Anda di halaman 1dari 15

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

TUGAS RESUME
CHAPTER 11 KNOWLEDGE MANAGEMENT
(Manajemen Pengetahuan)

Di Susun Oleh :

Yuni Nur Kholifah 041411535012

Siti Zulaikah 041411535023

Inayatul Latifah 041411535029

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

UNIVERSITAS AIRLANGGA

2017
CHAPTER 11

MANAJEMEN PENGETAHUAN

11.1 Apa peran dari sistem manajemen pengetahuan dalam bisnis?


Sistem manajemen manajemen dan kolaborasi menjadi salah satu bidang yang berkembang
pesat dalam investasi software perusahaan dan pemerintahan. Pengetahuan menjadi berguna dan
dapat ditindaklanjuti bila dibagikan ke seluruh perusahaan. Nilai sebuah perusahaan tergantung
pada kemampuan perusahaan untuk menciptakan dan mengelola pengetahuan.
A. Dimensi Penting dalam Pengetahuan
Pengetahuan merupakan sifat individu dan sifat kolektif perusahaan. Pengetahuan adalah
peristiwa kognitif, bahkan fisiologis, yang terjadi dalam pikiran manusia. Pengetahuan juga
disimpan dalam perpustakaan dan catatan, dibagikan dalam kuliah, dan disimpan oleh
perusahaan dalam bentuk proses bisnis dan pengetahuan karyawan. Pengetahuan yang berada
dibenak karyawan yang belum didokumentasikan disebut pengetahuan tacit, sedangkan
pengetahuan yang telah didokumentasikan disebut pengetahuan eksplisit. Berikut dimensi
penting pengetahuan :

Pengetahuan sebagai sebuah aset perusahaan


Pengetahuan merupakan aset tak berwujud
Perubahan data menjadi informasi yang berguna dan pengetahuan dibutuhkan
sumberdaya organisasi.
Pengetahuna tidak tunduk pada lawa diminishing of return seperti aset fisik,namun
mengalami efek jaringan pengalaman karena nilainya meningkat seiring semakin
banyak orang yang membaginya
Pengetahuan memiliki perbedaan bentuk
Pengetahuan dapat berupa tacit atau eksplisit (disusun)
Pengetahuan melibatkan bagaimana mengetahui, keahlian,dan kemampuan.
Pengetahuan melibatkan mengetahui bagaimana mengikuti prosedur.
Pengetahuan melibatkna mengetahui mengapa, tidak hanya kapan, sesuatu terjadi
(kausalitas).
Pengetahuan memiliki beberapa lokasi
Pengetahuan adalah peristiwa kognitif yang melibatkan model mental dan peta
individu.
Ada dasar pengetahuan sosial dan individu.
Pengetahuan lengket (sulit untuk bergerak, terletak (terjerat dalam budaya
perusahaan), dan kontekstual (hanya bekerja dalam situasi tertentu).
Pengetahuan itu situasional
Pengetahuan bersifat kondisional; mengetahui kapan harus menerapkan prosedur sama
pentingnya dengan mengetahui prosedur (kondisional).
Pengetahuan berhubungan dengan konteks; anda harus tahu bagaimana menggunakan
alat tertentu dan dalam keadaan apa.
Pembelajaran Organisasi dan Manajemen Pengetahuan
Organisasi menciptakan dan mengumpulkan pengetahuan dengan menggunakan
berbagai mekanisme pembelajaran organisasi. Pembelajaran organisasi merupakan proses
perubahan organisasi yang menyesuaikan tingkah lakunya untuk mencerminkan
pembelajaran dengan menciptakan proses bisnis baru dengan mengubah pola pengambilan
keputusan manajemen. Organisasi yang bisa merasakan dan merespon lingkungannya
dengan cepat akan bertahan lebih lamadari organisasi yang memiliki mekanisme belajar
yang buruk.
B. Rantai Nilai Manajemen Pengetahuan
Manajemen pengetahuan mengacu pada serangkaian proses bisnis yang dikembangkan
dalam sebuah organisasi untuk menciptakan, menyimpan, mentransfer, dan menerapkan
pengetahuan. Manajemen pengetahuan meningkatkan kemampuanorganisasi untuk belajar
darilingkungannya dan untuk menggabungkan pengetahuan ke dalam proses bisnisnya.

Pada Gambar 11.1 setiap tahap dalam rantai nilai menambahkan nilai pada data mentah
dan informasi yang akan berubah menjadi pengetahuan yang dapat digunakan. Kegiatan sistem
informasi dipisahkan dari manajemen terkait dan aktivitas organisasi, dengan aktivitas sistem
informasi diatas kegiatan grafis dan organisasi dan manajemen dibawahnya. Aktivitas
manajemen dan organisasi dibawah diagram mewakili investasi dalam modal organisasi yang
dibutuhkan untuk mendapatkan pengembalian substansial atas investasi dan sistem teknologi
informasi (TI) yang ditunjukkan pada bagian atas diagram.

Akuisisi Pengetahuan
Organisasi mengakuisisi pengetahuan dengan berbagai cara, tergantung dari jenis
pengetahuan yang mereka cari. Sistem manajemen pengetahuan dapat membangun
gudang, dokumen, laporan, presetasi,dan praktik terbaik perusahaan. Organisasi
mengembangkan jaringan ahli online sehingga karyawan dapat menemuka ahli yang
berpengetahuan luas di perusahaan. Atau perusahaan menciptakan pengethuan baru
dengan menemukan pola dalam data perusahaan atau dengan menggunkan workstation
pengetahuan dimana para insiyur dapat menemukan pengetahun baru.
Penyimpanan Pengetahuan
Setelah dokumen, pola, dan aturan ahli ditemukan data tersebut harus disimpan agar
bisa diambildan digunakan oleh karyawan. Penyimpanan pengetahuan melibatkan
pembuatan database.
Diseminasi/Penyebaran Pengetahuan
Portal,e-mail, pesan instan, wiki,alat bisnis sosial,dan teknologi mesin pencari telah
menabahkan serangkaian kolaborasi untuk berbagi kalender, dokumen, data, dan grafik.
Teknologi kontemporer tersebut membantu menyebarkan informasi dan pengetahuan.
Aplikasi Pengetahuan
Pengetahuan yang tidak dibagi dan diterapkan pada masalah praktis yang dihadapi
perusahaan dan manajer tidak menambah nilai bisnis. Pengetahuan baru harus dibangun
dalam proses bisnis dan sistem aplikasi utama perusahaan, termasuk aplikasi
enterpriseuntuk mengelola proses bisnis internal utama dan hubungan dengan pelanggan
dan pemasok.
Membangun Modal Organisasi dan Manajemen : Kolaborasi, Komunitas Praktek, dan
Lingkungan Kantor
Manajer membantu mengembangkan peran dan tanggung jawa organisasi baru
untuk mengakuisisi pengetahuan, termasuk pembentukan posisi eksekutif kepal eksekutif,
posisi staf yang berdedikasi (knowledge manager), dan komunitas praktik. Komunitas
praktik (Communities of Practice/COP) adalah jaringan sosial informal para profesional
dan karyawan didalam dan diluar perusahaan yang memiliki aktivitas dan minat terkait
pekerjaan.
C. Jenis-jenis Sistem Manajemen Pengetahuan

Terdapat 3 jenis sistem manajemen pengetahuan,yaitu :


1. Enterprise-Wide Knowledge Management Systems : sistem serba guna yang digunakan
oleh perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan, mendistribusikan,dan menerapkan
konten dan pengetahuan digital. Sistem ini menckup kemampuan untuk mencari
informasi,menyimpan data terstruktur dan tidak terstruktur, menemukan keahlian karywan
dalam perusahaan, dan teknologi pendukung seperti portal,mesin pencai, kolaborasi dan
alat bisnis sosial, serta sistem manajemen pembelajaran.
2. Knowledge Work Systems : sistem khusus yang dibangun untuk para insinyur, ilmuan,dan
pekerja pengetahuan lainnya yang ditugaskan untuk menemukan dan menciptakan
pengetahuan baru bagi sebuah perusahaan.
3. Intelligent Techniques : teknik ini memiliki tujuan yang berbeda, mulai dari fokis
menemukan pengetahuan (data mining dan neural network),untuk menyaring pengetahuan
dalam benutk aturan untuk program komputer (expert systems dan fuzzy logic),
menemukan solusi optimal untuk masalah (genetic algorithms), dan intelligent agents.
Intelligent Techniques sama dengan Artificial Intelligence (AI), menurut Obrien AI
digunakan dalam berbagai cara untuk memperbaiki dukungan keputusan yang diberikan
kepada para manajer dan profesional bisnis di banyak perusahaan. Tujuan AI adalah untuk
mengembangkan komputer yang bisa mensimulasikan kemampuan berpikir, serta melihat,
mendengar, berjalan, berbicara, dan merasakan. Berikut bidang aplikasi AI :

D. Knowledge Management Systems


Banyak perusahaan membangun sistem manajemen pengetahuan (KMS) untuk
mengelola pembelajaran organisasi dan pengetahuan bisnis. Tujuan dari sistem tersebut
adalah untuk membantu pekerja pengetahuan menciptakan, mengatur, dan menyediakan
pengetahuan bisnis penting, dimanapun dan kapanpun dibutuhkan dalam sebuah
organisasi. Berikut level dari KMS :
Manajemen pengetahuan yang berhasil menciptakan teknik, teknologi, sistem, dan
penghargaan agar karyawan dapat membagikan apa yang mereka ketahui dan
memanfaatkan akumulasi pengetahuan di tempat kerja dan perusahaan dengan lebih baik.
Dengan cara itu, karyawan perusahaan memanfaatkan pengetahuan saat mereka melakukan
pekerjaannya. Membuat pengetahuan pribadi tersedia bagi orang lain adalah kegiatan
utama perusahaan pembuat pengetahuan. Berikut contoh manajemen pengetahuan dalam
bisnis :
11.2 Apa jenis sistem yang digunakan untuk manajemen pengetahuan enterprise-wide
dan bagaimana sistem tersebut menyediakan nilai kepada bisnis?
Sistem manajemen pengetahuan enterprise-wide menangani ketiga jenis pengetahuan yaitu
pengetahuan terstruktur, semistructur, dan tacit.
A. Sistem Manajemen Konten Enterprise
Bisnis saat ini perlu mengatur dan mengelola aset pengetahuan terstruktur dan
semistruktur. Pengetahuan terstruktur adalah pengetahuan eksplisit yang ada dalam
dokumen formal,dan juga peraturan formal yang diturunkan organisasi dengan mengamati
para ahli dan perilaku pengambilan keputusan mereka. Sistem manajemen konten
perusahaan membantu organiasasi mengelola kedua jenis informasi. Sistem ini memiliki
kemamapan untuk menangkap,menyimpan, mengambil, mendistribusikan, dan
memeliharapengetahuan unutk membantu perusahaan memperbaiki proses bisnis dan
keputusan. Sistem ini mencakup repositorti dokumen, lapora, presentasi, dan praktik
terbaik perusahaan, serta kemampuan untuk mengumpulkan dan mengatur pengetahuan
tersrtuktur seperti email. Selain itu jga memungkinkan pengguna mengakses sumber
informasi eksternal dan untuk berkomunikasi.

Masalah utama dalam mengelola pengetauan adalah pembuatan skema klasisfikasi


yang tepat, atau taksonomi, untuk mengatur informasi ke dalam kategori yang bermaksa
sehingga mudah diakses. Sisstem manajemen konten perusahaa memiliki kemempuan
untuk memberi tag, berinteraksi dengan database perusahaan dan repositori konten,dan
membuat portal pengetahuan perusahaan yang memberikan satu titik akses ke sumber
informasi. Sistem manajemen aset digital membantu perusahaan mengklasifikasikan,
menyimpan, dan mendistribusikan data digital tidak tersrtuktur seperti foto, gambar grafis,
video, dan konten audio.

B. Pencarian dan Pembagian Keahlian


Sistem manajemen konten perusahaan kontemper memiliki kemampuan untuk
mencari ahli dan mengetuk pengetahuan mereka. Alat pencarian khusus membuat hal itu
memudahkan karyawan untuk menemukan keahlian yang tepat dalam perusahaan. Untuk
sumber pengetahuan dari luar perusahaan, jaringan sosial dan alat bisnis sosial
memungkinkan pengguna untuk menandai halaman web yang diminati, menandai
bookmark dengan kata kuni dan membagikan tag dan link halaman web dengan orang lain.
C. Sistem Manajemen Pembelajaran
Learning Management Systems (LMS) menyediakan alat untuk mengelola, mengirim,
melacak, dan menilai berbagai jenis pembelajaran dan pelatihan karyawan. LMS
mengkonsolidasikan pelatihan media campuran, mengotomatisasi pemilihan dan
administrasi kursus,mengumpulkan dan memberikan konten pembelajaran, dan mengukur
efektivitas pembelajaran. Bisnis menjalankan sistem manajemennya sendiri, tatapi juga ada
yang beralih ke kursus online untuk mendidik karyawannya. Massive open online courses
(MOOC) merupakan kursus online yang tersedia melalui web kepada sejumlah besar
peserta.

11.3 Apa jenis utama sistem pengetahuan kerja (knowledge work systems) dan
bagaimana sistem tersebut menyediakan nilai kepada bisnis?
Pengetahuan pekerja membantu perusahaan untuk menciptakan pengetahuan baru dan
menjamin pengetahuan tersebut diintegrasikan dalam bisnis.
A. Pekerja Pengetahuan dan Kerja Pengetahuan
Pekerja pengetahuan mencakup peniliti, desianer, arsitek, ilmuwan, dan insinyur yang
menciptakan pengetahuan dan informasi untuk organisasi. 3 peran pekerja pengetahuan :
1. Menjaga pengetahuan organisasi yang saat ini berkembang diluar dunia dalam
teknologi, sains,pengetahuan sosial, dan seni.
2. Melayani konsultasi internal mengenai bidang pengetahuan, perubahan yang terjadi,
dan peluang.
3. Bertindak sebagai agen perubahan,evaluasim inisiasi, dan promosi perubahan proyek.
B. Persyaratan Sistem Kerja Pengetahuan
Pekerja pengetahuan memerlukan sistem kerja pengetahuan yang terspesialisasi dengan
grafis,alat analisis,dan komunikasi serta kemampuan manajemen dokumen yang hebat.
Karena pekerja pengetahuan sangat fokus pda pengetahuan didunia luar, sistem harus
memberi pekerja akses cepat dan mudah ke database eksternal. Wrokstation
pengetahuan sering dirancang dan dioptimalkan untuk tugas spesifik yang harus
dilakukan.
Sistem kerja pengetahuan membutuhkan hubungan yang kuat untuk pengetahuan
eksternal yang berbasis tambahan hardware dan software yang dispesialisasi.
C. Contoh Sistem Kerja Pengetahuan
Sistem Computer Aided Design (CAD)
Sebuah sistem yang digunakan untuk menciptakan dan merevisi desain produk,
menggunakan komputer dan software grafis yang canggih. Dengan
menggunakan CADWorkstation, perancang hanya perlu membuat prototip fisik
menjelang akhir proses desain karena dapat dengan mudah diuji dan diubah
pada komputer. CAD juga mampu memasok data untuk percetakan 3D, atau
sebagai Computer Aided Manufacture (CAM) yang menggunakan mesin untuk
membuat benda padat, lapis demi lapis, dari spesifikasi dalam file digital.
Sistem Virtual Reality (VR)
Sistem ini memiliki kemampuan visualisasi, penerjemahan,dan simulasi yang
jauh lebih baik dari sistem CAD. Sistem ini menggunakan software grafis
interkatif untuk membuat simulasi yang dihasilkan komputer tampak seperti
kenyataan sehingga pengguna hampir mempercayai bahwa mereka dalam
dunia nyata. Pengguna menggnakan pakaian khusus, tutup kepala, dan peralatan
tergantung pada aplikasinya. Pakaian berisi sensor yang merekma gerakan
pengguna dan mengirimkannya ke komputer.
Augmented Reality (AR)
Merupakan teknologi untuk meningkatkan visualisasi. AR menyediakan
penglihatan langsung atau tidak langsung lingkungan fisik dunia nyata yang
elemen-elemennya diperkuat oleh citra buatan komputer virtual. Teknologi
digital menyediakan informasi tambahan untuk meningkatakn persepsi nyata,
membuat dunia disekitar pengguna lebih menarik dan bermakna.
Virtual Reality Modeling Languange (VRML)
Merupakan satu set spesifikasi untuk pemodelan interaktif 3 dimensi di World
Wide Web yang dapat mengatur beberapa jenis media, termasuk animasi,
gambarm dan audio untuk menempatkan pengguna dilingkungan dunia nyata
yang disimulasikan. VRML merupakan platform yang independen, beroperasi
diatas dekstop komputer, dan membutuhkan sedikit bandwidth.
Workstation Investasi
Sistem yang mendayagunakan pengetahuan dan waktu dari pialang, pedagang,
dan manajer portofolio. Sistm ini mengintegrasikan berbagai data baik dari
sumber internal maupun eksternal, termasuk data manajemen kontrak, data
pasar real-time historis, dan laporan penelitian.

11.4 Apa keuntungan bisnis yang menggunakan teknik intelegen untuk mengelola
pengetahuan?
A. Menangkap Pengetahuan : Expert Systems
Expert Sistem adalah teknik cerdas untuk menangkap pengetahuan tacit di domain
keahlian manusia yang sangat spesifik dan terbatas. Sistem ini menangkap pengetahuan
tentang kemampuan pekerja dalam bentuk seperangkat aturan dalam software sistem yang
bisa digunakan oleh orang lain dalam organisasi. Expert sistem membantu perusahaan
dalam mengambil keputusan yang cepat, berkualitas tinggi, dan dengan sedikit orang.
Komponen Expert Sistem
Komponen sistem terdiri dari :
a) Knowledge base
Basis pengetahuan dari sistem pakar berisi (1) fakta tentang area subjek
tertentu (misalnya, John adalah seorang analis) dan (2) heuristik (aturan
praktis) yang mengungkapkan prosedur penalaran seorang pakar pada subjek.
b) Software Resources
Paket perangkat lunak sistem pakar berisi mesin inferensi dan program
lainnya untuk menyempurnakan pengetahuan dan berkomunikasi dengan
pengguna. Program inferensi mesin memproses pengetahuan (seperti
peraturan dan fakta) yang terkait dengan masalah tertentu.
Ringkasan empat cara pengetahuan dapat diwakili dalam basis pengetahuan
sistem pakar :
Case-Based Reasoning : Mewakili pengetahuan dalam basis pengetahuan sistem pakar
dalam bentuk kasus, yaitu contoh kinerja masa lalu, kejadian, dan pengalaman.
Frame-Based Knowledge : Pengetahuan diwakili dalam bentuk hirarki atau network
offrame. Bingkai adalah kumpulan pengetahuan tentang entitas yang terdiri dari
kumpulan data nilai kompleks yang menggambarkan atributnya.
Object-Based Knowledge : Pengetahuan diwakili sebagai jaringan objek. Objek adalah
elemen data yang mencakup data dan metode atau proses yang sesuai dengan data
tersebut.
Rule-Based Knowledge : Pengetahuan diwakili dalam bentuk peraturan dan pernyataan
fakta. Aturan adalah pernyataan yang biasanya berbentuk premis dan kesimpulan, seperti
If (kondisi), Then (kesimpulan).

Bagaimana Expert Sistem Bekerja ?


Expert sistem memodelkan pengetahuan manusia sebagai seperangkat aturan
secara kolektif disebut Knowledge Base. Aturan tersebut diperoleh dengan
mewawancarai ahl atau mendokumendatasikan peraturan bisnis. Expert sistem
memiliki 200 sampai ribuan peraturan,tergantung pada kompleksitas masalahnya
(gambar 11.5).
Strategi yang digunakan untuk mencari melalui knowledge base disebut inference
engine. Terdapat 2 strategi (gambar 11.6), yaitu:
a) Forward Chaining
Mesin inferensi dimulai dengan informasi yang dimasukkan oleh
pengguna dan mencari aturan dasar sampai pada suatu kesimpulan.
Strateginya adalah menembak atau melakukan tindakan aturan saat
kondisi benar.
b) Backward Chaining
Strategi untuk mencari aturandasar dimulai dengan sebuah hipotesisi dan
dilanjutkan dengan mengajukan pertanyaan kepada pengguna tentang
fakta-fakta yang dipilih sampai hipotesis tersebut dikonfirmasai atau
dibantah.
Contoh Keberhasilan Expert Sistem
Expert sistem menyediakan beragam manfaat termasuk keputusan yang baik,
mengurangi kesalahan, mengurangi biaya, mengurangi waktu pelatihan, dan tingkat
kualitas dan layanan yang lebih tinggi. Con-Way Transportation membangun sebuah
Expert sistem yang disebut Line-haul untuk mengotomatisasi dan mengoptimalkan
perencanaan rute pengiriman semalam untuk bisnis angkutan barang. Expert sistem
menangkap peraturan bisnis yang diikuti petugas operator saat memberikan driver,
truk, dan trailer untuk mengangkut 50.000 pengiriman barang berat setiap malam ke 25
negara bagian dan Kanada dan kemudian merencanakan rute untuk kembali. Con-Way
mengembalikan investasi $3juta dengan menggunakan sistem ini dalam waktu 2 tahun
dengan mengurangi jumlah driver, mengeoak lebih banyak barang trailer, dan
mengurangi kerusakan akubat pengerjaan ulang.
Keuntungan & Keterbatasan Expert Sistem
Menurut Obrien Keuntungan dan keterbatasa expert sistem adalah sebagai
berikut : Keuntungan :
1. Mengungguli keahlian manusia dalam menyelesaikan masalah dalam banyak
situasi.
2. Expert sistem lebih cepat dan lebih konsisten.
3. Membantu melestarikan dan menghasilkan pengetahuan para ahli.
Keterbatasan :
1. Expert sistem hanya unggul dalam memecahkan jenis masalah tertentu dalam
wilayah pengetahuan terbatas.
2. Expert sistem sulit dan mahal untuk dikembangkan dan dipelihara.
3. Expert sistem sempit dalam domain pengetahuan.
B. Kecerdasan Organisaional : Case-based Reasoning
Case-based Reasoning (CBR) mendiskripsikan pengalaman masa lalui manusi yang
digambarkan sebagai kasus, didokumentasikan dan disimpan dalam database untuk diambil
nanti saat pengguna menemukan kasus baru dengan parameter serupa. Sistem mencari
kasus yang tersimpan dengan karakteristik masalah yang serupa dengan kasus baru,
menemukan kasus yang paling tepat, dan menerapkan solusi dari kasus lama ke kasus baru.
Solusi yang berhasil ditandai pada kasus baru dan disimpan dengan kasus lain di dasar
pengetahuan. Solusi yang tidak berhasil ditambahkan ke database kasus beserta penjelasan
mengapa solusi tidak berjalan (gambar 11.7).

Expert sistem bekerja dengan menerapkan aturan IF-THEN-ELSE yang diambil dari
orang ahli. Analisis berbasis kasus, mewakili pengetahuan sebagai rangkaian kasus, dan
dasar pengetahuan terus diperluas dan disempurnakan oleh pengguna.

C. Fuzzy Logic Systems


Fuzzy logic adalah teknologi berbasis aturan yang dapat mewakili ketidaktepatan
dengan membuat aturan yang menggunakan nilai perkiraan atau subjektif. Fuzzy logic
menggambarkan fenomena atau proses tertentu secara linguistik dan mendiskripsikan
dalam sejumlah peraturan yang fleksibel. Organisasi dapat menggunakan fuzzy logic untuk
menciptakan sistem software yang menangkap pengetahuan secara diam-diamdiaman
terdapat ambiguitas linguistik. Fuzzy logic memberikan solusi untuk masalah yang
membutuhkan keahlian yang sulit dalam bentuk peraturan If-Then. Selain itu, fuzzy logic
berguna untuk pengambilan keputusan dan pengendalian organisasi.
D. Machine Learning
Machine learning adalah studi tentang bagaimana program komputer dapat
meningkatkan kinerjanya tanpa pemrograman eksplisit. Mesin pembelajaran adalah mesin
yang seperti manusia yang dapat mengenali pola dalam data, dan menguba perilakunya
berdasarkan pengakuan akan pola, pengalaman, taua pembelajaran sebelumnya (database).
Neural Network
Neural network digunakan untuk memecahkan masalah kompleks dan kurang
dipahami dimana sejumlah besar data dikumpulkan. Neural network merupakan
sistem pemrosesan informasi yang memiliki karakteristik yang mirip dengan jaringan
syaraf manusia.

Satu jenis neural network terdiri dari input, output, dan pengolahan
tersembunyi. Neural network dilatih oleh manusia dengan memberi seperangkat data
pelatihan yang inputnya menghasilkan seperangkat output atau kesimpulan yang
diketahui. Neural network tidak selalu bisa memberikan penjelasan terhadap solusi
tertentu, berbeda dengan expert sistem. Selain itu, solusinya tidak bisa dijamin
kebenarannya dengan pasti. Jaringan ini tidak bisa bekerja dengan baik jika data
terlalu banyak atau terlalu sedikit. Jaringan ini paling cocock digunakan sebagai alat
bantu pengambilan keputusan.

Genetic Algorithms
Genetic algorithms berguna untuk menemukan solusi optimal untuk masalah
khusus dengan memeriksa kemungkinan solusi untuk masalah tersebut. Genetic
algorithms bekerja dengan informasi string 0s dan 1s. Genetic algorithms mencari
populasi string biner yang dihasilkan secara acak untuk mengidentifikasi string yang
tepat untuk masalah ini. Genetic algorithms memecahkan masalah yang sangat
dinamin dan kompleks, melibatkan ratusan atau ribuan variabel atau formula. Dengan
begitu, genetic algorithms memperlancar solusi dengan mengevaluasi beberapa
alternatif dengan cepat untuk menemukan solusi terbaik.
E. Intelligent Agents
Intelligent agents adalah program software yang bekerja tanpa intervensi langsung
manusia untuk melaksanakan tugas tertentu untuk pengguna individual, proses bisnis, atau
aplikasi software. Ada banyak aplikasi intelligent agents di sistem operasi, software
aplikasi, sistem e-mail, software komputasi mobile, dan alat jaringan. Procter & Gamble
(P&G) menggunakan pemodelan berbasis agen untuk memperbaiki koordinasi di antara
anggota rantai pasokan yang berbeda dalam menanggapi perubahan kondisi bisnis (gambar
11.11).

F. Hybrid AI Systems
Sistem hibrida AI adalah sistem yang mengintegrasikan genetic algorithms, fuzzy
logic, neural network, dan expert systems ke dalam satu aplikasi untuk memanfaatkan fitur
terbaik dari teknologi tersebut. Di Jepang, Hitachi, Mitsubishi, Ricoh Sanyo, dan lainnya
menggabungkan AI hibrida dalam produk seperti peralatan rumah tangga, mesin pabrik,
dan peralatan kantor.