Anda di halaman 1dari 6

1.

Seorang wanita usia 37 tahun G3P2A0 UK 37 minggu, datang dengan keluhan sesak,
sesak berkurang bila posisi setengah duduk, telah memeriksakan ke dokter kandungan
dan dinyatakan bahwa pasien dapat lahir pervaginam dengan bantuan. Karena pasien
memiliki penyakit jantung (decompensatio cordis) selama kehamilan. Tindakan yang
tepat untuk proses persalinan pasien tersebut adalah :
a. Persalinan dibantu dengan vakum ektraksi
b. Persalinan dibantu dengan forceps
c. Persalinan spontan
d. SC
e. Induksi persalinan
2. Seorang wanita usia 35 tahun G4P3A0 datang dirujuk karena bayi besar, taksiran berat
janin 4300 gr, sebelumnya pernah ada riwayat melahirkan spontan dengan berat bayi
3800 gr, saat ini pembukaan lengkap, kepala di st +4, apa kemungkinan komplikasi
yang paling cepat terjadi?
a. Kegagalan turunnya bayi
b. Distosia bahu
c. Terhambatnya penurunan kepala bayi
d. Ruptur Uterus
e. Fase aktif memanjang
3. Seorang wanita 30 tahun melahirkan di bidan dengan kondisi bayi baru lahir yang gagal
bernafas spontan, teratur dan adekuat segera setelah lahir. Kulit bayi berwarna kebiruan
dan tidak segera menangis. Apakah diagnosis bayi tersebut :
a. Pneumonia neonatorum
b. Aspirasi mekonium
c. Pernapasan spontan
d. Asfiksia neonatorum
e. Hipoksia neonatorum
4. Seorang wanita 35 tahun P3A0 setelah melahirkan spontan di sebuah klinik bersalin.
Bayi lahir spontan dan segera menangis, kulit berwarna kemerahan. Saat persalinan
tidak dilakukan episiotomi, plasenta lahir secara lengkap dan tidak ada yang tersisa.
Tetapi masih terjadi perdarahan pasca melahirkan, kontraksi uterus lembek, akhirnya
pasien dirujuk ke sarana kesehatan yang lebih memadai. Apa yang menyebabkan
perdarahan pada pasien tersebut :
a. Tonus
b. Tissue
c. Tumor
d. Thrombin
e. Trauma
5. Berdasarkan soal diatas, diagnosis pasien tersebut adalah :
a. Atonia uteri
b. Retensio plasenta
c. Ruptur uteri
d. DIC
e. Robekan jalan lahir
6. Tindakan pertama kali yang tepat dilakukan saat hendak merujuk pasien tersebut ke RS
adalah :
a. Eksplorasi manual
b. Memberikan misoprostol supp
c. Injeksi oksitosin
d. Kompresi bimanual eksterna
e. Kompresi bimanual interna
7. Perempuan usia 19 tahun. G1P0A0 Hamil 9 bulan. Datang ke kamar bersalin dengan
TD :170/100 Nadi 94 x/menit. RR 20x/menit. TFU : 32 cm. DJJ 12.13.13. His 10.2.30
detik Lab : Hb: 14 g/dl, Trombosit 53.000. SGOT : 250 mv/ml SGPT 208 mv/ml. PPT
12 detik (kontrol 11 detik). APTT 20 detik (kontrol 22 detik). Albumin urine +4.
Tindakan pertama terhadap pasien ini adalah:
a. Seksio sesarea
b. Pemeriksaan dalam
c. Perawatan konservatif
d. Pemberian nifedipin 3x10 mg
e. Pemberian MgSO4
8. Berdasarkan soal diatas, terapi yang tepat untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada
pasien tersebut adalah :
a. Methyldopa
b. Captopril
c. Furosemide
d. Magnesium sulfat
e. Amlodipin
9. Wanita usia 25 tahun sudah menikah 3 bulan, dilakukan pemeriksaan toxoplasma IgM
(-), IgG (+) untuk skrining. Pemeriksaan lain dalam batas normal. Pasien ingin hamil.
Tidak punya hewan peliharaan. Edukasi yang tepat untuk pasien ini adalah?
a. Diterapi dahulu selama 3 bulan
b. Berikan terapi dan boleh hamil
c. Berikan asam folat dan boleh hamil
d. Tunda kehamilan dan periksa 1 bulan lagi
e. Terapi sampai kehamilan aterm
10. Seorang wanita usia 24 tahun G3P1A1 UK 24 minggu, tidak ada keluhan. Rutin
melakukan pemeriksaan kehamilannya ke puskesmas untuk mengetahui perkembangan
janinnya. Hasil pemeriksaan USG BJA 4200gr, DJJ 144 presentasi kepala. Riwayat
Diabetes Mellitus (+) sebelum kehamilan. TD 130/70 mmHg, BB 84 kg, TB 170 cm,
GDS 280 mg/dl (<200 mg/dl), GDP 220 mg/dl (<126 mg/dl), GD2PP 277 mg/dl (<140
mg/dl) glukosa urin (+), protein urin (-). Apakah diagnosis pasien adalah :
a. DM gestasional
b. DM tipe II
c. DM tipe I
d. Hipertensi pada kehamilan
e. PEB
11. Seorang wanita usia 39 tahun datang dengan keluhan nyeri pada payudara kiri. Benjolan
dirasakan sejak 7 hari SMRS dan semakin nyeri dan berwarna kemerahan. Keluhan
benjolan tidak ada. Keluhan ini disertai dengan demam selama 3 hari SMRS. Dari
pemeriksaan ditemukan pus pada payudara kiri bagian areola, batas tidak tegas, teraba
hangat, nyeri tekan di daerah sekitar areola. Suhu 37,90C, KGB (-). Apa diagnosis dari
pasien tersebut?
a. Mastitis sinistra
b. Fibroadenoma Mammae sinistra
c. Ca Mammae Sinistra
d. Mastitis Dextra
e. Lipoma at mammae sinistra
12. Ibu hamil usia 35 tahun, G4P3A0 hamil 36 minggu mengeluhkan perdarahan sedikit
kecoklatan, tidak nyeri sejak 2 jam SMRS. Pada pemeriksaan uterus sedikit lunak, tidak
nyeri. BJA 140x/menit teratur. Diagnosis yang tepat adalah?
a. Polip serviks
b. Solutio previa
c. Plasenta previa
d. Vasa previa
e. Ca cervix
13. Datang ke UGD seorang G1P0A0 hamil 37 minggu kiriman bidan dengan kala II lama.
Dari pemeriksaan DJJ terdapat deselarasi DJJ sampai 100 x/mnt. Dari periksa dalam
pembukaan cerviks lengkap, kepala di hodge III, terdapat mekonium. Pada kasus diatas,
apakah manajemen obstretri yang harus dilakukan?
a. Stimulasi persalinan
b. Persalinan dengan ekstraksi forceps
c. Induksi persalinan
d. Tunggu partus spontan
e. Persalinan dengan ekstraksi vacum
14. Seorang pasien wanita usia 30 tahun datang ketempat praktek dokter umum untuk
pemeriksaan kehamilan rutin. Saat ini pasien tidak ada keluhan. Dari pemeriksaan fisik
didapatkan TB = 150 cm, BB = 50 kg. Pemeriksaan TD 100/70, conjungtiva anemis,
hemoglobin 9,2 mg/dl. Tindakan yang tepat pada pasien ini..
a. Observasi BB selama 3 bulan
b. Pemberian vitamin
c. Pemberian tablet Fe
d. Diit tinggi kalori dan protein
e. Transfusi darah
15. Seorang perempuan usia 35 tahun, G3P2A0 datang ke puskesmas dengan keluhan sesak
nafas, terasa semakin berat setelah makan dan tidur terlentang. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan tinggi fundus uteri 40 cm, lingkar perut 110 cm, DJJ tidak dapat ditentukan
dan pemeriksaan bagian-bagian janin tidak dapat ditentukan. Pada USG didapatkan
janin tunggal, hidup intrauterine, letak kepala, tidak di temukan kelainan congenital
mayor dan biometri sesuai dengan umur kehamilan 34-36 minggu. Dianosis yang
paling tepat adalah
a. Asma dengan kehamilan
b. Kelainan jantung dengan kehamilan
c. Polihidramnion
d. Malformasi janin
e. DM dengan kehamilan
16. Wanita usia 40 tahun, G2P1A0, UK 38 minggu, KPD 18 jam, merasa kenceng-kenceng
teratur, pembukaan 9 cm, kulit ketuban sudah tidak ada, penurunan kepala di hodge III.
Tindakan yang akan dilakukan?
a. Observasi persalinan
b. Persiapan SC
c. Ekstraksi forsep
d. Antibiotik
e. Vakum ekstraksi
17. Berikut ini merupakan komplikasi dari tindakan vakum ekstraksi adalah :
a. Cephalohematom
b. Caput sucsadenum
c. Anensefali
d. Mikrocephalus
e. Makrocephalus
18. Seorang wanita 25 tahun dengan G1P0A0 usia kehamilan 30 minggu datang dengan
keluhan kedua tungkai bengkak, keluhan dirasakan sejak 2 hari yang lalu. Kejang (-),
tidak memiliki riwayat hipertensi sebelum dan saat kehamilan. Dari pemeriksaan fisik
TD 160/100, protein urin +2, albumin urin 3,45 dan pitting edema di kedua tungkai.
Apa diagnosis dari pasien tersebut :
a. HELLP Syndrome
b. PEB
c. PER
d. Eklampsia
e. Hipertensi dalam kehamilan
19. Dari soal di atas, penatalaksanaan yang tepat untuk mencegah kejang adalah :
a. MgSO4 12 mg encerkan dalam Nacl
b. Diazepam 10 mg IV
c. Pheytoin 15-20 mg/kgBB/jam
d. Furosemid 40 mg
e. Nifedipin 10 mg
20. Bila keadaan pasien diatas menjadi kejang, apakah diagnosis nya?
a. HELLP syndrome
b. PEB
c. PER
d. Eklampsia
e. Hipertensi dalam kehamilan
21. Wanita usia 32 tahun, datang ke poliklinik untuk memeriksakan kandungannya. Usia
kandungan saat ini 32 minggu, pada pemerikssan didapatkan: Leopold I TFU 2 jari
diatas umbilicus, Lepold II didapati ballotement (+), Lepold III didapati bagian kecil
dari janin. Apa diagnosis yang mungkin?
a. Kepala
b. Letak oblik
c. Letak lintang
d. Letak sungsang
e. Letak bujur
22. Seorang perempuan usia 24 tahun G1P0A0 hamil 8 bulan datang ke klinik umum untuk
kontrol rutin kehamilan, TD 140/90 mmHg, TFU setinggi proccecus xipoideus, edem
pada kedua kaki, hasil lab proteinuria (-). Untuk mencegah preeklampsia adalah dengan
terapi:
a. Captopril
b. Vitamin E
c. Furosemid
d. Magnesium sulfat
e. Diazepam
23. Wanita hamil aterm pertama kali, usia 25 tahun, datang ke RS dengan keluhan mulas
yang semakin lama semakin sering sejak 6 jam yang lalu. TTV normal. Pada Leopold I
teraba lunak, DJJ 144 x/menit, TBJ 3200 gram. Pada pemeriksaan dalam didapatkan
portio tebal lunak, pembukaan 4 cm, ketuban +, station -3. Panggul baik. Pemeriksaan
laboratorium didapatkan Hb 10.4 g/dl dan leukosit 14.500. Diagnosis pada pasien ini
adalah :
a. G1P0A0 parturien aterm inpartu kala I fase aktif + infeksi
b. G1P0A0 parturien aterm inpartu kala I fase aktif + anemia
c. G1P0A0 parturien aterm inpartu kala I fase aktif + infeksi + anemia
d. G1P0A0 gravida aterm inpartu kala I fase laten + anemia
e. G1P0A0 parturien aterm inpartu kala I fase laten + infeksi
24. Seorang perempuan berusia 28 tahun, G1P0A0 hamil 32 minggu mengeluhkan rasa
kram di perut yang timbul sejak 4 jam yg lalu. Tidak ada bloody show atau keputihan.
Tidak ada riwayat penyakit lain. Pemeriksaan obstetri menunjukkan adanya kontraksi
ireguler dan tidak ada dilatasi serviks. Apa yang menyebabkan keadaan tersebut?
a. Kontraksi uterus
b. Infeksi uterus
c. Kelainan perkembangan uterus
d. Peregangan uterus
e. Kelainan posisi uterus
25. Seorang wanita usia 23 tahun yang sedang hamil anak pertama dengan usia
kehamilan 8 minggu mengeluh mual sejak 4 minggu yang lalu dan muntah hebat sejak
2 hari yang lalu. Dirasakan nyeri didaerah epigastrium. T 100/70 mmHg, Nadi 98x/m,
RR 24 x/m. Pada pemeriksaan darah lengkap di dapatkan Hemoglobin 10,1 mg/dl,
leukosit 13.000/mm, trombosit 219.000/mm. Kemungkinan diagnosis penderita
adalah:
a. Ulcus peptikum
b. Gastritis erosive
c. Hiperemesis gravidarum
d. Dispepsia
e. Vomitus gravidarum
26. Wanita 23 tahun G2P1A0 usia kehamilan 16 minggu datang dengan keluhan mules
sejak pagi tadi, dirasakan keluar darah sedikit, tidak merasakan adanya gumpalan darah
yang keluar dari jalan lahir, terasa lemas. Pemeriksaan TD 100/70 mmHg, Nadi 88
x/menit, VT ostium uteri tertutup, teraba sebagian hasil konsepsi, darah +, Hb 8,9
mg/dl. Apakah diagnosis dari pasien tersebut :
a. Abortus Iminens
b. Abortus Habitualis
c. Abortus Inkomplit
d. Abortus Komplit
e. Abortus Insipien
27. Berikut ini tanda-tanda kehamilan ektopik adalah, kecuali :
a. Perdarahan hingga anemis
b. Nyeri akut abdomen
c. Amenore (terlambat haid)
d. Tes kehamilan +2
e. Mual dan muntah
28. Dibawah ini yang termasuk kriteria minor dari derajat dehidrasi kecuali :
a. Air mata
b. Mukosa bibir
c. Turgor kulit
d. Ubun-ubun besar
e. Mata
29. Berikut ini yang bukan tanda-tanda syok pada seseorang yang mengalami perdarahan
post melahirkan adalah :
a. Capilary refill time > 2 detik
b. Akral dingin
c. Kulit anemis
d. Hipotermia
e. Conjunctiva anemis
30. Dibawah ini yang bukan penyebab dari perdarahan post partum adalah :
a. Tumor
b. Trauma
c. Trombin
d. Tonus
e. Tissue