Anda di halaman 1dari 2

SPO MENGHISAP SEKRESI

NO.DOKUMEN NO.REVISI NO.HALAMAN

TANGGAL TERBIT Ditetapkan


Direktur Rumah Sakit Umum
STANDAR Daerah Ulin Banjarmasin
PROSEDUR
OPERASONAL TANGGAL REVISI
Dr. Hj. Suciati, Mkes
19600721 198802 2 001

Pengertian Pengisapansekresiadalahsuatutindakanuntukmembersihkanjalannapasdengan
memakaikateterpengisapmelaluinasotrakeal tube (NTT), orotrakeal tube
(OTT), trakeostomi tube (TT) padasaluranpernafasanbagianatas.

Tujuan 1. Untukmembebaskanjalannapas
2. Mengurangi retensi sputum dan merangsang batuk
3. Mencegahterjadinyainfeksiparu.

Kebijakan

Indikasi Pasien tidak mampu mengeluarkan sputum, dilakukan setiap 1 2 jam sesuai
kebutuhan.

PersiapanPasien 1. Diberi penjelasan tentang tindakan yang akan dilakukan


2. Posisipasiendiatursesuaikebutuhan

PersiapanPetugas Petugas satu orang atau dua orang.

Persiapanalat 1. Set penghisapsekresiatau suction portable lengkapdansiappakai


2. Kateter penghisap steril dengan ukuran :
No. 10 12 (dewasa)
No. 6 8 (anak)
No. 4 5 (bayi)
3. Pinset steril atau sarung tangan steril
4. Cuff inflator atau spuit 10 cc
5. Arteri klem
6. Alas dada/handuk
7. Kom berisi cairan desinfektan untuk meredam pinset
8. Kom berisi NaC1/ aquades steril untuk membilas kateter
9. Cairan desinfektan dalam tempatnya untuk merendam kateter suction
yang sudah dipakai
10. Ambubag/ air viva + selang O2
11. Pelicin /jelly
12. Na C1 0,9 %
13. Spuit 5 cc

Prosedur 1. Cucitangansebelumdansesudahmelakukantindakan
2. Sebelumdilakukanpenghisapansekresi
Memutartombolpada ventilator kearah 100%
Menggunakan air viva denganmemompa 4 5
kali/ambubagdenganmemberikan 4 5 kali cycle
pernafasandengankonsentrasiOksigen 15 liter/menit
Melepaskanhubungan ventilator dengan ETT
3. Menghidupkanmesinpenghisapsekresi
4. Menyambungselang suction dengan suction katetersteril
5. Membukalubangpadapangkalkateterpanghisappadasaatkateterdimasukka
nke ETT.
6. Menarikkateterpenghisapkira-kira 2 cm diatas carina
padasaatadanyarangsanganbatukuntukmencegah trauma pada carina
(percabanganbronkuskiridankanan).
7. Menutuplubangmelipatpangkal ; kateterpanghisapkemudian suction
kateterditarikdengangerakanmemutar
8. Mengobservasitensi, nadi,
danpernafasanselamadilakukanpenghisapansekresi
9. Memberikanoksigensetelahsatu kali penghisapandengancara bagging
10. Bilamelakukan suction
kembalihubungkanselangventilasipadapasiendanberikesempatanpasienun
tukbernapas 3 7 kali
11. Memasukkan Na C1 0,9 % sebanyak 3 5 cc melalui ETT
untukmengencerkansekresi yang kentaldanlengket.
12. Melakukan bagging
13. Mengempiskan cuff padapenghisapansekresiterakhirsaatkateterberada di
dalam ETT, sehinggasekresi yang lengketdisekitar cuff dapatterhisap.
14. Mengisikembali cuff denganudaradenganmenggunakan cuff inflator
setelah ventilator dipasangkembali.
15. Membilaskateterpenghisapsampaibersihkemudiandirendamdengancairan
desinfektandalamtempat yang disediakan
16. Mengobservasidanmencatat :
Tensi, nadi, suhudanpernafasan.
Hipoksia
Perdarahan
Aritmia
Sputum :warnajumlahkonsistensi, bau.
Unit Terkait