Anda di halaman 1dari 1

Derry Erlangga

1514004

SIFAT MEKANIK DAN FISIK KOMPOSIT KAYU-PLASTIK YANG


TERBUAT DARI POLI PROPILENA, TEPUNG KAYU, DAN
NANOCLAY

Rangkuman :
Istilah WPC berkaitan dengan komposit yang mengandung serat dan termoset atau
termoplastik. Selain itu keuntungan serat kayu memudahkan degradasi dengan pengomposan
atau insinerasi. Namun saat menggabungkan termoplastik dengan serat kayu dengan metode
konvensional, sifat hidrofilik bahan lignoselulosa yang tinggi membuatnya tidak sesuai dengan
termoplastik yang bersifat hidrofobik. Masalah inkompatibilitas bisa diatasi dengan
penggunaan coupling agent. Salah satunya Penambahan nanoclay tidak mengubah viskositas
atau kepadatan sistem namun hanya memperbaiki sifat fisik komposit.
Pada tahap pertama, butiran PP diperkuat dengan nanoclay dalam extruder ulir tunggal pada
suhu 180 C pada zona umpan, 210 C dalam lelehan, sedangkan suhu die extruder ditahan
pada suhu 200 C. Kecepatan sekrup adalah 70 putaran per menit dan ukuran die adalah 5 mm.
Pada Tahap kedua, pelet Polypropylene / nanoclay granulasi digunakan sebagai matriks untuk
WPC, Tepung Kayu, MAPP dalam ekstruder sekrup tunggal. Dengan kondisi yang sama. Palet
dikeringkan pada suhu 60 C selama 24 jam untuk menghilangkan kelembaban yang tersisa.
Kemudian diinjeksikan untuk menghasilkan spesimen berbentuk tulang anjing untuk
mengevaluasi sifat komposit. Waktu pendinginan adalah 20 detik, tekanan klem 160 bar,
tekanan injeksi 100 bar dan tekanan belakang 5 bar. Spesimen dikondisikan pada suhu 23 2
C dan kelembaban relatif 50 5 C paling sedikit 40 jam. Sifat mekanis WPC dalam hal uji
lentur dan tarik dilakukan dengan menggunakan Universal Testing Machine. Uji Absorbsi Air
menimbang sampel kering lalu direndam 24 jam lalu dikibaskan selanjutnya diukur kembali.
dihitung dengan menggunakan persamaan berikut: WA(t) = (w(t))/w_0 x 100 % . Dimana WA
(t) adalah penyerapan air (%) pada waktu t, W adalah berat kering oven dan W (t) adalah berat
spesimen pada waktu perendaman yang diberikan t.
secara efektif memperbaiki sifat mekanik, perbaikan ini datang pada pemuatan nanofiller yang
tepat pada 2,5 wt. %. Penambahan nanoclay menurunkan serapan air rata-rata sebesar 13%
dibandingkan sampel kontrol (tanpa nanoclay).

Gambar. 2 : Nanoclay terhadap Gambar. 3: Absorbsi air oleh


Gambar 1: Nanoclay terhadap komposit berdasarkan fungsi
kelenturan WPC Kekuatan Tarik dari WPCs
nanoclay