Anda di halaman 1dari 3

BAB V

ASPEK KEUANGAN

A. Rencana produksi

1. Jenis produk = Keripik Jagung

2. Jumlah produksi = 220 bungkus/hari = 5720 bungkus/bulan

B. Biaya tetap

1. Sewa rumah = Rp.700.000 / bulan

2. Peralatan = Rp.1.830.000 +

Jumlah = Rp.2.530.000

C. Biaya variabel

1. Bahan baku = Rp.442.500/ hari

= Rp.11.505.000/ bulan

2. Biaya overhead :

- Listrik = Rp.300.000/bulan

- Air minum = Rp.60.000/bulan

- P3K = Rp.40.000/bulan

- lain-lain = Rp.100.000/bulan +

Jumlah = Rp.500.000
*1 bulan kerja dihitung 26 hari

D. Total Cost = Rp.9.737.800

E. Rencana pemasaran bulan pertama

- Harga pokok = total cost / jumlah produksi

= Rp.12.005.000/5720

= Rp.2.098,77 dibulatkan Rp.2.100 /buah

- Harga jual : = Rp.4000

BEP unit untuk bulan pertama

4.000 x = 2.100x+2.530.000+0

(4.000-2.100) x = 2.530.000

x = 2.530.000/1900

x = 1331

Maka, 1331/220= 6 hari

26 hari - 6 hari= 20 hari

Jadi, untuk mengembalikan semua biaya dengan keuntungan 0 rupiah kue

harus terjual 1331 buah sedangkan untuk menjual kue sebanyak 1331 buah itu

diperlukan waktu sebayak 6 hari. Masa produksi dalam sebulan adalah 26 hari,

jadi keuntungan yang diperoleh dibulan pertama ini adalah hasil dari penjualan

dalam 20 hari tersebut.

Revenue 1= 20 hari x 220 x 4000= Rp.17.600.000 kemudian, dikurangi gaiji

pegawai tetap sebesar 1.000.000 x 5 orang = Rp.5.000.000 maka,17.600.000-


5.000.000= 12.600.000, jadi keuntungan bersih bulan pertama adalah

Rp.12.600.000. itu jika seandainya semua biaya yang dikeluarkan ingin kembali

dalam produksi bulan pertama.