Anda di halaman 1dari 5
BORANG No. Dokumen FO-UGM-BI-07-13

BORANG

No. Dokumen

FO-UGM-BI-07-13

Berlaku sejak

03

Maret 2008

STRUKUTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN

Revisi

00

LABORATORIUM ANATOMI TUMBUHAN

Halaman

1 dari 5

PERTELAAN

Manihot esculenta

Familia : Euphorbiaceae

BORANG No. Dokumen FO-UGM-BI-07-13 Berlaku sejak 03 Maret 2008 STRUKUTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN Revisi 00 LABORATORIUM ANATOMI

Disusun oleh :

MOH. RIZKY MUCHTAR HIDAYAT

16/396949/BI/09707

LIZA OKTAVIA

LABORATORIUM ANATOMI TUMBUHAN FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

2017

BORANG No. Dokumen FO-UGM-BI-07-13

BORANG

No. Dokumen

FO-UGM-BI-07-13

Berlaku sejak

03

Maret 2008

STRUKUTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN

Revisi

00

LABORATORIUM ANATOMI TUMBUHAN

Halaman

2 dari 5

I. KLASIFIKASI (berisi klasifikasi lengkap)

Kingdom

: Plantae

Divisi

: Magnoliophyta

Kelas

: Magnoliopsida

Ordo

: Malpighiales

Family

: Euphorbiaceae

Genus

: Manihot

Spesies

: Manihot utilissima

II. NAMA LOKAL

Nama Umum : Singkong, Ubi Kayu, Ketela Pohon

Nama Inggris : Cassava

Aceh

: Ubi Kayee

Sunda

: Kasapen

Madura

: Tela Belada

Jawa

: Tela Pohong

Makassar

: Lame Kayu

Papua

: Pangala

III. DESKRIPSI JASAD

1. Perawakan Perawakan Manihot adalah batang keras (lignosus) dan semak. Bentuk hidupnya kamaefit. Masa hidupnya berkisar 1 hingga 2 tahun. Tempat hidupnya adalah daratan. Manihot hidup berdekatan dengan tumbuhan lainnya. Mempunyai warna tajuk kecoklatan, dengan tinggi maksimal 2 m.

BORANG No. Dokumen FO-UGM-BI-07-13

BORANG

No. Dokumen

FO-UGM-BI-07-13

Berlaku sejak

03

Maret 2008

STRUKUTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN

Revisi

00

LABORATORIUM ANATOMI TUMBUHAN

Halaman

3 dari 5

  • 2. Akar

Manihot mempunyai sistem perakaran tunggang. Pada akarnya, terjadi metamorfosis menjadi umbi akar yang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan berupa amilum yang

terletak di dalam sel-sel jaringan parenkim.

  • 3. Batang

Manihot mempunyai batang yang berbentuk bulat panjang, berkayu, berbuku-buku dan tumbuh dengan memanjang. Tipe pertumbuhannya monocaulis dengan kuncup ujung (terminal bud). Arah tumbuhnya vertikal atau tegak lurus (erect). Warna getahnya adalah bening keputihan.

  • 4. Daun

Daun hanya mempunyai tangkai dan helaian. Duduk daun tersebar atau sparsa. Ujung helaian daunnya meruncing dengan pangkal daun berbentuk tameng. Tepi daun nya rata dengan pertulangan daun menjari (palminerve). Umumnya memiliki panjang dan lebar 15x15 cm. Warna daun hijau kekuning-kekuningan.

  • 5. Bunga

Berisi deskripsi bunga (tipe pembungaan, posisi bunga, kelengkapan bunga, kelamin bunga, deskripsi bagian-bagian bunga, tipe bunga majemuk, metamorfosis bagian bunga dan fungsinya) dsb

  • 6. Buah

Berisi deskripsi buah (jenis buah, warna buah, bentuk buah) dsb

  • 7. Biji

Berisi deskripsi biji (jumlah biji perbuah, tipe biji, warna biji, alat tambahan pada biji)

BORANG No. Dokumen FO-UGM-BI-07-13

BORANG

No. Dokumen

FO-UGM-BI-07-13

Berlaku sejak

03

Maret 2008

STRUKUTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN

Revisi

00

LABORATORIUM ANATOMI TUMBUHAN

Halaman

4 dari 5

  • A. INFORMASI TAMBAHAN

    • 1. Asal Usul Manihot esculenta pertama kali dikenal di Amerika Selatan kemudian dikembangkan pada masa prasejarah di Brasil dan Paraguay, sejak kurang lebih 10 ribu tahun yang lalu. Bentuk-bentuk modern dari spesies yang telah dibudidayakan dapat ditemukan bertumbuh liar di Brasil selatan.

    • 2. Wilayah agihan geografi Wilayah cakupan geografi Manihot sangat luas. Hampir seluruh daerah tropis di dunia menjadi habitat yang cocok untuk Manihot. Meliputi China, India, dan Asia Tenggara.

    • 3. Data Ekologi

Manihot dapat tumbuh di iklim tropis dengan ketinggian 10-700 m dpl. Habitatnya

adalah daratan dengan kandungan air kering atau lembab. Manihot membutuhkan cahaya yang cukup untuk tumbuh.

  • 4. Keragaman yang telah terdeteksi Manihot memiliki beberapa varietas, yaitu N1 Mekarmanik, Adira, Malang 1, Malang 2, dan Darul Hidayah. Perbedaan keempatnya terletak pada ukuran dan rasa dari umbinya.

  • 5. Informasi Fitokimia Singkong menyediakan Energi sebesar 160 Kcal, jumlah Karbohidrat 38.06 g, Protein 1,36 g 2,5, Total Lemak 0.28 g, Kolesterol 0 mg, dan Serat 1,8 g. Berikut kandungan gizi per 100g singkong mentah menurut USDA:

    • a. Vitamin: Kandungan vitamin tertinggi singkong adalah Folat (vitamin B9) 27 mg, Vitamin C 20,6 mg, dan Vitamin K 1,9 mg. Selebihnya adalah Niacin 0.854 mg, Pyridoxine 0.088 mg, Riboflavin 0.048 mg, Thiamin 0,087 mg, Vitamin A 13 IU <, dan Vitamin E 0,19 mg.

    • b. Mineral: Sodium 14 mg, Kalium 271 mg, Kalsium 16 mg 1,6, Zat Besi 0,27 mg, Magnesium 21 mg, Mangan 0,383 mg, Fosfor 27 mg, dan Zinc 0.34 mg.

BORANG No. Dokumen FO-UGM-BI-07-13

BORANG

No. Dokumen

FO-UGM-BI-07-13

Berlaku sejak

03

Maret 2008

STRUKUTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN

Revisi

00

LABORATORIUM ANATOMI TUMBUHAN

Halaman

5 dari 5

  • 6. Perbanyakan Perbanyakan singkong dapat dilakukan secara buatan, yaitu setek batang. Batang dipotong dengan panjang sekitar 20 cm dan dibenamkan dalam tanah sedalam 5-10 cm.

  • 7. Manfaat tradisional dan modern Pemanfaatan singkong sangatlah banyak. Namun salah satunya adalah dalam segi konsumsi, Manihot kerap dijadikan campuran berbagai makanan ataupun sebagai makanan pokok. Contohnya adalah tepung tapioka dan gaplek. Selain itu, kandungan Bio Ethanol yang tinggi pada Manihot dapat dijadikan sebagai Bio Fuel ramah lingkungan.

  • 8. Masa Panen

Masa panen singkong berkisar dari 6 bulan hingga 12 bulan. Bergantung pada

varietas tiap jenis nya.

LAMPIRAN

  • a. ILUSTRASI JASAD (GAMBAR) Menampilkan gambar masing-masing bagian tanaman, beserta judul gambar dan keterangan gambar

  • b. DAFTAR PUSTAKA

Berisi

daftar

literature

yang

digunakan,

tata

penulisan

sesuai

dengan

aturan

internasional