Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pemboran berarah (directional drilling) adalah suatu seni membelokkan

lubang sumur untuk kemudian diarahkan ke suatu sasaran tertentu di dalam

formasi yang tidak terletak vertikal di bawah kepala sumur. Setiap melakukan

pemboran sumur umumnya diinginkan pemboran vertikal dikarenakan pemboran

vertikal operasinya lebih mudah dan biayanya lebih murah dari pemboran berarah.

Seiring dengan meningkatnya kemajuan teknologi pemboran berarah lebih banyak

dilakukan dibandingkan dengan pemboran vertikal untuk mendapatkan cadangan

yang berada dibawah permukaan yang sulit dicapai dengan melakukan pemboran

vertikal. Sumur Xadalah sumur pengembangan gas yang dibor oleh PT Pertamina

EP asset 4 field cepu di Lapangan Y. Sumur X ini adalah sumur berarah. Pada

pemboran berarah ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi keberhasilan

saat pemboran. Salah satu faktor nya yaitu beban torsi dan drag pada rangkaian

pipa pemboran. Pada sumur pemboran berarah, gesekan antara rangkaian pipa

pemborandan dinding lubang bor menimbulkan beban torsi dan drag. Drag timbul

akibat adanya gesekan antara rangkaian pipa pemboran dan dinding lubang bor

pada saat (memasukkan rangkaian) tripping in dan (mencabut rangkaian) tripping

out, sedangkan torsi timbul saat drillstring berputar. Pada fase pertambahan sudut

yang mempunyai arah dan kemiringan tertentu, besar nya nilai beban torsi dan

drag akan semakin kritis. Dengan mengetahui beban torsi dan drag yang tepat

1
memungkinkan untuk memilih rangkaian pipa bor yang tepat untuk digunakan di

dalam operasi pemboran yang akan dilaksanakan, sehingga akan mengurangi

downhole problems.

1.2. Rumusan Masalah

Pemakaian drill string yang berlebihan akan membuat berapa masalah

seperti patah lelah pada drill string. Drill string yang dipakai harus bisa menahan

beban yang diderita rangkaian selama mengebor sumur S-type sehingga

diperoleh. Oleh karena itu, agar drill string tetap dapat menahan beban yang

dialami, terdapat beberapa rumusan masalah yang harus diselesaikan, yaitu

sebagai berikut.

1. Apakah jenis grade drill pipe yang dipilih dapat menahan beban total torsi

dan drag yang di alami di X?

2. Apakah jenis grade drill pipe yang dipakai masih dikategorikan aman untuk

dipakai disumur selanjutnya?

1.3. Maksud dan Tujuan

Dalam penyusunan skripsi ini, maksud dan tujuan yang ingin diperoleh

adalah sebagai berikut.

1. Menentukan drag dan torsi pada rangkaian drill string.

2. Mengetahui pengaruh drag dan torsi pada rangkaian pipa bor.

3. Mengetahui batasan beban torsi dan drag agar tidak melebihi torsional yield

strength dan tensile yield strength.

2
1.4. Batasan Masalah

Berdasarkan uraian yang telah disampaikan sebelumnya, penulis membatasi

ruang lingkup pembahasan yang meliputi:

1. Pemboran berarah yang dijadikan studi pada penulisan skripsi ini adalah

pemboran berarah di lapangan Y dimana sumur yang dibor adalah S-Type.

2. Perhitungan drag dan torsi teoritis yang akan dibandingkan dengan actual

serta yield strength.

1.5. Metode Kajian

Metode kajian yang dilakukan dalam menyusun skripsi ini adalah dengan

studi literatur dan perhitungan teoritis menggunakan persamaan dari Rudi R-Dodi

Lesmana. Data yang diambil berupa data MWD survey untuk mendapatkan hasil

inklinasi, azimuth, ROP dan WOB dari offset wells, serta drilling parameter.

1.6. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan pada skripsi ini adalah sebagai berikut:

Bab I. Pendahuluan

Bab ini menjelaskan tentang latar belakang dan tujuan penulisan, pembatasan

masalah, metodologi kajian, dan sistematika penulisan.

Bab II. Tinjauan umum

Pada bab ini dijelaskan teori-teori secara umum mengenai komponen-

komponen BHA dan fungsi dari masing-masing komponen BHA pada contoh

kasus secara garis besar serta teori pembebanan seperti drag dan torsi. Selain itu,

bab ini juga membahas mengenai penjelasan tujuan dan alasan dilakukan analisa

3
pembebanan torsi dan drag, serta perhitungan torsi dan drag menggunakan

persamaaan Rudi R-Dodi Lesmana.

Bab III. Pembahasan

Bab ini akan menjelaskan mengenai proses perhitungan torsi dan drag pada

sumur directional, kemudian analisa grade drill pipe yang dapat menahan total

beban torsi dan drag actual maupun teoritis dengan dibandingkan dengan

torsional yield strength dan tensional yield strength.

Bab IV. Kesimpulan

Bab ini merupakan akhir dari penulisan yang berisi tentang kesimpulan dan saran

hasil pembahasan.