Anda di halaman 1dari 2

tuk Ibu Hamil Trimester Pertama Agar Janin

Sehat
Kehamilan

Facebook
Twitter
Google+

Memilih makanan untuk ibu hamil trimester


pertama yang tepat dan sesuai sangat penting untuk untuk menunjang pertumbuhan janin
kedepannya. Berhati-hati dalam memilih makanan saat kehamilan juga akan membantu kondisi
sang ibu, seperti akan mengurangi morning sickness dan mencegah lelah berlebihan yang
biasanya dialami pada awal kehamilan. Selain dua hal tersebut, hal ini juga akan membantu
menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kelahiran prematur, cacat saat lahir, hingga
yang terburuk terjadinya keguguran.

Tak jarang saat Anda hamil orang-orang di sekitar Anda akan melarang untuk tidak makan
makanan ini dan itu. Hal ini dikarenakan usia kehamilan pada trimester pertama memang cukup
rentan dan berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan. Penelitian menyebutkan bahwa
keguguran mayoritas terjadi pada usia kehamilan muda, dan banyak dari penyebab keguguran
adalah karena faktor makanan (baca: makanan penyebab keguguran).

Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama yang Harus


Anda Ketahui
Kehamilan adalah salah satu momen yang paling ditunggu untuk pasangan suami istri. Ketika
masa kehamilan tersebut tiba, rasa bahagia tentu tak bisa terbendung. Memiliki bayi lucu yang
sehat dan cerdas adalah dambaan semua orang, dan itu berawal dari bagaimana merawat
kehamilan pada trimester pertama, dan faktor makanan sangat berperan dalam hal ini. Ada jenis
makanan yang disarankan untuk ibu hamil, ada yang sebaiknya dihindari, bahkan ada yang
dilarang sama sekali. Berikut ini adalah berbagai jenis makanan yang disarankan untuk ibu hamil
muda.
1. Sayuran

Gejala mual dan muntah normal dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Gejala yang juga
disebut dengan morning sickneess ini ternyata bisa dikurangi dengan banyak mengonsumsi jenis
sayur-sayuran hijau. Anemia yang kadang terjadi pada kehamilan juga dapat dicegah karena
kandungan zat besi pada sayuran akan membantu produksi hemoglobin.

Sayuran hijau banyak mengandung nutrisi yang penting untuk janin, salah satunya asam folat.
Zat ini berperan dalam proses pembelahan dan pertumbuhan sel, sehingga sangat dibutuhkan
untuk perkembangan janin dalam kandungan dan juga mencegah kecacatan pada janin. Contoh
sayuran hijau yang mengandung banyak asam folat adalah bayam, asparagus, brokoli, dan sawi.

2. Buah

Berbagai jenis buah-buahan sangat cocok menjadi makanan untuk ibu hamil 1 bulan. Selama
kehamilan usahakan untuk memilih buah segar daripada buah kalengan. Hal ini dikarenakan
buah kalengan mengandung bahan pengawet dan juga mengandung garam berlebih. Kedua hal
ini tentunya akan merugikan kesehatan terutama saat kehamilan. Resiko terjadinya hipertensi
yang kadang muncul selama kehamilan dapat dikurangi dengan membatasi asupan garam.

Bagi sang ibu, selain manfaat dari nutrisinya, kandungan serat dalam buah akan membantu
mengatasi sembelit yang terjadi selama masa kehamilan, sedangkan bagi janin, banyaknya
nutrisi dalam buah tentu akan sangat baik untuk perkembangannya. Pilihan buahnya adalah apel,
keluarga jeruk, pisang, alpukat, anggur, kurma, tomat dan lain sebagainya. Sedangkan yang
dilarang adalah durian, nanas, delima, dan pepaya muda (baca: buah untuk ibu hamil muda).

3. Produk Olahan Susu

Ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak berbagai produk olahan yang
terbuat dari susu. Seperti yang kita ketahui bahwa pertumbuhan sel membutuhkan protein,
termasuk juga pertumbuhan janin yang sangat pesat sehingga sang ibu akan sangat
membutuhkan asupan protein. Maka dari itu mengonsumsi berbagai jenis olahan susu adalah
salah satu jalan terbaik untuk mendapatkan asupan protein yang cukup.