Anda di halaman 1dari 4

UJI KETELITIAN HASIL INTERPRETASI CITRA

Oleh: Abdul Basith, ST, M.Si, Ph.D

TUJUAN:

1. Mahasiswa mampu melakukan assessmen/penaksiran ketelitian hasil interpretasi citra secara


visual dengan melakukan cek lapangan dan menerapkan matriks konfusi (confusion matrix).

BAHAN:

1. Hasil klasifikasi citra Google/foto daerah UPN dengan perincian:

a. Jumlah kelas minimal 7.

b. Setiap kelas mempunyai 10 sampel misal: sawah, perumahan, vegetasi, perkebunan,


tanah kosong/terbuka, sungai, perkantoran/sekolahan, badan air, jalan, dsb (lihat
ilustrasi gambar di bawah).

2. Formulir

sawah

vegetasi

sawah Tanah terbuka


vegetasi

perumahan

sawah
vegetasi

sawah Eye altitude 1.8 km

Tanah terbuka

Gambar 1. Ilustrasi sampel-sampel kelas tutupan lahan


PROSEDUR PENELITIAN

1. Lakukan pembagian tugas tiap personil.


2. Siapkan formulir (formulir bisa dikembangkan dan diperbanyak sendiri).
3. Lakukan pengecekan lapangan.
4. Kunjungi tiap-tiap sampel tutupan lahan.
5. Untuk kemudahan, tetapkan nomor urut kelas seperti 1) sawah, 2) vegetasi, dst
6. Isikan hasil pengecekan lapangan ke dalam formulir berikut:

No. Kelas di citra Kelas di lapangan Benar/Salah Foto


1. Sawah Sawah Benar

2. Sawah Pabrik/pemukiman Salah

3. Dst
Lakukan pengisian tabel sejumlah kombinasi kelas (5) x jumlah sampel (10)

7. Lakukan hitungan matriks konfusi mengikuti langkah2 berikut:


a. Hitung user accuracy,
b. Hitung producer accuracy,
c. Hitung overal accuracy
Matriks konfusi KNOWN COVER TYPES (HASIL KUNJUNGAN LAPANGAN)
HASIL KLASIFIKASI

A B C D E F Total
sawah bangnn veget Tnh ksg kebun sungai sample
A 8 1 1 10
B 10 10 User
C 7 3 10 accuracy
D 1 9 10
E 10 10
F 10 10
9 10 7 10 14 10 60
Misal, dari hasil klasifikasi diperoleh 6 tutupan lahan sebagai berikut:
A: sawah
B: perumahan/bangunan
C: hutan/vegetasi
D: tanah kosong/terbuka
E: kebun/tanaman pekarangan/ladang
F: sungai/badan air

Penjelasan isi tabel:

Setiap jenis tutupan lahan diambil 10 sampel untuk dicek lapangan. Untuk tutupan lahan jenis A
(sawah), setelah dilakukan cek lapangan, 8 sampel benar-benar sawah, 1 sampel ternyata
masuk pada tutupan lahan tipe C (tanah kosong) dan satu sampel lainnya masuk dalam tipe C
(kebun). Untuk tutupan lahan B (bangunan), semua sampel benar-benar mewakili bangunan.
Sebanyak 3 sampel tutupan lahan tipe C (vegetasi) berubah menjadi kebun/ternyata berupa
kebun/ladang. Satu sampel tutupan lahan D (tanah kosong) ternyata berubah sawah. Seluruh
sampel-sampel tutupan lahan tipe E dan F tidak mengalami penyimpangan.

User accuracy: (yang benar/10 atau jumlah sampel)

A = 8/10 = 80%
B = 10/10 = 100%
C = 7/10 = 70%
D = 9/10 = 90%
E = 10/10 = 100%
F = 10/10 = 100%

Producer accuracy: (yang benar/total kolom ybs)


A = 8/9 x 100%
B = 10/10 x 100%
C = 7/7 x 100%
D = 9/10 x 100%
E = 10/14 x 100%
F = 10/10 x 100%

Overall accuracy: (8+10+7+9+10+10)/60x100%


Cek lapangan disertai dengan foto
Kolom: omisi (non diagonal value)
Baris: komisi (non diagonal value)
8. Hitung user accuracy, producer accuracy dan overall accuracy

PENGUMPULAN LAPORAN

Hasil praktikum dibuat dalam format presentasi power point, dikirim ke abd_basith@ugm.ac.id dengan
subject: Tugas SPJ_nama_matriks konfusi. File tugas harap dikirimkan maksimal pada hari UTS (+7 hari)
matakuliah ini.

Anda mungkin juga menyukai