Anda di halaman 1dari 11

PENGEMBANGAN BUKU PRAKTIKUM SUBTEMA MACAM-MACAM

SUMBER ENERGI BERBASIS LEARNING CYCLE UNTUK


MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV DI SDN
SEKARMOJO 2 PURWOSARI PASURUAN

Defi Wahyuningsih

A. PENDAHULUAN
Indonesia merupakan negara yang tergolong padat penduduknya. Seiring
dengan perkembangan zaman yang semakin canggih, dunia pendidikan
diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi.
Sehingga di dalam pembelajaran di Sekolah Dasar, guru harus dapat memenuhi
tuntutan kurikulum agar tujuan pendidikan nasional dapat tercapai. Salah
satunya dengan menyelenggarakan berbagai mata pelajaran di Sekolah Dasar
yang sesuai Standar Nasional Pendidikan.
Kurikulum yang berlaku pada sistem pendidikan saat ini menggunakan
kurikulum 2013, sehingga dalam sistem pembelajarannya menggunakan
pembelajaran tematik. Dalam pembelajaran tematik materi ajar disampaikan
dalam bentuk tema-tema. setiap tema pada pembelajaran tematik dibagi dalam
beberapa subtema yang mengintegrasikan seluruh mata pelajaran, misalnya
subtema macam-macam sumber energi. Dalam subtema tersebut salah satu
materi pembelajaran yang di fokuskan adalah mata pelajaran IPA.
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah suatu kumpulan teori yang
sistematis, penerapannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam, lahir,
dan berkembang melalui metode ilmiah seperti observasi dan eksperimen serta
menuntun sikap ilmiah seperti rasa ingin tahu, terbuka, jujur, dan sebagainya. 1
IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis,
sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa
fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu
proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi
peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek

1 Trianto, Model Pembelajaran Terpadu, (Jakarta: Bumi Aksara, 2010) hlm 136-137

1
pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidup-an sehari-
hari.2
Dalam lingkup pembelajaran IPA di SD/MI mencakup materi antara lain:
Pertama, makhluk hidup dan proses kehidupan yaitu manusia, hewan, tumbuhan
dan interaksi dengan lingkungan serta kesehatan. Kedua, benda atau materi,
sifat-sifat dan kegunaannya meliputi cair, padat dan gas. Ketiga, energi dan
perubahannya meliputi gaya, bunyi, panas, magnet, listrik, cahaya dan pesawat
sederhana. Keempat bumi dan alam semesta meliputi tanah, bumi, tata surya dan
benda-benda langit lainnya.
Setiap tahun, bahan ajar yang beredar mengalami revisi yang menuju
kesempurnaan. Bahan ajar mengalami perbaikan sesuai dengan kurikulum yang
ada. Jika kurikulum berganti, maka bahan ajar pun akan mengikuti perubahan
seperti pada kurikulum. Pada kurikulum ini yang ditonjolkan adalah aspek
afektifnya. Perubahan kurikulum ini juga mempengaruhi bahan ajar. Setiap mata
pelajaran dijadikan satu pada satu buku dengan beberapa tema dan subtema.
Buku-buku yang beredar, kebanyakan yang ditonjolkan aspek afektif, sedangkan
aspek psikomotor dan kognitif hanya sedikit. Aspek psikomotor hanya terbatas
dengan praktikum dan pengamatan yang sama, tidak ada perubahan. Anak di
suruh lebih aktif dari pada gurunya, tetapi bahan ajar di sekolahan yang
mendukung anak lebih aktif terbatas.
Hasil wawancara di SDN Sekarmojo 2, menunjukkan bahwa sekolah
tersebut hanya menggunakan buku ajar tematik dan pembelajaran praktikum
hanya menggunakan metode ceramah dari guru. Pemasalahan yang ada di
lapangan salah satunya adalah disebabkan karena belum adanya contoh konkrit
mengenai perangkat pembelajaran IPA Terpadu yang dapat diterapkan oleh
pendidik saat pembelajaran. Salah satu perangkat pembelajaran yang dapat
digunakan oleh guru dan siswa ketika melakukan pembelajaran ialah dengan
buku praktikum. Pelaksanaan penelitian dalam pembelajaran IPA dilaksanakan
melalui kegiatan praktikum. kegiatan ini dapat menarik minat dan motivasi
belajar siswa serta dapat membantu meningkatkan pemahaman pada materi yang
di praktikumkan.

2 Permen 22 TH 2006- STANDAR ISI IPA SD/MI

2
Dalam proses praktikum, seharusnya guru mempunyai ide-ide yang baru
untuk berlangsungnya proses praktikum yang sederhana yang bisa dikerjakan di
dalam kelas. Sehingga siswa dapat lebih faham, aktif, dan termotivasi terhadap
pemahaman konsep IPA yang sebenarnya. Bahan dan media pembelajaran yang
digunakan oleh guru selama ini dipandang masih kurang efektif dan efisien
dalam penyampaian materinya. Apalagi dalam memperaktikan langsung konsep
IPA kepada siswa.
Adanya permasalahan di atas, maka pengembang akan menggembangkan
buku praktikum berbasis learning cycle. Dengan buku ini siswa akan lebih aktif
dalam menemukan konsep sendiri tanpa bantuan oleh guru. Kelebihan dari buku
ini, tahapan untuk melakukan praktikum sangat jelas, dan tanpa adanya guru
yang mendampingi siswa belajar, siswa akan bisa belajar sendiri dan
menemukan konsep IPA.
Sesuai konteks penelitian, maka penelitian ini bertujuan
untuk :
1. Mengetahui desain produk pengembangan buku praktikum subtema macam-
macam sumber energi berbasis learning cycle untuk meningkatan hasil
belajar siswa kelas IV di SDN Sekarmojo 2 Purwosari Pasuruan.
2. Mengetahui kemenarikan produk pengembangan buku praktikum subtema
macam-macam sumber energi berbasis learning cycle untuk meningkatan
hasil belajar siswa kelas IV di SDN Sekarmojo 2 Purwosari Pasuruan.
3. Menjelaskan pengaruh penggunaan buku praktikum subtema macam-
macam sumber energi berbasis learning cycle untuk meningkatan hasil
belajar siswa kelas IV di SDN Sekarmojo 2 Purwosari Pasuruan.
B. KAJIAN PUSTAKA
Pembelajaran tematik lebih menekankan pada keterlibatan siswa dalam
proses belajar secara aktif dalam proses pembelajaran sehingga siswa dapat
memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk dapat menemukan sendiri
berbagai pengetahuan yang dipelajarainya. Pembelajaran tematik juga memiliki
karakteristik antara lain: berpusat pada siswa; memberikan pengalaman
langsung; pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas; menyajikan konsep dari
berbagai mata pelajaran; bersifat fleksibel; hasil pembelajaran sesuai dengan

3
minat dan kebutuhan siswa; dan menggunakan prinsip belajar sambil bermain
dan menyenangkan.3
Pembelajaran IPA akan lebih efektif apabila pembelajarannya di dukung
dengan adanya paraktikum. Praktikum akan lebih mudah dan aman apabila di
dukung dengan buku praktikum. Menurut Surat Keputusan Menteri Pendidikan
Nasional Nomor: 36/d/O/2001 menjelaskan pengertian buku praktikum adalah
pedoman pelaksanaan praktikum yang berisi tata cara persiapan, pelaksanaan,
analisis data dan pelaporan. Salirawati memapaparkan kegiatan praktikum terdiri
dari percobaan yang ditampilkan oleh guru dalam bentuk demonstrasi,
demonstrasi yang secara kooperatif oleh siswa, percobaan dan observasi yang
dilakukan oleh siswa. Kegiatan praktikum dapat dilakukan di laboratorium, kelas
maupun di tempat lainnya. Kegiatan praktikum tidak lepas dari sebuah
keterampilan proses sains atau IPA.
Learning cycle merupakan metode perencanaan yang cukup berpengaruh
dalam ilmu pendidikan dan konsisten dengan berbagai teori kontemporer
mengenai bagaimana individu belajar. Metode ini sangat mudah dipelajari dan
sangat bermanfaat dalam menciptakan kesempatan dalam belajar sains dan
model pembelajaran yang didasarkan pada penyelidikan. Metode pembelajaran
7E memiliki beberapa tahapan, berikut tahapannya: 1) Tahap Mendatangkan
Pengetahuan (Elicit), 2) Tahap Pelibatan (Engagement), 3) Tahap Penyelidikan
(Exploration), 4) Tahap Penjelasan ( Explanation), 5) Tahap Penggalian
(Elaboration), 6) Tahap Evaluasi (Evaluation), dan 7) Tahap Memperluas
(Extend).4 Model pembelajaran learning cycle 7E ini sangat efektif untuk di
gunakan dalam pembelajaran. Model pembelajaran ini dapat menumbuhkan
motivasi belajar siswa. Motivasi belajar meningkat maka hasil belajar pun juga
mengalami peningkatan.
C. METODE PENELITIAN

3 Trianto, Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik Bagi Anak Usia Dini TK/RA &
Anak Usia Kelas Awal SD/MI (Surabaya: Kencana Prenada Media Group, 2010),
hlm.147-163.

4 Wawan Sutrisno,dkk. Pengaruh Model Learning Cycle 7e Terhadap Motivasi Belajar


Siswa Dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal. Pendidikan Biologi FKIP Universitas
Sebelas Maret.

4
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau
Research and Development yaitu, sebuah strategi atau metode penelitian yang
cukup ampu dalam memperbaiki praktik di lapangan/sekolahan. 5Tujuan
penelitian pengembangan adalah ingin menilai perubahan-perubahan yang
terjadi dalam kurun waktu tertentu.
Model pengembangan ada dua yaitu model konseptual dan model
prosedural. Penelitian ini menggunakan model pengembangan prosedural dari
model ADDIE yang dikembangkan oleh Reiser dan Molenda. 6 Adapun langkah-
langkah dalam pengembangan buku praktikum ini melalui 5 tahapan, yaitu: 1)
Analysis (Tahap analisis), 2) Design (Tahap desain), 3) Development (Tahap
pengembangan), 4) Implementation (Tahap pelaksanaan), dan 5) Evaluation
(Tahap evaluasi).
Penelitian ini menggunakan desain eksperimen yang dilakukan untuk
mengetahui perbandingan sebelum dan sesudah menggunakan produk
pengembangan (kelas eksperimen dan kelas kontrol).7Kedua kelas tersebut
diberikan pre-test untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman awal siswa,
dan diberikan post-test untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman siswa
setelah menggunakan buku praktikum subtema macam-macam sumber energi.
Data kemampuan akhir dianalisis menggunakan t-test untuk mengetahui
signifikasi peningkatan hasil belajar antara kelas eksperimen (kelas yang
menggunakan buku praktikum yang telah di desain) dengan kelas kontrol (kelas
yang menggunakan buku ajar dari sekolah). Rumus uji t dengan taraf signifikasi

X 1 X 2
0,05 sebagai berikut : t =
8
SE M M
1 2

5 Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan. (Bandung: PT. Remaja


Rosdakarya, 2007), hlm.164

6 Dewi Salma Prawiradiraga, Prinsip-Prinsip Desain Pembelajaran, (Jakarta: Kencana,


2008), hlm.21

7 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: CV. ALFABETA, 2009), hlm.76

8 Anas sudijono, Pengantar Statistik Pendidikan. (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,


2014), hlm.284.

5
D. HASIL DAN PEMBAHASAN
1. HASIL
Hasil pengembangan yang telah dibuat yakni berbentuk buku praktikum
subtema macam-macam sumber energi untuk siswa kelas IV SDN Sekarmojo 2
Purwosari Pasuruan. Buku praktikum ini dapat ditinjau melalui 3 aspek, yaitu
pra-pendahuluan, pendahuluan, dan bagian pelengkap. Buku praktikum ini telah
melalui beberapa tahapan validasi ke para ahli untuk menghasilkan buku yang
layak dipakai untuk pembelajaran. Pertama, tahap validasi oleh ahli materi oleh
Ibu Dewi Anggraeni M.Sc. Tahap validasi ini dilakukan dua kali dengan hasil
yang pertama mendapatkan nilai 92% dengan kriteria sangat valit tetapi perlu
adanya revisi. Sedangkan hasil penilaian memperoleh 95% dengan kriteria
sangat valid dan tidak perlu adanya revisi. Dari hasil penilaian tersebut, buku
praktikum dikatakan sangat layak digunakan karena telah sesuai dengan kriteria
kelayakan.
Kedua, tahap penilaian ahli media oleh Bapak Ahmad Abtokhi, M.Pd.
Tahap penilaian ahli media dilakukan tiga kali untuk menghasilkan media yang
menarik. Penilaian yang pertama memperoleh presentase sebanyak 70% dengan
kriteria valid perlu adanya revisi. Penilaian yang kedua memperoleh presentase
sebanyak 80% dengan kriteria valid perlu adanya revisi. Penilaian yang ketiga
memperoleh presentase sebanyak 95% dengan kriteria sangat valid. Ketiga,
tahap penilaian ahli pembelajaran oleh Bapak Subekhi Abu Ajar S.Pd,
memperoleh presentase 77% buku perlu adanya revisi.
Data kemenarikan diperoleh dari uji coba lapangan terhadap buku
praktikum berbasis learning cycle pada siswa kelas IV berjumlah 10 siswa
sebanyak 80,2%. Jika di cocokan dengan tabel kriteria kemenarikan, maka skor
ini termasuk dalam kriteria menarik. Sedangkan data kemenarikan terhadap
buku ajar yang telah ada memperoleh presentase sebanyak 78,2% dengan
kriteria menarik. Dari perbandingan tersebut buku praktikum berbasis learning
cycle memproleh penilaian lebih tinggi dibandingkan dengan buku ajar yang
telah ada.
Tabel 4.20 Data Hasil Belajar (Gain Score)
No Kelas Jumlah Nilai Pre- Nilai Post- Gain
Siswa test test Score
1 Eksperimen 21 49 83,2 34,2

6
2 Kontrol 21 47,1 71,2 24,1
Berdasarkan data yang ada, maka akan dilakukan
perhitungan terkait dengan bahan ajar yang dikembangkan
apakah dapat meningkatkan pemahaman kognitif siswa ataukah
tidak. Perhitungan tersebut menggunakan rumus uji t. Berikut
hasil perhitungan uji t:

X 1 X 2
t hitung = SE M M
1 2

71,2+83,2
t hitung = 18,46
154,4
t hitung = 18,46

t hitung = 8,364

Dari perhitungan di atas, menunjukkan bahwa buku praktikum berbasis


learning cycle subtema macam-macam sumber energi kelas IV mampu
meningkatkan hasil belajar siswa.
2. PEMBAHASAN
Produk pengembangan yang dihasilkan adalah bahan ajar
buku praktikum berbasis learning cyle subtema macam-macam
sumber energi kelas IV. Wujud akhir dari produk pengembangan
bahan ajar ini adalah buku praktikum berbasis learning cycle
subtema macam-macam sumber energi kelas IV SD/MI
semester 1. Pengembangan bahan ajar buku praktikum berbasis
learning cycle pada subtema macam-macam sumber energi
SD/MI ini didasarkan pada kenyataan bahwa peran praktikum
dalam pembelajaran IPA sangat penting bagi ke aktifan siswa
dalam belajar dan menggali pengetahuan.
Pembelajaran melalui praktikum serta di dukung dengan metode
pembelajaran learning cycle oleh siswa merupakan salah satu cara untuk siswa
agar siswa dapat berperan aktif dalam pembelajaran serta dapat menemukan
konsep IPA sendiri. Diharapkan dengan adanya buku praktikum berbasis
learning cycle sebagai pendamping siswa dalam meningkatkan hasil belajar

7
siswa, serta dengan adanya buku praktikum ini siswa mampu mengeksplorasi
diri mereka saat melakukan praktikum dengan teman kelompoknya, dalam
bimbingan atau tanpa bimbingan guru.
Sejalan dengan ungkapan tersebut, Wawan Sutrisno mengungkapkan
dengan adanya metode pembelajaran learnig cycle pada saat praktikum siswa
diharapkan tidak hanya mendengar keterangan guru tetapi siswa dapat berperan
aktif untuk menggali, menganalisis, mengevaluasi pemahamannya terhadap
konsep yang dipelajari.9
Berdasarkan data pada perhitungan di atas diketahui hasil hasil pre-
test dan post-test terhadap siswa kelas IV SDN Sekarmojo 2
Purwosari Pasuruan, yang menunjukkan bahwa rata-rata nilai
pre-test kelas eksperimen adalah 49 dan nilai rata-rata post-
test kelas eksperimen adalah 83,2, sedangkan nilai pre-test
kelas kontrol adalah 47,1 dan nilai rata-rata post-test kelas
kontrol adalah 71,2. Dapat dilihat berdasarkan jumlah rata-rata
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan
sebanyak 12. Sekaligus diperkuat dari analisis t-test yang
menunjukkan bahwa thitung= 8,364 lebih besar daripada ttabel=
2,086. Kesimpulannya maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi,
terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas
yang menggunakan buku praktikum berbasis learning cycle
materi macam-macam sumber energi dengan kelas yang tidak
menggunakan buku praktikum berbasis learning cycle materi
macam-macam sumber energi. Maka dapat dikatakan bahwa
buku praktikum berbasis learning cycle materi macam-macam
sumber energi mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada
pelajaran IPA kelas IV SD/MI.
E. PENUTUP
Pengembangan bahan ajar ini menghasilkan produk berupa buku siswa
mata pelajaran IPA materi macam-macam sumber energi kelas IV berbasis
learning cycle. Hasil pengembangan ini dapat mengisi ketersediaan buku ajar
9 Wawan Sutrisno,dkk. Pengaruh Model Learning Cycle 7e Terhadap Motivasi Belajar
Siswa Dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal. Pendidikan Biologi FKIP Universitas
Sebelas Maret.

8
ilmu pengetahuan alam khususnya buku yang berbasis learning cycle untuk
dijadikan acuan atau rujukan bagi guru dan siswa dalam praktikum IPA dan
mejadikan siswa aktif dalam pembelajaran.
Hasil uji coba pengembangan buku praktikum berbasis learning cycle
memiliki tingkat kevalidan yang tinggi. Berdasarkan hasil tanggapan, kritik, dan
saran dari validator ahli serta penilaian guru kelas IV dan siswa kelas IV SDN
Sekarmojo 2 Purwosari Pasuruan sebagai pengguna bahan ajar, berikut hasil uji
coba pengembangan buku praktikum berbasis learning cycle, yaitu tanggapan
penilaian ahli materi adalah sangat baik dengan presentase kevalidan mencapai
92%, tanggapan validasi ahli desain media pembelajaran mendapatkan kevalidan
mencapai 80%,tanggapan penilaian guru bidang studi ilmu pengetahuan alam di
SDN Sekarmojo 2 Purwosari Pasuruan dengan presentase kemenarikan
mencapai 77,5%, dan tanggapan dari uji lapangan memperoleh presentase
mencapai 88%.
Buku praktikum IPA berbasis learning cycle, berpengaruh terhadap
peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA materi macam-
macam sumber energi di SDN Sekarmojo 2 Purwosari Pasuruan. Karena buku
praktikum IPA berbasis learning cycle ini disusun sesuai dengan tahap
perkembangan siswa, yaitu tahap perkembangan kongkrit. Dimana siswa harus
disuguhkan sesuai dengan kenyataan yang ada di lingkungan sekitar. Buku ini
juga di dukung dengan metode pembelajaran learning cycle dimana materi
disusun sesuai dengan tahapan-tahapan belajar yang dimulai dengan tahap 7E,
sehingga siswa mudah dalam memahami materi. Selain itu, buku praktikum
ini mudah digunakan oleh siswa, bahasa yang ada pada buku ini
sederhana, layout di tata semenarik mungkin, materi yang
disajikan sesuai dengan KI, KD, dan indikator yang
dikembangkan, gambar yang disajikan pada buku sesuai
kenyataan yang ada dilingkungan sekitar, dan percobaan yang
menunjang materi dibuat semenarik mungkin untuk
mempermudah siswa belajar dan tidak mengeluarkan biaya
yang terlalu banyak. Sehingga buku praktikum berbasis learning
cycle materi macam-macam sumber energi kelas IV semester I

9
di SDN Sekarmojo 2 Purwosari Pasuruan dapat merubah
pengetahuan siswa dengan meningkatkan hasil belajar siswa.

DAFTAR PUSTAKA

Arifin. 1995. Pengembangan Program Pengajaran Bidang Studi Kimia.


Surabaya: Airlangga University Pers.

Arikunto, Suharsimi. 2003. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi


Aksara.

Budianingsih. C. Asri. 2004. Belajar dan Pembelajaran. Yohyakarta: Rinika Cipta.

Setyosari, Punaji. 2010. Metode penelitian pendidikan dan pengembangan,


Jakarta: Kencana.

Soeprodjo. dkk. Pengaruh Model Learning Cycle Terhadap Hasil Belajar


Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Vol. 2, No. 1 Tahun 2008

Subana dkk. 2005. Statistika Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Sudijono, Anas. 2014. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT Raja


Grafindo Persada.

Sudjana, Nana. 2011. Penilaian Hasil Proses Belejar Mengajar. Bandung: PT


Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:


Alfabeta.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2007. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung:


PT. Remaja Rosdakarya.

Sulistyanto, Heri. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD dan MI Kelas IV.
Jakarta: Pusat Perbukuan.

10
Sutrisno, Wawan dkk. Pengaruh Model Learning Cycle 7e Terhadap Motivasi
Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal. Pendidikan Biologi
FKIP Universitas Sebelas Maret.

Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu, Jakarta: Bumi


Aksara.

Trisnawati. Pengaruh Penggunaan Buku Petunjuk Praktikum


Materi Struktur Sel dan Jaringan Berbasis Empat Pilar
Pendidikan. Jurnal UNNES.

11