menggerakkan anggota badan
secara mandiri.
ROM Aktif : Anda menggunakan ototnya untuk melakukan gerakan
secara mandiri.

GERAKAN ROM PASIF PADA ANGGOTA GERAK


BAWAH:

1. Pangkal paha dan lutut di tekuk (fleksi):

Keterangan 1: pegang kaki Anda seperti gambar, tekuk kaki ke arah dada,
kemudian kembalikan seperti posisi semula.

2. Rotasi (perputaran) pangkal paha.

Keterangan 2: Dekatkan kaki Anda pada pelatih, kemudian putar ke arah dalam.

ATAU :
1 Dukung pada bawah lutut dan tumit.
2 Tekuk tegak ke arah dada (90 derajat).
3 Dorong kaki menjauhi pelatih.
4 Lalu tarik lagi mendekati pelatih.

3. Gerakan pinggul menjauhi tubuh:


Keterangan 3: Tempatkan tangan kanan pelatih di bagian pergelangan kaki Anda
dan tangan kiri di bawah lutut. Tarik kaki menjauhi tubuh dan kembalikan seperti
posisi semula lagi.

4. Perputaran pergelangan kaki:

Keterangan 4: Pegang pergelangan kaki Anda seperti gambar dan putar ke arah
dalam.

5. Gerakan jari kaki di tekuk dan di tarik ke arah muka (fleksi dan ekstensi):
Keterangan 5: pegang jari-jari Anda dan tekuk ke arah telapak tangan dan
kembalikan ke arah muka Anda.

6. Tarikan tumit:

Keterangan 6: Tarik tumit ke arah luar, dan bagian atas ke arah dalam. Kemudian
ulangi ke arah yang berlawanan seperti gambar di bawah ini:

7. Perputaran daerah lumbar:


ATAU

8. Tarikan lutut:

Keterangan 8: Tarik lurus bagian kaki dan kembalikan ke posisi semula.

1. Fleksi dan ekstensi bagian siku:


Keterangan 1: Pegang lengan atas dan bawah Anda, angkat lurus dan kemudian
kembali ke posisi semula.

2. Fleksi dan ekstensi bahu:

Keterangan 2: luruskan dan gerakkan tangan ke arah atas kemudian kembali ke


posisi semula.
3. Perputaran dalam dan luar pada bahu:

Keterangan 3: Pegang tangan Anda seperti gambar, dan lakukan gerakan memutar
ke dalam dan ke luar.
4. Gerakan horisontal bahu yang menjauhi sumbu tubuh. Caranya:
tempatkan kedua tangan seperti gambar, Anda merasakan seperti adanya
tarikan di dada.

Dilanjutkan gerakan:

5. Rotasi (perputaran leher). Caranya: Putar leher ke kanan kemudian ke kiri,


usahakan supaya leher menyentuh bahu apabila Anda mampu, tetapi kalau
tidak mampu maka latihan disesuaikan kondisi Anda.

6. Gerakan menekuk leher:


7. Fleksi - ekstensi jari-jari dan pergelangan tangan: Gerakkan jari dan
pergelangan tangan ke arah muka, kemudian berganti ke arah yang berlawanan.

8. Fleksi dan ekstensi ibu jari:

Keterangan 8: Tekuk ibu jari dan kembali seperti semula.

PERUBAHAN POSISI
BERBARING DI TEMPAT
TIDUR:

Perubahan posisi dari terlentang miring dari satu sisi ke sisi yang lain (kanan
kiri):
BAGAIMANA CARA LATIHAN DUDUK DAN BERJALAN???
EVALUASI KEGIATAN
A. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan terapi modalitas ROM berhsil dilaksanakan dengan ketentuan
sebagai berikut :
Hari/tanggal : Rabu , 4 Juli 2013
Waktu : Kegiatan dimulai pukul 10.00 dan berakhir pukul 11.00
Tempat : Kegiatan dilaksanakn di aula wisma sawo jajar
Peserta : Jumlah peserta kurang lebih 9 orang klien dari lansia di dalam wisma
B. Jalannya Kegiatan
Kegiatan dimulai dengan tahap perkenalan dan penjelasan kegiatan.
Selanjutnya pemimpin TAK memulai demonstrasi senam ROM di depan
menggunakan musik campur sari.Senam ROM di mulai dari gerakan kepala,
leher, lengan, telapak tangan, kaki, lalu terakhir adalah telapak kaki. terakhir
pamimpin menunjuk salah satu dari peserta memberi contoh ulang kepada
teman-temannya.
C. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
- Satuan acara kegiatan telah dilakukan sebelum kegiatan dimulai
- Media telah disipakan, terdiri dari sound system, laptop, musik, dan
pemandu.
- Tempat telah disipakan. Yaitu di wisma sawo jajar panti wredha
abiyoso pakem. Setting tempat pemimpin senam di depan, peserta 9
orang duduk secara melingkar menggunakan kursi. 1
fasilitator/observer masuk ke dalam barisan peserta.
- Kontrak waktu telak dilakukan sehari sebelumnya dan waktu akan
dilaksanakan semua peserta telah siap sejak pukul 10.45
- Mahasiswa hadir tepat waktu, yaitu mahasiswa sudah hadir di tempat 1
jam sebelum kegiatan dimulai.
2. Evaluasi Proses
- Mahasiswa telah berhsil mengkoordinir senam ROM dan
melaksanakan dengan tepat waktu dan selesai tepat waktu.
- Semua peserta/kelayan mengikuti proses dari awal sampai selesai.

3. Evaluasi Hasil
- Klien/peserta yang mengikuti sejumlah 100 % .
- Klien mampu melakukan senam dengan baik meskipun dengan bantuan
fasilitator.
- Klien menyampaikan secara verbal kenyamanan dan kebahgiaan dapat
melaksanakan kegiatan senam ROM, menjadi berkeringat dan segar.
D. Kesimpulan
Kegiatan senam ROM berjalan lancer dan sukses sesuai dengan urutan dan
perencanaan yang dibuat, peserta antusias dalam mengikuti kegiatan senam
ROM.
1. Pemandu senam sudah mampu memimpin dan mengarahkan dengan baik.
2. pemandu juga mampu membuka dan memandu kegiatan sesuai dengan
rencana kegiatan.
3. Fasilitator mampu membantu peserta untuk mengikuti gerakan senam
dengan baik, mampu memotivasi dan memberi semangat kepada peserta.
4. Observer mampu mengamati jalannya kegiatan.
SATUAN ACARA PENYULUHAN
ROM PADA LANSIA
DI PANTI SOSIAL ABIYOSO PAKEMBINANGUN, PAKEM

Disusun oleh:
Listyanti Aninda
Handitya Daniswari
Habibi Rohman Rosyad
Geriska Ayu P.

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2013