Anda di halaman 1dari 24

TEKNIK

PELAKSANAAN ALAT BERAT


YAN RAHMATULLAH
JUMLAH SKS = 2 SKS
TUJUAN :
Memberikan dasar pengetahuan tentang alat- alat berat, serta
dapat memberikan pertimbangan teknis dan ekonomis dalam
pelaksanaan pembangunan teknik sipil
POKOK BAHASAN :
Sifat kembang susut tanah, tanah gelinding, traksi, pengaruh
ketinggian dan temperatur, alat gali, angkut, pemadat, perata,
waktu siklus, kapasitas, biaya operasi alat, kompresor,
pemecah batu, kapal keruk, crane pengangkat, pemancang,
pencampuran aspal, pelaksanaan pondasi dangkal, pondasi
dalam, pelaksanaan cofferdam, perancah, penulangan,
perawatan beton, pengecoran di bawah air, beton prategang,
beton pracetak, pelaksanaan konstruksi baja, pelaksanaan
konstruksi jalan, pengeboran, peledakan dinamit, pelaksanaan
khusus
DESKRIPSI PERKULIAHAN
1. Perkuliahan akan dilakukan dengan sistem tatap muka di kelas dengan memberikan
materi sesuai dg RPKPS.
2. Mahasiswa diharapkan mengerjakan tugas yang diberikan baik secara individu ataupun
bekelompok
PUSTAKA:
Croney, D. 1997. The Design and Performance of Road
Pavement. London: HMSO.
Peurifoy. 1984. Constructions, Planning, Equipment and
Method. New York : Mc Graw Hill.
Rochman Hadi. 1990. Alat Berat dan Penggunaannya.
Departemen Pekerjaan Umum.
POKOK BAHASAN
Pengenalan umum, Pemindahan
Sifat kembang susut tanah, Tanah gelinding
Tanah Mekanis
raksi, pengaruh ketinggian dan temperatur,
Tahanan-tahanan yang bekerja dan
alat gali, angkut, pemadat, perata, waktu
tenaga alat berat
siklus, kapasitas, biaya operasi alat, kompresor,
Waktu siklus dan kapasitas produksi
pemecah batu, kapal keruk, crane pengangkat,
alat
pemancang, pencampuran aspal, pelaksanaan
Biaya alat
pondasi dangkal, pondasi dalam, pelaksanaan
Traktor dan alat pembersih lapangan
cofferdam, perancah, penulangan, perawatan
Alat gali dan alat angkut
beton, pengecoran di bawah air, beton
Alat pengangkat dan alat pemuat
prategang, beton pracetak, pelaksanaan
Alat pemadat dan alat perata
konstruksi baja, pelaksanaan konstruksi jalan,
Metode konstruksi : Pelaksanaan
pengeboran, peledakan dinamit, pelaksanaan
pondasi, Beton Pracetak, prategang
khusus
dll
MODUL 1
PERPINDAHAN TANAH
MEKANIS
PERPINDAHAN TANAH MEKANIS
Tujuan Khusus :
Mahasiswa dapat menjelaskan maksud dan tujuan penggunaan alat berat pada pekerjaan konstruksi
Mahasiswa dapat menjelaskan dasar pemindahan tanah mekanis
Mahasiswa dapat menjelaskan dasar pengoperasian alar berat
Mahasiswa dapat menjelaskan persiapan dalam pekerjaan pemindahan tanah mekanis
1. Tujuan penggunaan alat berat
pada pekerjaan kostruksi
Kpasitas pekerja konstruksi
Kemajuan industri mesin-mesin konstruksi
Kebutuhan terhadap mutu pekerjaan
Kemajuan sosial dan budaya
Nilai- nilai ekonomi
2. Pengertian dasar Pemindahan Tanah Mekanis
1. Tanah tidak memiliki sifat yang khas seperti beton dan baja. Maka
Pemindahan tanah adalah ilmu yang menyangkut perubahan tata
letak tanah atau material itu sendiri. Pemindahan ini lah yang akan
memberikan perlawanan terhadap alat pemidahnya.
2. Perlawanan ini tidak sama pada setiap jenis material dan
perlawanan inilah yg bisanya menunjukkan tingakt kesulitan
pengolahannya.
3. Kemudahan atau kesulitan pengolahan material akan
mempengaruhi lamanya waktu yang diperlukan
3. Pengertian dasar Pengoperasian Alat Berat
Konsep manajemen peralatan mencakup
beberapa hal, antara lain :
Perencanaan Peralatan
Organisasi bagian peralatan
Pelaksanaan
Pengawasan dan Evaluasi
4. Persiapan Pekerjaan Pemindahan Tanah Mekanis

a) Keadaan Asli sebelum diadakan pengerjaan,


ukuran tanah bisanya dinyatakan dalam satuan
ukuran alam, Bank Measure ( BM )
b) Keadaan lepas, ukuran tanah dalam keadaan
lepas biasanya di sebut Loose Measure ( LM )
yang besarnya sama dengan BM + % Swell x BM
(Sweel = Kembang)
c) Keadaan Padat, ialah keadaan tanah setelah
ditimbun kembali kemudian di padatkan.
4. Persiapan Pekerjaan Pemindahan Tanah Mekanis
4. Persiapan Pekerjaan Pemindahan Tanah Mekanis

Jenis Tanah Swell (% BM )


Pasir 5 10
Tanah Lempung 10 25
Tanah Biasa 20 45
Lempung ( Clay ) 30 60
Batu 50 - 60

( Sumber : Rochmanhadi, Ir, 1992, Alat-alat Berat dan Penggunaannya )


4. Persiapan Pekerjaan Pemindahan Tanah Mekanis

Contoh dari tabel diatas :


Tanah biasa pada keadaan asli ( Bank ) = 1,00 m3
Swell 20 45 % = 0,2 0,45 m3
Volume dalam keadaan Loose = 1,2 1,45 m3

Catatan :
Angka-angka dalam tabel diatas tidak pasti,
tergantung dari faktor yg dijumpai dilapangan.
4. Persiapan Pekerjaan Pemindahan Tanah Mekanis
Rumus-rumus untuk menghitung Faktor Kembang dan Faktor susut adalah :

' ()
= = ) 100 %

9 ('
= = 9 100 %
Dimana =
SW = Swell = % Pengembangan
SH = Shrinkage = % Penyusutan
B = Berat tanah keadaan asli
L = Berat tanah keadaan lepas
C = Berat tanah keadaan padat
Load Factor ( LF )
Load Factor adalah prosentasi pengurangan density material dalam keadaan asli menjadi
keadaan lepas


= =

=

= = 1 100 %

F
= ( G 1) 100 %
H
F
= )J 1 100 %

= = 1 100 %

F
= ( G 1) 100 %
H
F
= )J 1 100 %
Contoh Soal :
Pada suatu daerah yang memiliki berat isi tanah asli sebesar 1780
kg/m3, berat isi tanah gembur sebesar 1550 kg/m3 dan berat isi
tanah padat sebesar 2075 kg/m3.
Hitunglah persen pengembangan dan persen penyusutan dari kondisi
tanah tersebut, dan tentukan LF

Penyelesaian :

= 100 %


2075 3 1780 3

= 100 %

2075 3

= 14,22 %
Penyelesaian :

= 100 %


1780 3 1550 3

= 100 %

1550 3

= 14,84 %
Penyelesaian :

=


1550 3
=

1780 3
= 0,87
SUMMARY

Alasan diperlukannya alat berat dalam proyek


konstruksi antara lain :
q Kapasitas pekerjaan konstruksi
q Kemajuan industri mesin-mesin konstruksi
q Kebutuhan mutu pekerjaan
q Kemajuan sosial budaya
q Nilai nilai ekonomi
SUMMARY

Konsep manajemen perlatan mencakup :


q Perencanaan peralatan
q Organisasi bagian peralatan
q Pelaksanaan
q Pengawasan dan evaluasi
SUMMARY

Beberapa keadaan tanah yang dapat berpengaruh


terhadap volume tanah yang dijumpai dalam
pekerjaan pemindahan tanah, yaitu :
q Keadaan asli sebelum diadakan pengerjaan
q Keadaan lepas, yakni keadaan tanah setelah
diadakan pengerjaan
q Keadaan padat, ialah keadaan tanah setelah
ditimbun kembali kemudian di padatkan