Anda di halaman 1dari 20

RENCANA TINDAK LANJUT

ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK KHUSUS BAYI DAN BALITA


DI RW.01 KELURAHAN LUBANG BUAYA KECAMATAN CIPAYUNG

No. Masalah Kegiatan Yang Evaluasi Analisa Tindak Lanjut PJ


Keperawatan Telah
Dilaksanakan
1. Resiko 1. Melakukan 1. dari jumlah Faktor Penunjang Pihak Puskesmas 1. Pihak
1. Pihak puskesmas dan 1. Melakukan
peningkatan penyuluhan keseluruhan Puskesmas
pihak KPLDH yang pendidikan, pelatihan 2. Kader RT 01
penularan tentang ISPA bayi dan
kooperatif kesehatan dan s.d RT.15
penyakit (ISPA) pada bayi dan balita di
2. Pihak pemilik lokasi 3. Posyandu
penanganan utama
pada bayi dan balita rw.01
penyuluhan yang Bayi balita
2. Melakukan pada seluruh kader
balita di RW.01 sebanyak 26
mendukung acara RW.01
demonstrasi RW 01
bayi dan 119 3. Kepala paud, kader
2. Melakukan skrinning
mengenal
balita yang dan ketua posyandu
kesehatan pada bayi
pernafasan
dilakukan yang ikut
dan balita setiap 6
normal dan
skrinning berpartisipasi pada
bulan sekali
tidak normal
kesehatan saat kegiatan 3. Melaksanakan
pada bayi dan
sebanyak 85 berlangsung. pendidikan kesehatan
balita 4. Cuaca yang
bayi dan tentang pembentukan
3. Melakukan
mendukung untuk
penyuluhan balita dilakukan kegiatan lingkungan sehat, dan
2. bayi balita
kesehatan penyuluhan kesehatan penanganan utama
dan orang
mengenai gizi ISPA dan Gizi terjadi ISPA
tua yang 4. Melaksanankan
seimbang Seimbang.
hadir pada pendidikan kesehatan
pada bayi dan Faktor Penghambat :
saat tentang penanganan
balita 1. Lokasi penyuluhan
4. Demontrasi pelaksanaan asupan gizi seimbang
yang berjarak jauh
penyajian tindakan pada bayi dan balita
khususunya untuk RT.
5. Melakukan skrinning
makanan gizi keperawatan
1 s.d 10
gizi pada bayi balita
seimbang yaitu 2. Penyelenggara
setiap 3 bulan sekali
sederhana memberikan penyuluhan kurang
penyuluhan adanya koordinasi
kesehatan untuk perlengkapan
mengenai acara
3. Peserta yang hadir
ISPA
64% dari peserta yang
sebanyak 48
diundang
orang dari 75
4. Sebanyak 50% peserta
undangan
yang hadir kurang
yang
menyimak penyuluhan
disebarkan
karena balita banyak
yang menangis
5. Sebanyak 20% dari
peserta yang hadir
tidak mengikuti
kegiatan sampai
selesai karena harus
menjemput anaknya
yang bersekolah di
PAUD dan TK
6. Ibu kader yang
diundang hanya 3
kader dari 15 kader
yang diundang

RENCANA TINDAK LANJUT


ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK KHUSUS PRA SEKOLAH
DI RW.01 KELURAHAN LUBANG BUAYA KECAMATAN CIPAYUNG

KEGIATAN YANG
MASALAH TINDAK PENANGGUNG
NO TELAH EVALUASI ANALISA
KESEHATAN LANJUT JAWAB
DILAKSANAKAN
1. Resiko 1. Memberikan 1. Evaluasi Faktor penghambat: 1. Memberikan 1. Tim KPDLH
terjadinya penyuluhan Persiapan: 1. Sebagian dari penyegaran 2. Tim kader RW
Materi yang sudah
penyakit diare kesehatan tentang orang tua tidak kepada 01
dipersiapkan dan
akibat perilaku jajanan sehat dapat hadir orang 3. Guru-guru TK
dipelajari satu hari
yang cenderung untuk anak dalam acara tua/wali Al-Makiyah
2. Memberikan sebelumnya sudah
beresiko pada penyuluhan murid dalam dan TK
video tentang tersampaikan
anak usia 2. Kebisingan memilih YUsufiyah
jajanan sehat dengan baik,
prasekolah yang terjadi jajanan sehat
3. Memberikan
media yang sudah
pada saat untuk anak
jajanan sehat pada
disiapkan sehari
penyuluhan setiap 2
anak
sebelumnya
4. Memotifasi ibu karna bulan sekali.
berfungsi dengan 2. Mengadakan
untuk bersamaan
baik, undangan kegiatan
memberikan dengan kegiatan
secara lisan telah makan bekal
sarapan dan bekal senam di SMK
tersampaikan sehat
untuk anak 3. Faktor
kepada ibu kader bersama
pendukung:
dan ibu guru TK dalam dua
4. Partisipasi
Yusufiah, tempat minggu
anak-anak
untuk penyuluhan sekali
cukup baik dan
3. Mengadakan
yaitu TK Yusufiah
antusias selama
telah dipersiapkan acara pengamatan
setengah jam dari berlangsung kepada
waktu pelaksanaan 5. Kepala sekolah pedagang
penyuluhan, SAP dan para guru jajanan di
sudah dipersiapkan berperan aktif lingkungan
satu hari sebelum dalam sehat dengan
penyuluhan sudah penyediaan didampingi
terlaksanan sesuai tempat dan guru dalam
yang direncanakan. fasilitas pada satu bulan
2. Evaluasi Proses:
kegiatan sekali
Pada proses
4. Memonitor
penyuluhan.
pelaksanaan
dan evaluasi
peserta penyuluhan
jajanan sehat
mendengarkan dan
bersama
memperhatikan
guru
materi dengan
seksama, peserta
tidak ada yang
bertanya terkait
materi yang telah
disampaikan,
media yang
dipakai untuk
penyuluhan berupa
leaflet, power
point dan video
tentang jajanan
sehat dapat
digunakan secara
efektif.
3. Evaluasi Hasil:
Pada hasil
penyuluhan peserta
dapat
menyebutkan
pengertian jajanan
sehat, peserta juga
dapat
menyebutkan
kembali fungsi
jajanan sehat,
peserta juga dapat
menyebutkan
kembali jenis-jenis
jajanan sehat,
peserta juga dapat
menyebutkan
kembali cara
memilih jajanan
sehat, peserta juga
daoat
menyebutkan
kembali cara
pencegahan agar
tidak jajan
sembarangan.
RENCANA TINDAK LANJUT

ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK KHUSUS ANAK SEKOLAH

DI MI YUSUFIYAH, KELURAHAN LUBANG BUAYA, KECAMATAN CIPAYUNG

NO. MASALAH KEGIATAN EVALUASI ANALISA TINDAK LANJUT PENANGGUNG


KESEHATAN YANG TELAH JAWAB
DILAKSANAKA
N
1. Kurang pengetahuan Penyuluhan tentang: 1) Sebanyak 54 Faktor penghambat: 1) Peningkatan Kepala sekolah
tentang perilaku 1) Pentingnya siswa-siswi 1) Lingkungan yang perilaku oral Guru
Kepala UKS
kebersihan oral menggosok gigi. yang mengikuti kurang kondusif, hygiene siswa-
hygiene. kegiatan karena tempat untuk siswi.
2) Pihak sekolah
penyuluhan pelaksanaan
bekerjasama
kesehatan demonstrasi dan
dengan pihak
tetang oral jumlah siswa-siswi
puskesmas untuk
hygiene. yang mengikuti
2) Demonstrasi
mengadakan
demonstrasi tidak
tentang cara
skreening
seimbang.
menggosok gigi
2) Ada beberapa siswa- pemeriksaan gigi
yang baik dan
siswi yang tidak setahun sekali.
2) Sebanyak 54
benar. 3) Memantau PHBS
membawa peralatan
siswa-siswi
siswa-siswi
untuk menggosok
yang mengikuti
disekolah.
gigi.
kegiatan
3) Ada beberapa siswa-
demonstrasi
siswi yang masih
cara
belum dapat
menggosok gigi
menerima informasi
yang baik dan
dengan baik,
benar.
sehingga saat re-
demonstrasi tidak
mengikuti instruksi.

Faktor pendukung:
1) Dari pihak sekolah
menyediakan tempat
dan waktu untuk
dilaksanakannya
kegiatan
penyuluhan.
2) Siswa-siswi ikut
aktif dalam kegiatan
penyuluhan.

2. Resiko Penyuluhan 1) Sebanyak 54 Faktor penghambat: 1) Pihak sekolah Kepala sekolah


ketidakseimbangan kesehatan: siswa-siswi 1) Lingkungan yang mengadakan Guru
Ketua UKS
nutrisi kurang dari 1) Cara memilih yang kurang kondusif, makan bersama
kebutuhan tubuh. jajanan sehat. mengikuti karena tempat untuk dengan membawa
2) Menampilkan
kegiatan pelaksanaan bekal 4 sehat 5
contoh jajanan
penyuluhan demonstrasi dan sempurna selama
sehat dan tidak
kesehatan jumlah siswa-siswi seminggu 3 kali.
sehat. 2) Pihak sekolah
tentang yang mengikuti
jajanan sehat. demonstrasi tidak memantau perilaku
2) Sebanyak 54 seimbang. jajan siswa-siswi
siswa-siswi secara rutin.
3) Pihak sekolah
yang Faktor pendukung:
memonitor
mengikuti 1) Dari pihak sekolah
perilaku pedagang
kegiatan menyediakan tempat
yang berjualan
penyuluhan dan waktu untuk
disekolah.
tentang dilaksanakannya
jajanan sehat. kegiatan
penyuluhan.
2) Siswa-siswi ikut
aktif dalam kegiatan
penyuluhan.
RENCANA TINDAK LANJUT

ASUHAN KEPERAWAT KELOMPOK KHUSUS REMAJA

DI YAYASAN YUSUFIYAH SMK JAKARTA RAYA 1 DAN SMK JAKARTA RAYA 2

No Masalah Keperawatan Kegiatan yang telah di Evaluasi Analisa


laksanakan
1 Resiko meningkatnya - Melakukan penyuluhan tentang 1) Dari seluruh jumlah siswa yang ada di Faktor penunjang:
1) Pihak puskesmas dan
angka penyimpangan remaja dan pubertas jakartaraya 1 dan 2 sebanyak 143
- Melakukan penyuluhan tentang pihak KPLDH yang
perilaku remaja pada yang hadir pada kegiatan skrining
kesehatan reproduksi remaja kooperatif
kelompok siswa SMK kesehatan sebanyak 87 siswa.
2) Dewan guru yang ikut
dan penyakit-penyakit akibat 2) Siswa yang ada di jakartaraya 1 dan 2
Jakarta Raya 1 dan 2
berpartisipasi pada saat
perilaku seksual berisiko pada saat pelaksanaan tindakan
kegiatan.
keperawatan yaitu memberikan
pendidikan kesehatan tentang pubertas Faktor penghambat
1) Siswa yang kehadiran ke
remaja, dan kesehatan yang hadir sekolahnya sangat
sebanyak 82 siswa atau 57% dari total minimal, rata-rata per
siswa hari siswa yang hadir
3) 35% siswa yang hadir tampak antusias
dan masuk ke sekolah
dan kooperatif mengikuti pendidikan
hanya 60%.
kesehatan 2) Ruang kelas yang sempit
4) 70% siswa yang mengikuti pendidikan
dan panas
kesehatan mengalami peningkatan
pengetahuan yang dapat dilihat dari
adanya peningkatan nilai pre dan post
test. Dimana nilai rata-rata pre test
yaitu 60 dan nilai rata-rata post test 85

2 Resiko terjadinya - Melakukan penyuluhan tentang 1) Siswa yang ada di jakartaraya 1 dan 2 Faktor penunjang:
1) Dewan guru yang ikut
penurunan derajat PHBS pada saat pelaksanaan tindakan
kesehatan remaja pada - Melakukan kerja bakti bersama keperawatan yaitu memberikan berpartisipasi pada saat
- Melakukan senam bersama
kelompok siswa SMK pendidikan kesehatan tentang PHBS kegiatan.
Jakarta Raya 1 dan 2 yang hadir sebanyak 98 siswa atau
Faktor penghambat
68% dari total siswa 1) Siswa yang kehadiran ke
2) 46% siswa yang hadir tampak
sekolahnya sangat
antusias dan kooperatif mengikuti
minimal, rata-rata per
pendidikan kesehatan
hari siswa yang hadir
3) 98% siswa yang mengikuti
dan masuk ke sekolah
pendidikan kesehatan mengalami
hanya 60%.
peningkatan pengetahuan yang dapat
2) Ruang kelas yang sempit
dilihat dari adanya peningkatan nilai
dan panas
pre dan post test. Dimana nilai rata-
rata pre test 80 dan nilai rata-rata post
test 90.

RENCANA TINDAK LANJUT


ASUHAN KEPERAWAT KELOMPOK KHUSUS IBU HAMIL

DI YAYASAN YUSUFIYAH SMK JAKARTA RAYA 1 DAN SMK JAKARTA RAYA 2

NO MASALAH KEGIATAN YANG EVALUASI ANALISA TINDAK PENANGGUNG


KESEHATAN TELAH LANJUT JAWAB
DILAKSANAKAN

1. Risiko - Melaksanakan 1. Terjadi Faktor penghambat: 1. Kolaborasi 1. Tim


terjadinya penyuluhan peningkatan dengan KPDLH
1. Waktu
komplikasi kesehatan pengetahuan petugas
kedatangan 2. Tim
selama tentang nutrisi mengenai puskesmas
yang telah kader RW
kehamilan dan seimbang dan nutrisi dalam
ditentukan 01
persalinan pada imunisasi seimbang dan pemberian
tidak sesuai
ibu hamil. tetanus toxoid imunisasi tablet Fe
dengan jam
pada ibu hamil tetanus dan
kedatangan
toxoid. imunisasi
ibu hamil
2. Kegiatan TT.
2. Kebisingan 2. Bentuk
penyuluhan
yang terjadi kelas
dihadiri oleh
pada saat senam ibu
18 ibu hamil
hamil
dari total 20 kegiatan dilingkung
ibu. yang sedang an RW
3. Proses berjalan 001.
penyuluhan
Faktor pendukung:
berlangsung
dengan tertib 1. Partisipasi
dan lancar ibu hanil
4. Materi cukup baik
penyuluhan dalam
tersampaikan menghadiri
dengan baik. kegiatan
penyuluhan
kesehatan.

2. Ketua
posyandu
Cempaka 1
memfasilitasi
tempat untuk
melaksanaka
n kegiatan
penyuluhan
kesehatan ibu
hamil.

3. Adanya
dukungan
dari kader di
RW 01.

RENCANA TINDAK LANJUT

ASUHAN KEPERAWAT KELOMPOK KHUSUS LANSIA

DI YAYASAN YUSUFIYAH SMK JAKARTA RAYA 1 DAN SMK JAKARTA RAYA 2


No Masalah Kegiatan yang telah Evaluasi Analisa Tindak Lanjut
Keperawatan dilaksanakan

1. Resiko - Melakukan 1. Lansia yang hadir dalam Faktor penunjang : 1. Menyerahkan


1. Pihak RW, RT dan
meningkatnya penyuluhan kesehatan pelaksanaan kegiatan kegiatan senam
kader yang
kejadian penyakit tentang hipertensi dan penyuluhan kesehatan dan otak lansia kepada
kooperatif
degenerative pada asam urat senam sebanyak 56 orang kader untuk
2. Perubahan setting
- Melakukan latihan
lansia dari jumlah lansia dilaksanakan
lokasi dari outdoor
senam otak dan
keseluruhan sebanyak 85 secara rutin dua
jadi indoor karena
relaksasi otot progresif
orang. minggu sekali.
faktor cuaca
2. Lansia yang hadir saat 2. Menyerahkan
3. Mahasiswa yang
pelaksanaan kegiatan latihan senam
menjemput ke
cukup aktif dan antusias relaksasi otot
masing-masing
dalam mengikuti kegiatan progresif bersama
rumah lansia
penyuluhan kesehatan dan Faktor penghambat : lansia kepada
1. Cuaca yang tidak
senam otak dan relaksasi kader untuk
mendukung
otot progresif dilaksanakan 2
2. Inisiatif dan minat
minggu sekali.
lansia yang kurang
3. Menganjurkan
untuk datang ke
lansia dengan
penyuluhan.
hipertensi dan
3. Lansia yang
kesulitan untuk asam urat untuk
menjangkau memeriksakan
tempat penyuluhan kesehatan secara
karena faktor rutin ke fasilitas
mobilitas fisik. kesehatan
4. Menganjurkan
lansia untuk
mengikuti kegiatan
posyandu lansia
dan memanfaatkan
fasilitas kesehatan
lainnya.
5. Menganjurkan
keluarga untuk
membantu lansia
dalam memenuhi
kebutuhan
aktivitas.
6. Menyerahkan
kegiatan
peningkatan PHBS
pada lansia kepada
tim KPLDH.