Anda di halaman 1dari 6

ETIKA DAN MORAL PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN

TUGASDAN TANGGUNG JAWAB DI RUANG ANAK


RUMASAKIT KASIH BUNDA CIMAHI

Diajukan sebagai salah satu tugas mata kuliah

KEBUDILUHURAN

Disusun Oleh :

Nama : Rian Rustandi

Nim : C.0105.16.121

Kelas : Non Regular (Umum)

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN (SI)


SEKOLAH TNGGI ILMU KESEHATAN
BUDI LUHUR-CIMAHI 2017
BAB I
TINJAUAN TEORI

1.1 ETIKA
A. Pengertian
Etika adalah ilmu yag membahas tentang moralitas atau tentang manusia
sejauh terkaitan dengan moral. Etika merupakan ilmu yg menyelidiki tentang
tingkah laku moral (Bertens, 2011:17)

B. Prinsip-prinsip
1. Berbuat baik adalah melakukan yang terbaik dan tidak merugikan orang lain ,
tidak membahayakan pasien. Apabila membahayakan, tetapi menurut pasien
hal itu yang terbaik maka perawat harus menghargai keputusan pasien
tersebut, sehingga keputusan yang diambil perawatpun yang terbaik bagi
pasien dan keluarga. manfaat itu harus menyangkut bukan saja satu dua orang
melainkan masyarakat sebagai keseluruhan.
2. Keadilan adalah dasar dari tindakan keperawatan bagi seorang perawat untuk
berlaku adil pada setiap pasien, artinya setiap pasien berhak mendapatkan
tindakan yang sama
3. kerahasiaan adalah informasi tentang klien harus dijaga privasi klien. Segala
sesuatu yang terdapat dalam dokumen catatan kesehatan klien hanya boleh
dibaca dalam rangka pengobatan klien. Tidak ada seorangpun dapat
memperoleh informasi tersebut kecuali jika diijinkan oleh klien dengan bukti
persetujuan. Diskusi tentang klien diluar area pelayanan, menyampaikan pada
teman atau keluarga tentang klien dengan tenaga kesehatan lain harus
dihindari.
4. Menepati janji dibutuhkan individu untuk menghargai janji dan komitmennya
terhadap orang lain. Perawat setia pada komitmennya dan menepati janji serta
menyimpan rahasia klien. Ketaatan, kesetiaan, adalah kewajiban seseorang
untuk mempertahankan komitmen yang dibuatnya.
C. Etika perawat dalam melaksanakan tugas
1. Perawat dan Klien
a. Perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan menghargai harkat
dan martabat manusia, keunikan klien dan tidak terpengaruh oleh
pertimbangan kebangsaan, kesukuan, warna kulit, umur, jenis kelamin,
aliran politik dan agama yang dianut serta kedudukan sosial.
b. Perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan senantiasa
memelihara suasana lingkungan yang menghormati nilai-nilai budaya,
adat istiadat dan kelangsungan hidup beragama klien.
c. Perawat, dalam melaksanakan pengabdiannya, senantiasa berpedoman
pada tanggung jawab yang bersumber dari adanya kebutuhan terhadap
keperawatan individu, keluarga dan masyarakat
2. Perawat dan praktek
a. Perawat memelihara mutu pelayanan keperawatan yang tinggi disertai
kejujuran professional dalam menerapkan pengetahuan serta
keterampilan keperawatan sesuai dengan kebutuhan individu, keluarga
dan masyarakat.
b. Perawat wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya
sehubungan dengan tugas yang dipercayakan kepadanya, kecuali jika
diperlukan oleh pihak yang berwenang sesuai dengan ketentuan hukum
yang berlaku
c. Perawat mengutamakan perlindungan dan keselamatan pasien atau klien
dalam melaksanakan tugas keperawatannya, serta matang dalam
mempertimbangkan kemampuan jika menerima atau mengalih tugaskan
tanggung jawab yang ada hubungannya dengan keperawatan.
d. Perawat memlihara dan meningkatkan kompetensi dibidang keperawatan
melalui belajar terus-menerus.
e. Perawat senantiasa memelihara mutu pelayanan keperawatan yang tinggi
disertai kejujuran profesional yang menerapkan pengetahuan serta
ketrampilan keperawatan sesuai dengan kebutuhan klien.
3. Perawat dan teman sejawat
a. Perawat memelihara hubungan baik antar sesama perawat dan tenaga
kesehatan lainnya, baik dalam memelihara keserasian suasana
lingkungan kerja maupun dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan
secara menyeluruh
b. Perawat menyebarluaskan pengetahuan, keterampilan, dan
pengalamannya kepada sesama perawat,serta menerima pengetahuan dan
pengalaman dari profesi dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam
bidang keperawatan
c. Perawat senantiasa memelihara hubungan baik dengan sesama perawat
maupun dengan tenaga kesehatan lainnya, dan dalam memelihara
keserasian suasana lingkungan kerja maupun dalam mencapai tujuan
pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
d. Perawat bertindak melindungi klien dari tenaga kesehatan yang
memberikan pelayanan kesehatan secara tidak kompeten, tidak etis dan
ilegal.
4. Perawat dan Profesi
a. Perawat menjunjung tinggi nama baik profesi keperawatan dengan
menunjukan perilaku dan sifat sifat pribadi yang luhur
b. Perawat berupaya meningkatkan kemampuan profesionalnya secara
sendiri- sendiri dan atau berasama sama dengan jalan menembah ilmu
pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang bermanfaat bagi
perkembangan keperawatan
c. Perawat berperan secara aktif dalam menyumbangkan pikiran kepada
pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan keperawatan
kepada masyarakat
d. Secara etika tindakan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit sudah
benar, sesuai dengan SOP ( standart operating procedure )
e. Secara hukum tindakan yang di lakukan pramedis atau pihak rumah sakit
sudah benar karena tidak ada persetujuan keluarga, maka tidak bisa
dilakukan tiindakan tersebut.
1.2 MORAL
A. Pengertian
Kata moral selalu mengacu pada baik buruknya manusia, tolak ukur untuk
menentukan betul salahnya sikap dan tiindakan manusia dilihat dari segi baik
buruknya sebagai manusia dan bukan sebagai peran tertntu dan terbatas.
B. Konsep moral dalam praktik keperawatan
1. Advokasi adalah memberi informasi dan member bantuan kepada pasien atas
keputusan apapun yang dibuat pasien. Member informasi bererti
menyediakan penjelasan atau informasi sesuai yang dibutuhkan pasien.
perawat memberikan keyakinan kepada pasien bahwa mereka mempunyai hak
dan tanggung jawab dalam menentukan pilihan atau keputusan sendiri dan
tidak tertekan dengan pengaruh orang lain.
2. Loyalitas merupakan suatu konsep dari berbagai segi yaitu simpati, peduli, dan
hubungan timbal balik terhadap pihak yang secara professional berhubungan
dengan perawat. Hubungan professional dipertahankan dengan cara menyusun
tujuan bersama, menepati janji, menentukan masalah dan prioritas, serta
mengupayakan pencapaian keputusan bersama adalah :
3. Otonomi (Autonomy) Autonomy berarti mengatur dirinya sendiri, prinsip
moral ini sebagai dasar perawat dalam memberikan asuhan keperawatan
dengan cara menghargai pasien, bahwa pasien adalah seorang yang mampu
menentukan sesuatu bagi dirinya. Perawat harus melibatkan pasien dalam
membuat keputusan tentang asuhan keperawatan yang diberikan pada pasien.
otonomi saat perawat menghargai hak-hak klien dalam membuat keputusan
tentang perawatan dirinya.
BAB II
PEMBAHASAN