Anda di halaman 1dari 3

A.

PELAYANAN IBU NIFAS

Pelayanan nifas yang berkualitas mengacu pada pelayanan nifas sesuai standart dengan demikian
permasalahan yang terjadi pada ibu nifas bisa diminimalkan atau bahkan tidak terjadi sama sekali.
Terlaksananya pelayanan nifas tidak terlepas dari unsur input atau masukan yang
mempengaruhinya, yang terdiri dari Sumber daya manusia, sarana prasarana, dana kebijakan dan
ketersediaan standart operating prosedur.

Dari segi sumber daya manusia, Sesuai dengan konsep Health for All bahwa dalam masyarakat, 1
bidan membawahi 1000 penduduk sedangkan dipuskesmas dengan cakupan KFnya rendah dan
tinggi masing-masing membawahi 3 wilayah, estimasi penduduk untuk satu wilayah adalah 3000-
5000 penduduk , dengan demikian estimasi 3 wilayah tersebut penduduk berjumlah 9000-15000
penduduk sehingga bidan yang ada di wilayah tersebut minimal ada 9

Pelaksanaan pelayanan nifas dilaksanakan sesuai standar prosedur yang ada, mengacu pada
Kepmenkes RI NO 938 tentang standar asuhan kebidanan.

Dampak dari rendahnya cakupan pelaya ibu nifas ini menyebabkan beberapa permasalahan pada
ibu nifas dan bayinya, permasalahan yang terjadi pada ibu nifas adalah perdarahan post partum,
infeksi saat masa nifas. Selain itu permasalahan pada masa laktasi bisa terjadi engorgement

B. KOMPLIKASI BIDAN

Standart Pelayanan Kebidanan


Standart pelayanan kebidanan digunakan untuk menentukan kompetensi yg diperlukan bidan
dlm menjalankan praktik sehari-hari. Standart pelayanan kebidanan juga dapat digunakan
untuk:
a. Menilai mutu pelayanan
b. Menyususn rencana diklat bidan
c. Pengembangan kurikulum pendidikan bidan.

2.3. Syarat Standar pelayanan kebidanan


a. Dapat diobservasi dan diukur
b. Realistik
c. Mudah dilakukan dan dibutuhkan.
2.4. Standar Persyaratan Minimal
2.4.1 Standar masukan
Standar struktur / masukan menentukNan tingkat sumber daya yang diperlukan agar standar
layanan kesehatan dapat dicapai, contohnya :Personal, pasien, peralatan, bahan, gedung,
pencatatan dan keuangan, singkatnya semua sumber daya yang dapat digunakan untuk
melakukan layanan kesehatan seperti yang tersebut dapam standar layanan kesehatan. Contoh
yang lain, diantaranya adalah sebagai berikut :
a. Jenis tenaga
a) Generalis (pelaksana)
b) Spesialistik (pengelola)
c) Konsultan
b. Fasilitas
Fasilitas yg mendukung terlaksananya pelayanan kebidanan sesuai standart
a) Peralatan
b) Tempat
c. Kebijakan
a) Protap
b) Petunjuk pelaksanaan.
2.4.2 Standar proses
Standar proses menentukan kegiatan apa yang harus dilakukan agar standar layanan
kesehatan dapat dicapai. Proses akan menjelaskan apa yang dikerjakan, untuk siapa, siapa
yang mengerjakan, kapan dan bagaimana standar layanan kesehatan dapat dicapai.
a. Proses asuhan (S.O.A.P)
b. Standart praktik profesional
c. Kode etik.

2.4.3 Standar keluaran (Output)


Standar keluaran (Output) atau hasil layanan kesehatan ialah hasil layanan kesehatan yang
telah dilaksanakan sesuai standar layanan kesehatan.
Kriteria output yang umum digunakan antara lain :
a. Kepuasan pasien
b. Pengetahuan pasien
c. Fungsi pasien
d. Indikator kesembuhan, kematian, komplikasi dll.
Sumber :

Sri wahyuni, dkk. 2014. ANALISIS MASUKAN DAN PROSES ASUHAN PELAYANAN NIFAS OLEH BIDAN
PELAKSANA DI WILAYAH DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG. Jurnal Kebidanan Vol.3 No.6

http://download.portalgaruda.org/article.php?article=380428&val=8457&title=Analisis%20Masuk
an%20dan%20Proses%20Asuhan%20Pelayanan%20Nifas%20oleh%20Bidan%20Pelaksana%20di%2
0Wilayah%20Dinas%20Kesehatan%20Kota%20Semarang%20Tahun%202014