Anda di halaman 1dari 2

PEMBERIAN SEDASI RINGAN

No. Dokumen: No. Revisi : 03 Halaman : 1/2

SPO/Yanmed/120

Tanggal Terbit : Ditetapkan Direktur,

STANDAR PROSEDUR
OPERAIONAL

01 April 2017 Dr. Abdi Setia Putra,MARS

PENGERTIAN Sedasi ringan adalah salah satu tahapan sedasi dimana pasien masih
merespon terhadap perintah verbal serta fungsi ventilasi dan
kardiovaskuler tidak terganggu,pasien tetap sadar tanpa adanya gangguan
orientasi orang dan tempat atau bila terdapat gangguan yang jumlahnya
minimal.Fungsi motorik kasar sedikit berkurang.

TUJUAN 1. Sebagai acuan dalam melakukan pemberian sedasi ringan


2. Untuk menenangkan pasien yang tidak kooperatif atau menjalani
tindakan

KEBIJAKAN Berdasarkan Keputusan Direktur Nomor. 018/RSAB-SK/DIR/VII/2016


Tentang Pelayanan Sedasi/Anestesi dan Bedah

PROSEDUR
A. Pra sedasi ringan
1. Dokter yang melakukan sedasi ringan melakukan
identifikasi pada pasien.
2. Dokter yang akan melakukan tindakan, memeriksa
keadaan dan kelayakan pasien untuk menjalani tindakan
sedasi ringan
3. Dokter yang akan melakukan tindakan meminta
persetujuan tindakan secara lisan/tulisan kepada pasien
dan keluarga

B. Selama sedasi ringan


1. Dokter/perawat yang terlatih memberikan obat sedasi
sesuai instruksi dokter yang berwenang memberikan obat
sedasi.
2. Dokter/perawat melakukan pemantauan tanda-tanda vital
(nadi,tekanan darah, frekuensi nafas) setiap 15 menit.

PEMBERIAN SEDASI RINGAN

No. Dokumen: No. Revisi : 02 Halaman : 2/2

SPO/Yanmed/120

C. Sedasi Ringan
1. Setelah pemberian sedasi selesai, dilakukan pemantauan
tanda-tanda vital pasien setiap 15 menit.
2. Hasil pemantauan didokumentasikan di rekam medis
pasien.
3. Pasien dapat dipulangkan / dipindahkan kembali ke ruang
perawatan sesuai dengan persetujuan dokter.

UNIT TERKAIT Unit Kamar bedah, Unit Pelayanan medis.

DOKUMEN TERKAIT Formulir Laporan Anestesi/Sedasi.