Anda di halaman 1dari 10

Makalah Etika Profesi

OLEH:
Ajeng Putri Anggita akfar 1-D/akf16012
BAB I
Kajian Definitif

Pengertian etika profesi

Etika (yunani kuno : ethikos, berarti timbul dari kebiasaan) adalah sebuah sesuatu dimana
dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi study
mengenai standart dan penilaian moral. St.John of Damascus ( abad ke-7 masehi) menempatkan
etika di dalam kajian filsafat praktis (practical philosophy).

Definisi etika menurut para ahli :

Bertens : nilai-nilai atau norma-norma yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok
dalam mengatur tingkah lakunya.

KBBI : etika di rumuskan dalam 3 arti yaitu tentang apa yang baik dan apa yang buruk, nilai
yang berkenaan dengan akhlak, dan nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan
atau klien.

Sumaryono : etika berkembang menjadi study tentang manusia berdasarkan kesepakatan


menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam
kehidupan manusia pada umumnya. Selain itu etika juga berkembang menjadi study tentang
kebenaran dan ketidakbenaran berdasarkan kodrat manusia yang dianut suatu golongan atau
klien.

Etika menurut saya baik buruk suatu tingkah laku atau nilai nilai norma yang dimiliki suatu
individu.

Profesi adalah kata serapandari sebuah kata dalam bahasa inggris profess yang dalam bahasa
yunani bermakna janji untuk untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara
tetap/permanen. Jadi, profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan
terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik,
serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk teknik informatika profesi tersebut.

Profesi menurut saya adalah suatu pekerjaan yang sedang dijalani oleh individu tersebut.

Etika profesi adalah sikap etis sebagai bagian integral dari sikap hidup dalam menjalankan
kehidupan sebagai pengemban profesi.

Etika profesi adalah cabang filsafat yang mempelajari penerapan prinsip-prinsip moral dasar
atau norma-norma etis umum pada bidang khusus (profesi) kehidupan manusia.

Etika profesi adalah sebagai sikap hidup untuk memenuhi kebutuhan pelayanan professional dari
klien dengan keterlibatan dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka kewajiban masyarakat
sebagai keseluruhan terhadap para anggota masyarakat yang membutuhkannya dengan di sertai
refleksi yang seksama. (Anang Usman, SH., MSi)

Sedangkan etika profesi menurut saya bahwa etika profesi itu berkaitan dengan baik dan
buruknya tingkah laku individu dalam suatu pekerjaan, yang telah diatur dalam kode etik.
BAB II
Langkah analisis

Contoh Kasus Hak Pekerja

Konflik Buruh Dengan PT Megariamas


Sekitar 500 buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Garmen Tekstil dan Sepatu-
Gabungan Serikat Buruh Independen (SBGTS-GSBI) PT Megariamas Sentosa, Selasa (23/9)
siang menyerbu Kantor Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Jakarta Utara di Jl
Plumpang Raya, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Mereka menuntut
pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang mempekerjakan mereka karena
mangkir memberikan tunjangan hari raya (THR).
Ratusan buruh PT Megariamas Sentosa yang berlokasi di Jl Jembatan III Ruko 36 Q, Pluit,
Penjaringan, Jakut, datang sekitar pukuk 12.00 WIB. Sebelum ditemui Kasudin Nakertrans
Jakut, mereka menggelar orasi yang diwarnai aneka macam poster yang mengecam usaha
perusahaan menahan THR mereka. Padahal THR merupakan kewajiban perusahaan sesuai
dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 4/1994 tentang
THR.
Kami menuntut hak kami untuk mendapatkan THR sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Dan jangan dikarenakan ada konflik internal kami tidak mendapatkan THR, karena setahu kami
perusahaan garmen tersebut tidak merugi, bahkan sebaliknya. Jadi kami minta pihak Sudin
Nakertrans Jakut bisa memfasilitasi kami, jelas Abidin, koordinator unjuk rasa ketika berorasi
di tengah-tengah rekannya yang didominasi kaum perempuan itu, Selasa (23/9) di depan kantor
Sudin Nakertrans Jakut. Sekedar diketahui ratusan buruh perusahaan garmen dengan
memproduksi pakaian dalam merek Sorella, Pieree Cardine, Felahcy, dan Young Heart untuk
ekspor itu telah berdiri sejak 1989 ini mempekerjakan sekitar 800 karyawan yang mayoritas
perempuan.
Demonstrasi ke Kantor Nakertrans bukan yang pertama, sebelumnya ratusan buruh ini juga
mengadukan nasibnya karena perusahan bertindak sewenang-wenang pada karyawan. Bahkan
ada beberapa buruh yang diberhentikan pihak perusahaan karena dinilai terlalu vokal. Akibatnya,
kasus konflik antar buruh dan manajemen dilanjutkan ke Pengadilan Hubungan Industrial.
Karena itu, pihak manajemen mengancam tidak akan memberikan THR kepada pekerjanya.

Analisis : dalam kasus ini terdapat pelanggaran kode etik dimana para buruh menuntut haknya
untuk mendapatkan THR sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dan jangan dikarenakan ada
konflik internal sehingaa para buruh tidak mendapatkan THR. Dalam hal ini bukan yang pertama
sebelumnya ratusan buruh ini juga mengadukan nasibnya karena perusahan bertindak sewenang-
wenang pada karyawan. Bahkan ada beberapa buruh yang diberhentikan pihak perusahaan
karena dinilai terlalu vokal. Akibatnya, kasus konflik antar buruh dan manajemen dilanjutkan ke
Pengadilan Hubungan Industrial. Karena itu, pihak manajemen mengancam tidak akan
memberikan THR kepada pekerjanya. Pihak manajemen ini melanggar kode etik ketenaga
kerjaan. Dalam hal ini di harapkan pihak manajemen untuk lebih proposional dan memberikan
THR kepada buruh sesuai dengan peraturan yang berlaku.
BAB III
Teori Potensi Diri

A. Manusia sebagai khalifah di bumi

Yang dimaksud dengan khalifah ialah bahwa manusia diciptakan untuk menjadi penguasa
yang mengatur apa-apa yang ada di bumi, seperti tumbuhannya, hewannya, hutannya, airnya,
sungainya, gunungnya, lautnya, perikanannya dan seyogyanya manusia harus mampu
memanfaatkan segala apa yang ada di bumi untuk kemaslahatannya. Jika manusia telah mampu
menjalankan itu semuanya maka sunatullah yang menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi
Tugas utama manusia sebagai khalifah di bumi ini,yaitu beribadah kepada Allah,manusia
Allah turunkan dengan segala fasilitas yang telah disediakan,tentunya bukan hanya untuk
dipergunakan begitu saja,melainkan juga untuk dijaga,dirawat,dilestarikan,dan dimanfaatkan
keberadaannya.
Manusia adalah makhluk yang paling sempurna dibanding makhluk ciptaan Allah
lainnya.Karena manusia diberikan Allah pikiran dan dapat memikir dengan akal.Karena itu Allah
mempercayakan manusia sebagai khalifah di muka bumi ini.Tidak ada yang dapat manusia
lakukan tanpa adanya campur tangan dari Allah swt,karena itu beribadah adalah satu wujud bakti
sebagai hamba Allah.

Manusia juga mempunyai beberapa norma yang mengatur hidup mereka. Norma adalah
kumpulan kaidah kaidah sebagai pedoman hidup manusia guna memperoleh ketertiban serta
kedamaian didalam masyarakat. Sanksi yang diterapkan dari pelanggaran terhadap norma ini
membedakan norma dengan produk social lain seperti budaya dan adat. Penerapan norma
sangatlah penting bagi kehidupan manusia agar dapat terciptanya masyarakat ataum kehidupan
yang aman, tertib serta terwujudnya perasaan nyaman pada setiap anggota masyarakat.
B. Hirarki Manusia
1. Manusia sebagai makhluk pribadi dan sosial.

Di dalam kehidupannya, manusia tidak hidup dalam kesendirian. Manusia memiliki keinginan
untuk bersosialisasi dengan sesamanya. Ini merupakan salah satu kodrat manusia adalah selalu
ingin berhubungan dengan manusia lain. Hal ini menunjukan kondisin yang interdependensi.
Di dalam kehidupan manusia selanjutnya, ia selalu hidup sebagai warga suatu kesatuan hidup,
warga masyarakat dan warga Negara. Hidup dalam hubungan intaraksi dan interdependensi itu
mengandung konsekuensi-konsekuensi sosial baik dalam artu positif maupun negative.
Keadaan positif dan negative ini adalah perwujudan dari nilai-nilai sekaligus watak manusia
bahkan pertentangan yang diakibatkan oleh interaksi antar individu. Tiap-tiap pribadi harus rela
mengorbankan hak-hak pribadi demi kepentingan bersama.

2. Manusia mempunyai kepentingan atau kebutuhan

Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang sangat harus terpenu, artinya apabila kebutuhan
tersebut tidak terpenuhi, maka manusia akan mengalami kesulitan dalam hidupnya.Contoh:
sandang, pangan, papan, pekerjaan.

Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang pemenuhannya setelah kebutuhan primer


terpenuhi. Contoh: pendidikan , pariwisata, rekreasi.

Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder
terpenuhi. Contoh: mobil, motor, komputer, handphone, i-pad.

3. Manusia mempunyai sifat yang rentan ketersinggungan.


Di dalam hal dasar yang ini manusia didalam berinteraksi atau dalam komunikasi sesama
manusia yang lain manusia memiliki perasaan yang sangat sensitif. Terkadang manusia bila
berinteraksi rentan tersinggung.
Kemampuan Manusia
Kemampuan manusia untuk bertahan hidup : kemampuan manusia untuk bertahan hidup
dengan cara bekerja untuk mencari nafkah, sekolah untuk menggapai cita-cita.
Kemampuan manusia untuk saling memberikan manfaat : manusia sebagai mahluk sosial
juga saling memberikan mnfaat antar manusia satu dengan yang lain. Seperti contoh yang
terjadi di manusia sebagai makhluk sosial diatas, sesama manusia harus saling tolong menolong
bila saudara, tetangga bahkan keluarga yang sedang terkena musibah sebisa mungkin kita
menolong dengan iklas.
Kemampuan manusia untuk mengembangkan alam : Kemampuan manusia untuk
mengembangkan alam sangatlah perlu, Karena alam yang banyak manfaat kalau tidak
dimanfaatkan akan sayang sekali. Tetapi, alam tidak hanya dimanfaatkan saja alam juga harus
dijaga dan dilestarikan. Pemanfaatan alam contohnya pemanfaatan hutan sebagai sumber
pendapatan manuasia.
C. Kemampuan yang lain yaitu terdiri dari Otak, Indera, Rasa, dan Kalbu.
Otak merupakan bagian dari tubuh manusia yang sangat penting. otak memiliki
system syaraf pusat yang bekerja untuk mengendalikan pikiran jika kita akan melakukan sesuatu
pekerjaan. fungsi otak yang sangat penting yaitu untuk merancang konsep penyelesaian masalah,
disini, sesoarang pasti mempunyai masalah dalam hidupnya, dengan demikian cara
penyelesainya akan di pikir matang- matang.
Indera berfungsi merangsang reseptor dari luar. Selain itu jika manusia melihat
seseorang sedang kesusahan maka manusia punya hasrat untuk segera menolongnya, dengan
adanya indera sehingga muncul keinginan manusia untuk menolong manusia tersebut Tetapi
keinginan tersebut juga bisa diperoleh atau bersumber dari otak.
Rasa yang dimiliki manusia yaitu rasa yang ada pada diri manusia itu bersifat
tertutup hanya manusia itu sendiri itu yang bisa merasakan. Seperti contohnya ketika kita melihat
orang terkena musibah maka tanpa di sadari rasa kasian pasti muncul dalam diri kita maka dari
itu dengan bantuan indera maka kita akan berupaya untuk menolongnya.
Kalbu sering di sebut juga dengan hati, dalam kehidupan manusia hati sebagai
pokok permasalahan yang sangat sensitif, kalbu bersifat kebendaan dan kehidupan.
BAB IV

PRODUK PEMBELAJARAN

4.1 Pengertian Kode Etik

Kode etik yaitu suatu pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis ketika melakukansuatu
kegiatanatau suatu pekerjaan. Kodeetik merupakan polaaturan atau tata cara sebagai pedoman
berperilaku. Pengertian kode etik yang lainnya yaitu, merupakan suatu bentuk aturan yang
tertulis yang secara sistematik dengan sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada
dan ketika dibutuhkan dapat difungsikan sebagai alat untuk menghakimi berbagai macam
tindakan yang secara umum dinilai menyimpang dari kode etik tersebut. Tujuan kodeetik yaitu,
supaya profesional memberikan jasayang sebaik-baiknya kepada para pemakai atau para
nasabahnya. Dengan adanya kode etik akan melindungi perbuatan dari yang tidak profosional.

4.2 Pembahasan Study Kasus

Sebagai seorang manajer perusahaan sebaiknya memenuhi hak para buruh untuk
mendapatkan THR (Tunjangan Hari Raya). Sebenarnya tanpa adanya buruh perusahaan tidak
akan mendapatkan keuntungan yang besar. Maka dari itu sebaiknya manajer perusahaan harus
bersikap adil kepada para buruhnya, karena para buruh juga sudah mengabdikan pekerjaannya
kepada perusahaan. Sebagai manajer perusahaan tidak boleh berlaku sewenang-wenangnya para
butuh ataupun kepada bawahannya. Selain itu sebagai manajer harus bersikap jujurdan ramah.
Dengan memenuhi kewajibannya kepada para buruh maka perusahaan sudah menjalankan etika
profesi atau kode etik yang seharusnya.

4.3 SOP

1. Sebagai manajer harus bersikap jujur kepada semua buruh dan bawahannya.

2. Para buruh harus memenuhi peraturan yang berlaku di perusahaan.


BAB V

Evaluasi diri

5.1 analisi perbahn dalam diri mahasiswa

Setelah mengetahui dan meahami kasus perilaku tidak etis yang telah dilakukan oleh
manajer perusahaan dan juga mempelajari tentang materi-materi kode etik profesi yang baik dan
benar. Maka mahasiswa diharapkan dapa menganalisis nilai-nilai perubahan positif.nilai yang
saya dapat adalah sebagai seorang maajer harus bersifat adil dan bijaksana kepada semua
karyawan atau kepada bawahanya. Bijaksana dimaksutkan sebagai tindakan yang dilakukan
manajer bertindak sesuai dengan pikiran, akal sehat sehingga menghasilkan perilaku yang tepat,
sesuai dan pas. Biasanya sebelum bertindak disertai dengan pikiran yang cukup matang sehingga
tindakan yang dihasilkan tidak menyimpang dari pikiran. Bijaksana tau hal mana yang boleh
dilakukan dan mana yang tidak. Orang yang bijaksana bisa membedakan mana yang menjadi
prioritas utama dan mana terlalu penting dilakukan. Hal-hal ini yang seharusnya sangat penting
dilakukan oleh seorang manajer perusahaan.