Anda di halaman 1dari 1

PATOFISIOLOGI (WOC) HIPERKALEMIA

Teknik pengambilan darah vena yg jelek

Ekskresi kalium yg tidak memadai

Kalium keluar dari sel menuju ECF

- Gagal ginjal (akut & kronik) - - Hipoaldosteronisme - - Penyakit Addiso - Diuretik
- Gagal ginjal (akut & kronik)
-
- Hipoaldosteronisme
-
- Penyakit Addiso
- Diuretik hemat kalium
Asupan ber>>
- Pemberian cepat larutan IV yg mengandung K
- Pemberian transfusi darah cepat
-
- Makan pengganti garam pd pasien gagal ginjal
HIPERKALEMIA
-
-

Asisdosis metabolik

Luka bakar, perdarahan internal

Laboratorium → EKG

Kalium serum >5,3 mEq/L menyebabkan repolarisasi lebih cepat, HR 60-110x/i

Kalium serum >7 mEq/L menyebabkan konduksi interatrial rusak

Kalium serum >8 mEq/L menyebabkan tidak adanya aktifitas atrial

Kardiovaskuler Neuromuskuler Saluran cerna Ginjal - Kelemahan otot - Mual - Oligori - Parastesia -
Kardiovaskuler
Neuromuskuler
Saluran cerna
Ginjal
- Kelemahan otot
- Mual
- Oligori
- Parastesia
- Kolik
- Disritmia jantung, bradikardia,
blok jantung komplit,
fibrilasi ventrikel atau henti jantung
- Perubahan EKG :
▪ Gelombang T yg tinggi & tajam
▪ Interval PR memanjang
▪ QRS melebar