Anda di halaman 1dari 7

STIKes Faletehan

SATUAN ACARA PENYULUHAN


PENYAKIT STROKE NON HEMORAGIK

Disusun oleh:

TUBAGUS RAKA PRATAMA


1016032089
IB- PSIK NR

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN FALETEHAN
SERANG - BANTEN
2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Penyakit Stroke


Sub Pokok Bahasan : Penyakit Stroke Non Hemoragik
Sasaran : Klien dan Keluarga
Tempat : Ruang Praktikum
Hari / Tanggal : Sabtu / Mei 2017
Waktu : Pukul WIB s/d selesai
Pelaksana : Tubagus Raka Pratama

I. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM


Setelah dilakukan penyuluhan selama 20 menit, diharapkan klien dan keluarga mampu
memahami tentang penyakit stroke non hemoragik dengan baik dan benar

II. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS


Setelah diberikan penjelasan tentang penyakit stroke non hemoragik selama 20 menit
diharapkan klien dan keluarga dapat :
1. Menjelaskan pengertian stroke non hemoragik dengan benar
2. Menyebutkan penyebab stroke non hemoragik dengan benar
3. Menyebutkan tanda dan gejala stroke non hemoragik dengan benar
4. Menyebutkan faktor resiko stroke non hemoragik dengan benar
5. Menyebutkan cara pencegahan serangan ulang dengan benar

III. MATERI
1. Pengertian stroke non hemoragik
2. Penyebab stroke non hemoragik
3. Tanda dan gejala stroke non hemoragik
4. Faktor resiko stroke non hemoragik
5. Cara pencegahan serangan ulang

IV. METODE
Ceramah
Tanya jawab
V. MEDIA
Leaflet
Poster

VI. SUMBER
Depkes RI. (2002). Modul Pedoman Kader PHC. Magelang: Bapelkes Salaman Magelang
Mansjoer, Arief. 2005. Kapita Selekta Kedokteran. EGC: Jakarta
Nurarif Huda Amin, Kusuma Hardhi. 2015. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan
Diagnosa Medis dan Nanda Nic-Noc. Edisi revisi : jilid 3, Mediaction : Yogyakarta

VII. KEGIATAN PENYULUHAN


No KEGIATAN PENYULUH PESERTA WAKTU
1 Pembukaan 1. Mengucapkan salam 1. Menjawab salam 5 menit
2. Memperkenalkan diri 2. Bertanya mengenai
3. Menjelaskan tujuan
perkenalan jika ada
yang kurang jelas
3. Mendengarkan dan
menyimak
2 Pelaksanaan 1. Menjelaskan pengertian1. Mendengarkan dan 10 menit
stroke non hemoragi memperhatikan
2. Menyebutkan penyebab2. Mendengarkan dan
stroke non hemoragik memperhatikan
3. Menyebutkan tanda dan3. Mendengarkan dan
gejala stroke non memperhatikan
4. Mendengarkan dan
hemoragik
4. Menyebutkan faktor
memperhatikan
5. Mendengarkan dan
resiko stroke non
memperhatikan
hemoragik
6. Mendengarkan dan
5. Menyebutkan cara
memperhatikan
pencegahan serangan
7. Bertanya dan
ulang
menjawab
6. Tanya jawab
pertanyaaan
3 Penutup 1. Menutup penyuluhan1. Mendengarkan dan 5 menit
dan menyimpulkan memperhatikan
2. Memberi salam2. Menjawab salam
penutup
VII. EVALUASI
Prosedur : Setelah pembelajaran
Jenis tes : Pertanyaan secara lisan
Butir Soal : 5 soal
1. Jelaskan pengertian stroke non hemoragik ?
2. Sebutkan penyebab stroke non hemoragik ?
3. Sebutkan tanda dan gejala stroke non hemoragik ?
4. Sebutkan faktor resiko stroke non hemoragik ?
5. Sebutkan cara pencegahan serangan ulang ?
Lampiran
MATERI PENYULUHAN KESEHATAN

A. PENGERTIAN
Stroke Non Hemoragik (stroke iskemik) yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang
menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. 80% stroke adalah stroke
non hemoragik, adapun
Stroke Hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak.

B. PENYEBAB STROKE NON HEMORAGIK


1) Trombosis ( bekuan cairan didalam pembuluh darah otak )
2) Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain yang terbentuk dibagian luar otak dan
mengalir ke otak )
3) Iskemia ( Penurunan aliran darah ke area otak )

C. TANDA DAN GEJALA STROKE NON HEMORAGIK


1) Kelemahan mendadak, mati rasa, kesemutan pada muka, kesemutan pada lengan atau kaki
2) Kehilangan kemampuan berbicara secara tiba-tiba atau kesulitan memahami perkataan
3) Kehilangan penglihatan mendadak pada sebelahmata atau kedua mata
4) Sakit kepala hebat mendadak
5) Penurunan kesadaran
6) Kesulitan menelan
7) Tersedak waktu makan atau minum
8) Gangguan emosi atau daya ingat

D. FAKTOR RESIKO STROKE NON HEMORAGIK


1) Hipertensi
2) Penyakit kardiovaskuler: arteria koronaria, gagal jantung kongestif, fibrilasi atrium, penyakit
jantung kongestif)
3) Kolesterol tinggi
4) Obesitas
5) Peningkatan hematokrit (resiko infark serebral)
6) Diabetes Melitus (berkaitan dengan aterogenesis terakselerasi)
7) Kontrasepsi oral (khususnya dengan disertai hipertensi, merokok, dan kadar estrogen tinggi)
8) Penyalahgunaan obat (kokain)
9) Konsumsi alkohol

E. CARA PENCEGAHAN SERANGAN ULANG


1) Menghindari stress
2) Menghentikan kebiasaan merokok
3) Diet rendah garam dan lemak, memperbanyak makan sayur dan buah
4) Olah raga teratur
5) Mengontrol tekanan darah dan gula darah serta check up kesehatan secara teratur
6) Kontrol teratur bila mengidap penyakit kronis seperti darah tinggi (Hipertensi), kencing
manis (Diabetes Melittus), cholesterol tinggi, penyakit jantung dll
7) Minum obat secara teratur sesuai petunjuk dokter