Anda di halaman 1dari 98

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

EVALUASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PESANAN


Studi Kasus di CV. Andi Offset

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat


Memperoleh Gelar Sarjana
Program Studi Akuntansi

Oleh:

Agustinus Jody Pranajati


NIM : 122114037

PROGRAM STUDI AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2016

i
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

EVALUASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PESANAN


Studi Kasus di CV. Andi Offset

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat


Memperoleh Gelar Sarjana
Program Studi Akuntansi

Oleh:

Agustinus Jody Pranajati


NIM : 122114037

PROGRAM STUDI AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2016

i
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

MOTO DAN PERSEMBAHAN

Apriori diperlukan Untuk Memungkinkan Manusia Sampai pada Paham dan


Kebenaran
-Thomas Aquino-

Knowledge Speak, but Wisdom Listen


-Jimi Hendrix-

Kupersembahkan Untuk Keluargaku Tercinta

iv
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

UNryERSITAS SANATA DHARMA


FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI PROGRAMSTUDI AKTINTANSI

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS SKRIPSI

Yang bertanda tangan dibawah ini, saya menyatakan bahwa skripsi dengan
judul ..EVALUASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PESANAN
(Studi Kasus di CV. Andi Offse0" dan diajukan untuk diuji pada tanggal: 10
Agustus 2016 adalahhasil karya saya.

Dengan ini saya menyatakan dengan sesungguhnyabahwa dalam skripsi ini


tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan orang lain yang saya ambil dengan
cara menyalin, atau meniru dalam bentuk rangkaian kalimat atau sinrbol yang
menunjukan gagasan atau pendapat ataupemikiran dari penulis lain yang saya aku
seolah-olah sebagai tulisan saya sendiri dan atau tidak terdapat bagian atau
keseluruhan yang saya salin, tiru, atau yang saya ambil dari tulisan orang lain tanpa
memberikan pengakuan pada penulis aslinya.

Apabllasaya melalcuk anhaltersebuit baik sengaja maupun tidak, dengan ini


saya menyatakan menarik skripsi yang saya ajukan sebagai hasil tulisan saya sendiri
ini. Bilakemudiansayaterbukti melakukan trndakanpenyalinanataumeniru tulisan
orang lain seolah-olah hasil pemikiran saya sendiri, berarti gelar dan ijasah yang
telah diberikan oleh universitas batal saya terima'

Yogyakarta, 3 I Agustus 2016


Yang membuat pernyataan,

'F-

-..t- --'-;Vk-'--
_----

Agustinus Jody Pranajati


r
L

i
V,
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

t:
!l
?:.

E,'.
Ei.

PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA TULIS

Saya yang bertandatangan di bawah ini:

Nama: Agustinus Jody Pranajati

NIM: 122114037

Menyatakan bahwa demi pengembangan itnu pengetahuan, salia menyerahkan

kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dhama karya ilmiah saya yang berjudul:

*EVALUASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PESANAN (Studi

Kasus di CV. Andi Offset)". Dengan demikian saya memberikan hak kepada

Perpustakaan Universitas Sanata Dharma untuk menyimpan, mengelola,

mendistribusikan secara terbatas, dan rnempublikasikanya di internet atau media

lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta izin dai- saya selama tetap

mencantumkan nama saya sebagi penulis.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Yogyakarta, 3 I Agustus 2016


Penulis,

fr-stinusJodyPranajati

VI
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

KATA PENGANTAR

Puji syukur dan terimakasih ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah

melimpahkan rahmat dan karunia kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan

skripsi ini. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk

memenuhi gelar sarjana pada Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi

Universitas Sanata Dharma.

Dalam penyelesaian skripsi ini penulis mendapat bantuan, bimbingan dan

arahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis mengucapkan trimakasih yang

tak terhingga kepada:

1. Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D., selaku rektor Universitas Sanata

Dharma yang telah memberikan kesempatan untuk belajar dan

mengembangkan kepribadian kepada penulis

2. Dr. FA. Joko Siswanto, MM., Akt., QIA., selaku pembimbing yang telah

membantu serta membimbing penulis dalam menyelesaikan skripsi ini

3. Pak Ananta selaku HRD dan Pak Alex selaku kepala bagian produksi yang

sudah membantu dan memperbolehkan saya melakukan penelitian di CV. Andi

Offset

4. Ayah saya Himawan Nugroho dan ibu saya Triramdanis yang sudah memberi

arahan, dukungan, dan doa dalam menyelesaikan skripsi ini

5. Teman-teman grub line AKT A Wisuda Santai, SUKSESKAN SKRIPSI, dan

akuntansi angkatan 2012 yang sudah membantu dalam memberi dukungan

moral, dan masukan positif maupun negatif dalam penyelesaian skripsi ini

vii
I.j:l:
EX PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Fll
E

w
X:,1

tFl -- '\'

6. Bagus dan Komeng temanperjuangandari SMA yaagmeootivasi sayasebagai

penulis

7. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satr per satu'
?enulis menyadari bahwa slripsi ini masih bmyak keinrrangan+ya, oleh

karma itu pmulis mengharapkan lritik dan saran. Se'mogr I **ripsi ini daPat

brmanfaat bagi pembaca.

Yogy*srta, 3 t,tgustrrs 201 6

viti
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL............................................................................ i
HALAMAN PERSETUJUAN ............................................................. ii
HALAMAN PENGESAHAN .............................................................. iii
MOTO DAN PERSEMBAHAN ......................................................... iv
HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS
SKRIPSI ............................................................................................... v
HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA TULIS ........... vi
KATA PENGANTAR ......................................................................... vii
DAFTAR ISI ........................................................................................ ix
DAFTAR TABEL ................................................................................ xi
DAFTAR GAMBAR ........................................................................... xii
ABSTRAK ........................................................................................... xiii
ABSTRACT ......................................................................................... xiv
BAB I PENDAHULUAN ............................................................... 1
A. Latar Belakang Masalah ............................................... 1
B. Rumusan Masalah ........................................................ 3
C. Tujuan Penelitian .......................................................... 3
D. Manfaat Penelitian ........................................................ 3
E. Sistematika Penulisan ................................................... 4
BAB II LANDASAN TEORI ............................................................. 6
A. Evaluasi ........................................................................... 6
B. Biaya ................................................................................ 6
1. Pengertian ................................................................... 6
2. Klasifikasi Biaya ......................................................... 6
C. Akuntansi Biaya .............................................................. 10
D. Harga Pokok Produk........................................................ 11
1. Pengertian ................................................................... 11
2. Manfaat informasi harga pokok produksi ................... 11
3. Unsur-unsur Biaya Produksi................................... 12
4. Metode Penentuan harga pokok produksi.............. 14
E. Metode Harga Pokok Produksi ........................................ 15
1. Karakteristik Sistem Perhitungan Biaya Berdasarkan
Pesanan ..................................................................... 15
2. Aliran Proses Produksi ............................................. 16

ix
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

3. Prosedur Akuntansi Biaya pada Metode Harga Pokok


Pesanan ..................................................................... 17
BAB III METODE PENELITIAN ....................................................... 30
A. Jenis Penelitian ................................................................ 30
B. Tempat Penelitian ........................................................... 30
C. Subjek dan objek Penelitian ............................................ 30
D. Teknik Pengumpulan Data .............................................. 31
E. Teknik Analisis Data ....................................................... 31
BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ............................... 37
A. Sejarah ............................................................................. 37
B. Visi dan Misi ................................................................... 38
C. Struktur Organisasi .......................................................... 39
D. Deskripsi Pekerjaan ......................................................... 40
E. Jumlah Karyawan ............................................................ 47
F. Jam Kerja ......................................................................... 47
G. Sistem Kompensasi dan Jaminan Sosial.......................... 47
H. Kegiatan Usaha ................................................................ 48
I. Pemasaran Produk ........................................................... 55
J. Cabang CV. Andi Offset ................................................. 55
BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN ........................................... 56
A. Perbandingan Deskriptif .................................................. 57
B. Analisis Perhitungan ........................................................ 60
BAB VI PENUTUP ................................................................................ 78
A. Kesimpulan ...................................................................... 77
B. Keterbatasan Penelitian ................................................... 77
C. Saran ................................................................................ 78
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................. 79
LAMPIRAN ......................................................................................... 81
A. Pedoman Wawancara ...................................................... 82
B. Surat Keterangan Penelitian ............................................ 83

x
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 3.1 Tabel Perbandingan Deskriptif ............................................ 32
Tabel 5.1 Tabel Perbandingan Deskriptif ............................................... 57
Tabel 5.2 Taksiran biaya overhead pabrik CV. Andi Offset Tahun
2015 ....................................................................................... 61
Tabel 5.3 Total harga pokok produksi pesanan buku-1 CV. Andi Offset 62
Tabel 5.4 Total harga pokok produksi pesanan buku-2 CV. Andi Offset 63
Tabel 5.5 Total harga pokok produksi pesanan buku-3 CV. Andi Offset 64
Tabel 5.6 Taksiran biaya overhead pabrik menurut teori Tahun 2015 ... 68
Tabel 5.7 Harga pokok produksi pesanan buku-1 menurut teori metode
harga pokok pesanan .............................................................. 69
Tabel 5.8 Harga pokok produksi pesanan buku-2 menurut teori metode
harga pokok pesanan .............................................................. 71
Tabel 5.9 Harga pokok produksi pesanan buku-3 menurut teori metode
harga pokok pesanan .............................................................. 73
Tabel 5.10 Perbandingan harga pokok produksi pesanan buku-1
(400 eksemplar) .................................................................... 74
Tabel 5.11 Perbandingan harga pokok produksi pesanan buku-2
(380 eksemplar) .................................................................... 75
Tabel 5.12 Perbandingan harga pokok produksi pesanan Buku-3
(520 eksemplar) .................................................................... 75
Tabel 5.13 Perbandingan total harga pokok produksi menurut CV. Andi
Offset dan teori harga pokok pesanan .................................. 76

xi
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR GAMBAR
Halaman
Tabel 4.1 Bagan Organisasi CV. Andi Offset ...................................... 39
Tabel 4.2 Pesanan Dari Luar (Barang Cetakan)...................................... 52
Tabel 4.3 Cetakan Buku Baru Dengan Penerbit ..................................... 53
Tabel 4.4 Pesanan Buku Kembali Untuk Dijual ..................................... 54

xii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRAK

EVALUASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PESANAN


(Studi kasus di CV Andi Offset)

Agustinus Jody Pranajati


NIM: 122114037
Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta
2016

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penentuan harga pokok
produksi pesanan yang dilakukan oleh CV. Andi Offset sudah sesuai dengan teori atau
belum. CV. Andi Offset merupakan perusahaan percetakan dan salah satu proses bisnisnya
adalah memproduksi barang berdasarkan permintaan konsumen.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara,
observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini akan membandingkan penentuan harga
pokok produksi pesanan dan perhitungan harga pokok produksi pesanan antara CV. Andi
Offset dan teori.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa CV. Andi Offset dalam melakukan
pembebanan harga pokok produksi pesanan belum sepenuhnya sesuai dengan teori.
Ketidaksesuaian ini bisa terjadi karena perusahaan menggunakan biaya jasa cetak, jasa
lipat, dan biaya cadangan sebesar 10%, yang membuat perhitungan harga pokok produksi
pesanan menjadi lebih besar dari perhitungan teori.

xiii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRACT

EVALUATION DETERMINATION OF JOB ORDER COSTING


(A case study at CV. Andi Offset)

Agustinus Jody Pranajati


NIM: 122114037
Sanata Dharma University
Yogyakarta
2016

The purpose of this research was to find out the conformity of the
determination of job order costing in CV. Andi Offset to the theory. CV. Andi Offset
was a printing company and one of it business process was producing goods based
on costumer demand.
Data collection techniques in this research were interview, observation, and
documentation. This research compared the determination of job order costing and
the calculation of job order costing between CV. Andi Offset and theory.
The research concluded that job order costing in CV. Andi Offset is not
conform with theory. The mismatches occur in this research because company uses
cost of printing service, cost of folding service, and cost of back up 10%, which
resulted job order costing become more expensive than theoritically calculation.

xiv
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah

Kebutuhan setiap individu yang terus meningkat menekan

perkembangan dunia untuk berkembang dengan cepat. Uang sudah menjadi

salah satu tujuan hidup manusia jaman sekarang, di mana dengan uang yang

banyak kebutuhan setiap individu pasti akan terpenuhi, baik untuk kebutuhan

hidup maupun kebutuhan yang lainnya. Setiap individu yang hidup akan terus

bersaing untuk mendapatkan uang agar kebutuhan terpenuhi, persaingan yang

terjadi membuat manusia harus dapat bertahan untuk kelangsungan hidup tentu

dengan cara-cara yang positif.

Persaingan yang timbul bukan hanya persaingan antar individu

melainkan juga antar perusahaan. Setiap perusahaan yang berdiri di Indonesia

maupun belahan dunia lainnya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk

memperoleh laba dan dapat mempertahankan hidupnya. Laba yang dihasilkan

oleh perusahaan tersebut sering digunakan untuk patokan dalam menentukan

kinerja suatu perusahaan dan sebagai dasar keberhasilan mengelola sumber

daya perusahaan. Agar dapat mencapai tingkat laba yang tinggi dapat di

pengaruhi oleh berbagai faktor, salah satu faktor yang mendukung adalah

penentuan harga pokok produksi.

Harga pokok produksi adalah biaya barang yang telah diselesaikan

selama satu periode (Winwin dan Ilham, 2008). Dalam penentuan harga

pokok produksi, setiap perusahaan memiliki cara yang berbeda-beda karena

1
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

setiap perusahaan memiliki proses bisnis yang berbeda. Akan tetapi,

perusahaan tidak bisa sembarangan dalam menentukannya, karena jika tidak

tepat dalam penentuan harga pokok produksi akan mempengaruhi pengambilan

keputusan penentuan harga jual. Apabila penentuan harga pokok produksi

terlalu tinggi maka harga jualnya akan menjadi tinggi, dan akan menyebabkan

berkurangnya minat konsumen untuk membeli produk, sebaliknya apabila

penentuan harga pokok produksi terlalu rendah maka harga jualnya juga

rendah. Disamping itu perhitungan harga pokok produksi yang kurang tepat

akan sangat mempengaruhi pengambilan keputusan manajemen selama

periode tersebut, misal pengambilan keputusan untuk menerima atau menolak

suatu pesanan pada suatu perusahaan yang menghasilkan barang berdasar

pesanan. Agar perusahaan dapat menentukan harga pokok produksi dengan

tepat, perusahaan harus mampu menentukan biaya yang timbul dalam produksi

sesuai dengan proses bisnis perusahaan.

Berdasarkan penjelasan di atas peneliti tertarik untuk meneliti

penentuan harga pokok produksi dalam perusahaan, terutama pada perusahaan

yang memiliki proses bisnis berdasarkan pesanan konsumen. Proses bisnis

seperti ini akan membuat pemilik usaha untuk bisa membuat produk yang

berbeda-beda (Heterogen) tergantung permintaan dan dapat menentukan harga

jual diawal sebelum proses produksi dimulai untuk mendapatkan kesepakatan.

Salah satu jenis usaha yang menggunakan proses bisnis berdasarkan pesanan

adalah perusahaan percetakan.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

CV Andi Offset merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di

bidang percetakan. Perusahaan ini memiliki beberapa proses bisnis salah

satunya adalah melakukan produksi bila ada pesanan dari konsumen. Oleh

karena itu, peneliti ingin mengevaluasi penentuan harga pokok produksi

pesanan oleh CV Andi Offset untuk mengetahui apakah telah sesuai dengan

kriteria dari teori metode harga pokok pesanan.

B. Rumusan Masalah

Dari latar belakang di atas peneliti merumuskan masalah yaitu, Apakah

penentuan harga pokok produksi pesanan pada CV Andi Offset sudah sesuai

dengan teori metode harga pokok pesanan?

C. Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui penentuan harga pokok produksi pesanan pada CV Andi

Offset sudah sesuai dengan teori metode harga pokok pesanan atau belum.

D. Manfaat Penelitian

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi:

1. Perusahaan

Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi refrensi

sehingga membantu perusahaan dalam mengembangkan dan memperbaiki

dalam penentuan harga pokok produksi pesanan.

2. Mahasiswa dan Universitas Sanata Dharma

Penelitian ini bisa menjadi bagian kepustakaan Universitas Sanata

Dharma yang bermanfaat untuk refrensi dalam tugas-tugas mahasiswa


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

atau hanya sekedar menambah pengetahuan dalam bidang akuntansi

manajemen.

3. Peneliti

Bagi peneliti penelitian ini dapat menambah pengetahuan

mengenai penentuan harga pokok produksi pesanan lebih mendalam,

karena peneliti bisa memperaktikan teori yang ada secara langsung di

lokasi penelitian.

E. Sistematika Penulisan

Bab I : Pendahuluan

Dalam bab ini akan diuraikan beberapa hal seperti latar belakang

masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian,

dan sistematika penulisan.

Bab II : Landasan Teori

Bab ini berisi teori-teori yang berguna untuk membenatu penulis

dalam proses pengolahan data dan menjadi pedoman dalam

melakukan analisis terhadap permasalahan yang ada, sehingga

penulis dapat mengambil kesimpulan untuk penelitian yang telah

dilakukan dan memberikan solusi kepada Perusahaan.

Bab III : Metodelogi Penelitian

Di bab ini akan diuraikan dengan jelas tentang jenis penelitian,

tempat, subyek dan obyek penelitian, teknik pengumpulan data dan

teknik analisis data.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Bab IV : Gambaran Umum Perusahaan

Bab ini berisi penjelasan secara singkat mengenai sejarah obyek

penelitian, lokasi, struktur organisasi, dan penjelasan bagian-

bagian pada CV Andi Offset.

Bab V : Analisis Data dan Perusahaan

Hasil penelitian yang diproleh akan diuraikan dalam bagian ini

beserta dengan evaluasinya. Dari hasil evaluasi tersebut akan

ditarik kesimpulan untuk menjawab rumusan masalah yang

pertama. Selanjutnya, menghitung penentuan harga pokok

produksi pesanan berdasarkan teori dan membandingkan

berdasarkan perhitungan CV Andi Offset. Perbandingan ini

dilakukan untuk melihat perbedaan penentuan harga pokok

berdasarkan pesanan.

Bab VI : Penutup

Dalam bab ini akan di jelaskan beberapa kesimpulan yang di

peroleh dari hasil penelitian, serta saran untuk CV Andi Offset.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II
LANDASAN TEORI
A. Evaluasi

Dalam kamus besar bahasa Indonesia evaluasi memiliki makna sebagai

penilaian terhadap suatu kasus tertentu secara teknis dan sistematis. Dalam

konteks penelitian ini berarti menilai perusahaan dalam penentuan harga pokok

produksinya.

B. Biaya

1. Pengertian

Akuntan telah mendefinisikan biaya sebagai suatu nilai tukar,

pengeluaran atau pengorbanan yang digunakan untuk menjamin perolehan

manfaat. Dalam akuntansi keuangan, pengeluaran atau pengorbanan pada

tanggal akuisisi dicerminkan oleh penyusutan atas kas atau aset lain yang

terjadi pada saat ini atau dimasa yang akan datang (Carter, 2009: 30).

2. Klasifikasi Biaya

Klasifikasi biaya menurut Riwayadi (2014: 17) dibagi menjadi tiga

yaitu :

a. Klasifikasi biaya berdasarkan kemudahan penelusuran (traceability)

Kemudahan penelusuran menunjukan mudah atau tidaknya

penelusuran ke Obyek biaya. Semakin mudah biaya tersebut

ditelusuri ke obyek biayanya, semakin akurat pembebanan biaya

tersebut ke obyek biaya. Obyek biaya (cost object) adalah segala

sesuatu yang akan diukur dan dihitung biayanya. Istilah obejk biaya

memiliki arti luas karena segala sesuatu dapat dijadikan sebagai

6
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

obyek biaya. Obyek biaya dapat berupa produk, departemen,

proyek, aktivitas, pelanggan, dan lain-lain.

Ada dua klasifikasi biaya berdasrkan kemudahan

penelusuran biaya, yaitu:

1) Biaya Langsung

Biaya langsung adalah biaya yang dapat secara mudah

dan akurat ditelusuri ke Obyek biaya. Mudah berarti

penelusurannya tidak rumit, sehingga tidak memerlukan biaya

mahal. Akurat brarti biaya sumber daya yangf dikonsumsi

oleh obyek biaya tersebut dapat dihitung secara akurat karena

tidak memerlukan alokasi biaya. Biaya yang dapat secara

mudah dan akurat ditelusuri ke obyek biaya adalah biaya untuk

sumber daya (resources) yang semata-mata dikonsumsi oleh

Obyek biaya tersebut. Karena sumber dayanya hanya

dikonsumsi oleh Obyek biaya tertentu, biaya sumber daya

tersebut dapat sepenuhnya dibebankan ke Obyek biaya tersebut.

oleh karena itu pembebanan biaya yang paling akurat ke Obyek

biaya adalah biaya langsung.

2) Biaya Tidak Langsung

Biaya tidak langsung adalah biaya yang tidak dapat

secara mudah dan akurat ditelusuri ke obyek biaya. Hal itu

karena biaya dikonsumsi secara bersama oleh beberapa obyek

pajak. Biaya tidak langsung disebut juga biaya bersama. Biaya


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ini dibebankan pada produk dengan menggunakan alokasi.

Keakuratan pembebanan biaya ke obyek biaya sangat

dipengaruhi oleh keakuratan pemilihan dasar alokasi. Jika dasar

alokasinya tidak akurat pembebanan biaya ke obyek biaya juga

tidak akan akurat. Oleh karena itu, masalah utama dalam

perhitungan biaya ke suatu obyek biaya adalah pembebanan

biaya tidak langsung, yaitu bagaimana membebankannya pada

produk secara akurat agar tidak terjadi harga pokok produksi

terlalu tinggi (overcosting) atau terlalu rendah (undercosting).

b. Klasifikasi berdasarkan fungsi utama organisasi

Struktur organisasi perusahaan dapat dibagi menjadi tiga

fungsi utama, yaitu fungsi produksi, pemasaran, administrasi dan

umum. Fungsi produksi adalah fungsi yang kegiatan utamanya

adalah mengolah bahan baku menjadi barang jadi. Departemen

produksi, pabrik I, pabrik II, dan pabrik III adalah bagian organisasi

yang menjalankan fungsi produksi. Fungsi pemasaran adalah fungsi

yang kegiatan utamanya memasarkan produk yang dihasilkan.

Struktur organisasi yang menjalankan fungsi selain pemasaran dan

produksi dimasukan dalam fungsi administrasi dan umum.

Klasifikasi biaya berdasarkan fungsi utama organisasi ada tiga,

yaitu:
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

1) Biaya Produksi

Biaya produksi (manufacturing cost) adalah biaya yang

berhubungan dengan fungsi produksi. Biaya produksi terdiri

atas biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung,

dan overhead pabrik.

2) Biaya Pemasaran

Biaya pemasaran (marketing expenses) adalah biaya

yang berhubungan dengan fungsi pemasaran.

3) Biaya Administrasi dan Umum

Biaya administrasi dan umum adalah biaya yang

berhubungan dengan fungsi administrasi dan umum. Biaya gaji,

departemen personalia, dan lain-lain adalah contoh dari biaya

administrasi dan umum.

c. Klasifikasi biaya berdasarkan prilaku biaya

Prilaku biaya mengkaji hubungan total biaya dan biaya per unit

dengan perubahan output aktivitas. Apabila output aktivitas berubah

apakah total biaya dan biaya per unitnya juga berubah?

Klasifikasi biaya berdasarkan perilaku ada tiga, ya itu:

1) Biaya Tetap

Biaya tetap adalah biaya yang totalnya tetap tanpa

dipengaruhi oleh perubahan output aktivitas dalam batas relevan

tertantu, sedangkan biaya per unit berubah berbanding terbalik.

Semakin tinggi output aktivitas, semakin rendah biaya per unit.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

10

Sebaliknya semakin rendah output aktivitas semakin tinggi biaya

per unitnya.

2) Biaya Variabel

Biaya variabel adalah biaya yang totalnya berubah secara

proporsional dengan perubahan output aktivitas, sedangkan biaya

per unitnya tetap dalam batas relevan tertentu. Semakin tinggi

output aktivitas, semakin tinggi total biayanya, dan semakin

rendah output aktiviasnya, semakin rendah total biaya. Jika tidak

ada aktivitas maka tidak ada biaya.

C. Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya adalah sistem informasi yang menghasilkan informasi

operasi untuk memberdayakan personel organisasi dalam pengelolaan aktivitas

dan pengambilan keputusan yang lain (Mulyadi, 2007: 1). Definisi ini

mengandung tiga frasa penting: (1) sistem informasi, (2) informasi biaya dan

informasi operasi, (3) pengelolaan aktivitas dan pengambilan keputusan yang

lain.

Dalam peranan akuntansi biaya menurut Carter (2009: 11) pengumpulan,

penyajian, dan analisis dari informasi mengenai biaya dan manfaat membantu

manajemen untuk menyelesaikan tugas-tugas berikut:

1. Membuat dan melaksanakan rencana dan anggaran untuk beroprasi dalam

kondisi kompetitif dan ekonomi yang telah di presiksikan sebelumnya.

Suatu aspek penting dari rencana adalah potensinya untuk memotivasi


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

11

orang agar berkinerja dengan cara yang konsisten dengan tujuan

perusahaan,

2. Menetapkan metode perhitungan biaya yang memungkinkan pengendalian

aktivitas, mengurangi biaya dan memperbaiki kualitas.

3. Mengendalikan kualitas fisik dari persediaan, dan menentukan biaya dari

setiap produk dan jasa yang dihasilkan untuk tujuan penetapan harga dan

untuk evaluasi kinerja dari suatu produk, departemen, atau divisi.

4. Menentukan laba dan biaya perusahaan untuk periode akuntansi satu tahun

atau untuk periode lain yang lebih pendek. Hal ini termasuk menentukan

nilai persediaan dan harga pokok penjualan sesuai dengan aturan

pelaporan eksternal.

5. Memilih diantara dua atau lebih alternatif jangka pendek atau jangka

panjang yang dapat mengubah pendapatan atau biaya.

D. Harga Pokok Produksi

1. Pengertian

Harga pokok produksi menurut, Winwin dan Ilham (2008) yaitu

biaya barang yang telah diselesaikan selama satu periode. Haryono

(2005), menyatakan bahwa harga pokok produksi adalah biaya untuk

menghasilkan produk pada perusahaan manufaktur.

2. Manfaat Informasi Harga Pokok Produksi

Perusahaan manufaktur dalam informasi harga pokok produksi yang

dihitung untuk jangka waktu tertentu, bermanfaat bagi manajemen.

Mulyadi (2012: 71) menyatakan bahwa: manfaat informasi harga pokok


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

12

produksi yaitu: menentukan harga jual produk, memantau realisasi biaya

produksi., menghitung laba atau rugi periodik, menentukan harga pokok

persediaan produk jadi dan produk dalam proses yang disajikan dalam

neraca.

3. Unsur-Unsur Biaya Produksi

Supriyono (2015) menyatakan, unsur-unsur biaya produksi yaitu :

a. Biaya bahan baku adalah bahan yang akan diolah menjadi produk

selesai dan pemakaiannya dapat diidentifikasi atau diikuti jejaknya

atau merupakan bagian integral pada produk tertentu.

Menurut Carter (2009: 40-42) biaya bahan baku dibagi menjadi dua

jenis yaitu:

1) Bahan Baku Langsung

Bahan baku langsung adalah semua bahan baku yang membentuk

integral dari produk jadi dan dimasukan secara eksplinsit dalam

perhitungan biaya produk.

2) Bahan Baku Tidak Langsung

Bahan baku tidak langsung adalah bahan baku yang diperlukan

untuk menyelesaikan suatu produk tetapi tidak di klsifikasikan

sebagai bahan baku langsung karena bahan baku tersebut tidak

menjadi bagian dari produk.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

13

b. Biaya tenaga kerja adalah semua balas jasa (teken prestasi) yang

diberikan oleh perusahaan kepada semua karyawan.

Menurut Carter (2009: 40-42) tenaga kerja dibagi menjadi dua jenis

yaitu:

1) Tenaga kerja langsung

Tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang melakukan

konveksi bahan baku langsung menjadi produk jadi dan dapat

dibebankan secara layak ke produk tertentu.

2) Tenaga Kerja Tidak Langsung

Tenaga kerja tidak langsunga adalah tenaga kerja yang tidak

secara langsung ditelusuri kekonstruksi atau komposisi produk

jadi.

c. Biaya overhead pabrik adalah biaya produksi selain bahan baku dan

tenaga kerja langsung, yang elemennya dapat digolongkan ke dalam:

biaya bahan penolong, biaya tenaga kerja tidak langsung, penyusutan

dan amortisasi aktiva tetap pabrik, reparasi dan pemeliharaan aktiva

tetap, biaya listrik dan air pabrik, biaya asuransi pabrik, biaya

overhead lain-lain.

d. Biaya Pemasaran, yaitu biaya dalam rangka penjualan produk selesai

sampai dengan pengumpulan piutang menjaddi kas. Biaya ini

meliputi: fungsi penjualan, fungsi penggudangan produk selesai,

fungsi pengepakan dan pengiriman, fungsi adpertensi, fungsi

pembuatan faktur atau administrasi penjualan.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

14

e. Biaya administrasi dan umum, yaitu semua biaya yang berhubungan

dengan fungsi administrasi dan umum. Biaya ini terjadi dalam rangka

penentuan kebijaksanaan, pengarahan, dan pengawasan kegiatan

perusahaan secara keseluruhan.

f. Biaya keuangan adalah semua biaya yang terjadi dalam melaksanakan

fungsi keuangan.

4. Metode Penentuan Harga Pokok Produksi

Kamaruddin (2013: 148) menyatakan bahwa biaya (cost) merupakan

komponen penting yang harus dipertimbangkan dalam penentuan harga

jual produk atau jasa. Harga jual produk atau jasa pada umumnya

ditentukan dari jumlah semua biaya ditambah jumlah tertentu yang disebut

dengan markup. Cara penentuan harga jual tersebut dikenal dengan

Pendekatan Cost-Plus (Cost Plus Approach). Pengertian cost plus ,

adalah nilai biaya tertentu ditambah dengan kenaikan (mark-up) yang

ditentukan. Didalam konsep perhitungan harga pokok dikenal dua

pendekatan yaitu:

a. Perhitungan harga pokok penuh (Full costing). (Firmansyah: 2013)

Dalam pendekatan ini harga pokok produksi terdiri dari biaya-biaya

yang berkaitan dengan pembuatan produk baik yang bersifat variable

maupun yang bersifat tetap. Harga Pokok Produksi:

1) Biaya Bahan baku

2) Biaya tenaga kerja langsung

3) Biaya Overhead pabrik variable


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

15

4) Biaya Overhead pabrik tetap

b. Perhitungan harga pokok variabel (Variable costing). Dalam

pendekatan ini yang dimasukkan sebagai komponen harga pokok

produksi adalah seluruh biaya-biaya yang bersifat variabel. Biaya

variable tersebut adalah :

1) Biaya bahan baku

2) Biaya tenaga kerja langsung

3) Biaya Overhead Variabel

E. Metode Pengumpulan Harga Pokok Produksi

Metode pengumpulan harga pokok produksi yang digunakan dalam

penelitian ini adalah metode harga pokok pesanan. Menurut Riza (2013: 62),

Dalam metode pengumpulan biaya ini, semua biaya produksi diakumulasikan

pada setiap pesanan, baik biaya bahan baku, biaya pekerja, dan biaya overhead

pabrik.

1. Karakteristik Sistem Perhitungan Biaya Berdasarkan Pesanan

Kalkulasi biaya pesanan merupakan salah satu sistem perhitungan

biaya yang dapat digunakan oleh perusahaaan yang memproduksi

produknya berdasarkan pesanan dari pelangan. Berikut ini akan di jelaskan

beberapa karakteristik penting yang terdapat di dalam sistem perhitungan

biaya berdasarkan pesanan, adalah:

a. Sistem ini diterapkan pada perusahaan yang menghasilkan pesanan

dalam bentuk produk atau jasa yang beraneka ragam dan berbeda
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

16

antara pesanan yang satu dengan yang lain, atau dengan kata lain

produk yang dihasilkan heterogen.

b. Biaya produksi diakumulasikan ke masing-masing pesanan (job).

Pesanan dapat berupa produk atau sekelompok produk (batch of

goods).

c. Biaya per unit produk dihitung dengan cara membagi total biaya

pesanan dengan jumlah unit produk yang dihasilkan dari pesanan

tersebut.

d. Di dalam sistem biaya pesanan terdapat kartu biaya pesanan sebaagai

dokumen yang digunakan mengakumulasi biaya ke dalam pesanan

tertentu.

2. Aliran Proses Produksi

Aliran kegiatan produksi dalam perusahaan yang menerapkan

kalkulasi biaya pesanan terdiri dari sembilan tahap yang meliputi:

a. Pembelian bahan baku

b. Penggunaan bahan baku

c. Penggunaan biaya pekerja

d. Pendistribusian biaya pekerja

e. Penggunaan biaya overhead aktual yang terjadi

f. Perhitungan tarif biaya overhead pabrik

g. Pembebanan biaya overhead pabrik

h. Penyerahan pesanan yang sudah selesai ke gudang

i. Penyerahan pesanan ke pelanggan


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

17

3. Prosedur Akuntansi Biaya pada Metode Harga Pokok Pesanan

Menurut Supriyono (2015: 61) Prosedur akuntansi biaya pada

metode harga pokok pesanan meliputi organisasi formulir, catatan-catatan

dan laporan-laporan yang terkoordinasi dalam rangka melekasanakan

kegiatan untuk melayani pesanan dan menyajikan informasi biaya bagi

manajemen. Dalam hal ini prosedur akuntansi biaya dikelompokan sebagai

berikut:

a. Prosedur akuntansi biaya bahan dan suplies

b. Prosedur akuntansi biaya tenaga kerja

c. Prosedur akuntansi biaya overhead pabrik

d. Prosedur akuntansi produk selesai dan produk dalam proses akhir

periode

e. Prosedur akuntansi penjualan dan penyerahan produk kepada

pemesan

Berikut ini akan dibahas setiap prosedur tersebut:

a. Prosedur Akuntansi Biaya Bahan dan Suplies

Prosedur akuntansi biaya bahan dan supplies meliputi

prosedur pembelian sampai dengan pemakaian bahan dan supplies di

dalam pabrik. Agar supaya jumlah persediaan bahan dapat diketahui

setiap saat umumnya perusahaan manufaktur menggunakan metode

persediaan perpetual (perpetual inventory method). Tahap-tahap

prosedur akuntansinya sebagai berikut:


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

18

1) Pembelian Bahan dan Supplies

Pembelian bahan baku dan supplies diulai dari pembuatan

pesanan pembelian (purchase order) oleh bagian pembelian dan

mengirimkannya kepada supplier. Apabila bahan dan supplies

yang dipesan datang, oleh Seksi Gudang Bahan dibuatkan

dokumen berupa bukti penerimaan barang setelah diperiksa

kecocokan jumlah dan kualitas baraang yang dibeli. Faktur

pembelian dari suplier bersama pesanan pembelian dan bukti

penerimaan barang diberikan pada Depertemen Akuntansi untuk

dibuat jurnal dan memasukkan ke dalam rekening buku besar

pembantu yaitu Kartu Persediaan.

2) Pengembalian (Return) Bahan dan supplies yang dibeli kepada

supplier

Apabila bahan dan suplies yang dibeli tidak sesuai dengan

yang dipesan, maka perusahaan dapat mengembalikan kepada

suplier dengan dibuatkan dokumen yang disebut note debet

(debet memorandum) atau laporan pengiriman pengembalian

pemebelian.

3) Potongan Pembelian (Tunai) atau Pembelian Bahan dan Suplies

Seringkali dalam pembelian bahan dan suplies diperoleh

potongan pembelian, apabila praktis potongan tunai mengurangi

harga perolehan bahan dan suplies, oleh karena itu dari bukti as
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

19

keluar akan dibuat jurnal dan dimasukan kedalam kartu

persediaan.

4) Pemakaian Bahan dan Supplies

Atas dasar perintah produksi, departemen produksi yang

memerlukan mengisi dokumen Bon Permintaan Bahan kepada

seksi gudag bahan untuk meminta bahan baku, bahan penolong,

suplies pabrik, dan barang lainya diperlukan untuk mengolah

produk yang dipesan pembeli.

Bon Permintaan Bahan untuk meminta bahan baku akan

menunjukan bagian yang meminta, elemen, dan jumlah satuan

bahan baku yang diminta, serta pesan yang memerlukan bahan

baku tersebut. Dokumen ini akan diberikan pada Departemen

Akuntansi dan oleh Seksi akuntansi biaya dokumen Bon

Permintaan Bahan tersebut akan diisi harga perolehan satuan dan

jumlah totalnya untuk dasar pembuatan jurnal dan memasukan ke

dalam kartu perseiaan bahan baku dan kartu harga pokok pesanan

yang bersangkutan. Dalam metode harga pokok pesanan, biaya

overhead pabrik dibebankan pada pesanan atas dasar tarip yang

ditentukan dimuka.

5) Pengembalian Bahan Baku dari Pabrik ke Gudang bahan

Dapat pula timbul pembelian bahan baku dari pabrik ke

gudang bahan. Misalnya terjadi kelebihan bahan baku yang

diminta dengan bahan baku yang terpakai sesungguhnya oleh


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

20

pesanan tertentu, agar bahan baku tidak rusak di pabrik maka

bahan baku tersebut dikembalikan kegudang bahan. Atas bahan

baku yang dikembalikan tersebut dibuatkan dokumen yang

disebut laporan pengembalian bahan oleh departemen produksi

dikirim ke seksi gudang bahan dan tembusanya depertemen

akuntansi untuk membuat jurnal dan memasukan ke kartu

persediaan bahan baku dan kartu harga pokok pesanan yang

bersangkutan.

b. Prosedur Akuntansi Biaya Tenaga Kerja

Prosedur akuntansi biaya tenaga kerja meliputi prosedur

terjainya gaji dan upah, pembayaran gaji dan upah, dan distribusi gaji

dan upah untuk semua karyawan perusahaan baik produksi maupun

non produksi, baik karyawan yang gajinya tetap perbulan maupun

yang ditentukan jam kerjanya.

1) Penentuan Besarnya Gaji dan Upah

Cara penentuan besarnya gaji dan upah karyawan dapat

dikelompkan menjadi dua yaitu:

a) Gaji dan Upah karyawan besarnya tergantung pada lamanya

waktu kerja (jam Kerja) atau jumlah produk yang dihasilkan.

Apabila karyawa dibayar atas dasar lamanya waktu kerja,

umumnya sistem ini untuk tenaga kerja, untuk menentukan

besarnya upah ditentukan diperlukan dokumen daftar hadir

yang menunjukan data jumlah jam kerja karyawan setiap


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

21

hari dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan jangka

waktu pembayaran upah.

b) Gaji dan Upah karyawan tetap per bulan

Untuk karyawan tetap per bulan funsi Daftar Hadir untuk

mengetahui kedisiplinan karyawan apakah sering datan

terlambat dan pulang lebih cepat atau datang dan pulang

pada waktu yang tepat. Umumnya sistem ini dipakai untuk

pimpinan, staf, karyawan perusahaan yang tidak termasuk

tenaga kerja langsung dala berproduksi.

2) Pembayaran atas Gaji dan Upah

Menjelang tanggal pembayaran gaji dan upah, kasir

membayarkan gaji dan upah kepada juru bayar gaji dengan

menggunakan dokumen bukti kas ke luar. Pada saat gaji

dibayarkan, juru bayar gaji meminta karyawan untuk menghitung

kesesuaian gaji dan upahnya serta menandatangani daftar gaji dan

upah.

3) Distribusi biaya Gaji dan Upah

Biaya gaji dan upah untuk dikelompokan ke dalam biaya

tenaga kerja langsung dan tenaga kerja tidak langsung yang

merupakan elemen biaya overead pabrik yang sesungguhnya.

4) Beban atas Gaji dan Upah yang ditanggung perusahaan

Pada perusahaan tertentu seringkali perusahaan ikut

menanggung sebagian beban atas gaji dan upah yang berupa


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

22

pajak pendapatan, dana pensiun, simpanan hari tua, atau asuransi

tenaga kerja karyawa. Beban yang ditanggung perusahaan

merupakan elemen biaya, beban yang berhubungan denga

karyawan pabrik diperlakukan sebagai elemen biaya overhead

pabrik yang sesungguhnya karena sifat biaya ini tidak dapat

diidentifikasi pada produk tertentu, beban yang berhubungan

dengan karyawan pemasaran masuk pada beban pemasaran,

beban yang berhubungan dengan karyawan administrasi dan

umum masuk elemen biaya administrasi dan umum.

5) Penyetoran Potongan dan Beban atas Gaji dan Upah kepada

badan-badan yang berhak

Dokumen bukti kas keluar digunakan untuk menyetorkan

potongan dan beban atas gaji dan upah pada badan-badan yang

berhak.

c. Prosedur Akuntansi Biaya Overhead Pabrik

Biaya overhead pabrik merupakan biaya yang paling

kompleks, untuk keadilan dan ketelitian pembebanan harus

menggunakan tarip biaya overhead pabrik yang ditentukan dimuka.

Alasan pemakaian tarip pembebannan adalah sebagai berikut:


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

23

1) Adanya biaya overhead yang timbul setelah aktivitas berlalu.

Misalnya reparasi aktiva tetap disebabkan pemakaian masa lalau,

maka apabila pembebanan pada pesanan dilakukan saat

terjadinya biaya, akibatnya menjadi tidak teliti dan adil

2) Adanya biaya yang baru dapat dihitung pada akhir periode.

Misalnya penyusutan, biaya listrik PLN. Biaya ini apabila

dibebankan pada pesanan saat dapat dihitung berakibat menjadi

tidak teliti dan adil.

3) Adanya biaya yang terjadi pada interval waktu tertentu misalnya

Ipedea, setahun dibayar sekali atau dicicil dua kali. Biaya ini

apabila dibebankan pada pesanan saat terjadinya, berakibat

menjadi tidak teliti dan adil karena manfaat Ipeda dinikmati

selama setahun.

Dari uraian tersebut jelas bahwa biaya overhead yang

sesungguhnya baru dapat dihitung pada akhir periode, padahal harga

pokok pesanan harus dihitung saat pesanan selesai tanpa menunggu

akhir periode, jadi untuk membebankan biaya overhead pabrik kepada

pesanan harus digunakan tarif yang ditentukan dimuka. Rumus

perhitungan tarip biaya overhead pabrik adalah sebagai berikut:


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

24

Di mana:

T = Tarif biaya overhead pabrik

B = Budged Biaya overhead pabrik periode tertentu

K = Budged kapasitas pembebanan untuk periode yang bersangkutan

Carter (2009: 441-445) Dalam perhitungan rumus tersebut kita

juga harus menentukan dasar alokasi terlebih dahulu. Pemilihan dari

dasar ini adalah penting jika suatu sistem biaya ingin menyediakan

data yang berarti. Tujuan utama dalam pemilihan dasar adalah untuk

memastikan pembebanan overhead dalam proporsi yang wajar

terhadap sumber daya pabrik tidak langsung yang digunakan oleh

pesanan, produk, atau pekerjaan yang dilakukan. Biasanya dasar

tersebut sebaiknya berkaitan erat dengan fungsi yang diwakili oleh

biaya overhead yang akan dibebankan.

Berikut adalah dasar-dasar yang bisa digunakan dalam

penentuan biaya overhead pabrik:

1) Output Fisik

Output fisik atau unit produksi adalah dasar yang paling

sederhana untuk membebankan overhead pabrik. Penggunaanya

adalah sebagai berikut:

Estimasi Pabrik
= Pabrik
Estimasi Unit Produksi
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

25

2) Dasar Biaya Bahan Baku Langsung

Pengukuran ini biasanya digunakan di perusahaan yang

sebagian besar pekerjaan produksi terdiri atas penerimaan,

inspeksi, penyimpanan, pengambilan, dan penanganan dari

banyak lot bahan baku yang mahal. Penggunaanya adalah

sebagai berikut:

Estimasi Pabrik
x100% = Pabrik
Estimasi Biaya Bahan Baku

3) Dasar Biaya Tenaga Kerja Langsung

Menggunakan dasar biaya tenaga kerja langsung untuk

membebankan overhead pabrik kepesanan atau produk. Dasar

biaya tenaga kerja langsung relatif lebih mudah untuk digunakan,

karena informasi yang dibutuhkan untuk biaya tenaga kerja

langsung biasanya sudah tersedia. Penggunaanya adalah sebagai

berikut:

Estimasi Pabrik
x100% =
Estimasi Biaya Tenaga Kerja Langsung

4) Dasar Jam Tenaga Kerja Langsung

Dasar jam tenaga kerja langsung didesain untuk mengatasi

kelemahan dari biaya tenaga kerja langsung. Penggunaanya

adalah sebagai berikut:

Estimasi Pabrik
= Pabrik
Estimasi Jam Tenaga Kerja Langsung
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

26

5) Dasar Jam Mesin

Ketika mesin digunakan sebagai ekstensif maka jam mesin

mungkin mrupakan dasar yang paling sesuai untuk pembebanan

overhead. Penggunaanya adalah sebagai berikut:

Estimasi Pabrik
= Pabrik
Estimasi Jam Mesin

6) Dasar Transaksi

Sekolompok biaya mungkin dapat diasosiasikan dengan suatu

aktivitas tertentu yang tidak terwakili oleh dasar manapun.

Semakin besar perbedaan dan kompleksitas lini produk, semakin

besar jumlah transaksi. Transaksi semacam ini sering kali

merupakan presentase yang besar dari biaya overhead, dan kunci

untuk mengelola overhead adalah dengan mengendalikan

transaksi yang memicunya.

Apabila tarip biaya overhead pabrik sudah ditentukan,

prosedur akuntansi biaya overhead pabrik selanjutnya sebagai berikut:

1) Prosedur pembebanan biaya overhead pabrik pada pesanan

Suatu pesanan akan dibebani biaya overhead pabrik sesuai

dengan kapasitas yang dinikmati oleh pesanan yang

bersangkutan dikalikan dengan tarip biaya overhead pabrik

yang telah ditentukan di muka (taksiran).


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

27

2) Prosedur akuntansi pengumpulan biaya overhead pabrik yang

sesungguhnya

Biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi dalam

periode yang bersangkutan akan ditampung dalam rekening

biaya overhead pabrik sesungguhnya dan dimasukan kedalam

kartu pembantu biaya overhead pabrik. Berikut elemen-

elemen biaya overhead pabrik (Mulyadi: 2012)

a) Biaya bahan penolong

Bahan penolong adalah bahan yang tidak menjadi bagian

produk jadi atau bahan yang meskipun menjadi bagian

produk jadi tetap nilainya relatif kecil bila dibandingkan

dengan harga pokok produksi tersebut.

b) Biaya tenaga kerja tidak langsung

Tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja pabrik

yang upahnya tidak dapat di perhitungkan secara langsung

kepada produk atau pesanan tertentu. Biaya tenaga kerja

tidak langsung terdiri dari upah, tunjangan, dan biaya

kesejahterahan yang dikeluarkan untuk tenaga kerja tidak

langsung tersebut.

c) Biaya reparasi dan pemeliharaan

Biaya reparasi dan pemeliharaan berupa suku cadang,

biaya habis pakai dan harga perolehan jasa dari pihak luar

perusahaan.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

28

d) Biaya yang timbul sebagai akibat penilaian terhadap

aktiva tetap.

Biaya-biaya yang timbul dalam kelompok ini adalah biaya

depresiasi emplasemen pabrik, mesin dan equipmen,

perkakas laboratorium, alat kerja dan aktiva lain yang

digunakan dalam pabrik.

e) Biaya yang timbul akibat berlalunya waktu

Dalam kelompok ini seperti biaya asuransi mesin,

kendaraan, kecelakaan, dan lain-lain.

f) Biaya overhead pabrik yang secara langsung memerlukan

pengeluaran uang tunai.

Biaya overhead pabrik yang masuk dalam kelompok ini

antara lain biaya reparasi dari pihak luar, air, listrik dan

sebagainya.

3) Prosedur Akuntansi perhitungan dan perlakukan selisih biaya

overhead pabrik

Pada akhir periode akuntansi akan dihitung besarnya selisih

biaya overhead pabrik yang sesungguhnya dengan yang

dibebankan kepada pesanan.

a) Menutup biaya overhead pabrik dibebankan ke biaya

overhead pabrik sesungguhnya

b) Menutup biaya overhead pabrik sesungguhnya dan

menghitung selisihnya
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

29

c) Salah satu perlakuan selisih yaiutu masuk rekening Rugi

Laba

d. Produk akuntansi Produk Selesai dan Produk Dalam Proses Akhir

Periode

Pada metode harga pokok pesanan setiap ada pesanan yang selesai

dipindahkan dari departemen produksi ke seksi gudang produk selesai

dan harus dihitung harga pokoknya, jumlah harga pokok pesanan yang

selesai dapat dihitung dengan merekam kartu harga pokok pesanan dan

selanjutnya memindahkan kartu tersebut dari fugsi sebagai rekening

pembantu barang dalam proses ke fungsi yang baru sebagai pembantu

rekening persediaan produk selesai.

Sedangkan apabila pada akhir periode masih ada pesanan dalam

proses maka kartu harga pokok pesanan yang bersangkutan fungsinya

berubah dari rekening pembantu barang dalam proses menjadi rekening

pembantu persediaan produk dalam proses.

e. Prosedur Akuntansi Penjualan atau Penyerahan Produk kepada

Pemesan

Setiap pesanan diserahkan, maka kartu harga pokok pesanan semula

berfungsi sebagai rekening pembantu persediaan produk selesai

dipindahkan fungsinya sebagai rekening pembantu harga pokok

penjualan.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

30

BAB III
METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Jenis Penelitian ini adalah studi kasus, yaitu melaksanakan penelitian

terhadap obyek penelitian tertentu yang populasinya terbatas, sehingga

kesimpulan yang diambil dari penelitian ini hanya berlaku bagi obyek yang

diteliti dan berlaku pada waktu tertentu.

B. Tempat Penelitian

Penelitian dilaksanakan di percetakan CV Andi Offset yang beralamat di

Jl.Beo, Catur Tunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa

Yogyakarta.

C. Subjek dan Obyek Penelitian

1. Subjek Penelitian:

a. Pemimpin Perusahaan

b. Kepala Bagian Produksi

c. Kepala Bagian akuntansi

d. Bagian-bagian lain yang mendukung penelitian ini

2. Obyek Penelitian:

a. Data pesanan

b. Data penggunaan bahan baku dan supplies

c. Data biaya tenaga kerja

d. Data biaya overhead pabrik

e. Data-data yang mendukung lainya dalam penelitian ini


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

31

D. Teknik Pengumpulan Data

1. Wawancara

Menurut (Jogiyanto 2013: 114) wawancara adalah komunikasi dua

arah untuk mendapatkan data dari responden. Teknik ini merupakan salah

satu cara untuk mendapatkan informasi secara primer sebagai penunjang

untuk melakukan penelitian. Peneliti akan melakukan wawancara terhadap

subjek dalam penelitian ini.

2. Observasi

Observasi merupakan teknik atau pendekatan untuk mendapatkan

data primer dengan cara mengamati langsung objek data (Jogiyanto 2013:

109-110).

3. Dokumentasi

Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data untuk memperoleh

dokumen atau arsip dari CV Andi Offset. Pendokumentasian dilakukan

pada data yang berhubungan dengan perhitungan harga pokok produksi.

E. Teknik Analisis Data

Untuk menjawab rumusan masalah, maka dilakukan langkah-langkah

sebagai berikut:

1. Mendeskripsikan prosedur penentuan harga pokok produksi pesanan

yang dilaksanakan oleh CV Andi Offset.

2. Mendeskripsikan prosedur penentuan harga pokok pesanan menurut

teori. Prosedur tersebut meliputi:

a. Pembebanan biaya bahan dan suplies


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

32

b. Pembebanan biaya tenaga kerja

c. Pembebanan biaya overhead pabrik

d. Pembebanan harga pokok produksi

3. Melakukan pembandingan antara prosedur penentuan harga pokok

produksi menurut perusahaan dengan teori metode harga pokok

pesanan sebagai berikut:

Tabel 3.1 Tabel Perbandingan Deskriptif

No Tahapan Menurut Teori Menurut Interprestasi


Perusahaan Sesuai/
Tidak
1 Pembebanan a. Dalam
biaya bahan penggunaan
dan suplies bahan dan
suplais oleh
departemen
produksi, biaya
bahan baku
terdiri atas
biaya bahan
utama. Biaya
bahan baku
adalah bahan
yang akan
diolah menjadi
produk selesai
dan
pemakaiannya
dapat
diidentifikasi
atau diikuti
jejaknya atau
merupakan
bagian integral
pada produk
tertentu.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

33

No Tahapan Menurut Teori Menurut Interprestasi


Perusahaan Sesuai/
Tidak

b. Untuk bahan
penolong dan
suplais pabrik
dimasukan
pada kelompok
biaya overhead
pabrik.

2 Pembebanan a. Gaji dan upah


biaya tenaga karyawan
kerja ditentukan
dengan
lamanya
waktu kerja
(jam kerja)
atau jumlah
produk yang
dihasilkan.

b. Untuk
karyawan
tetap gaji
diberikan
perbulan.

3 Pembebanan a. Suatu
biaya perusahaan
overhead akan dibebani
pabrik biaya
overhead
pabrik sesuai
dengan
kapasitas
sesungguhnya
yang
dinikmati
oleh pesanan
yang
bersangkutan
dikalikan
dengan biaya
overhead
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

34

No Tahapan Menurut Teori Menurut Interprestasi


Perusahaan Sesuai/
Tidak
pabrik yang di
tentukan
dimuka.

b. Dasar
penentuan
biaya
overhead
pabrik
ditentukan
dengan
orientasi
perusahaan
tersebut.

4 Pembebanan a. Harga pokok


Harga Pokok produksi
Produksi pesanan
dihitung
dengan
merekam
kartu harga
pokok
produksi
pesanan.
Perhitunganya
adalah biaya
bahan baku +
Biaya Tenaga
Kerja
Langsung +
Biaya
Overhead
Pabrik.

4. Mengambil tiga sampel produk pesanan dari CV. Andi Offset.

5. Mendeskripsikan perhitungan harga pokok produksi pesanan menurut

CV Andi Offset
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

35

6. Mendeskripsikan perhitungan harga pokok produksi pesanan dengan

pendekatan full costing menurut teori harga pokok pesanan sebagai

berikut:

a. Menghitung biaya produksi sebagai harga pokok produksi

pesanan tertentu yang didasarkan pada biaya yang ditentukan

dimuka (taksiran). Biaya overhead pabrik diperhitungkan ke

dalam harga pokok pesanan berdasarkan tarif ditentukan dimuka,

yaitu dengan membagi antara anggaran biaya overhead pabrik

periode tertentu dengan anggaran kapasitas pembebanan untuk

periode yang bersangkutan dan menentukan harga pokok

produksi pesanan dengan metode full costing.

Menentukan tarif biaya overhead Pabrik:

Di mana:

T = Tarif biaya overhead pabrik

B = Taksiran Biaya overhead pabrik periode tertentu

K = Taksiran kapasitas pembebanan untuk periode yang

bersangkutan
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

36

Perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing:

Biaya bahan baku xxx

Biaya tenaga kerja langsung xxx

Biaya overhead pabrik tetap xxx

Biaya overhead pabrik variabel xxx

Harga pokok produksi xxx

b. Kemudian membandingan antara harga pokok produksi menurut

perhitungan perusahaan dan menurut teori metode harga pokok

pesanan.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB IV
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
A. Sejarah

CV Andi Offset merupakan perusahaan yang bergerak dibidang

percetakan dan penerbitan buku. Perusahaan ini didirikan oleh Johanes

Herman Gondowijoyo, pada tanggal 4 Januari 1980. Nama Andi berasal

dari nama anak pertama Johanes Herman Gondowijoyo yang memiliki

makna sebagai anak didik Emanuel.

Awal berdirinya Andi Offset memiliki bentuk perusahaan

perseorangan yang seluruh aktivitasnya terbatas yaitu hanya dalam bidang

percetakan. Akan tetapi, tanggal 4 Februari 1988 atau 8 tahun kemudian

setelah perusahaan berdiri, perusahaan ini merubah bentuk perusahaanya

menjadi CV (Commaditaine Venootschap), dengan akta No. 15/1988 yang

disahkan oleh Nyonya Djohar Ningsih di Sleman.

Perusahaan yang berada di Jl. Beo No. 38-40 Demangan Baru,

Yogyakarta ini membagi unit bisnis menjadi dua ya itu penerbit Andi dan

penerbit Yayasan Andi, perbedaan antara dua unit bisnis ini terletak pada

output-nya dimana penerbit Andi mencetak buku yang bersifat umum

sedangkan penerbit Yayasan Andi mencetak buku yang bersifat rohani.

Pada akhirnya penerbit Yayasan Andi berganti nama menjadi buku dan

majalah rohani Andi. Hingga saat ini kepemilikan dari CV Andi Offset

masih dimilkiki oleh Johanes Herman Gondowijoyo.

37
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

38

B. Visi dan Misi

1. Visi

a. Melayani konsumen dengan sebaik-baiknya berdasarkan kisah tanpa

membedakan suku, ras, dan agama.

b. Berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat dan berbagiai lembaga

kemasyarakatan.

c. Mendukung pemrograman pendidikan untuk mencerdaskan

kehidupan bangsa Indonesia dengan menerbitkan buku-buku ilmiah.

d. Memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar

perusahaan sehingga dapat membantu mengurangi pengangguran

dan membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

2. Misi

a. Menertibkan literature dalam rangka memenuhi mandate sepiritual

Illahi yaitu menerbitkan dan mengajarkan Kabar Baik (Matius 28:

19-20).

b. Terlibat dalam pembangunan kultural bangsa (Kejadian 1: 28b).

c. Yayasan Andi berdiri dalam rangka meningkatkan kesejahterahan

para stakeholder (karyawan, pelanggan, gereja, dan masyarakat

luas).

d. Yayasan Andi hadir di tengah masyarakat Indonesia guna

mengembangkan potensi para penulis kristiani di Indonesia.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

39

C. Struktur Organisasi

CV Andi memiliki struktur organisasi yang jelas, karena struktur

organisasi dibuat agar dapat memisahkan dengan jelas setiap kegiatan yang

ada. Dengan demikian tanggung jawab akan dipisahkan sehingga keputusan

yang diambil akan lebih relevan berdasarkan bidang yang diambilnya.

Berikut adalah struktur organisasi yang ada di CV andi Offset:

Gambar 4.1 Bagan Organosasi CV. Andi Offset


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

40

D. Deskripsi Pekerjaan

Berikut adalah deskripsi tugas yang dijalankan oleh masing-masing bidang,

ya itu:

1. Direksi

a. Memberi nasehat kepada direktur utama dalam mengendalikan

perusahaan.

b. Mendampingi para direktur dalam kaitannya dengan relasi bisnis

dalam pihak tertentu

c. Bertindak sebagai penasehat untuk penambahan keuntungan

2. Komisaris

a. Memberi nasehat, tanggapan dan/ atau persetujuan secara tepat

waktu dan berdasarkan pertimbangan yang memadai.

b. Mengawasi kebijakan Direksi dalam menjalankan perusahaan.

c. Melaksanakan rapat secara berkala selama satu bulan sekali.

d. Melakukan pengawasan dengan itikat baik dan kehati-hatian untuk

kepentingan perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan

perusahaan.

3. Direktur Utama

a. Mengendalikan secara menyeluruh kegiatan perusahaan.

b. Mengadakan rapat pertemuan untuk koordinasi kerja saat

menghadapi masalah-masalah khusus maupun pekerjaan sehari-

hari.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

41

c. Menumbuhkan dan mengembangkan suasana kerja dan gairah kerja

yang harmonis untuk perusahaan.

d. Melakukan dan menentukan kebijakan baik yang sifatnyua

mendesak maupun yang sudah direncanakan.

e. Menjalankan tugas yang dilimpahkan oleh direksi.

4. Sekertaris Direktur Utama

a. Membantu direktur utama dalam kegiatan administrasi sehari-hari.

b. Mengatur jadwal rapat, pertemuan dan tamu.

c. Menjalankan tugas administrasi yang dilimpahkan oleh direktur

utama sehari-hari.

5. Direktur Keuangan

a. Mencatat, menerima, mengendalikan segala sesuatu yang berkaitan

dengan administrasi keuangan baik yang masuk maupun yang

keluar.

b. Mengkoordinasi penanganan pelaksanaan administrasi keuangan

dan laporannya.

c. Melaksanakan dan mengusahakan agar alur keuangan dapat berjalan

seimbang.

d. Merencanakan Annual budget.

e. Mengawasi penggunaan dana, barang dan peralatan pada masing-

masing bagian dalam perusahaan.

f. Bertanggung jawab atas hal-hal yang berhubungan dengan

keuangan administrasi perusahaan.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

42

g. Menjalankan tugas lain yang diminta oleh direktur utama.

6. Direktur Umum dan Personalia

a. Mengkoordinasikan penanganan dan pelaksanaan kegiatan yang

berkaitan dengan masalah rumah tangga, lingkungan, keamanan dan

transportasi perusahaan.

b. Memprogramkan peningkatan SDM (karyawan).

c. Mengkoordinir dan mengusahakan terciptanya ketertiban karyawan,

ketertiban tempat kerja dan pemeliharaan perlengkapan alat-alat

kantor dan alat-alat transportasi.

d. Mengatur pelaksanaan dan penerimaan tamu.

e. Menjalankan tugas lain yang diminta direktur utama.

7. Direktur Produksi

a. Menentukan dan mengendalikan penjadwalan pelaksanaan alat-alat

mesin cetak atau order yang dicetak.

b. Mengkoordinasikan penanganan kegiatan percetakan, cetak-

mencetak dan pasca cetak.

c. Mengkoordinasikan persediaan, penyimpanan dan pemakaian bahan

baku dalam menunjang kegiatan percetakan.

d. Bertanggung jawab secara penuh terhadap setiap tugas oprasional

cetak yang dilakukan oleh bawahanya.

e. Memprediksi secara menyeluruh pelaksanaan kegiatan oprasional

cetak.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

43

f. Mengkoordinasikan jajaran oprasioanal untuk berhubungan dengan

pihak lain guna menjalin relasi.

g. Menciptakan suasana kerja yang berkesinambungan dan keterkaitan

antara satu bagian dengan bagian lain dalam suasana harmonis

karena setiap bagian berkaitan dengan bagian lainnya.

h. Mengkoordinasikan pembuatan desain dan art sampai selesai.

i. Menjalankan tugas lain yang diminta oleh direktur utama.

8. Direktur Pemasaran

a. Menyusun perencanaan program kerja baik jangka panjang maupun

jangka pendek.

b. Melakukan perencanaan pengembangan dan alokasi sumber daya

manusia.

c. Melakukan koordinasi kerja dan pembagian tugas.

d. Bertanggung jawab terhadap manajeman bagian pemasaran.

e. Bertanggung jawab atas kedisiplinan kerja bawahan sesuai dengan

ketentuan perusahaan yang berlaku.

f. Melakukan pengawasan yang efisien dan efektiv dalam kegiatan

kerja di bagian pemasaran.

9. Direktur Penerbitan Buku Umum dan Rohani

a. Mengkoordinasikan penanganan pelaksanaan kegiatan penerbitan.

b. Bertanggung jawab akan tersedianya naskah penerbitan, persiapan

sebelum diterbitkan dan bertanggung jawab penuh atas naskah yang

di terbitkan.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

44

c. Menjalin kerja sama dengan pihak lain.

d. Mengkoordinasikan penanganan pemasaran dari apa yang sudah di

terbitkan.

e. Menjalankan tugas lain yang diminta oleh direktur utama.

10. Kepala Bagian Personalia

a. Mengadakan pengangkatan dan pemberhentian karyawan dan

menyelesaikan konflik antara sesama karyawan, karyawan dengan

atasan, dan atasan dengan pemilik

b. Mengatur hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan karyawan.

c. Membantu direktur umum dan personalia dalam promosi dan mutasi

karyawan.

d. Memeriksa kelengkapan syarat administrasi dan melakukan

wawancara calon pekerja.

e. Membuat absensi karyawan dan melaporkan datanya ke direktur

umum dan personalia.

f. Membuat surat ijin karyawan, surat pangilan dinas, surat

pembinaan, surat peringatan, PHK, dan lain-lain pada karyawan.

g. Memproses karyawan yang PHK atau mengundurkan diri dari

perusahaan.

h. Menindak lanjuti surat yang masuk.

11. Kepala Bagian Produksi

a. Mengkoordinir dan mengarahkan setiap bawahanya serta

menentukan pembagian tugasnya.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

45

b. Mengawasi dan mengevaluasi seluruh kegiatan produksi .

c. Bertanggung jawab atas tersedianya mesin dan peralatan kebutuhan

produksi.

d. Bertanggung jawab atas kegiatan produksi berlangsung lancar dan

evisien.

12. Kepala Bagian Penjualan

a. Memberikan usulan strategi penjualan yang efektif dan evisien.

b. Menjalin hubungan dengan pelanggan khususnya pelanggan yang

complain.

c. Menciptakan kenyamanan kerja.

d. Menjalin hubungan, koordinasi dan kerjasama yang baik di dalam

interen bagian penjualan maupun bagian yang lain.

e. Bertanggung jawab terhadap kelancaran, dan keakuratan data

administrasi penjualan.

f. Melaksanakan penjualan dan pengawasan dari buku, majalah dan

order cetakan.

g. Mencari pelanggan baru dan peluang di pasar.

h. Menemukan dan mendengar keluhan pelanggan baik pelanggan

lama dan baru.

i. Memperhatikan kepuasan konsumen.

j. Mengatur pendistribusian penjualan buku.

k. Meneliti peluang pasar.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

46

13. Kepala Bagian Penerbitan

a. Bertanggung jawab atas isi penerbitan.

b. Bertanggung jawab atas kualitas produk penerbitan.

c. Memberikan arahan kepada karyawan tentang isi dan berita yang

akan dimuat.

d. Menentukan layak atau tidaknya brita, foto dan desain sebelum

penerbitan

e. Melakukan koordinasi dengan bagian lain.

f. Menjalin lobi-lobi dengan narasumber untuk mempermudah

mencari berita.

g. Bertanggungf jawab terhadap pihak lain apabila pihak lain merasa

di rugikan.

14. Kepala bagian Akuntansi

a. Menjalin hubungan, koordinasi dan kerjasama yang baik di dalam

intern bagian Akuntansi maupun dengan bagian lain.

b. Memastikan prosedur dan kebijakan perusahaan dijalankan dengan

baik oleh seluruh staf akuntansi.

c. Mengatur dan mengawasi pembukuan perusahaan.

d. Menganalisis, mengevaluasi dan menyampaikan laporan keuangan

secara berkala.

e. Mengusulkan sistem dan prosedur Akuntansi dan keuangan yang

memadai.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

47

E. Jumlah Karyawan

Jumlah karyawan percetakan dan penerbitan CV. Andi Offset Yogyakarta

per 8 Januari 2016 adalah:

1. Kaeryawan Departemen Umum sebanyak 24 orang

2. Karyawan Departemen Produksi sebanyak 105 orang

3. Karyawan Departemen Keuangan sebanyak 16 orang

4. Karyawan Departemen Penerbitan sebanyak 24 orang

5. Karyawan Departemen Pemasaran sebanyak 34 orang

6. Karyawan Departemen Desain and Art sebanyak 28 orang

7. Karyawan Departemen Penerbit sebanyak 27 orang

F. Jam Kerja

Jam kerja karyawan CV. Andi offset Yogyakarta:

1. Senin-Jumat: Pukul 08.00-16.00 WIB

2. Sabtu : Pukul 08.00-14.00 WIB

Waktu istirahat yang di berikan perusahaan adalah 45 menit pada

pukul 12.00 hari senin-Jumat dan pukul 11.00 pada hari sabtu. Pekerjaan

lembur jika di perlukan dilakukan hingga pukul 22.00 WIB.

G. Sistem Kompensasi dan Jaminan Sosial

Kompensasi yang diberikan kepada karyawan CV Andi Offset

Yogyakarta di luar gaji atau upah pokok adalah sebagai berikut:

1. Makan siang sebanyak satu kali setiap hari kerja dan dua kali untuk

karyawan kerja lembur.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

48

2. Pelayanan kesehatan berupa obat-obatan bagi karyawan yang

mengalami sakit ringan dan biaya sebesar 50% apabila karyawan

harus berobat ke dokter. Dalam hal ini CV Andi Offset Yogyakarta

bekerja sama dengan rumah sakit Panti Rapih dan Betesdha.

3. Pemberian tunjangan akhir tahun dan tunjangan lebaran.

4. Koprasi simpan pinjam untuk melayani kebutuhan karyawan.

Anggota koprasi ini adalah seluruh karyawan.

5. Seluruh karyawan diasuransikan pada asuransi tenaga kerja dan

kecelakaan.

6. Pemberian cuti bagi karyawan akan melahirkan selama tiga bulan.

Cuti juga diberikan kepada karyawan yang mempunyai keperluan

tertentu seperti menikah dan sebaginya.

H. Kegiatan Usaha

1. Aktivitas Usaha

Untuk menunjang kelangsungan hidup perusahaan, maka dilakukan

usaha percetakan dan penerbitan buku-buku dengan menjalankan

aktivitas-aktivitas sebagai berikut:

a. Aktivitas Pokok

1) Menerima orderan atau pesanan dari konsumen yang berupa

tulisan, undangan, atau brosur.

2) Mengedit tulisan dari penulisan yang akan di cetak.

3) Menerima order khusus untuk kulit buku atau cover depan

dengan mengunakan sinar Ultra Violet (UV).


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

49

4) Mencetak buku-buku ilmiah dan non-ilmiah.

5) Menerbitkan buku-buku yang telah di cetak.

b. Aktivitas Usaha Pengembangan

1) Membeli dan mempergunakan teknologi baru guna mendukung

proses percetakan dan penerbitan agar dapat dilakukan dengan

lebih cepat.

2) Mencari informasi yang lebih luas dari berbagai kalangan sesuai

dengan perkembangan zaman guna memenuhi kebutuhan buku-

buku ilmiah, khususnya buku yang di terbitkan oleh Penerbit

Buku Umum (PBU) dan kebutuhan buku-buku rohani serta

mengelola Majalah Bahana yang diterbitkan oleh Penerbit Buku

Rohani (PBR) CV Andi Offset Yogyakarta.

3) Mengadakan relasi dengan segala pihak didalam negeri maupun

luar negri guna memenuhi kebutuhan informasi dan melakukan

promosi jasa percetakan dan penjualan buku-buku.

2. Produk CV. Andi Offset

Berikut ini adalah Produk-produk yang dihasilkan oleh CV Andi

Offset Yogyakarta, ya itu:

a. Buku Rohani

Buku rohani ya itu buku rohani, majalah bahana, renungan

malam, renungnan pagi.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

50

b. Buku umum

Buku umum ya itu buku komputer, novel, buku anak-anak.

Buku-buku tanaman, buku pelajaran, buku motivasi dan lain-lain.

c. Barang Cetakan

Barang cetakan digolongkan menjadi dua ya itu order kecil dan

order besar. Contohnya seperti: undangan, nota, brosur, buku dan

lain-lain.

3. Bahan Baku

Bahan baku yang digunakan dalam proses produksi CV. Andi Offset

dibagi menjadi 2, yaitu:

a. Bahan Baku

Kertas dan Cover

Jenis kertas yang di gunakan dalam proses produksi adalah:

art papaer, mattpaper, linen, BC, CD (buram), buffalo, HVS,

kunsdruk, krungkut, kertas anti sobek, ivory. Bahan baku ini di

pesan melalui internet, telepon, fax, atau salesman yang

langsung datang ke prusahaan. Beberapa prusahaan yang

menjadi suplier bahan baku kertas adalah: PT. Citoputra

Indoprima, PT. Cakrawala Megah Indah, PT. Surya Prima

Jayatama, PT. Embossindo Utama, dan sebagainya.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

51

b. Bahan Penolong

1) Plate

Media berupa lempengan logam tipis atau lembaran kertas

yang dimasukan ke dalam mesin cetak yang nantinya

menimbulkan tulisan dan atau gambar pada kertas.

2) Plastik

Bahan yang digunakan untuk melapisi buku-buku pada tahap

terakhir proses produksi.

3) Lem

Bahan yang digunakan untuk menjilid buku.

4) Tinta

Tinta yang digunakan untuk cetak hitam adalah tinta tipe

WS, sedangkan cetak warna menggunakan tipe DEG. Pemasok

bahan baku tinta adalah: CV. Konita dan PT. Berkat Abadi

Utama.

4. Proses Produksi

Proses produksi merupakan proses bisnis yang dijalankan oleh CV.

Andi Offset untuk membuat perusahaanya bisa terus hidup dan dapat

bertahan. Dari proses produksi ini CV Andi Offset menghasilkan produk

buku dan non buku, untuk lebis sepesifiknya sama seperti sub bab

sebelumnya. Dalam produksi ini terdapat 3 alur utama yaitu:


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

52

Pesanan

Front office

Desain dan Setter

BAGIAN
PRA Kalkulasi Biaya
CETAK

Cetak

Lipat

Pemotongan

Binding (Jilid)

Wrapping
(pengemasan plastik)

Diberi Kepemesan

Gambar 4.2: Pesanan Dari Luar (Barang Cetakan)


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

53

Pengarang

Front Office

BAGIAN Pengembangan Produk


PRA
CETAK
Editor

Desain dan Setter

Plate Making

Cetak

Lipat

Pemotongan

Binding

Wrapping

Gudang

Marketing

Gambar 4.3: Cetakan Buku baru dengan Penerbit


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

54

Pesanan

Front Office

Bagian Produksi

Cetak

Lipat

Pemotongan

Binding

Wrapping

Gudang

Pengiriman

Gambar 4.4: Pesanan Buku Kembali untuk dijual


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

55

I. Pemasaran produk

Pemasaran produk Andi dilakukan oleh Departemen Pemasaran. Para

sales dalam menjual produk Andi diatur dalam pembagian wilayah sesuai

dengan mapping area yang telah disepakati bersama. Setiap sales

mempunyai target penjualan yang dicapai perbulan untruk mendapatkan

reward berupa insentif yang sudah ditentukan. Sedangkan banyak jumlah

sales tergantung dari luasnya wilayah cabang yang akan dikerjakan.

J. Cabang CV. Andi Offset

Sampai sat ini CV. Andi Offset memiliki cabang sebanyak 11 yang

tersebar di wilayah Indonesia dengan wilayah Yogyakarta sebagai pusatnya.

11 cabang tersebut, yaitu:

1. Surabaya

2. Jakarta

3. Bandung

4. Medan

5. Palembang

6. Makasar

7. Manado

8. Samarinda

9. Pekanbaru

10. Bali

11. Papua
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB V
ANALISIS DAN PEMBAHASAN

CV Andi Offset merupakan perusahaan yang bergerak dibidang percetakan

dan penerbitan buku. Dalam menjalankan usahanya CV Andi Offset biasanya

menerima pesanan dari pelanggan. Pesanan yang masuk akan dipertimbangkan oleh

perusahaan untuk menentukan sanggup atau tidak pesanan dibuat. Dalam proses

pembuatan memerlukan beberapa bahan pokok dan pembantu yang kemudian akan

diolah oleh bagian produksi sehingga dapat menghasilkan suatu produk yang

diminta konsumen.

Dalam menentukan harga jual produk berdasarkan pesanan konsumen, CV

Andi Offset menggunakan dasar harga pokok produksi untuk menetapkan harga

jual yang terbaik, tetapi penentuan harga tersebut harus ditentukan diawal saat

konsumen memesan produk, bukan setelah produk selesai di produksi. Sehingga

penetapan harga pokok produksi harus tepat agar CV Andi Offset tidak terlalu

rendah atau terlalu tinggi dalam penentuan harga jualnya.

Oleh karena itu melalui penelitian ini, peneliti akan mengevaluasi prosedur

dalam menentukan harga pokok produksi CV Andi Offset apakah sudah sesuai atau

belum terhadap teori dan selanjutnya, peneliti mengunakan 3 jenis produk yang

diberikan perusahaan untuk dilakukan perbandingan perhitungan.

Dalam tahap pertama peneliti menyajikan kembali tabel evaluasi dalam bab III

bersamaan dengan hasil atau data yang sudah diperoleh dari CV Andi Offset.

56
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

57

A. Perbandingan Deskriptif

Tabel 5.1 Tabel Perbandingan Deskriptif

No Prosedur Menurut Teori Menurut Interprestasi


Perusahaan Sesuai/ Tidak
1 Pembebanan a. Dalam a. Bahan baku Sesuai
biaya bahan penggunaan dalam
dan suplies bahan dan perusahaan
suplais oleh ada satu jenis
departemen yaitu Kertas.
produksi,
biaya bahan
baku terdiri
atas biaya
bahan utama.
Biaya bahan
baku adalah
bahan yang
akan diolah
menjadi
produk selesai
dan
pemakaiannya
dapat
diidentifikasi
atau diikuti
jejaknya atau
merupakan
bagian integral
pada produk
tertentu.

b. Untuk bahan b. Dalam Bahan Sesuai


penolong dan pembantu
suplais pabrik atau
dimasukan penolong
pada perusahaan
kelompok memasukan
biaya ke dalam
overhead biaya
pabrik. overhead
pabrik
variabel.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

58

No Prosedur Menurut Teori Menurut Interprestasi


Perusahaan Sesuai/ Tidak
2 Pembebanan a. Gaji dan upah a. Gaji Pokok Sesuai
biaya tenaga karyawan Karyawan atau
kerja ditentukan tenaga kerja
dengan langsung
lamanya ditetapkan
waktu kerja Rp1.050 per
(jam kerja) produk
atau jumlah
produk yang
dihasilkan.

b. Untuk b. Karyawan Sesuai


karyawan tetap tetap
gaji diberikan menggunakan
perbulan. gaji per bulan,
besar gaji di
tentukan
dengan
tingginya
jabatan

3 Pembebanan a. Suatu a. Perusahaan Sesuai


biaya perusahaan menggunakan
overhead akan dibebani komponen
pabrik biaya biaya
overhead overhead
pabrik sesuai untuk
dengan menentukan
kapasitas besarnya harga
sesungguhnya pokok
yang produksi
dinikmati oleh
pesanan yang
bersangkutan
dikalikan
dengan biaya
overhead
pabrik yang di
tentukan
dimuka.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

59

No Prosedur Menurut Teori Menurut Interprestasi


Perusahaan Sesuai/ Tidak

b. Dasar b. Perusahaan Sesuai


penentuan berorientasi
biaya berdasarkan
overhead bahan baku.
pabrik
ditentukan
dengan
orientasi
perusahaan
tersebut.
4 Pembebanan Harga pokok Perhitungan harga Tidak Sesuai
Harga produksi pesanan pokok produksi
Pokok dihitung dengan dalam perusahaan:
Produksi merekam kartu Bahan Baku+Jasa
harga pokok Cetak+Jasa
produksi pesanan. Lipat+Jasa
Perhitunganya Binding+Jasa
adalah biaya Potong+Jasa
bahan baku + Wrapping+BOP+
Biaya Tenaga Biaya Cadangan
Kerja Langsung + (10%)
Biaya Overhead
Pabrik.

Dari tabel di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa CV. Andi Offset dalam

menentukan biaya harga pokok produksi berdasarkan pesanan tidak sepenuhnya

sesuai dengan teori. Ketidaksesuaian tersebut terletak dalam satu bagian, ya itu

pembebanan harga pokok produksi.

Bagian pembebanan biaya harga pokok produksi CV. Andi Offset tidak

sesuai dengan teori karena mencantumkan biaya-biaya jasa. CV. Andi Offset

beranggapan bahwa jasa yang dibebankan tersebut akan menutupi biaya-biaya yang

timbul dalam memenuhi pesanan konsumen. Biaya jasa yang tidak sesuai terletak

Pada jasa cetak dan lipat, karena jasa ini memfokuskan pada perawatan mesin dan
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

60

penggunaan tinta, padahal dalam taksiran komponen biaya overhead pabrik sudah

ada bagian perawatan mesin dan tinta. Hal ini akan berdampak pada penentuan

harga pokok produksinya, dimana harga pokok produksi tersebut akan di bebankan

terlalu besar. Lalu, perusahaan juga menambahkan biaya cadangan sebesar 10%,

hal ini sangat berbeda dengan teori yang ada dimana dalam teori tidak digunakan

biaya cadangan, CV. Andi Offset menambahkan biaya ini dengan tujuan berjaga-

jaga apabila terjadi kerusakan atau cacat saat produksi pada barang yang dipesan

oleh konsumen. Perbedaan yang ada ini mengakibatkan hasil harga pokok produksi

menjadi berbeda dengan teori.

B. Analisis Perhitungan
Peneliti akan menyajikan tiga data taksiran perhitungan harga pokok

produksi berdasarkan pesanan dari konsumen pada bulan maret tahun 2015. Data

yang ada akan digunakan istilah ya itu: Buku-1, Buku-2, dan Buku-3, masing-

masing buku yang ada di buat sebanyak 400, 380 dan 520 eksemplar.

1. Biaya Overhead Pabrik

Biaya overhead pabrik adalah biaya produksi selain bahan baku dan

tenaga kerja langsung, yang elemennya dapat digolongkan ke dalam: biaya

bahan penolong, biaya tenaga kerja tidak langsung, penyusutan dan

amortisasi aktiva tetap pabrik, reparasi dan pemeliharaan aktiva tetap, biaya

listrik dan air pabrik, biaya asuransi pabrik, biaya overhead lain-lain

CV. Andi Offset menggunakan biaya overhead pabrik dalam

pembebanan harga pokok produksinya, dasar yang dipakai dalam


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

61

pembebanan overhead pabrik ini adalah pada bahan baku. Berikut adalah

daftar taksiran biaya overhead pabrik CV. Andi Offset tahun 2015:

Tabel 5.2 Taksiran biaya overhead pabrik CV. Andi Offset Tahun 2015

Elemen Biaya Jumlah


Listrik Rp80.000.000
Telepon 50.000.000
R and D 25.000.000
Desain 53.000.000
Depresiasi Mesin 669.425.477
Tinta 318.000.000
Lem 80.000.000
Plastik 40.000.000
Cover 250.000.000
Pemeliharaan Mesin 135.000.000
Plate 280.000.000
Total Rp1.980.425.477
Sumber: CV. Andi Offset

Cara pembebanan overhead pabrik yang dilakukan oleh CV. Andi

offset adalah sebagai berikut:

Taksiran Pabrik
x100% = Pabrik
Taksiran Biaya Bahan Baku

Dari rumus di atas menunjukan bahwa CV. Andi Offset berorientasi

pada bahan baku, karena dalam pembuatan produknya, kertas (bahan baku

utama) memiliki porsi yang sangat banyak. Besarnya taksiran biaya bahan

baku adalah Rp. 3.150.000.000. Sehingga besarnya tarif biaya overhead

pabrik adalah:

Rp1.980.425.477
x100% = 62,8%
Rp3.150.000.000
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

62

Dari hasil perhitungan di atas CV. Andi Offset membebankan biaya

overhead pabrik terhadap pesanan produk tersebut adalah 0,628 atau 62,8%.

2. Harga Pokok Produksi Pembuatan Buku-1 CV. Andi Offset

Pada pesanan ini konsumen meminta untuk dicetak buku biografi dari

orang-orang terkenal sebanyak 400 eksemplar, dengan ukuran 12,5 14,5 Cm,

jumlah halaman sebanyak 168, dan bahan cover standar. Bahan baku yang

digunakan adalah kertas berukuran A4 (70 gr) dengan taksiran harga Rp25.000/

rim, (1 rim =500 lembar).

Tabel 5.3 Total harga pokok produksi pesanan buku-1 CV. Andi Offset

Item Ket. Satuan Harga Jumlah


Bahan Baku Kertas Lembar 16.800 Rp50 Rp840.000
Jasa Cetak isi Sisi 33.600 16 537.600
Cover Lembar 400 25 10.000
Jasa Lipat Kertas Lembar 16.800 14 235.200
Jasa Binding 700 280.000
Jasa Potong Buku 400 150 60.000
Jasa Wrapping 200 80.000
Biaya Overhead Pabrik (62,8% Rp840.000) 527.520
2.570.320
Biaya Cadangan (10% Rp2.570.320) 257.032
Harga Pokok Produksi 2.827.352
Sumber: CV. Andi Offset

Dalam tabel di atas taksiran biaya bahan baku yang dibebankan ke pesanan

buku-1 oleh CV. Andi Offset adalah Rp840.000 yang terdiri dari 16.800 lembar

kertas dengan harga taksiran Rp50 per lembar (Rp25.000/ 500 lembar).

Total harga pokok produksi pada pesanan buku-1 menurut CV. Andi

Offset adalah Rp2.827.352. Untuk harga pokok produksi per untitnya adalah
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

63

Rp7.068 (Rp2.827.352/ 400 eksemplar). Dalam perhitungan ini sudah termasuk

biaya tenaga kerja langsung yang terdiri dari jasa binding, potong dan wrapping.

3. Harga Pokok Produksi Pembuatan Buku-2 CV. Andi Offset

Pada pesanan ini konsumen meminta dicetak buku untuk acara seminar

sebanyak 380 eksemplar, dengan ukuran 18 23 Cm, jumlah halaman sebanyak

150, dan bahan cover standar. Bahan baku yang digunakan adalah kertas

berukuran A0 (84,1 118,9 Cm) 80 gr dengan taksiran harga Rp410.000/ rim.

Tabel 5.4 Total harga pokok produksi pesanan buku-2 CV. Andi Offset

Item Ket. Satuan Harga Jumlah


Bahan Baku Kertas Lembar 1.140 Rp820 Rp934.800
Jasa Cetak isi Sisi 57.000 16 912.000
Cover Lembar 380 25 9.500
Jasa Lipat Kertas Lembar 0 14 0
Jasa Binding 700 266.000
Jasa Potong Buku 380 150 57.000
Jasa Wrapping 200 76.000
Biaya Overhead Pabrik (62,8% Rp934.800) 587.054,4
2.842.354,4
Biaya Cadangan (10% Rp2.842.354,4) 284.235,44
Harga Pokok Produksi Rp3.126.589,84
Sumber: CV. Andi Offset
Dalam tabel di atas taksiran biaya bahan baku yang dibebankan ke pesanan

buku-2 adalah Rp934.800 yang terdiri dari 1.140 lembar kertas ukuran A0

dengan harga taksiran Rp820 per lembar (Rp410.000/ 500 lembar).

Dalam pesanan ini 1 lembar kertas ukuran A0 bisa digunakan untuk 25

kotak (kotak ini merupakan isi atau naskah dari buku) dengan ukuran 18 23

Cm.

Total harga pokok produksi pada pesanan buku-2 menurut CV. Andi

Offset adalah Rp3.126.589,84. Untuk harga pokok produksi per unitnya adalah
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

64

Rp8.227,24 (Rp3.126.589,84/ 380 eksemplar). Dalam perhitungan ini sudah

termasuk biaya tenaga kerja langsung yang terdiri dari jasa binding, potong dan

wrapping.

4. Harga Pokok Produksi Pembuatan Buku-3 CV. Andi Offset

Pada pesanan ini konsumen meminta kepada CV. Andi Offset mencetak

buku untuk seminar sebanyak 520 eksemplar, dengan ukuran 11,5 17 Cm,

jumlah halaman sebanyak 160, dan bahan cover standar. Bahan baku yang

digunakan adalah kertas berukuran A0 (84,1 118,9 Cm) 70 gr dengan taksiran

harga Rp360.000/ rim.

Tabel 5.5 Total harga pokok produksi pesanan buku-3 CV. Andi Offset

Item Ket. Satuan Harga Jumlah


Bahan Baku Kertas Lembar 1.154,4 Rp720 Rp831.168
Jasa Cetak isi Sisi 41.600 16 665.600
Cover Lembar 520 25 13.000
Jasa Lipat Kertas Lembar 20.800 14 291.200
Jasa Binding 700 364.000
Jasa Potong Buku 520 150 78.000
Jasa Wrapping 200 104.000
Biaya Overhead Pabrik (62,8% Rp831.168) 521.973,5
2.868.941,5
Biaya Cadangan (10% Rp2.868.941,5) 286.894,15
Harga Pokok Produksi Rp3.155.835,65
Sumber: CV Andi Offset
Dalam tabel di atas taksiran biaya bahan baku yang dibebankan ke pesanan

buku-3 adalah Rp831.168 yang terdiri dari 1.154,4 lembar kertas berukuran A0

dengan harga taksiran Rp720 per lembar (Rp360.000/ 500 lembar).

Dalam pesanan ini 1 lembar kertas ukuran A0 bisa digunakan untuk 18

kotak (kotak ini merupakan isi atau naskah dari buku) dengan ukuran 23 17

Cm.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

65

Total harga pokok produksi pada pesanan buku-3 menurut CV. Andi

Offset adalah Rp3.155.835,65. Untuk harga pokok produksi per unitnya adalah

Rp6.068,9 (Rp3.155.835,65/ 520 eksemplar). Dalam perhitungan ini sudah

termasuk biaya tenaga kerja langsung yang terdiri dari jasa binding, potong dan

wrapping.

Selanjutnya peneliti menyajikan perhitungan harga pokok produksi

pesanan berdasarkan teori harga pokok pesanan dengan pendekatan full costing.

Supriyono (2015: 36) mengatakan bahwa Metode harga pokok pesanan adalah

metode pengumpulan harga pokok produksi dimana biaya dikumpulkan untuk

setiap pesanan atau kontrak atau jasa secara terpisah, dan setiap pesanan atau

kontrak dapat dipisahkan identitasnya. Dalam melakukan pengumpulan biaya

metode ini menggunakan tiga komponen yaitu: biaya bahan baku, biaya tenaga

kerja langsung, dan biaya overhead pabrik.

1. Biaya Bahan Baku

Carter (2009: 40-42) mengatakan Bahan baku langsung adalah

semua bahan baku yang membentuk integral dari produk jadi dan

dimasukan secara eksplinsit dalam perhitungan biaya produk. Bahan baku

yang digunakan CV. Andi Offset untuk memenuhi ketiga pesanan dari

pelanggan adalah kertas.

2. Biaya Tenaga Kerja Langsung

Menurut Carter (2009: 40-42) Tenaga kerja langsung adalah tenaga

kerja yang melakukan konveksi bahan baku langsung menjadi produk jadi

dan dapat dibebankan secara layak ke produk tertentu. CV. Andi Offset
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

66

memberikan biaya sebesar Rp1.050 per produk pesanan yang masuk dalam

jasa binding, jasa potong dan jasa wrapping.

3. Biaya Overhead Pabrik

Menurut Supriyono (2015: 293) Biaya overhead pabrik adalah biaya

produksi selain bahan baku dan tenaga kerja langsung, yang elemennya

dapat digolongkan ke dalam: biaya bahan penolong, biaya tenaga kerja tidak

langsung, penyusutan dan amortisasi aktiva tetap pabrik, reparasi dan

pemeliharaan aktiva tetap, biaya listrik dan air pabrik, biaya asuransi pabrik,

biaya overhead lain-lain. Bahan penolong yang masuk dalam komponen

biaya overhead pabrik adalah tinta, lem, cover, dan plastik.

Dalam melakukan pembebanan CV. Andi Offset menggunakan

metode full costing dimana biaya bahan baku, tenaga kerja langsung,

overhead variabel dan overhead tetap dibebankan dalam penentuan harga

pokok produksi berdasarkan pesanan.

Selanjutnya akan disajikan taksiran perhitungan harga pokok produksi pada

buku-1, buku-2, dan buku-3 menurut teori metode harga pokok pesanan.

1. Harga Pokok Produksi Pembuatan Buku-1 Teori Metode Harga Pokok

Pesanan

a. Biaya bahan baku

Taksiran Biaya bahan baku yang dibebankan pada Buku-1 adalah

Rp840.000 perhitungan ini menunjukan bahwa dalam pemenuhan

pesanan 400 eksemplar dibutuhkan 16.800 lembar kertas dengan harga

taksiran Rp50 per lembar (Rp25.000/ 500 lembar).


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

67

b. Biaya Tenaga Kerja Langsung

CV. Andi Offset memiliki kebijakan untuk memberikan upah

Rp1.050 per unit produk yang terkandung dalam jasa binding, jasa

potong dam jasa wrapping. Karyawan bekerja selama 6 hari dimana hari

senin-jumat bekerja sebanyak 8 jam dan hari sabtu bekerja selama 6 jam.

Dalam pembebanan tenaga kerja langsung untuk pembuatan

pesanan buku-1 sebanyak 400 eksemplar adalah Rp420.000 (400

eksemplar Rp1.050).

c. Biaya Overhead Pabrik

CV. Andi Offset menggunakan biaya overhead pabrik yang

dibebankan dalam penentuan harga pokok produksi. Dasar yang dipakai

dalam pembebanan overhead pabrik ini adalah pada bahan baku. CV.

Andi Offset menganggap bahwa dalam pembuatan produknya, kertas

(bahan baku utama) memiliki porsi yang paling banyak. Besarnya

taksiran biaya overhead pabrik menurut kajian teori adalah:


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

68

Tabel 5.6 Taksiran biaya overhead pabrik menurut teori Tahun 2015

Elemen Biaya Jumlah


Listrik Rp80.000.000
Telepon 50.000.000
R and D 25.000.000
Desain 53.000.000
Depresiasi Mesin 669.425.477
Tinta 318.000.000
Lem 80.000.000
Plastik 40.000.000
Cover 250.000.000
Pemeliharaan Mesin 135.000.000
Plate 280.000.000
Asuransi Mesin 120.000.000
Asuransi Gedung 180.000.000
Depresiasi Gedung 150.000.000
Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung 456.000.000
Total Rp2.886.425.477

Taksiran Pabrik
x100% = Pabrik
Taksiran Biaya Bahan Baku

Rp2.886.425.477
x100% = 91,6%
Rp3.150.000.000

Dari hasil perhitungan menurut teori di atas taksiran biaya

overhead pabrik terhadap pesanan produk sebesar 91,6%. Untuk pesanan

buku-1 menggunakan taksiran bahan baku sebesar Rp840.000 sehingga

total taksiran biaya overhead pesanan buku-1 adalah Rp769.440

(Rp840.00091,6%).
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

69

Pada taksiran pembebanan Overhead peneliti menambahkan

komponen biaya berupa: asuransi mesin, asuransi gedung, depresiasi

gedung dan biaya tenaga kerja tidak langsung. Komponen biaya ini

seharusnya ada dalam biaya overhead pabrik akan tetapi CV. Andi Offset

beranggapan hal ini akan membuat biaya produksi akan semakin besar.

Komponen biaya depresiasi gedung menggunakan metode garis

lurus dengan umur 30 tahun. Sedangkan untuk biaya tenaga kerta tidak

langsung terdiri dari gaji direktur sebesar Rp8.000.000/ bulan, gaji kepala

bagian produksi sebesar Rp6.000.000/ bulan, dan gaji staf (staf terdiri

dari 6 orang) sebesar Rp24.000.000. Sehingga total biaya tenaga kerja

tidak langsung adalah Rp38.000.000/ bulan (Rp8.000.000+

Rp6.000.000+ Rp24.000.000).

d. Perhitungan Harga Pokok Produksi Pesanan Buku-1

Bagian ini akan menyajikan perhitungan taksiran bahan baku,

tenaga kerja langsung dan taksiran biaya overhead pabrik menurut

metode harga pokok pesanan di atas dalam bentuk tabel.

Tabel 5.7 Harga pokok produksi pesanan buku-1 menurut teori


metode harga pokok pesanan

Keterangan Jumlah
Biaya Bahan Baku Rp840.000
Biaya Tenaga Kerja Langsung 420.000
Biaya Overhead Pabrik 769.440
Total Rp2.029.440
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

70

Berdasarkan perhitungan di atas harga pokok produksi pesanan

buku-1 menurut teori harga pokok pesanan adalah sebesar

Rp2.029.440. Pesanan buku-1 sebanyak 400 eksemplar, sehingga harga

pokok produksi per unit pesanan buku-1 adalah Rp5.074 (Rp2.029.440

/ 400 eksemplar).

2. Harga pokok produksi pembuatan buku-2 teori metode harga pokok pesanan

a. Biaya bahan baku

Taksiran Biaya bahan baku yang dibebankan pada Buku-2 adalah

Rp934.800 perhitungan ini menunjukan bahwa dalam pemenuhan

pesanan 380 eksemplar dibutuhkan 1.140 lembar kertas ukuran A0

dengan harga taksiran Rp820 per lembar (Rp410.000/ 500 lembar).

b. Biaya Tenaga Kerja Langsung

CV. Andi Offset memiliki kebijakan untuk memberikan upah

Rp1.050 per unit produk yang terkandung dalam jasa binding, jasa

potong dam jasa wrapping. Karyawan bekerja selama 6 hari dimana hari

senin-jumat bekerja sebanyak 8 jam dan hari sabtu bekerja selama 6 jam.

Dalam pembebanan tenaga kerja langsung untuk pembuatan

pesanan buku-2 sebanyak 380 eksemplar adalah Rp399.000 (380

eksemplar Rp1.050).

c. Biaya Overhead Pabrik

CV. Andi Offset menggunakan biaya overhead pabrik, dimana

overhead ini dibebankan dalam penentuan harga pokok produksi

pesanan. Pembebanan biaya overhead pabrik ini menggunakan dasar


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

71

yang menjadi orientasi perusahaan tersebut dan orientasi yang digunakan

adalah bahan baku. CV. Andi Offset menganggap bahwa dalam

pembuatan produknya, kertas (bahan baku utama) memiliki porsi yang

sangat banyak. Besarnya taksiran biaya overhead pabrik menurut kajian

teori adalah:

Estimasi Pabrik
x100% = Pabrik
Estimasi Biaya Bahan Baku

Rp2.886.425.477
x100% = 91,6%
Rp3.150.000.000

Dari hasil perhitungan menurut teori di atas taksiran biaya

overhead pabrik terhadap pesanan produk sebesar 91,6%. Untuk pesanan

buku-2 menggunakan taksiran bahan baku sebesar Rp934.800 sehingga

total taksiran biaya overhead pesanan buku-2 adalah Rp856.277

(Rp934.800 91,6%).

d. Perhitungan Harga Pokok Produksi Pesanan Buku-2

Bagian ini akan menyajikan perhitungan taksiran bahan baku,

tenaga kerja langsung dan taksiran biaya overhead pabrik menurut

metode harga pokok pesanan di atas dalam bentuk tabel.

Tabel 5.8 Harga pokok produksi pesanan buku-2 menurut teori metode
harga pokok pesanan

Keterangan Jumlah
Biaya Bahan Baku Rp934.800
Biaya Tenaga Kerja Langsung 399.000
Biaya Overhead Pabrik 856.277
Total Rp2.190.077
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

72

Berdasarkan perhitungan di atas harga pokok produksi

pesanan buku-2 menurut teori harga pokok pesanan adalah sebesar

Rp2.190.077. Pesanan buku-2 sebanyak 380 eksemplar, sehingga

harga pokok produksi per unit pesanan buku-2 adalah Rp5.763

(Rp2.190.077/ 380 eksemplar).

3. Harga Pokok Produksi Pembuatan Buku-3 metode harga pokok pesanan

a. Biaya bahan baku

Taksiran Biaya bahan baku yang dibebankan pada Buku-3

adalah Rp831.168 dengan perhitungan ini menunjukan bahwa untuk

pemenuhan pesanan 520 eksemplar dibutuhkan 1.154,4 lembar kertas

ukuran A0 dengan harga taksiran Rp720 per lembar (Rp360.000/ 500

lembar).

b. Biaya Tenaga Kerja Langsung

CV. Andi Offset memiliki kebijakan untuk memberikan upah

Rp1.050 per unit produk yang terkandung dalam jasa binding, jasa

potong dam jasa wrapping. Karyawan bekerja selama 6 hari dimana hari

senin-jumat bekerja sebanyak 8 jam dan hari sabtu bekerja selama 6 jam.

Dalam pembebanan tenaga kerja langsung untuk pembuatan

pesanan buku-2 sebanyak 520 eksemplar adalah Rp546.000 (520

eksemplar Rp1.050).

c. Biaya Overhead Pabrik

CV. Andi Offset menggunakan biaya overhead pabrik, dimana

overhead ini dibebankan dalam penentuan harga pokok produksi


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

73

pesanan. Pembebanan biaya overhead pabrik ini menggunakan dasar

yang menjadi orientasi perusahaan tersebut dan orientasi yang digunakan

adalah bahan baku. CV. Andi Offset menganggap bahwa dalam

pembuatan produknya, kertas (bahan baku utama) memiliki porsi yang

sangat banyak. Besarnya taksiran biaya overhead pabrik menurut kajian

teori adalah:

Estimasi Pabrik
x100% = Pabrik
Estimasi Biaya Bahan Baku

Rp2.886.425.477
x100% = 91,6%
Rp3.150.000.000

Dari hasil perhitungan menurut teori di atas taksiran biaya

overhead pabrik terhadap pesanan produk sebesar 91,6%. Untuk pesanan

buku-3 menggunakan taksiran bahan baku sebesar Rp831.168 sehingga

total taksiran biaya overhead pesanan buku-3 adalah Rp761.350

(Rp831.168 91,6%).

d. Perhitungan Harga Pokok Produksi Pesanan Buku-3

Bagian ini akan menyajikan perhitungan taksiran bahan baku,

tenaga kerja langsung dan taksiran biaya overhead pabrik menurut

metode harga pokok pesanan di atas dalam bentuk tabel.

Tabel 5.9 Harga pokok produksi pesanan buku-3 menurut teori metode
harga pokok pesanan

Keterangan Jumlah
Biaya Bahan Baku Rp831.168
Biaya Tenaga Kerja Langsung 546.000
Biaya Overhead Pabrik 761.350
Total Rp2.138.518
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

74

Berdasarkan perhitungan di atas harga pokok produksi pesanan

buku-3 menurut teori harga pokok pesanan adalah sebesar Rp2.138.518.

Pesanan buku-3 sebanyak 520 eksemplar, sehingga harga pokok

produksi per unit pesanan buku-3 adalah Rp4.113 (Rp2.138.518/ 520

eksemplar).

4. Perbandingan Perhitungan Harga Pokok Produksi

Setelah melakukan perhitungan terhadap pesanan buku-1, Buku-2,

dan buku-3 baik menurut CV. Andi Offset dan menurut teori harga pokok

produksi, maka peneliti akan menampilkan tabel perbandingan

perhitunganya agar mudah ditemukan perbedaanya.

1) Buku-1

Tabel 5.10 Perbandingan harga pokok produksi pesanan buku-1 (400


eksemplar)
Harga Pokok Produksi
Item CV. Andi Selisih
Teori
Offset
Bahan Baku Rp840.000 Rp840.000 Rp0
Kertas 537.600 - 537.600
Jasa Cetak
Cover 10.000 - 10.000
Jasa Lipat 235.200 - 235.200
Biaya Jasa Binding 280.000
Tenaga Jasa Potong 60.000 420.000 0
Kerja
Langsung Jasa Wrapping 80.000
Biaya Overhead Pabrik 527.520 769.440 241.920
Biaya Cadangan 10% 257.032 - 257.032
Total Rp2.827.352 Rp2.029.440 Rp797.912
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

75

2) Buku-2

Tabel 5.11 Perbandingan harga pokok produksi pesanan buku-2 (380


eksemplar)

Harga Pokok Produksi


Item CV. Andi Selisih
Teori
Offset
Bahan Baku Rp934.800 Rp934.800 Rp0
Kertas 912.000 - 912.000
Jasa Cetak
Cover 9.500 - 9.500
Jasa Lipat 0 - 0
Biaya Jasa Binding 266.000
Tenaga Jasa Potong 57.000 399.000 0
Kerja
Langsung Jasa Wrapping 76.000
Biaya Overhead Pabrik 587.054,4 856.277 269.222,6
Biaya Cadangan 10% 284.235,44 - 284.235,44
Total Rp3.126.589,84 Rp2.190.077 Rp936.512,84

3) Buku-3

Tabel 5.12 Perbandingan Harga Pokok Produksi pesanan Buku-3 (520


eksemplar)

Harga Pokok Produksi


Item CV. Andi Selisih
Teori
Offset
Bahan Baku Rp831.168 Rp831.168 Rp0
Kertas 665.600 - 665.600
Jasa Cetak
Cover 13.000 - 13.000
Jasa Lipat 291.200 - 291.200
Jasa
Biaya 364.000
Binding
Tenaga
Jasa Potong 78.000 546.000 0
Kerja
Langsung Jasa
104.000
Wrapping
Biaya Overhead Pabrik 521.973,5 761.350 239.376,5
Biaya Cadangan 10% 286.894,15 - 286.894,15
Total Rp3.155.835,65 Rp2.138.518 Rp1.017.317.65
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

76

4) Perbandingan total harga pokok produksi menurut CV. Andi Offset dan

menurut teori

Tabel 5.13 Perbandingan total harga pokok produksi menurut CV. Andi Offset
dan teori harga pokok pesanan

Harga Pokok Produksi


Pesanan CV. Andi Selisih %
Offset Teori
Buku-1 Rp2.827.352 Rp2.029.440 Rp797.912 28,2
Buku-2 Rp3.126.589,84 Rp2.190.077 Rp936.512,84 29,9
Buku-3 Rp3.155.835,65 Rp2.138.518 Rp1.017.317.65 32,2

Melalui tabel di atas dapat dilihat bahwa terjadi perbedaan total harga

pokok produksi pesanan menurut CV. Andi Offset dengan teori perbedaan

yang terjadi dalam pesana buku-1, buku-2, dan buku-3. Dalam buku-1 terjadi

selisih sebesar Rp797.912, buku-2 sebesar Rp936.512,84 dan buku-3 sebesar

Rp1.017.317.65. Semua selisih yang ada menujukan CV. Andi Offset

menetapkan harga pokok produksi yang terlalu tinggi.


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB VI
PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, maka dapat

diambil kesimpulan bahwa penentuan harga pokok produksi CV. Andi Offset

tidak sesuai dengan teori. Ketidaksesuaian ini menyebabkan selisih antara

total harga pokok produksi pesanan menurut CV. Andi Offset dan teori yaitu

dalam buku-l tedadi selisih sebesar Rp797.912, buku-2 sebesar

Rp936.512,84 dan buku-3 sebesar Rp1.0r7.3r7.65. penyebab te{adinya

selisish perhitungan harga pokok produksi ini adalah adanya pembebanan


biaya jasa cetalg jasa lipat dan biaya cadangan sebesar l0% oleh cv. Andi

Offset, sehingga harga pokok produksi ditetapkan terlalu besar dari harga

pokok produksi menurut teori. Faktor lain yang mempengaruhi perbedaan

perhitungan harga pokok produksi ini adalah dalam pengelompokan biaya

overhead, cv. Andi offset tidak memasukan komponen biaya asuransi

mesin, asuransi gedung depresiasi gedung dan biaya tenaga ke{a tidak

langsung, yang seharusnya dimasukan dalam komponen biaya overhead

pabrik.

B. Keterbatasan Penelitian

Pada penelitian ini seluruh data yang digunakan berasal langsung


dari perusahaan. Akan tetapi peneliti tidak bisa membuktikan kebenaran data

yang ada, karena sulit untuk mencari informasi tarnbahan.

77
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
r-
I
I
I
78

l*
i

C. Saran

1
l. Dalam penentuan biaya produksi CV. Andi Offset lebih baik apabila

tidak membebankan biaya jasa cetak, jasa lipat dan biaya cadangan l0%
l

karena itu akan menetapkan harga pokok produksi pesanan menjadi

terlalu besar.
I

2. Dalam komponen biaya overhead sebaiknya memasukan asuransi mesin,

I
asuransi gedung, depresiasi gedung dan biaya tenaga,kerja tidak langsung

karena dalam teori, komponen tersebut merupakan kelompok biaya

I
overheadpahik

3. untuk penelitian selanjutrya yang mengambil tema yang sama dengan

peneliti, diharapkan peneliti dapat mencari informasi tambatran unhrk

meningkatkan keyakinan terhadap daa yang diterima


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR PUSTAKA

Batubara, Helmina. 2013. Penentuan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Metode


Full Costing Pada Pembuatan Etalase Kaca dan Alumunium Di UD. Istana
Alumunium Manado. Jurnal EMBA. Vol. 1. (September). No.3: 217-224

Carter, William. 2009. Akuntansi Biaya Cost Accounting. Diterjemahkan oleh


Salemba Empat. Penerbit Salemba Empat.

Firmansyah, Iman. 2013. Akuntansi Biaya itu Gampang. Edisi Pertama. Penerbit
Dunia Cerdas. Jakarta.

Hartono, Jogiyanto. 2013. Metodologi Penelitian Bisnis: Salah Kaprah dan


Pengalaman-Pengalaman. Edisi 6. Cetakan Pertama. Dicetak & diterbitkan
BPFE. Yogyakarta.

Haryono. 2005. Dasar-dasar Akuntansi. Penerbit STIE YKPN. Yogyakarta.

Kamaruddin Ahmad. 2013. Akuntansi Manajemen: Dasar-dasar konsep biaya dan


pengambilan keputusan. Edisi Revisi 8. Rajawali Pers Bisnis. Jakarta.

Kemendikbud. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Keempat. Balai


Pustaka. Jakarta.

Mulyadi, 2012. Akuntansi Biaya. Edisi 5. UPP-STIM YKPN, Graha Ilmu,


Yogyakarta.

Mulyadi. 2007. Activity Based Cost System. Edisi Keenam. Yogyakarta: UPP
STIM YKPN

Oktaviana, Cindita. 2015. Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan


Metode Job Order Costing sebagai Penentuan Harga Jual Produk (Studi
Kasus di CV.X). Skripsi Tidak Dipublikasikan. Universitas Sanata
Dharma, Yogyakarta

79
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

80

Riwayadi. 2014. Akuntansi Biaya Pendekatan Tradisional dan Kontemporer. Edisi


Kesatu. Jakarat: Salemba Empat

Riza, Kautzar. 2013. Akuntansi Biaya Pendekatan Product Cost. Edisi pertama.
Akademia Permata.

Spillane, James. SJ. 2008. Metodologi Penelitian Bisnis. Edisi Kesatu. Yogyakarat:
Penerbit Universitas Sanata Dharma

Supriyono. 2015. Akuntansi Biaya Pengumpulan Biaya dan Penentuan harga


pokok. Edisi kedua. Cetakan kesembilan belas. Dicetak & diterbitkan BPFE.
Yogyakarta.

Wijayanti. 2006. Evaluasi Penentuan Harga Pokok Produk Pesanan (Studi kasus
CV Rimba Sentosa Tawangsari Sukoharjo). Skripsi Tidak Dipublikasikan.
Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta

Yadiati Winwin, Wahyudi Ilham. 2008. Pengantar Akuntansi. Edisi Revisi.


Cetakan kedua. Penerbit Prenada Media Group.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

81

LAMPIRAN
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

82

Pedoman Wawancara

1. Bagaimana Sejarah Berdirinya Perusahaan?

2. Jika ada, berapa cabang yang ada? Dimana saja?

3. Apa bentuk dan visi/ misi perusahaan ini?

4. Bagaimana Perkembangan perusahaan secara keseluruhan?

5. Bagaimana struktur organisasi di perusahaan ini?

6. Apa saja wewenang yang dimiliki oleh setiap kepala bagian dan direktur?

7. Apakah ada Kerja sama atau mitra perusahaan?

8. Berapa Jumlah pekerja yang ada di sini?

9. Bagaimana sistem pemesanan produk oleh konsumen?

10. Bagaimana proses memproduksi pesanan dari konsumen?

11. Berasal dari mana bahan baku?

12. Bagaimana menentukan besarnya bahan baku?

13. Biaya apa saja dalam overhead pabrik?

14. Bagaiman metode dalam mengumpulkan biaya produksi?

15. Bagaimana perusahaan menentukan gaji karyawan?


PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Yogyak@

Telah, mengadaka! penelitian, dil eV;,{1,1D1' OFF$gf


'
Yngyakarta dari tanggal I {,xl 27,'.' Iurri-: :'^(lIrS i urtUL
penyu$unantugas akhir

EVALUASI NAN STI.IIDI


YOGY,

sehagaimana
mestmya.

Kepala Personalia