Anda di halaman 1dari 2

Rumah Sakit Islam At Tin PROSEDUR MENGELOLA PASIEN BILA

Husada Ngawi TIDAK TESEDIA TEMPAT TIDUR PADA


UNIT YANG DITUJU MAUPUN DISELURUH
RUMAH SAKIT
No.Dokumen No.Revisi Halaman
00 1/2
Tanggal Terbit Ditetapkan
Direktur Utama
Standar Prosedur Operasional

Pengertian Tindak lanjut terhadap pasien yang akan di rawat inap di


Rumah Sakit Islam At Tin Husada Ngawi tetapi ruangan
yang dituju penuh/tidak tersedia.

Tujuan 1. Untuk meningkatkan mutu pelayanan medis.


2. Agar tercapainya kebutuhan asuhan pasien
dengan memaksimalkan pelayanan yang tersedia
di rumah sakit.
3. Untuk meningkatkan mutu asuhan pasien dan
efisiensi penggunaan sumber daya yang tersedia
di Rumah Sakit.

Kebijakan Kebijakan Pemimpin RSI At Tin Husada Ngawi

Prosedur 1. Pada kasus dimana pasien membutuhkan perawatan


rawat inap namun unit rawat inap yang sesuai dengan
kondisi pasien penuh, maka petugas rumah sakit akan
menyampaikan beberapa alternatif solusi :

Pasien tersebut akan di titip pada ruang lainnya yang


memiliki fasilitas memadai dan menyerupai sampai
unit rawatan yang diperlukan kembali tersedia.
Jika pasien tidak tersedia, maka pasien akan di rujuk
ke Rumah Sakit yang sesuai dengan kebutuhan
pasien. Petugas administrasi akan menyelesaikan
dokumentasi dan administrasi yang dibutuhkan
untuk pasien yang dirawat atau dirujuk.
Dokter melengkapi informasi klinis dan pengelolaan
yang telah diberikan dalam surat rujukan dan
dikirim kerumah sakit rujukan bersama pasien.
Apabila seluruh rumah sakit yang ada di sekitaran
tidak bisa menyediakan fasilitas perawatan yang
dibutuhkan pasien tersebut, maka pihak rumah sakit
akan menyampaikan informasi tersebut kepada
pasien dan menyediakan ruangan khusus dengan
segala yang rumah sakit miliki secara optimal.
Segala keputusan pasien tentang alternatif solusi
yang ditawarkan di dokumentasikan dalam rekam
medik.
2. Segala posedur pengelolaan terhadap pasien tesebut
diberikan tanggung jawab penuh kepada dokter yang
merawat dengan tidak mengurangi kualitas
perawatan dan pelayanan meskipun tidak di rawat
pada unit rawat yang dituju.

Unit terkait 1. IGD


2. Rawat Inap
3. Loket pendaftaran rawat inap